Vous êtes sur la page 1sur 19

Tujuan

Kebijakan
Prosedur
Pasien mengambil nomor antrian di bagian
penerangan.
Panggil nomor antrian oleh bagian Penerangan dan
pasien mendaftarkan diri.
Berikan nomor dan tanda bukti registrasi kepada
pasien oleh bagian Penerangan.
Arahkan pasien menuju poliklinik untuk
mendapatkan pengobatan dari dokter yang
dituju oleh bagian Penerangan.
Berikan resep kepada pasien oleh dokter setelah
memeriksa pasien dan pasien di arahkan menuju
instalasi farmasi.
Oleh pasien resep diserahkan kepada petugas
farmasi.
Telaah kelengkapan resep kemudian diberi harga
oleh petugas IFRS.
Berikan resep kembali kepada pasien untuk di
stempel terlebih dahulu di kasir oleh petugas IFRS.
Lakukan pengkajian resep oleh petugas IFRS jika
resep sudah distempel Lunas dan pasien kembali ke
instalasi farmasi
Buat copy resep jika terdapat obat yang tidak tersedia
di depo.
Siapkan obat sesuai resep oleh petugas IFRS, sesuai
dengan SPO Penyiapan Obat.
Serahkan obat kepada pasien oleh petugas
farmasi disertai dengan identifikasi pasien dan
informasi obat.
Unit terkait · IFRS
ALUR PASIEN UMUM
No.Dokumen No. Revisi Halaman

RS Budiasih I 1/1
Serang
Jl.KH.Sohari No.39 Serang
42218 Tlp (0254) 212484
Tanggal Terbit Ditetapkan :

STANDAR Direktur

PROSEDUR
OPERASIONAL

................................ dr.HR.ASEP HIDAYAT SUGIRI,MARS


1. Pengertian Adalah alur pasien medis bagi pasien umum
2. Tujuan Agar pasien dapat ditangani secepat dan seoptimal mungkin.
3. Kebijakan Peraturan Direktur rumah sakit Nomor .......... tentang Pelayanan Instalasi Farmasi.
4. Prosedur
1. Pasien mengambil nomor antrian di samping lobby utama.
2. Panggil nomor antrian oleh bagian Pendaftaran dan pasien mendaftarkan diri.
3. Berikan nomor dan tanda bukti registrasi kepada pasien oleh bagian
Pendaftaran.
4. Arahkan pasien menuju poliklinik untuk mendapatkan pengobatan dari dokter
yang dituju oleh bagian Pendaftaran.
5. Berikan resep untuk pasien oleh dokter setelah memeriksa pasien dan pasien
di arahkan menuju instalasi farmasi.
Oleh pasien resep diserahkan kepada petugas farmasi.
Telaah kelengkapan resep kemudian diberi harga oleh petugas IFRS.
Berikan resep kembali kepada pasien untuk di stempel terlebih dahulu di
kasir oleh petugas IFRS.
Lakukan pengkajian resep oleh petugas IFRS jika resep sudah
distempel Lunas dan pasien kembali ke instalasi farmasi
10. Buat copy resep jika terdapat obat yang tidak tersedia di depo.
11. Siapkan obat sesuai resep oleh petugas IFRS, sesuai dengan SPO Penyiapan Obat.
12. Serahkan obat kepada pasien oleh petugas farmasi disertai dengan
identifikasi pasien dan informasi obat

No.Dokumen No. Revisi Halaman

RS Budiasih I ½
Serang
Jl.KH.Sohari No.39 Serang
42218 Tlp (0254) 212484
oleh Direktur Rumah Sakit, Kepala Bagian Pengadaan,
Kepala Instalasi Farmasi.
6. Surat pesanan dibuat 3 rangkap, lembar pertama untuk bagian keuangan,
lembar kedua untuk arsip gudang farmasi, lembar ketiga untuk
Distributor.
5. Unit terkait Bagian Pengadaan, Gudang Farmasi, Bagian Keuangan
SPO
ALUR PASIEN RAWAT JALAN ASURANSI
No.Pokok No. Revisi Halaman 1 dari 2
323/\Dir-SPO/XII/2016
Tgl Terbit. Tangerang,
Prosedur
Tetap 30 Desember 2016

