Vous êtes sur la page 1sur 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KESEHATAN REPRODUKSI DISMINORHEA

Oleh:

Ferdinan Adi Nugroho (161408/IIB)


Zenith Via Leonardo(161425/IIB)

AKADEMI KEPERAWATAN PANTI WALUYA


MALANG
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

DISMINORHEA

Bidang Studi : Ilmu keperawatan

Topik : Disminorhea

Subtopik : Hal-hal yang perlu diperhatikan pada disminorhea

Sasaran : Nn. M

Jam : 09.00 – 09.30

Hari/Tanggal : Rabu, 18 Juli 2018

Waktu : 30 menit

Tempat: Rumah Nn. M

A. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM (TIU)

Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan tentang “Hal-hal yang Perlu Diperhatikan


pada disminorhea” selama 30 menit, diharapkan sasaran dapat mengerti tentang apa
saja yang penting dan perlu diperhatikan saat disminorhea.

B. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS (TIK)

Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan sasaran dapat :

a) Memahami pengertian Disminorhea


b) Memahami tanda dan gejala Disminorhea
c) Memahami penyebab Disminorhea
d) Mengetahui cara mengatasi saat Diminorhea

C. MATERI

a) Pengertian Disminorhea
b) Tanda dan gejala Disminorhea
c) Penyebab Diminorhea
d) Cara mengatasi saat Disminorhea

D. MEDIA
1. Materi SAP
2. Leaflet

E. METODE

a) Ceramah
b) Tanya jawab

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ibu Hamil


1 5 menit Pembukaan: 1. Membalas salam
1. Memberi salam 2. Mendengarkan
2. Menjelaskan tujuan 3. Memberi respon
penyuluhan
3. Menyebutkan materi/ pokok
bahasan yang akan
disampaikan
2 15 menit Pelaksanakan : Mendengarkan dengan
Menjelaskan materi penyuluhan penuh perhatian
secara berurutan dan teratur.
Materi :
1. Apa pengertian
Disminorhea
2. Apa saja tanda dan gejala
Disminorhea
3. Apa penyebab disminorhea
4. Bagamaina cara mengatasi
saat Disminorhea

3 10 menit Penutup : 1. Menanyakan hal


1. Tanya jawab (memberi yang kurang atau
kesempatan kepada belum jelas
masyarakat untuk bertanya) 2. Aktif menyimpulkan
2. Menyimpulkan materi bersama materi
penyuluhan penyuluhan
3. Mengakhiri penyuluhan 3. Membalas salam
dengan memberikan salam
penutup

F. EVALUASI

Metode Evaluasi : Tanya jawab lisan


a. Struktur :
1. Media yang digunakan dalam acara penyuluhan semuanya lengkap
2. Materi disiapkan dalam bentuk makalah
b. Proses penyuluhan :
1. Penyuluhan ibu hamil tentang “Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat
Disminorhea” berjalan dengan baik, peserta dapat memahami penyuluhan
yang diberikan.
2. Di dalam proses penyuluhan diharapkan terjadi interaksi, misalnya
peserta bertanya sesuai dengan topik penyuluhan
c. Hasil penyuluhan :
1. Respon atau tingkah laku ibu saat diberikan pertanyaan, apakah ada
umpan balik dari peserta yaitu dengan menjawab pertanyaan (benar atau
kurang tepat) atau diam saja atau tidak menghiraukan penyuluh.
2. Nn. M antusias atau tidak mengenai kegiatan penyuluhan ini
3. Nn. M mengajukan pertanyaan atau tidak

