Vous êtes sur la page 1sur 4

Nama : Celine Oktavia Putri

NIM : 1309025002
Program Studi : Teknik Sipil
Mata Kuliah : Ekonomi Teknik

Normalnya, sebuah Negara mendapat pendanaan salah satunya dengan memungut


pajak dari rakyatnya. Namun, bagi Negara superpower mereka dapat memungut
pajak dari Negara-negara lainnya. Itulah yang berabad-abad kita saksikan terjadi
dalam imperium yunani, romawi, ottoman, dan bahkan hingga Inggris raya.

Namun, untuk pertama kalinya, Amerika serikat pada abad 20 bisa memajaki negara-
negara lain dunia secara tidak langsung melalui beban inflasi penciptaan mata uang
dollar yang tidak didukung dengan logam berharga. Mata uang dollar yang
terdistribusi secara luas menempatkan Amerika pada tempat istimewa. Negara-
negara lain harus berkeringat menyerahkan hasil buminya dari minyak, tuna, rotan,
kayu, emas, tembaga sementara sang superpower cukup menukarnya dengan uang
kertas yang bisa dicetak kapan saja dan tanpa memiliki nilai intrinsik sedikit pun. Risiko
terjadinya inflasi dari penciptaan dollar yang berlebihan dengan cerdik dialihkan
kepada 60 % lebih penduduk bumi yang menggunakan mata uang ini. Hal tersebut
menjadikan dollar sebagai mata uang dunia.

Alasan mengapa dollar menjadi mata uang Internasional atau mata uang dunia?

Alasan pertama dari sejarah dollar menjadi mata uang Internasional adalah dimulai
dari perjanjian Bretton Woods setelah Perang Dunia 2 yang efeknya masih terasa
hingga sekarang, yaitu perjanjian untuk menggunakan emas sebagai standar global
nilai mata uang. Pada saat itu keadaan ekonomi negara-negara dunia, kecuali
Amerika Serikat, hancur karena perang. Ini menyebabkan mereka bergantung pada

Celine Oktavia Putri | 1309025002


pinjaman yang diberikan oleh Amerika. Pinjaman ini diberikan dalam bentuk Dollar
Amerika. Sebagai jaminan, Amerika menerima emas yang dimiliki negara-negara ini.
Hasilnya, Amerika otomatis menguasai seluruh emas di dunia dan jadinya hanya
Dollar Amerika yang nilainya disokong oleh emas. Secara praktis, ini berarti Dollar
Amerika telah menggantikan emas sebagai sumber likuiditas perekonomian dunia
dan menjadi basis sistem keuangan dunia. Implikasinya, setiap negara membangun
cadangan devisa dalam bentuk Dollar Amerika; cadangan Dollar diperlukan agar mata
uang negara yang bersangkutan dapat ditukarkan dengan Dollar atau emas. Pada
saat ini lah mata uang Amerika itu menjadi mata uang internasional.

Pada akhir perang dunia ke-2, negara-negara Eropa dan dunia mengalami
kehancuran ekonomi. Mereka jatuh miskin bahkan tidak berdaya sekalipun untuk
membangun negaranya kembali. Di tengah kondisi seperti itu, Amerika Serikat yang
tidak ikut jatuh miskin memutuskan untuk membantu negara-negara tersebut dalam
bentuk memberikan hutang atau pinjaman. Pinjaman tersebut dalam bentuk mata
uang dolar dan sebagai jaminannya, negara-negara yang ingin hutang harus
menyerahkan emas kepada Amerika Serikat. Oleh karena itu, Amerika hampir
menguasai emas seluruh dunia. Sehingga, jadilah dolar yang disokong emas dan
dolar pula lah yang saat itu dipercaya sebagai mata uang.

Karena “melayani” seluruh dunia, seiring perkembangan waktu Amerika harus


mencetak uang dolar dalam jumlah banyak dan mendistribusikannya menyebar ke
mancanegara. Sehingga tanpa disadari ternyata Amerika sudah mencetak dolar
terlalu banyak hingga jumlahnya melebihi cadangan emas yang ada. Pada akhirnya
US Dollar dilepas pegging-nya dari nilai emas dan dibiarkan mengambang bebas.
Inilah yang di zaman sekarang disebut dengan Fiat Money dimana uang yang dicetak
sama sekali tak dijamin apapun.

Celine Oktavia Putri | 1309025002


Namun perekonomian US makin meningkat, dolar pun ikut menguat. Negara-negara
yang dulu meminjam uang pun sudah bisa membangun dan memulihkan negaranya.
Bahkan sudah bisa mencetak mata uangnya sendiri-sendiri. Tapi, tetap saja mereka
sudah begitu biasa dan percaya kepada dolar. Bahkan cadangan devisa tiap negara
pun paling banyak dalam bentuk dolar. Karena saat itulah dolar sudah menjadi mata
uang internasional yang dipakai seluruh dunia.

Resiko menjadi mata uang Internasional ?

Dolar sudah terlanjur tercetak banyak dan menyebar seluruh dunia, meskipun banyak
orang bilang sebenarnya hal ini menguntungkan Amerika, namun ada hal-hal yang
menjadi tanggung jawab US selaku pemilik dolar, mata uang internasional. Tanggung
jawab tersebu, antara lain :

1. Amerika Serikat harus tetap mempertahankan kepercayaan dunia terhadap


dolar. Hal ini menjadi tugas yang cukup berat.
2. Seandainya kepercayaan tersebut hilang, secara otomatis Amerika dengan
dolarnya akan drop secara tiba-tiba. Ya meskipun saya yakin semua negara tidak
menginginkan ini sih, karena kan cadangan devisa mereka dolar. Seandainya
dolar tidak lagi dipercaya, pasti akan berimbas juga ke mereka.
3. Akan lebih sulit dalam mengontrol likuiditasnya.

Sumber :

http://pusatwawasan.blogspot.co.id/2010/02/blog-post.html
http://economicsririn.blogspot.co.id/2015/05/mengapa-dollar-menjadi-mata-
uang.html
http://uangindonesia.com/alasan-mengapa-dollar-menjadi-mata-uang-dunia/
http://brainly.co.id/tugas/1279586

Celine Oktavia Putri | 1309025002


Celine Oktavia Putri | 1309025002