\
Direktur
Pengertian Alur pelayanan medis bagi pasien rawat jalan asuransi .
Tujuan Tercapainya pelayanan kefarmasian dengan mutu cakupan dan efesiensi yang optimal
melalui perbakalan farmasi pasien rawat jalan.
Kebijakan Surat Peraturan Direktur rumah sakit \ Nomor 176 tentang Pelayanan Instalasi Farmasi.
Prosedur Pasien mengambil nomor antrian di bagian penerangan.
Panggil nomor antrian dan pasien mendaftarkan diri oleh bagian penerangan.
Berikan nomor dan tanda bukti registrasi kepada pasien oleh Bagian penerangan.
Arahkan pasien menuju poliklinik untuk mendapatkan pengobatan dari dokter yang di
tuju.
Berikan resep kepada pasien oleh dokter setelah memeriksa pasien dan pasien di
arahkan menuju instalasi farmasi.
Oleh pasien resep diserahkan kepada petugas farmasi.
Telaah kelengkapan resep kemudian diberi harga oleh petugas IFRS.
Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar
oleh Asisten Apoteker.
Berikan resep kembali kepada pasien untuk di stempel terlebih dahulu di kasir oleh
petugas IFRS.
Verifikasikan obat-obatan kepada pihak kartu asuransi untuk obat yang dijamin, dan
apabila terdapat obat yang tidak di jamin kasir mengkonfirmasi ke petugas instalasi
untuk di batalkan oleh bagian kasir.
Lakukan pengkajian resep oleh petugas IFRS jika resep sudah distempel dan pasien
kembali ke instalasi farmasi.
No.Dokumen No. Revisi Halaman

RS Budiasih I ½
Serang
Jl.KH.Sohari No.39 Serang
42218 Tlp (0254) 212484
SPO
ALUR PASIEN RAWAT JALAN ASURANSI
No.Pokok No. Revisi Halaman 2 dari 2
323/Dir-SPO/XII/2016
Buat copy resep jika terdapat obat yang tidak tersedia di instalasi farmasi atau pasien
dijanjikan untuk mengambil obat tersebut keesokan harinya, untuk obat yang tidak di
jamin oleh asuransi di buat copy resep dan bisa membeli obat tersebut di apotik luar.
Siapkan obat sesuai resep oleh petugas IFRS, sesuai dengan SPO Penyiapan Obat.
Lakukan telaah dan verifikasi resep.
Serahkan obat kepada pasien oleh petugas farmasi disertai dengan identifikasi pasien
dan informasi obat.
Unit terkait IFRS
Semua unit terkait

ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP


No.Dokumen No. Revisi Halaman

RS Budiasih I 1/1
Serang
Jl.KH.Sohari No.39 Serang
42218 Tlp (0254) 212484
Tanggal Terbit Ditetapkan :

STANDAR Direktur

PROSEDUR
OPERASIONAL

................................ dr.HR.ASEP HIDAYAT SUGIRI,MARS


Pengertian Alur pelayanan resep untuk rawat inap yang terdiri dari pasien baru, pengerjaan
dispensing harian, pasien yang akan pulang.
Tujuan Agar pasien dapat ditangani secepat dan seoptimal mungkin .
Kebijakan Surat Peraturan Direktur rumah sakit Nomor 176 tentang Pelayanan Instalasi
Farmasi.
Prosedur  UNTUK PASIEN BARU :
1. Dokter menuliskan resep..
2. Resep tersebut diserahkan kepada perawat ruangan.
3. Antarkan resep ke instalasi farmasi oleh perawat ruangan, kemudian Asisten Apoteker akan
melakukan pengecekan untuk memastikan resep tersebut sesuai dengan standar yang
ditetapkan seperti: (BPJS/PRIBADI/ASURANSI PERUSAHAAN/JAMKESDA/KARTU
TANGERANG SEHAT).
4. Konfirmasikan kepada dokter yang menuliskan resep bila resep tersebut tidak sesuai standar
olehApoteker/ Asisten Apoteker untuk mengajukan penggantian obat yang sesuai standar.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar oleh
Asisten Apoteker dan resep yang tertulis maksimal pemakaian untuk 3 hari.
6. Siapkan obat- obat tersebut dalam bentuk ONE DAY DOSE (pemakaian dalam 1 hari) dan
diberikan selama 3 hari berturut-turut oleh Asisten Apoteker.
7. Beri etiket dan verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam jumlah dan
penulisan pemakaian obat.
8. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
9. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
10. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.
SPO
ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP
No.Pokok No. Revisi Halaman 2 dari 3
321//Dir-SPO/XII/2016