G. LAMPIRAN MATERI

1. Pengertian Disminorhea
Disminorhea merupakan gejala normal dari serangkaian Premanstrual
Syndrome atau PMS. Penyebab PMS diduga karena adanya faktor
hormonal yaitu terjadi karena tidak sempurnanya proses ovulasi yang
diakibatkan tidak seimbangnya hormon.
2. Tanda dan gejala Disminorhea
Gejala-gejala yang mungkin terjadi pada anda akan mengalami
menstruasi, yaitu:
a. Payudara nyeri dan mengalami bengkak
b. Mengalami pusing
c. Nyeri pada perut bagian bawah
d. Kembung
e. Depresi
f. Kelelahan
3. Penyebab Disminorhea berlebihan
Nyeri haid berlebihan disebabkan oleh kontraksi rahim, di mana rahim
mengalami kondisi mengencang dan melemas sehingga darah luruh
dari rahim. Lapisan rahim melepas zat kimia khusus yang disebut
prostaglandin. Ketika zat kimia ini dilepas dari dinding rahim, kekuatan
kontraksi pun bertambah. Hal ini biasanya terjadi selama berhari-hari
pada masa menstruasi. Kadar prostaglandin yang tinggi dapat
menyebabkan nyeri perut dan kram yang parah. Nyeri saat menstruasi
terkadang tidak teridentifikasi. Namun, ada juga beberapa hal yang
membuat Anda lebih berisiko mengalami rasa sakit saat menstruasi,
seperti:

a. Perempuan di bawah usia 20 tahun; seperti yang sudah


dijelaskan di atas, semakin meningkat usianya, semakin
berkurang rasa nyerinya
b. Memiliki keluarga dengan riwayat mengalami nyeri saat
menstruasi
c. Merokok
d. Perdarahan berat ketika menstruasi
e. Memiliki siklus yang tidak teratur
f. Tidak atau belum memiliki anak
g. Mengalami masa pubertas dini (pubertas sebelum umur 11
tahun)
4. Cara mengatasi saat Disminorhea

Adapun cara untuk mengatasi nyeri saat haid yang bisa anda lakukan
adalah sebagai berikut :

1. Konsumsi makanan sehat


Perbanyak makanan yang mengandung kalsium, magnesium,
vitamin D, vitamin E dan omega 3. Mengkonsumsi buah dan sayur
aneka warna, ikan,labu dan juga makanan yang banyak
mengandung protein nabati.
2. Kompres perut
Anda dapat mengompres perut dan punggung bawah dengan
menggunakan bantalan pemanas. Adapula yang melakukan rileksasi
dengan cara berendam di dalam air hangat untuk mengatasi nyeri
menstruasi.
3. Berbaring
Anda bisa mencoaba berbaring di tempat tidur ataupun sifa untuk
mengurangi rasa nyeri. Biasa anda akan merasakan nyeri saat
menstruasi pada bagian punggung . Dengan cara berbaring anda
akan meredakan rasa nyeri. Gunakan bantal untuk menyangga lutut
dan ambil nafas panjang perlahan buang. Lakuakan hingga anda
merasa nyaman.
4. Pijatan lembut
Pemijatan ringan dapat dilakukan pada bagian perut bawah secara
merata dan tulang pinggang .
Lakukakan juga pemijatan secara hati-hati pada otot sekitar pusar
dengan cara mencubit . Anda juga bisa menyempurnakan pijatan
ringan di sebelah otot bagian dalam tulang kering dari atas sampai
bawah.
5. Olahraga ringan
Olahraga yang bisa membantu anda meringankan nyeri haid adalah
dengan berjalan kaki. Dengan anda melakukan jalan kaki dapat
membuat gerakan otot sehingga dapat meningkatkan denyut
jantung, bisa anda lakukan selama 30 menit secara teratur .
6. Konsultasikan kepada dokter
Pilihan ini bisa menjadi alternatif terakhir anda. Disarankan untuk
anda berkonsultasi dengan dokter. Meskipun pada umumnya wanita
yang mengalami menstruasi akan merasakan nyeri tetapi jika nyeri
tidak hilang dan sangat mengganggu bisa jadi awal adanya gejala
masalah pada alat reproduksi. Sehingga pemeriksaan dokter akan
membantu anda untuk mengetahui lebih awal dan memberikan
penanganan yang tepat.