Vous êtes sur la page 1sur 3

KERUNTUHAN TEORI EVOLUSI

BAB I

Asal Usul Kehidupan

Terdapat suatu sistem yang mengatur jagad raya tersusun atas bintang - bintang dan
planet. Salah satu planet yang memungkinkan adanya kehidupan adalah bumi karena terdapat
beberapa pendukung yakni adanya air, kisaran suhu yang sesuai , pola orbital, dan permukaan
bumi. Setiap mahluk memiliki sistem untuk mempertahankan kehidupannya. Mulai dari
penciptaan sampai dengan berjalannya kehidupan yang semuanya telah diatur oleh Sang
Maha Agung yakni Allah S.W.T

Teori evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin 1859 menyatakan bahwa
seluruh kehidupan ada karena peristiwa yang terjadi secara kebetulan.Pengaruh ideologis
buku Charles Darwin 1859 yang menolak adanya Tuhan dan mengkesampingkan kebenaran.

Teori evolusi menyatakan bahwa mahluk hidup berasal dari nenek moyang yang sama
dan berkembang dengan beriringnya waktu serta mahluk hidup berasal dari mahluk tak
hidup. Namun teori evolusi dari Charles Darwin tidak terbukti kebenarannya.

Beberapa percobaan untuk mengguguran teori evolusi :

Pada Abad 20

1. Louis Pasteur : Materi tidak dapat menciptakan mahluk hidup sendiri

2.Alexander Oparin : Asal usul sel masih belum dapat dijelaskan untuk mengetahui
awal kehidupan

3.Stanley Miler : Asal usul kehidupan masih belum dapat terungkap


(Percobaan adanya mahluk hidup berasal dari gas zaman purba)

4.Jeffery Bada (1998) : Buku Earth

( Belum diketahui bagaimana kehidupan dapat muncul di bumi

Selanjutnya diketahui bahwa mahluk hidup tersusun atas struktur yang kompleks
yaitu sel. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa tidak ada penelitian yang menjelaskan
bahwa mahluk hidup berasal dari mahluk tak hidup. Didukung oleh Fred Hoyle bahwa awal
kehidupan tidak terjadi secara kebetulan. Penelitan modern oleh James Watson dan Francis
Crick yang menemukan DNA dan kemunculannya tidak secara kebetulan sehingga
membuktikan bahwa teori evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin 1859 tidak
terbukti benar

BAB II

Mekanisme Khayalan Evolusi

Pendapat baru oleh Darwin tentang “ Seleksi Alam” yang berusaha mendorong
bahwa teori evolusi benar. “Bahwa mahluk hidup yang kuat dan mampu beradaptasi akan
dapat bertahan hidup.” Namun, teori ini tak mampu menguatkan teori evolusi mengenai asal
usul adanya kehidupan.Teori selanjutnya yang berusaha mendukung teori evolusi
disampaiakn oleh Len Mark yaitu “mahluk hidup mewariskan sifat- sifat pada generasi
berikutnya.”

Penelitian terbaru membuktikan bahwa teori Darwin “ Seleksi Alam” dan Len Mark
adalah salah :

1.Goerger Mondorld : “ ilmu genetika menyatakan bahwa pewarisan sifat ke


generasi berikutnya tidak diturunkan dari fisik dapatan tapi
melalui gen – gen dan proses adanya individu baru tidak dapat
terjadi.

2. Coun Patterson : Proses seleksi alam tidak dapat memunculkan individu baru.

Perbaikan teori evolusi yaitu dengan cara melengkapi seleksi


alam dengan pengetahuan tentang mutasi/ perubahan DNA dan
dapat diketahui bahwa mutasi tidak menambahkan genetis baru.

3.Ricard Dowkins pendukung teori evolusi di zaman ini tidak dapat menyatakan bahwa teori
evolusi adalah benar.

Bagian III

Catatan Fosil

Pembuktian ketidakbenaran Teori Evolusi di abad 20 adalah dengan terbuktinya


berbagaim macam percobaan dalam bidang biologi molekuler dan palentologi. Dalam
palentologi yakni melalui Catatan fosil menyatakan bahwan terdapat pembuktian bahwa tidak
benar jika asal usul mahluk hidup tersusun dari nenek moyang yang sama. Derek Ager
menyatakan tidak adanya catatan fosil yang membuktikan adanya evolusi bertahap atau
berkelanjutan. Catatan fosil tidak pernah mendukung teori darwin dan penciptaan terjadi
secara sempurna atas kekuasaan Allah S.W.T yang diketahui bahwa setelah melalui
penciptaan mahluk hidup tidak pernah melakukan evolusi.