 PENGERJAAN DISPENSING HARIAN ( hari ke empat dan seterusnya)


1. Catat pemakaian obat pasien oleh Perawat ruangan di formulir pemakaian obat rawat inap.
2. Tuliskan resep baru bila ada terapi baru oleh dokter yang kemudian diberikan kepada
perawat ruangan.
3. Antarkan resep resep ke instalasi farmasi oleh Perawat ruangan, kemudian Asisten
Apoteker akan melakukan pengecekan untuk memastikan resep tersebut sesuai dengan
standar yang ditetapkan seperti : (BPJS/PRIBADI/ASURANSI
PERUSAHAAN/JAMKESDA/KARTU TANGERANG SEHAT).
4. Konfirmasikan kepada dokter yang menuliskan resep bila resep tersebut tidak sesuai
standar oleh Asisten Apoteker untuk mengajukan penggantian obat yang sesuai standar.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar
oleh Asisten Apoteker.
6. Siapkan resep dan beri etiket serta verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan
dalam jumlah dan penulisan pemakaian obat.
7. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
8. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
9. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.
SPO
ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP
No.Pokok No. Revisi Halaman 3 dari 3
321/Dir-SPO/XII/2016
 UNTUK PASIEN YANG AKAN PULANG
1. Pastikan bahwa pasien sudah siap pulang oleh dokter yang datang ke ruangan dan
menuliskan resep untuk obat yang akan di bawa pulang.
2. Konfirmasikan resep kepada IFRS dan kasir mengenai pasien yang akan pulang oleh
Perawat ruangan.
3. Antarkan resep pulang dan retur obat atau alkes jika ada ke instalasi farmasi oleh Perawat
ruangan.
4. Lakukan pengecekan resep untuk memastikan resep tersebut sesuai standar dan melakukan
pengecekan apakah jumlah obat yang diretur sesuai dengan yang dilampirkan di formulir
retur obat (jika ada) oleh Asisten Apoteker.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar
oleh Asisten Apoteker.
6. Siapkan resep dan beri etiket dan verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan
dalam jumlah dan penulisan pemakaian obat.
7. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
8. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
9. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.
10. Hubungi bagian IFRS untuk mengonfirmasi pasien yang akan pulang dan mengonfirmasi
ada atau tidaknya resep baru, retur obat dari ruangan oleh bagian Kasir.
Unit terkait  IFRS
Semua unit terkait

SPO
ALUR PASIEN RAWAT JALAN ASURANSI
No.Pokok No. Revisi Halaman 2 dari 2
323/Dir-SPO/XII/2016
Buat copy resep jika terdapat obat yang tidak tersedia di instalasi farmasi atau pasien
dijanjikan untuk mengambil obat tersebut keesokan harinya, untuk obat yang tidak di
jamin oleh asuransi di buat copy resep dan bisa membeli obat tersebut di apotik luar.
Siapkan obat sesuai resep oleh petugas IFRS, sesuai dengan SPO Penyiapan Obat.
Lakukan telaah dan verifikasi resep.
Serahkan obat kepada pasien oleh petugas farmasi disertai dengan identifikasi pasien
dan informasi obat.
Unit terkait IFRS
Semua unit terkait
SPO
ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP
No.Pokok No. Revisi Halaman 1 dari 3
321/Dir-SPO/XII/2016
Tgl Terbit. Tangerang,
Prosedur
30 Desember 2016
Tetap

