Vous êtes sur la page 1sur 16

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BY NY.

F DENGAN NEONATUS ATERM DI

RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT BAKTI WIRATAMTAMA SEMARANG

DISUSUN OLEH :

IRMA SETIAWATI
NIM 1603039

PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA
SEMARANG
2018/2019
ASUHAN KEPERAWATAN PADA BY NY. F DENGAN NEONATUS ATERM DI

RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT BAKTI WIRATAMTAMA SEMARANG

A. PENGKAJIAN

a. Identitas bayi dan anak

Identitas bayi

- Nama : bayi ny. F

- Jenis Kelamin : Laki- laki

- Tanggal lahir : 15 Desember 2018

- Berat badan lahir : 2760 gram

- Panjang badan lahir : 47 cm

- Lingkar kepala : 32 cm

- Lingkar dada : 32 cm

- Lingkar tangan :-

Identitas Ibu

- Nama : ny N.S

- Umur : 30 tahun

- Alamat : Semarang

b. Riwayat Persalinan Sekarang

Persalinan : SC

Lilitan Tali Pusat : Tidak ada

Ditolong Oleh : Dokter SPOG


c. Keadaan Fisik Bayi Setelah Lahir
APGAR SCORE
0 1 2 APGAR SCORE 1 mnt 5 mnt 10 mnt
Tidak ada <100 >100 Denyut Jantung 2 2 2
Tidak ada Teratur Baik Pernafasan 1 1 2
Lemah Sedang Baik Tonus otot 1 2 2
Tidak ada Meringis Menangis Peka rangsang 2 2 2
Biru/ putih Merah jambu Merah Warna 2 2 2
ujung2x biru jambu
Jumlah 8 9 10
Kesimpulan : Bayi lahir dengan keadaan yang baik

a. Kepala
- Ubun- ubun Besar : ada
- Ubun- ubun Kecil : ada
- Caput Siccedanum : tidak ada
- Bentuk Kepala : bulat lonjong
- Chepal Haemation : tidak ada
- Sutura Sagitalis : ada dan teraba
- Luka Ada/ Tidak : tidak ada
- Keadaan Rambut : baik
b. Mata
1) Simetris : kiri dan kanan
2) Strabismus : tidak ada
3) Bola mata : normal
- Jarak antara kedua bola mata: normal
- Ukuran bola mata : simetris kiri dan kanan
- Lesi : Tidak ada
- Warna : normal (sclera putih, kornea hitam)
- Jaundice : Tidak ada
- Purulen : Tidak ada
- Gerakan bola mata : normal
4) Alis Mata
- Jumlah :-
- Bentuk :-
5) Bulu Mata : ada
6) Sclera : Putih
c. Hidung
1) Bentuk : simetris
2) Letak : normal
3) Cuping hidung : Ada
4) Mukosa : tidak ada
d. Mulut, Gusi, Pipi
1) Mulut
- Bentuk : simetris
- Warna bibir : merah
- Gerakan : aktif
2) Gusi
- Lidah : normal
- Saliva : ada
- Warna : merah muda
- Gigi : Tidak ada
3) Pipi
- Palatum : normal
- Refleks : normal
- Rooting : baik
- Menghisap : baik
- Extrusion : baik
e. Telinga
1) Bentuk : normal
2) Kedudukan : simetris kiri dan kanan
3) Jumlah kartilago : Terbuka
4) Saluran pendengaran : ada
5) Cairan : tidak ada
f. Leher
1) Panjang/ Pendek : pendek
2) Gerakan Kepala : normal
3) Massa : Tidak ada
4) Reflex Tonik Leher : baik
g. Dada
1) Bentuk : simetris
2) Clavicula Tulang Iga : simetris kiri dan kanan
3) Puting Susu : ada
- Ukuran : normal
- Letak : normal
- Jumlah : 2 buah
- Jaringan Susu : tidak ada
- Ekskresi susu : tidak ada
4) Gerakan Respirasi
- Roles : tidak ada
- Rhonchi : tidak ada
- Weezing : tidak ada
5) Denyut Jantung
- Murmur : tidak ada
- Arytmia : tidak ada
h. Abdomen
1) Bentuk : simetris kiri dan kanan
2) Tali Pusat
- Perdarahan sekitar tali pusat: Tidak ada
- Arteri/ Vena : Lengkap
- Gastroskizis : Tidak ada
- Bercak Mekonium : Tidak ada
3) Bising Usus : 15x/menit
4) Warna Kulit Perut : kuning langsat
5) Gerakan Respirasi Diafragmatik : normal

