Vous êtes sur la page 1sur 3

TUGAS INDIVIDU

PENELITIAN DALAM KEPERAWATAN

( Topik: beban kerja, stress kerja dan tingkat konflik terhadap kelelahan kerja)

PENYUSUN:
Kelas Manajemen

Wawan Karniawan
C012171024

PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNHAS
MAKASSAR 2017
A. Dasar pemikiran.

Rumah sakit merupakan salah satu organisasi yang bergerak di bidang


kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di suatu
wilayah. Sebuah Rumah Sakit akan memberikan pelayanan optimal manakala
didukung oleh sumber daya yang berkualitas. Sumber daya yang dibutuhkan
Rumah Sakit pun sangat beragam, salah satunya adalah sumber daya manusia.
Sumber daya manusia merupakan unsur penting karena bersifat jasa dan tidak
dapat disimpan sebagai persediaan, tetapi hanya diproduksi pada saat dikonsumsi
karena sumber daya manusia merupakan aset utama dalam memberikan tenaga,
potensi, kreativitas, dan usaha terhadap kemajuan Rumah Sakit tersebut.
keperawatan berbentuk pelayanan bio – psiko – sosial – spiritual yang
komprehensif, dimana tugas dan tanggung jawab perawat serta peran perawat
dalam memberikan pelayanan cukup menunjang kesembuhan pasien. Pelayanan
ini ditujukan kepada individu, keluarga, dan masyarakat baik yang sakit maupun
sehat mencakup seluruh proses kehidupan manusia.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit,


pelayanan di kamar operasi merupakan pelayan yang sangat berkontribusi bagi
kesembuhan pasien post operasi. Keterlibatan perawat dalam tindakan operasi baik
perawat istrumen maupun perawat sirkulasi dan kadang menjadi asisteren sangat
berpengaruh, sehingga dapat dikatakan perawat merupakan ujung tombak
pelayanan di Rumah Sakit baik di Instalasi Bedah Sentral dalam pelaksanaan
tindakan operasi sehinggah perawat mempunyai tanggung jawab yang cukup besar
dan dituntut bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan terhadap
pasien.
Berdasarkan hasil pengamatan saya selama tugas di Intalasi Bedah Sentral
RSUD A. Makkasau Parepare terjadi peningkatan penjadwalan dan jumlah pasien
operasi yang laksanakan setiap harinya dalam kurun waktu 2 tahun terakhir di
sebabkan karena bertambahnya jumlah dokter spesialis bedah, Obgin dan
Anastesi. Hal ini kemungkinan akan terus meningkat dan berkelanjutan akan
menyebabkan kelelahan yang berujung pada penurunan kualitas
pelayanan.Tuntutan pekerjaan yang mendesak dapat memicu konflik dan stress
pada perawat. hal ini tentu akan berimbas pada meningkatnya beban kerja perawat
di Istalasi Bedah Sentral RSUD A. Makkasau.

B. TOPIK

beban kerja, stress kerja dan tingkat konflik terhadap kelelahan kerja.

C. RUMUSAN MASALAH
Faktor yang mempengaruhi beban kerja stress kerja dan tingkat konflik terhadap
kelelahan kerja perawat di Instalasi Bedah Sentral RSUD a. makkasau Parepare.
D. TUJUAN
1. Perawat instalasi bedah sentral RSUD. A. Makkasau mampu mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja terhadap kelelahan kerja.
2. Perawat instalasi bedah sentral RSUD. A. Makkasau mampu mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi stress kerja terhadap kelelahan kerja.
3. Perawat instalasi bedah sentral RSUD. A. Makkasau mampu mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konflik terhadap kelelahan kerja.
E. HIPOTESA
Mengatui Adakah hubungan Beban kerja, stress kerja dan tingkat komlik terhadap
kelelahan kerja perawat di Instalasi Bedah Sentral RSUD. A. Makkasau Parepare.