Direktur
Pengertian Alur pelayanan resep untuk rawat inap yang terdiri dari pasien baru, pengerjaan
dispensing harian, pasien yang akan pulang.
Tujuan Agar pasien dapat ditangani secepat dan seoptimal mungkin .
Kebijakan Surat Peraturan Direktur rumah sakit Nomor 176 tentang Pelayanan Instalasi
Farmasi.
Prosedur  UNTUK PASIEN BARU :
1. Dokter menuliskan resep..
2. Resep tersebut diserahkan kepada perawat ruangan.
3. Antarkan resep ke instalasi farmasi oleh perawat ruangan, kemudian Asisten Apoteker akan
melakukan pengecekan untuk memastikan resep tersebut sesuai dengan standar yang
ditetapkan seperti: (BPJS/PRIBADI/ASURANSI PERUSAHAAN/JAMKESDA/KARTU
TANGERANG SEHAT).
4. Konfirmasikan kepada dokter yang menuliskan resep bila resep tersebut tidak sesuai standar
olehApoteker/ Asisten Apoteker untuk mengajukan penggantian obat yang sesuai standar.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar oleh
Asisten Apoteker dan resep yang tertulis maksimal pemakaian untuk 3 hari.
6. Siapkan obat- obat tersebut dalam bentuk ONE DAY DOSE (pemakaian dalam 1 hari) dan
diberikan selama 3 hari berturut-turut oleh Asisten Apoteker.
7. Beri etiket dan verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam jumlah dan
penulisan pemakaian obat.
8. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
9. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
10. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.
SPO
ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP
No.Pokok No. Revisi Halaman 2 dari 3
321//Dir-SPO/XII/2016

 PENGERJAAN DISPENSING HARIAN ( hari ke empat dan seterusnya)


1. Catat pemakaian obat pasien oleh Perawat ruangan di formulir pemakaian obat rawat inap.
2. Tuliskan resep baru bila ada terapi baru oleh dokter yang kemudian diberikan kepada
perawat ruangan.
3. Antarkan resep resep ke instalasi farmasi oleh Perawat ruangan, kemudian Asisten
Apoteker akan melakukan pengecekan untuk memastikan resep tersebut sesuai dengan
standar yang ditetapkan seperti : (BPJS/PRIBADI/ASURANSI
PERUSAHAAN/JAMKESDA/KARTU TANGERANG SEHAT).
4. Konfirmasikan kepada dokter yang menuliskan resep bila resep tersebut tidak sesuai
standar oleh Asisten Apoteker untuk mengajukan penggantian obat yang sesuai standar.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar
oleh Asisten Apoteker.
6. Siapkan resep dan beri etiket serta verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan
dalam jumlah dan penulisan pemakaian obat.
7. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
8. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
9. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.

SPO
ALUR RESEP PASIEN RAWAT INAP
No.Pokok No. Revisi Halaman 3 dari 3
321/Dir-SPO/XII/2016
 UNTUK PASIEN YANG AKAN PULANG
1. Pastikan bahwa pasien sudah siap pulang oleh dokter yang datang ke ruangan dan
menuliskan resep untuk obat yang akan di bawa pulang.
2. Konfirmasikan resep kepada IFRS dan kasir mengenai pasien yang akan pulang oleh
Perawat ruangan.
3. Antarkan resep pulang dan retur obat atau alkes jika ada ke instalasi farmasi oleh Perawat
ruangan.
4. Lakukan pengecekan resep untuk memastikan resep tersebut sesuai standar dan melakukan
pengecekan apakah jumlah obat yang diretur sesuai dengan yang dilampirkan di formulir
retur obat (jika ada) oleh Asisten Apoteker.
5. Lakukan input ke program komputer serta beri harga bila resep tersebut sesuai standar
oleh Asisten Apoteker.
6. Siapkan resep dan beri etiket dan verifikasi resep untuk menghindari terjadinya kesalahan
dalam jumlah dan penulisan pemakaian obat.
7. Lakukan serah terima obat oleh Asisten Apoteker kepada perawat ruangan.
8. Lakukan identifikasi resep dan obat yang diserahkan dari Asisten Apoteker oleh perawat.
9. Tanda tangani buku serah terima obat jika sudah benar oleh perawat.
10. Hubungi bagian IFRS untuk mengonfirmasi pasien yang akan pulang dan mengonfirmasi
ada atau tidaknya resep baru, retur obat dari ruangan oleh bagian Kasir.
Unit terkait  IFRS
Semua unit terkait
SPO
ALUR PASIEN BPJS
No.Pokok No. Revisi Halaman 1 dari 2
317//Dir-SPO/XII/2016
Tgl Terbit. Tangerang,
Prosedur 30 Desember 2016
Tetap