i. Punggung, Panggul, Bokong


1) Tulang Belakang : tidak ada kelainan
2) Bahu Scapula : simetris kira dan kanan
3) Crista Iliaka : normal
4) Dasar Tulang Belakang : normal
5) Area Pilonidea : normal
6) Reflex Membungkukan badan : baik
7) Lipatan bokong simetris : ada
8) Warna Kulit Bokong : kuning langsat

j. Genitalia
Laki-laki
a. Meatus : normal
b. Prepusium : normal
c. Scrotum : normal
d. Rugae : normal
Perempuan
a. Labia Mayora :-
b. Labia Minora :-
c. Clitoris :-
d. Pengeluaran Vagina :-
e. Meatus Urinarus :-
k. Ekstremitas
Tangan
a. Tingkat Flexi : baik
b. Tingkat Gerakan : aktif
c. Kesimetrisan : simetris kiri dan kanan
d. Tonus Otot : baik
e. Clavicula : normal
f. Lengan : normal
g. Jumlah Jari : normal/ lengkap
h. Tulang Sendi : normal
- Bahu : normal
- Siku : normal
- Pergelangan Tangan : pergerakan normal
- Jari-jari : normal/ lengkap
i. Reflex Mengenggam : baik
Kaki
a. Pergerakan : Baik/ aktif
b. Jumlah Jari Kaki : 10 (5 kiri dan 5 kanan)
c. Lipatan Gluteal Mayor : Tidak Rata
d. Warna Kuku : putih kemerah- merahan
e. Reflex Babinski : baik
l. Anus
- Kelainan : tidak ada
m. Vernix, Lanugo
1) Vernix : tidak ada
- Warna :-
- Baunya :-
b. Lanugo : Ada
n. Warna Kulit
- Jaundice : Tidak ada
- Area :-
- Derajat :-
Kesimpulan Keadaan Bayi Setelah Lahir : bayi lahir dengan sehat/ tanpa kelainan
4. Kebutuhan Sehari - Hari
1. Nutrisi
- Minuman yang diberikan : ASI
- Pemberian : 1 x 2 jam
2. Eliminasi
BAB :-
- Konsistensi :-
- Warna :-
- Bau :-
BAK :-
- Warna :-
- Bau :-
3. Istirahat/ Tidur
- Sehari : ± 12 Jam
- Keadaan Waktu Tidur : bayi diselimuti di tempat yang hangat
4. Kebersihan dari Rambut s/d kaki : baik
5. Tanda- tanda Vital
Suhu : 36,2ºc Nadi :165x/menit Respiratori : 34x/menit
6. Pengetahuan Ibu Mengenai Perawatan Bayi : ibu mengtahui perawatan bayi
7. Tanggapan Keluarga/ Ibu Terhadap Bayi : bahagia
8. Obat-obatan Yang diberikan :-
Sabtu, 15 Desember 2018
vitamin k 1mg
ampicillin 150mg/12jam

Minggu, 16 Desember 2018


ampicillin 150mg/12jam

Senin, 17 Desember 2018


ampicillin 150mg/12jam
Analisa Data
No Symtomp Etiologi Problem
1 Ds : - Gangguan jalan Resiko tinggi pola
Do : nafas pernafasan tidak
- Bayi Ny. F lahir 1 jam yang lalu. efektif
- Nadi 156x/menit, RR 34x/menit, BB
2760
- gram, PB 47 cm. Tampak adanya
tarikan
- dada atau retraksi dada. Tampak
adanya
- pernafasan cuping hidung.

2 Ds : - Usia ekstrem Resiko tinggi


Do : hypotermi.
- Suhu bayi Ny. F 36,2 C.
- Bayi Ny. F tampak menggigil dan
gemetaran atau tremor.
- Akral dingin.
3 Ds : - Terputusnya Resiko tinggi
Do : kontinuitas Infeksi tali pusat
- Tali pusat masih basah, warna putih, jaringan.
Kassa penutup tali pusat basah dan
kotor.
- Bayi Ny. F belum dimandikan.

