Vous êtes sur la page 1sur 4

FORMAT LAPORAN ANALISIS SINTESIS TINDAKAN

Analisis Sintesis Tindakan Perawatan Luka Menggunakan NaCl pada Nn. I


di Ruang Binahong RSUD Pandan Arang Boyolali

Nama : Roisatul Husniyah


NIM : P27220018209
Hari/Tanggal : 10 November 2018
Jam : 10.00 WIB

A. Keluhan Utama
Pasien mengatakan balutan luka basah terkena air karena selesai BAK
B. Diagnosa Medis
Post Operasi Insisi Abses Perianal
C. Diagnosa Keperawatan
Resiko infeksi b.d trauma fisik prosedur invasif
D. Data Yang Mendukung
DS : Pasien mengatakan luka basah
DO :
- Suhu 36,80C
- Kondisi balutan luka basah
- Pus (-), bau (-)
- Terpasang tampon

E. Dasar Pemikiran
Prinsip utama dalam perawatan luka adalah pembersihan, penutupan dan
perlindungan luka. Perawatan luka yang diberikan dapat menurunkan nyeri,
meningkatkan penyembuhan luka, serta memperbaiki hasil kosmetik. Sedangkan
penggunaan dan pemilihan produk-produk perawatan luka yang kurang sesuai akan
menyebabkan proses inflamasi yang memanjang dan kurangnya suplai oksigen di
tempat luka. Hal-hal terseut akan memperpanjang waktu penyembuhan luka. Luka
yang lama sembuh akan disertai dengan penurunan daya tahan tubuh pasien
membuat luka semakin rentan untuk terpajan mikroorganisme yang menyebabkan
infeksi (Sjamsuhidajat, 2010)
F. Prinsip Tindakan Keperawatan
Prinsip : Steril
Tujuan : Membersihkan luka dari mikroorganisme penyebab infeksi
1) Pre Interaksi
2) Persiapan alat :
 Pinset anatomis 2
 Pinset cirugis 1
 Gunting
 Alkohol swab
 Handscone steril dan bersih
 Kassa steril
 Sufratule
 Hypafix
 Nacl 0,9%
3) Persiapan Lingkungan :
Ciptakan lingkungan aman dan nyaman, jaga privasi pasien dengan menutup
sketsel
4) Kerja
 Beri salam lalu menjelaskan tindakan, tujuan tindakan, dan proses tindakan
 Cuci tangan
 Memakai handscone bersih
 Bebaskan luka dari pakaian/baju pasien
 Buka balutan luka pasien dengan membasahi balutan menggunakan kassa
yang sudah dibasahi Nacl 0,9%, buka balutan dengan pinset anatomis
 Jika luka sudah terlihat, observasi kondisi luka, lakukan pemotongan
jaringan nekrosis dengan menggunakan gunting jaringan dan cek adanya
pus dengan cara menekan pada pinggiran luka,
 Apabila tidak ada pus, lakukan pembersihan luka menggunakan kassa
yang sudah dibasahi Nacl 0,9%, gunakan pinset anatomis
 Jika luka sudah bersih, keringkan dengan kassa
 Ganti handscoon steril
 Berikan luka sufratule atau oleskan salep bila perlu
 Beri tampone pada luka
 Tutup luka dengan kassa dan difiksasi dengan hypafix

5) Evaluasi
 Rapikan pasien
 Rapikan alat
 Dokumentasi
G. Analisis Tindakan

Pasien post operasi Adanya luka operasi tanpa Lakukan perawatan


insisi perianal abses jahitan yang terbalut luka
tampon
H. Bahaya Dilakukannya Tindakan
Saat dilakukannya perawatan luka dapat beresiko terjadinya perdarahan dikarenakan
teknik pembersihan yang kurang benar sehingga malah menyebabkan iritasi jaringan
sekitar. Apabila perawatan luka tidak sesuai dengan SOP atau dengan tidak prinsip
steril dapat mendukung untuk terjadi infeksi lebih lanjut.
I. Tindakan Keperawatan Lain Yang Dilakukan
 Lakukan cuci tangan sebelum dan sesudah pemberian tindakan asuhan
keperawatan pada pasien
 Kolaborasi dalam pemberian antibiotik
 Monitor tanda gejala infeksi
 Anjurkan keluarga pasien untuk menerapkan hidup bersih
 Mengajarkan keluarga untuk mengenali tanda gejala infeksi, apabila keluarga
pasien menemukan tanda gejala infeksi sarankan untuk segera lapor
 Anjurkan klien untuk meningkatkan intake tinggi protein

J. Hasil Yang Didapat / Evaluasi


S : Pasien mengatakan nyeri saat dimasukkan tampon, namun lebih merasa nyaman
karena sudah dibersihkan lukanya
O : sudah dilakukan perawatan luka dengan NaCl, pus (-), bau (-), tanda infeksi (-)
A : Risiko Infeksi teratasi sebagian
P : 1. Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptic
2. Monitor tanda-tanda infeksi
3. Kolaborasi pemberian analgetik
K. Daftar Pustaka
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. 2016. APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan
Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC Jilid 1. Jogjakarta: MediAction
Setyawati, dkk. 2013. Perbedaan Penyembuhan Luka Post Sectio Caesareayang
Dilakukan Perawatan Luka Dengan Nacl 0,9% Dan Povidon Iodine 10% Di Rsud
Tugurejo Semarang Tahun 2013. Jurnal Kebidanan Vol 2 No 4.
Sjamsuhidajat, De jong. 2010. Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC

Mengetahui ,

Mahasiswa Praktikan Pembimbing klinik / CI

( ..........................................................) (..........................................................)