Direktur
Pengertian Alur pelayanan medis bagi pasien BPJS.
Tujuan Agar pasien dapat ditangani secepat dan seoptimal mungkin .
Kebijakan Surat Peraturan Direktur rumah sakit Nomor 176 tentang Pelayanan Instalasi
Farmasi.
Prosedur Pasien mengambil nomor antrian di bagian penerangan.
Panggil nomor antrian dan pasien mendaftarkan diri di bagian Penerangan.
Pasien menyerahkan berkas persyaratan kepada petugas penerangan:
Foto copy kartu keluarga
Foto copy kartu BPJS
Surat rujukan dari faskes pertama
Foto copy KTP
Foto copy surat jaminan dari BPJS
Periksa kelengkapan berkas tersebut oleh bagian Penerangan.
Apabila terdapat kekurangan berkas maka pasien diminta untuk melengkapi
kekurangan tersebut.
Berikan nomor dan tanda bukti registrasi kepada pasien oleh bagian Penerangan.
Arahkan pasien menuju poliklinik untuk mendapatkan pengobatan dari dokter yang
dituju oleh bagian Penerangan.
Berikan resep kepada pasien setelah dokter memeriksa pasien dan pasien di arahkan
menuju instalasi farmasi.
SPO
ALUR PASIEN BPJS
No.Pokok No. Revisi Halaman 2 dari 2
317/Dir-SPO/XII/2016
Resep diserahkan kepada petugas farmasi.
Periksa kelengkapan resep kemudian diberi harga oleh petugas IFRS.
Lakukan entry data oleh petugas IFRS. Selain itu, dilakukan pengecekan apakah
obat dalam resep termasuk dalam Daftar FormulariumBPJS RS
Tanyakan kepada dokter obat yang tidak termasuk dalam Daftar formularium
RSapakah akan diganti atau tidak.
Lengkapi resep dengan protokol terapi yang ditanda tangani oleh dokter yang
memberikan terapi dan disetujui oleh BPJS untuk obat yang terdapat dalam
FormulariumBPJS RS tetapi melebihi peresepan maksimal dan untuk obat-obat
khusus.
Beri harga oleh petugas IFRS
Berikan resep kembali kepada pasien untuk di stempel bpjs terlebih dahulu di kasir.
Pasien memberikan seluruh berkas atau persyaratan termasuk resep ke kasir, resep
di stempel lalu pasien kembali ke instalasi farmasi, lalu petugas melakukan
pengkajian resep
Buat copy resep TA( tinggal ambil)jika terdapat obat yang tidak tersedia di IFRS .
Siapkan obat sesuai resep oleh petugas farmasi sesuai dengan Protap Penyiapan
Obat.
Serahkan obat kepada pasien oleh petugas farmasi disertai dengan
identifikasi dan informasi obat.
Unit terkait  IFRS
Semua unit terkait
SPO
PENYERAHAN OBAT/ALKES KE PASIEN RAWAT JALAN
No.Pokok No. Revisi Halaman 1 dari 1
327//Dir-SPO/XII/2016
Tgl Terbit. Tangerang,
Prosedur
30 Desember 2016
Tetap

Direktur
Pengertian Penyerahan obat pasien rawat jalan adalah merupakan kegiatan menyerahkan
obat/alkes untuk pelayanan pasien rawat jalan.
Tujuan Obat/alkes yang diserahkan harus sesuai dengan resep dokter untuk memberikan
pelayanan yang baik dan benar.
Kebijakan Surat Peraturan Direktur rumah sakit Nomor 176 tentang Pelayanan Instalasi
Farmasi.
Prosedur 1. Terima resep dokter dari pasien/keluarga pasien
2. Lakukan telaah resep
3. Hargai resep oleh asisten apoteker
4. Serahkan ke pasien/keluarga pasien untuk dibayar di bagian kasir
5. Terima resep yang telah distempel/cap lunas oleh kasir.
6. Siapkan obat/alkes sesuai resep
7. Lakukan verifikasi resep
8. Identifikasi pasien sebelum obat diserahkan kepada pasien
9. Jelaskan informasi obat ke pasien
10. Serah terima obat (tanda tangan/paraf pasien)
Unit terkait  IFRS