B. Diagnosa Keperawatan
1. Resiko tinggi pola nafas tidak efektif berhubungan dengan gangguan jalan nafas.
2. Resiko tinggi hipotermi berhubungan dengan usia ekstrem.
3. Resiko tinggi infeksi tali pusat berhubungan dengan terputusnya kontinuitas jaringan
Intervensi Keperawatan
No Tanggal Diagnosa Keperawatan Tujuan Intervensi Keperawatan
1 15 Resiko tinggi pola nafas Setelah dilakukan - Observasi adanya pernafasan
Desember tidak efektif tindakan keperawatan cuping hidung, retraksi dada.
2018 berhubungan dengan 3x24 jam, diharapkan - Observasi pernafasan
gangguan jalan nafas pola nafas bayi Ny.F mendengkur.
kembali efektif. - Auskultasi bunyi
Krekels/Ronchi.
- Bersihkan jalan nafas (hisap
naso faring secara perlahan).
- Observasi warna kulit terhadap
sianosis.
- Tempatkan bayi pada posisi
Trendelemburg yang
dimodifikasi pada sudut 10
derajat.
2 15 Resiko tinggi hypotermi Setelah dilakukan - Ukur suhu neonatus.
Desember berhubungan dengan usia tindakan keperawatan - Pantau suhu kulit secara
2018 ekstrem. 3x24 jam, diharapkan continue.
suhu tubuh bayi Ny. F - Atur suhu ruangan.
dapat dipertahankan - Keringkan kepala bayi dan
dalam batas normal tubuh kemudian pakaikan baju
dengan lingkungan dan popok serta dibedong
termonetral. dengan selimut hangat.
- Anjurkan kepada Ibu untuk
sering mendekap bayinya.
- Kaji suhu tubuh bayi.
- Berikan baby oil/minyak kayu
putih kepada bayi (perut dan
punggung) setelah bayi
dimandikan.
3 15 Resiko tinggi infeksi tali Setelah dilakukan - Pantau tanda – tanda infeksi
Desember pusat tindakan keperawatan pada tali pusat.
2018 berhubungan dengan 3x24 jam, diharapkan - Balut tali pusat dengan kassa
terputusnya kontinuitas infeksi tidak terjadi. kering.
jaringan. - Pertahankan penutup tali pusat
tetap kering.
- Observasi kulit dan tali pusat
setiap hari untuk tanda – tanda
kemerahan, adanya cairan.
- Cuci tangan sebelum dan
sesudah merawat bayi.
- Ajarkan tekhnik mencuci
tangan yang tepat pada Ibu
sebelum memegang/merawat
bayi.

IMPLEMENTASI

No Tanggal Jam Tindakan Hasil TTD


Dx (WIB)
1,2,3 15-12-18 09.10 Mengukur TTV DS:Bayi menangis kuat Irma
DO: S=36,20C
R=44x/menit
N=144x/menit
2 15-12-18 09.15 Meletakkan bayi di infarm DS:- Irma
warmer DO:Bayi terlihat diam
2 15-12-18 09.20 Memantau hasil AGD bayi DS:- Irma
DO:tampak AGD pada
bayi 71mgdl
3 15-12-18 09.25 Memandikan bayi , melakukan DS:- Irma
tindakan asertif dan melakukan DO:bayi sudah mulai
perawatan tali pusat bergerak aktif,menangis
saat dimandikan
3 15-12-18 09.40 Memberikan injeksi vitamin k DS:- Irma
1mg dan DO:bayi tampak
ampicillin 150mg/12jam menangis dengasn keras

