Vous êtes sur la page 1sur 2

ENERGY OF ASIA

Halo, sobat NERVi! Tentu kalian sudah tahu kan kalau tahun depan akan ada event
olahraga bertaraf internasional di Indonesia? Ya, Asian Games 2018. Ajang olahraga terbesar
se-Asia tersebut akan berlangsung di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus hingga 2
September 2018. Ini menjadi kesempatan kedua bagi Indonesia untuk menyelenggarakan
Asian Games setelah sebelumnya pada tahun 1962, tepatnya pada Asian Games IV.
Tahukah sobat NERVi, ini adalah pertama kalinya Asian Games diselenggarakan di dua
kota sekaligus. Bukan hanya Jakarta dan Palembang lho! Beberapa tempat di Jawa Barat juga
akan menyelenggarakan pertandingan untuk beberapa cabang olahraga. Asian Games
XVIII/2018 rencananya akan mempertandingkan 40 cabang olahraga yang terdiri atas 32
cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade dengan 462 nomor
perlombaan. Nah, sepanjang sejarah keikutsertaan di Asian Games, Indonesia pernah
menduduki peringkat 5 besar pada tahun 1962, 1970, dan 1974. Pada tahun 1966 dan pasca
Asian Games 1974, Indonesia selalu duduk di posisi 10 besar, setidaknya sebelum abad ke-
21. Pada tahun 2014, prestasi Indonesia di Asian Games menurun ke peringkat 17

Nah, sobat NERVi, ini dia logo resmi Asian Games XVIII/2018. Keren ya? Logo ini
diluncurkan pada 28 Juli 2016 di Jakarta. Dasar pembuatan logo ini adalah bentuk atap
Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan delapan jalur masuknya dan lambang Dewan
Olimpiade Asia di tengah sebagai matahari bersinar. Logo ini melambangkan cerminan energi
Asia yang akan menyebar ke seluruh dunia, sesuai tema ajang ini, yaitu “Energy of Asia”.
Busur warna warni juga mewakili keberagaman budaya multinasional Asia dan Indonesia. Jiwa
“Energy of Asia” terbentang pada keragaman budaya, bahasa, dan peninggalan sejarah. Saat
semua elemen bersatu, maka gabungannya akan menjadi sebuah kekuatan utama yang
diperhitungkan dunia.
Selain logo yang kece, Indonesia juga memiliki tiga maskot untuk Asian Games
XVIII/2018 ini. Ketiga maskot yang semuanya unik dengan energi yang berbeda ini
mempresentasikan energi yang terdapat pada Asian Games. Nama maskot-maskot Asian
Games kali ini diambil dari semboyan persatuan sekaligus filosofi hidup bangsa dan Negara
kita, Bhinneka Tunggal Ika. Kita bahas satu persatu yuk!
Maskot pertama Asian Games kali ini bernama Bhin Bhin. Dia adalah seekor burung
Cenderawasih (Paradisaea Apoda) yang mempresentasikan strategi. Bhin Bhin mengenakan
rompi dengan motif khas suku Asmat dari Papua

Maskot yang kedua bernama Atung. Dia adalah seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii)
yang mempresentasikan kecepatan. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal khas
Betawi.

Maskot yang ketiga bernama Kaka. Dia adalah seekor badak bercula satu (Rhinoceros
sondaicus) yang merepresentasikan kekuatan. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan
kain songket bermotif bunga khas Palembang.
Itulah beberapa informasi yang bisa sobat NERVi ketahui mengenai Asian Games yang
akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Kalau sobat NERVi membutuhkan info lebih
lanjut, kunjungi saja situs resmi Asian Games XVIII/2018 di http://asiangames2018.id/ atau
akun resmi di berbagai jalur media sosial.