Vous êtes sur la page 1sur 3

PEDOMAN WAWANCARA

KEPALA BIDANG KEPERAWATAN


RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR
A. Karakteristik Responden
Nama :
Umur :
Pendidikan terakhir :
Jabatan :
Masa kerja :
B. Penerapan fungsi Manajemen
1. Perencanaan
a. Apa visi, misi, falsafah, dan tujuan keperawatan RS ?
b. Bagaimana mengevaluasi pelaksanaan visi, misi, dan nilai-nilai yang dianut oleh
bidang keperawatan dikaitkan dengan program pengembangan rumah sakit ?
c. Apa kebijakan direktur rumah sakit terkait dengan bidang keperawatan
d. Bagaimana program dan arah pengembangan keperawatan untuk jangka waktu
lima tahun kedepan ?
e. Bagaimana proses penyusunan rencana strategik keperawatan ?
f. Apakah perawat dilibatkan dalam rencana kegiatan tahunan, bulanan, mingguan
dan harian ?
g. Apakah ada perencanaan kebutuhan SDM ?
h. Apakah rencana yang sudah dibuat disosialisasikan kepada staf ?
i. Apakah perawat dilibatkan dalam perencanaan alat diruangan ?
j. Bagaimana program pengembangan dan perbaikan mutu pelayanan keperawatan ?
k. Apa rencana strategi bidang keperawatan terkait dengan peningkatan kinerja
perawat ?
l. Apa yang menjadi prioritas perencanaan bidang keperawatan saat ini ?
m. Bagaiamana rencana strategic untuk mempertahankan perawat ?
n. Apakah dilakukan pertemuan rutin (rapat bidang, rapat ruangan, diskusi, pre dan
post conference, rapat tim PPI, rapat komite keperawatan) ?, jika ya apakah hasil
pertemuan ditindaklanjuti ?, berapa kali sebulan dilaksanakan ?
o. Apakah SOP/SAK dievaluasi seara rutin ? jika ya kapan waktunya ?, jika tidak
mengapa ?
p. Apakah ada upaya mengembangkan SOP atau SAK yang ada terutama diruang
perawatan khusus (kemoterapi, Icu, OK, UGD, HD, Nicu) ?
2. Fungsi Pengorganisasian
a. Apakah struktur bidang keperawatan atau komite keperawatan atau PPI
menunjang pengembangan rumah sakit dan sesuai tipe RS ?
b. Apakah struktur rumah sakit dan bidang keperawatan / komite keperawatan / PPI
disosialisasikan ?
c. Apakah jelas system komando dan koordinasi dalam struktur keperawatan komite
keperawatan / PPI ?
d. Apakah wewenang dan tanggung jawab setiap jabatan dalam struktur cukup
jelas ?
e. Apakah ada hambatan dalam melakukan koordinasi dengan bidang lain (instalasi,
penunjang, dll) ?
f. Apakah struktur yang ada saat ini dapat menunjang autonomi bidang keperawatan
/ komite keperawatan / PPI ?
g. Apakah ada wadah bagi perawat untuk menyampaikan aspirasinya (komite,
komisariat PPNI, dll) ?
h. Apakah ada uraian tugas bagi setiap jabatan dalam struktur ? jika ya, apakah anda
paham tentang uraian tugas tersebut ?
i. Bagaimana kabid, kasie, ketua komite keperawatan, IPcN, melakukan koordinasi
dengan kepala ruangan ?
j. Apakah metode pemberian asuhan keperawatan sudah berjalan dengan baik
(sesuai dengan SOP dan SAK) ?
k. Bagaiamana penerapan ronde keperawatan diruangan ?
l. Bagaiamana penerapan serah terima dan operan pasien tiap shift diruangan ?
m. Apakah ada penerapan helath education (HE) diruangan ? jika ya, bagaimana
proses penerapan HE ? apa saja kendala yang dirasakan ?
n. Bagaiamana penerapan penempatan, mutasi, rotasi, promosi, demosi dirumah
sakit ? siapa saja yang terlibat ?
o. Apakah ada proses pemilihan kepala ruangan ? jika ya, bagaimana caranya ?
p. Apakah ada proses pemeilihan IPcn ? jika ya, bagaimana caranya ? sejauh mana
peran kepala bidang keperawatan dalam dalam pemilihan IPcN ?
q. Apakah dilakukan kolaborasi antara perawat dengan profesi lainnya ? jika ya,
bagaiamana system kolaborasinya ?
r. Bagaiamana penerapan tugas anda sebagai petugas IPcLN ? apa saja tupoksi
anda ?
s. Apakah ada pemaparan hasil PPI ? bagaimana tindak lanjut hasil surveilans ?
bagaiamana keterlibatan bidang keperawatan untuk tindaklanjut tersebut ?
3. Fungsi ketenagaan
a. Bagaimana system perhitungan tenaga keperawatan ?
b. Siapa yang bertanggung jawab melakukan perhitungan tenaga perawat ?
c. Bagaimana system perekrutan pegawai baru ?
d. Apakah diselenggarakan uji kompetensi oleh rumah sakit dalam penerimaan
pegawai baru ?
e. Apakah uji kompetensi diselenggarakan secara berkala bagi pegawai baru
maupun pegawai lama ?
f. Apakah penempatan perawat baru sesuai dengan hasil uji kompetensi ?
g. Apakah ada program orientasi ? jika ya, bagaiamana penerapannya ?
h. Bagaimana peraturan mutasi tenaga perawat ?
i. Bagaiamana pedoman dan peraturan penjadwalan shift diruangan ?
4. Fungsi Pengarahan
a. Bagaiamana komunikasi antara kepala bidang, sub seksi, kepala ruangan, dan staf
dilakukan ?
b. Siapa yang menjadi pengambil keputusan ?
c. Bagaimana teknik untuk memotivasi perawat dalam bekerja ?
d. Bagaimana program pengembangan staf ?
e. Apakah ada system jenjang karir perawat ? jika ya bagaimana penerapannya ?
f. Bagaiamana ara pemberian reward dan punishment terhadap perawat ?
g. Bagaiamana kegiatan supervisi yang dilakukan pada semua ruangan ?
h. Apakah hasil supervisi ditindaklanjuti ?
i. Bagaiamana cara penyelesaian konflik yang terjadi antara staf perawat ?
5. Fungsi pengendalian
a. Bagaiamana kegiatan pengendalian mutu yang dilakukan ?
b. Apa indikator mutu yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan
keperawatan ( indikator klinik dan non klinik ) ?
c. Bagaiamana system penilaian kinerja bagi perawat ?
d. Apa ada instrument baku untuk penilaian kinerja perawat ?
e. Apakah ada pemaparan hasil evaluasi penilaian kinerja perawat ?
f. Bagaiaman pelaksanaan audit dokumentasi keperawatan ? apa tindak lanjut dari
hasil yang diperoleh ?
g. Bagaiamana system penilaian kepuasan pasien ?
h. Apakah ada instrument baku untuk penilaian kepuasan pasien ?
i. Bagaiamana system informasi manajemen keperawatan yang ada sekarang ?
j. Apakah sudah diberlakukan informasi berbasis computer ?
k. Apakah dilaksanakan proses audit PPI / audit keperawatan ?
l. Apakah kepala ruangan dilibatkan dalam audit PPI ?
m. Bagaimana proses audit keperawatan / PPI di rumah sakit UNHAS ?
n. Apakah hasil audit PPI dan keperawatan didesiminasikan ?