Vous êtes sur la page 1sur 25

1

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.Y DENGAN


GANGGUAN KONSEP DIRI: HARGA DIRI RENDAH
DI RUANG RAJAWALI RUMAH SAKIT JIWA
PROVINSI JAWA BARAT

A. Pengkajian
1. Identitas Klien dan Penanggung Jawab
a. Identitas Klien
Nama : Tn. Y
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Umur : 28 Tahun
Status Perkawinan : Belum Menikah
Pendidikan Terakhir : SD
Alamat : Kp. Panirapan Rt. 03/03 Ds. Panyirapan
Kec. Kotawaringin Kab. Bandung
No. RM : 073241
Tanggal Masuk : 03 Januari 2019
Tanggal Pengkajian : 08 Januari 2019
b. Identitas Penanggung Jawab
Nama : Ny. N
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Kp. Panirapan Rt. 03/03 Ds. Panyirapan
Kec. Kotawaringin Kab. Bandung
*Data dari Rekam Medis
2. Alasan Masuk
Menurut data rekam medis, Kurang lebih 1 minggu sebelum masuk
RS klien merusak rumah, mudah tersinggung, bicara kacau, curiga, tidur
kurang, makan kurang, Aktivitas berkurang, kadang mengancam. Sudah
sakit kurang lebih 3 tahun yang lalu.
Masalah keperawatan : Resiko Perilako Kekerasan
2

Klien dibawa ke RSJ oleh dua orang hansip dan satu orang yang
tidak dikenal dengan alasan tidak tahu, selama di rumah klien
mengatakan selalu meluapkan amarahnya dengan melempar barang dan
pergi dari rumah.
Pada saat dilakukan pengkajian tanggal 08 Januari 2019, klien
mengatakan sudah tidak merasa marah lagi, merasa sedih karena dibawa
ke RSJ. Selama diruangan klien terlihat tenang, murung, sedikit menjauh
bila didekati dan selalu jongkok dibawah jendela sambil melamun.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah, Isolasi Sosial,

3. Faktor Predisposisi *
Masalah rumah dengan orang tua/Bapak (cerai).
4. Faktor Presipitasi*
Merusak, karena kesal.
5. Keadaan Fisik
Tanggal 09 Januari 2019
Tekanan Darah : 110/80 mmHg
Nadi : 90x/menit
Suhu : 36,7 oC
Respirasi : 22x/menit
TB :
BB :
Keluhan Fisik : Tidak ada
Masalah Keperawatan : Tidak Ada Masalah
3

6. Psikososial
a. Genogram*

Bagan 3.1 Genogram

KET :
: Laki-laki - - - : Tinggal Serumah
: Perempuan K : Klien

Klien tinggal bersama ibu kandung dan adik kandung laki-laki.


komunikasi dalam keluarga dilakukan secara searah, sejak kecil
hingga dewasa klien diasuh dengan didikan keras dan pengambilan
keputusan dikeluarga dilakukan oleh ibu kandung.
Masalah keperawatan : Harga Diri Rendah.
b. Konsep Diri
1) Citra Tubuh
Klien mengatakan menyukai seluruh anggota tubuhnya.
4

2) Identitas
Klien menyadari dan menerima bahwa dirinya seorang laki-laki,
merasa tidak berguna sebagai seorang laki-laki karena belum
memiliki pekerjaan yang tetap.
3) Peran
Klien mengatakan pernah bekerja sebagai kuli bangunan, klien saat
ini tidak memiliki pekerjaan tetap, belum menikah karena belum
mempunyai pekerjaan tetap.
4) Ideal Diri
Klien mengatakan sepulang dari RS Jiwa ingin mendapatkan
pekerjaan sebagai kuli bangunan agar dapat banyak uang untuk
mencukupi kebutuhannya, klien ingin menikah.
5) Harga Diri
Klien mengatakan merasa tidak berguna dan merasa tidak dihargai
oleh kakak, adik, dan ibunya karena tidak mempunyai
pekerjaannya dan tidak dapat menghasilkan uang.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
c. Hubungan Sosial
1) Orang yang Berarti
Klien mengatakan tidak ada orang yang berarti
2) Peran Serta dalam Kegiatan Kelompok/Masyarakat
Klien mengatakan pernah membantu kegiatan 17 Agustus di
kampungnya sekali saat masih remaja, klien tidak pernah
mengikuti kegiatan/kelompok dirumah.
3) Hambatan dalam Berhubungan dengan Orang Lain
Klien mengatakan jarang mengobrol dengan orang lain, alasan
tidak ada gunanya.
Masalah Keperawatan : Isolasi Sosial
d. Spiritual
1) Nilai dan Keyakinan
Klien mengatakan beragama islam.
5

