Vous êtes sur la page 1sur 1

ABSTRAK

PENGARUH LAMA PERENDAMAN AIR GAMBUT


TERHADAP PENURUNAN KADAR
ION MANGAN (Mn) DAN FLUOR (F) PADA GIGI

Studi in vitro perendaman gigi premolar satu rahang atas manusia pada air
gambut

Firda Amelia

Air gambut merupakan air permukaaan yang memiliki pH asam, senyawa organik
tinggi dan memiliki warna merah kecoklatan. Tiga senyawa utama air gambut yaitu
asam humat, fulvat dan humin dapat menyebabkan terjadinya proses demineralisasi
mineral-mineral gigi seperti mangan dan fluor. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh lama perendaman air gambut terhadap penurunan kadar ion
mangan dan fluor pada gigi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental
murni dengan posttest-only with control group design. Penelitian ini terdiri dari 5
kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam.
Rerata kadar ion mangan pada setiap kelompok perlakuan yaitu 7,48 mg; 7,08 mg;
6,72 mg; 6,48 mg dan 6,30 mg. Rerata kadar ion fluor pada setiap kelompok
perlakuan yaitu 13,243 ppm; 13,129 ppm ; 7,214 ppm, 7,043 ppm dan 0,500 ppm.
Uji Kruskal Wallis dan uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan
bermakna antara kelompok kontrol dan perlakukan pada ion mangan kecuali
kelompok 24 jam yang dibandingkan dengan 96 jam dan 72 jam yang dibandingkan
96 jam. Pada ion fluor menunjukan perbedaan bermakna antara kontrol dengan
perlakuan kecuali pada kelompok 0 jam yang dibandingkan dengan 24 jam.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perendaman gigi
pada air gambut secara bermakna dapat menyebabkan penurunan kadar ion mangan
dan fluor pada gigi.

Kata-kata kunci : Air gambut, ion mangan, ion fluor

iv