2 15-12-18 09.45 Memakaikan baju ,popok dan DS:- Irma


gedong pada bayi DO:bayi tampak merasa
hangat
1 15-12-18 10.00 Mengobservasi adanya DS:- Irma
pernafasan cuping hidung DO: bayi tampak tidak
kesulitan dalam bernafas
3 15-12-18 11.00 Menganti popok dan gedong DS:- Irma
bayi DO:bayi tampak BAK
dan BAB,bayi menangis.
1,3 15-12-18 12.30 Megukur TTV DS:- Irma
DO: S=37,2C
R=44x/menit
N=144x/menit
2,3 15-12-18 13.00 Melakukan tindakan asertif DS:ibu dan ayah bayi Irma
sebelum memegang bayi berkata memahami
(memberikan minum susu 40 DO:bayi masih belum
cc),memberikan pengarahan kuat menyedot susu
kpd keluarga pasien untuk dalam botol,ibu dan
melakukan tindakan asertif ayah bayi terlihat
sebelum meemegang bayi mengangguk
3 15-12-18 14.00 Menganti popok dan gedong DS:- Irma
DO:bayi tampak
menangis
3 15-12-18 15.45 Memandikan bayi dan DS:- Irma
melakukan perawatan tali pusat DO:bayi bergerak
aktif,menangis dan tali
pusar masih basah.
3 15-12-18 15.55 Memakaikan baju,popok dan DS:- Irma
mengedong pada bayi DO: bayi terlihat
nyaman
1 15-12-18 16.15 Mengobservasi pernafasan DS:- Irma
mendengkur DO:bayi terlihat
bernafas tidak
mendengkur
2 15-12-18 18.00 Menganti popok dan gedong DS:- Irma
bayi DO: bayi tampak tertidur
dan bayi BAK
1 15-12-18 19.00 Mengauskultasi bunyi DS:- Irma
krekels/ronchi DO: tidak terdapat bunyi
krekels/ronchi
2,3 15-12-18 20.00 Memberikan injeksi ampicillin DS:- Irma
150 mg DO: bayi menangis
1,2,3 15-12-18 20.45 Menganti popok dan gedong DS:ibu berkata asi sudah Irma
bayi dan mengkaji kesiapan ibu keluar sedikit
untuk menyusui DO: bayi tampak
BAB,ibu terlihat
memegang payudaranya
3 16-12-18 07.00 Melakukan tindakan asertif DS :- Irma
sebelum memegang bayi DO:perawat tampak
sudah melakukan
tindakan cuci tangan
3 16-12-18 07.10 Menganti popok dan gedong DS:- Irma
dan memonitor tanda-tanda DO: bayi bergerak aktif
infeksi saat diganti popok dan
gedongnya,tidak ada
tanda-tanda infeksi
2 16-12-18 07.15 Memanasi bayi dengan sinar DS:keluarga mengamati Irma
matahari,memberi pemahaman memahami apa yg
untuk pembatasan pengunjung dikatakan perawat
DO:bayi terlihat
nyaman,
1 16-12-18 08.00 Membersihkan jalan nafas DS:- Irma
DO: bayi tampak tidak
sesak nafas
3 16-12-18 08.10 Memandikan dan merawat tali DS:- Irma
pusat DO:bayi menangis,tali
pusat masih agak basah
1,3 16-12-18 08.20 Menginjeksi ampicillin 150 mg DS:- Irma
DO:bayi terlihat
menangis dengan keras
2 16-12-18 08.30 Memakaikan baju,popok dan DS:- Irma
gedong bayi DO: bayi tidak
menangis,bayi tampak
hangat dan nyaman.
1 16-12-18 08.45 Memberikan minum susu (60 DS:- Irma
cc) DO: bayi membuka mata
dan mengedot dengan
kuat.
1,3 16-12-18 11.30 Mengukur TTV DS:- Irma
DO: N:140x/menit
R:40x/menit
S: 37,1OC
2 16-12-18 12.15 Memberikan minum susu (40 DS:- Irma
cc) DO: bayi tampak tertidur
dan menghabiskan
susunya
3 16-12-18 13.45 Menganti gedong dan popok DS:- Irma
bayi DO:bayi tampak BAK
dan BAB
2 17-12-18 07.00 Memanasi bayi dengan sinar DS:- Irma
matahari DO:bayi tampak tertidur
dengan nyenyak
3 17-12-18 07.20 Menganti popok dan baju bayi DS:- Irma
DO: bayi terlihat
menangis dan BAK
1 17-12-18 08.00 Mengobservasi warna kulit DS:- Irma
terhadap sianosis DO:warna kulit bayi
merah muda
3 17-12-18 08.10 Memandikan dan merawat tali DS:- Irma
pusar DO:bayi aktif bergerak
dan tali pusar sudah
kering
2,3 17-12-18 08.20 Melakukan injeksi ampicillin DS:- Irma
150 mg DO:bayi tampak
menangis
2 17-12-18 08.30 Memakaikan baju,popok dan DS:- Irma
gedong bayi. DO:bayi tampak hangat
dan tidak menangis.
1 17-12-18 08.45 Mengobervasi adanya DS:- Irma
pernafasan cuping hidung, DO:bayi terlihat tidur
retraksi dada dan tidak sesak nafas
1,3 17-12-18 11.30 Mengukur TTV DS:- Irma
DO: N:140x/menit
R:40x/menit
S:37,10C
3 17-12-18 12.15 Menganti popok dan gedong DS:- Irma
bayi DO:bayi tampak
menangis

