Vous êtes sur la page 1sur 2

RM Nomor 6

Mengapa asi keluar baru hari ke 2 dan keluarnya sedikit baru hari berikutnya banyak ?
Jawaban:
Pada kondisi kehamilan, dengan adanya plasenta yang memproduksi hormon esterogen dan
progesteron yang memiliki peran salah satunya peningkatan perkembangan kelenjar mammae. Selain
itu plasenta juga memproduksi Human Chorionic Somatomammotropin yang berperan merangsang
hipofisis anterior untuk memproduksi prolaktin pada kehamilan minggu kelima sampai kelahiran.
Namun, kerja prolaktin ini dihambat oleh hormon esterogen dan progesteron yang dihasilkan oleh
plasenta.
Saat terjadinya persalinan (kelahiran) menyebabkan terjadinya penurunan kadar esterogen secara
drastis yang menyebabkan prolaktin dapat bekerja dan merangsang sel-sel epitel tubulus kelenjar
mammae untuk menghasilkan ASI. Namun, pada awal laktasi, yang keluar bukanlah ASI melainkan
kolostrum. Selain itu, pengeluaran atau sekresi ASI sendiri diperantarai oleh mekanisme ejeksi.
Mekanisme ejeksi dapat terjadi jika adanya isapan (kenyutan) bayi yang merangsang mekanoreseptor
saraf somatik pada puting ibu yang menghantarkan impuls ke hipofisis posterior untuk disekresikan
oksitosin. Oksitosin inilah yang akan merangsang sel mioepitel untuk berkontraksi, sehingga ASI dapat
disekresikan. Selain itu, isapan atau kenyutan bayi juga dapat meningkatkan kerja prolaktin. Sehingga,
kemungkinan kenapa ASI baru keluar 2 hari berhubungan dengan isapan bayi atau keterlambatan IMD
(Inisiasi Menyusui Dini) sehingga tidak ada rangsangan untuk ejeksi. Semakin banyak hari-hari
berikutnya karena peningkatan kerja prolaktin.

RM Nomor 4
Apa yang menyebabkan benjolan pada payudara dan terasa panas ?
Jawaban:
Benjolan pada payudara memiliki banyak interpretasi, bisa saja adanya kelainan seperti Ca
mammae, fibrroadenoma, kista, dan kemungkinan dari adanya stasis ASI. Pada kondisi ini,
kemungkinan Ny.A mengalami stasis ASI yang dihubungkan dengan bayi yang tidak pernah menyusu
pada payudara kanan. Kondisi stasis ASI ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada
tubulus atau alveoli kelenjar mammae sehingga terlihat bengkak dan terasa adanya benjolan. Selain itu,
rasa panas ditimbulkan karena adanya proses peradangan yang ditimbulkan oleh peningkatan tekanan
pada tubulus yang menyebabkan kerusakan mekanis epitel.

RM Nomor 8
Mengapa puting payudara kanan pasien pendek ?
Jawaban:
Berhubungan pada kondisi stasis ASI yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan pada
tubulus atau duktus laktiferus kelenjar mammae menyebabkan terjadinya peregangan pada payudara
pasien. Sehingga, puting susu ikut teregang dan menjadi rata.
Selain itu, kemungkinan pasien juga sudah mengalami kelainan pada puting susunya yang disebut
dengan Inverted Nipple pada payudara kanannya, sehingga puting payudaranya pendek.