Hari, tanggal, jam No Evaluasi TTD


dx
Sabtu, 15 Desember I S:- Irma
2018 O:
14.00 WIB - Bayi Ny. F lahir 1 jam yang lalu.
- Nadi 156x/menit, RR 34x/menit, BB 3230
gram, PB 46 cm. Tampak adanya tarikan
dada atau retraksi dada. Sudah tidak tampak adanya
pernafasan cuping hidung.
A: masalah telah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah resiko
tinggi pola nafas tidak efektif al
-.Observasi adanya pernafasan cuping hidung, retraksi dada.
-.Observasi pernafasan mendengkur.
Sabtu, 15 Desember II S: - Irma
2018 O:
14.00 WIB - Suhu bayi 36,2 C.
- Bayi Ny. F, Akral kulit hangat
A: masalah telah teratasi
P: Lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah Resiko
tinggi hypotermi brhubungan dengan usia ekstrem al:
-. Pantau suhu kulit secara continue.
-. Atur suhu ruangan
Sabtu, 15 Desember III S: - Irma
2018 O:
14.00 WIB - Tali pusat masih basah, warna putih, Kassa penutup tali
pusat basah dan kotor.
Bayi Ny. F sudah dimandikan.
A: masalah telah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah resiko
tinggi infeksi tali pusat al:
-. Pantau tanda – tanda infeksi pada tali pusat.
-. Balut tali pusat dengan kassa kering.
Minggu, 16 I S:- Irma
Desember 2018 O:
14.00 WIB - Bayi Ny. F lahir 1 jam yang lalu.
- Nadi 156x/menit, RR 34x/menit, BB 3230
gram, PB 46 cm. Tampak adanya tarikan
dada atau retraksi dada. Sudah tidak tampak adanya
pernafasan cuping hidung.
warna kulit bayi merah muda
A: masalah telah teratasi sebagian
P : Lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah resiko
tinggi pola nafas tidak efektif al
-.Observasi adanya pernafasan cuping hidung, retraksi dada.
-.Observasi pernafasan mendengkur.
Minggu, 16 II S: - Irma
Desember 2018 O: Suhu bayi 37,10C
14.00 WIB Bayi tampak tenang
A: masalah telah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah Resiko
tinggi hypotermi brhubungan dengan usia ekstrem al:
-. Pantau suhu kulit secara continue.
-. Atur suhu ruangan
Minggu, 16 III S: - Irma
Desember 2018 O:
14.00 WIB - Tali pusat agak sedikit kering
Bayi Ny. F sudah dimandikan.
A: masalah telah teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi untuk mengatasi masalah resiko
tinggi infeksi tali pusat al:
-. Pantau tanda – tanda infeksi pada tali pusat.
-. Balut tali pusat dengan kassa kering.
Senin, 18 Desember I S: Irma
2018 Ny. N.F mengatakan bayi tidak sesak dan dapat menyusu
14.00 WIB dengan baik.
O:
Bayi tampak tenang, tidak sesak, RR=36x/menit.
Tidak ada tanda – tanda hypoksia.
Kulit hangat dan kemerahan.
A:
- Masalah teratasi.
P:
- hentikan tindakan keperawatan
Senin, 18 Desember II S:- Irma
2018 O:
14.00 WIB Suhu tubuh bayi 36,4 C.
Kulit hangat dan kemerahan.
Suhu ruangan netral.
A:
Masalah teratasi.
P:
Hentikan tindakan keperawatan
Senin, 18 Desember III S:- Irma
2018 O:
14.00 WIB Tali pusat bersih dan sedikit mengering.
A:
Masalah teratasi sebagian
P:
Lanjutkan tindakan keperawatan.