2) Kegiatan Ibadah
Klien mengatakan selama di RSJ tidak pernah sholat karena klien
merasa dirinya kotor.
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
7. Status Mental
a. Penampilan
Pada saat dilakukan pengkajian klien terlihat tidak rapih, salah satu
celana klien terlihat digulung, rambut gondrong, kuku panjang
Masalah Keperawatan : Defisit Perawatan Diri
b. Pembicaraan
Pada saat dilakukan pengkajian, intonasi bicara klien lambat,
inkoheren.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
c. Aktivitas Motorik
Pada saat dilakukan pengkajian klien tampak lesu, terlihat melamun
sambil jongkok dibawah jendela
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
d. Afek
Pada saat dilakukan pengkajian, afek klien datar.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
e. Alam Perasaan
Pada saat dilakukan pengkajian, klien mengatakan sedih karena tidak
berguna dan merasa tidak dihargai oleh kakak, adik, dan ibunya.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
f. Interaksi selama Wawancara
Pada saat dilakukan pengkajian, kontak mata klien kurang, menunduk,
mengalihkan tatapan mata dan perlahan mundur
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
g. Persepsi
Selama wawancara klien mengatakan tidak pernah mendengar,
melihat, meraba, mengecap hal/sesuatu yang aneh
6

Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah


h. Proses Pikir
.Pada saat dilakukan pengkajian klien tidak mengalami sirkumtansial,
tangensial, flight of ideas.
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
i. Isi Pikir
Pada saat dilakukan pengkajian, klien tidak mengalami obsesi, fobia,
dam waham.
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
j. Tingkat Kesadaran
Pada saat dilakukan pengkajian, klien mengatakan “kenapa saya
disini?” sambil menunduk.
Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah
k. Memori
Pada saat dilakukan pengkajian, klien tidak mengalami gangguan daya
ingat jangka panjang, pendek, dan saat ini.
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
l. Tingkat Konsentrasi dan Berhitung
Pada saat dilakukan pengkajian, kontak mata klien kurang, menunduk,
mengalihkan tatapan mata dan perlahan mundur. Klien dapat
berhitung dengan benar.
Masalah Keperawatan : Harga diri rendah
m. Kemampuan Penilaian
Klien mengatakan sepulang dari RS Jiwa ingin mendapatkan
pekerjaan sebagai kuli bangunan agar dapat banyak uang untuk
mencukupi kebutuhannya, klien ingin menikah.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
n. Daya Tarik Diri
Pada saat dilakukan pengkajian, klien menyadari bahwa dirinya sakit
dan butuh bantuan.
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
7

8. Kebutuhan Kesiapan Pulang


a. Makan
Klien mampu makan sendiri tanpa bantuan orang lain dan mencuci
tangan sebelum dan sesudah makan, klien mampu membereskan
sendiri alat makannya setelah makan
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
b. Pola eliminasi
Klien dapat mengontrol bab/bak sehingga bab/bak dilakukan mandiri
tanpa bantuan orang lain dan membersihkan diri dan pakaian
Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
c. Mandi
Menurut klien, mampu mandi sendiri dengan frekuensi 2x/hari
keramas dengan frekuensi 1x/2hari .
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
d. Berpakaian /berhias
Klien mampu berpakaian sendiri dan mengganti pakaian sesuai
dengan seragam rs (diruangan)
Masalah Keperawat : Tidak ada masalah
e. Istirahat dan tidur
Tidur siang lamanya kurang lebih 1 jam. Tidur malam lamanya
kurang lebih 7-8 jam. Klien selalu berdoa ketika mau tidur
Masalah keperawatan : tidak ada masalah
f. Penggunaan obat
Klien minum obat secara teratur dan benar dengan bantuan perawat.
Setelah pulang dari RS klien mengatakan akan meminum obatnya
dengan teratur dibantu keluarganya.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
g. Kegiatan dalam rumah
Sebelum masuk RSJ, klien mengatakan selama dirumah membantu
pekerjaan rumah. Klien mengatakan setelah pulang dari RSJ akan
membantu mengerjakan kegiatan dirumah.
8

Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah


h. Kegiatan diluar rumah
Sebelum masuk ke RSJ menurut penuturan klien kurang mengikuti
kegiatan diluar rumah seperti acara gotong royong dan bekerja.
Masalah kesehatan : Tidak ada masalah
i. Pemeliharaan kesehatan
Klien mengatakan bahwa setelah pulang kerumah nanti klien akan
melanjutkan pengobatan dan menjaga kesehatannya.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
j. Mekanisme koping
Klien tinggal bersama adik dan ibunya.
Masalah keperawatan : Tidak ada masalah
9. Pemeriksaan Fisik
a. Kepala dan leher
Kepala tidak ada benjolan, rambut gondrong, distribusi merata,
rambut kurang bersih, kelopak mata normal, konjungtiva anemis,
sclera ikterik, muka tidak odema, mukosa bibir lembab, tidak ada
stomatitis, fungsi pendengaran normal, leher simetris, tidak ada
pembesaran kelenjar tiroid.
b. Telinga Hidung Mulut
Telinga simetris, tidak terdapat serumen, pendengaran baik dibuktikan
ketika dipanggil menengok, hidung tidak ada nyeri, terdapat caries
gigi
c. Dada dan abdomen
Dada normal, bentuk simetris, pola nafas teratur, tidak ada lesi, tidak
ada nyeri tekan.
d. Ekstremitas
1) Atas
Kedua tangan tampak simetris, jari tidak terdapat polidaktili dan
sindaktili.
9

2) Bawah
Kedua kaki tampak simetris, jari kaki tidak terdapat polidaktili dan
sindaktili.
e. Integumen
Kuku tampak kotor dan panjang, kulit kering dan kotor, CRT <2
detik.
10. Aspek Medis *
a. Diagnosa Medis :Resiko Perilaku Kekerasan (IGD)
Gangguan Bipolar ep. Manik + psikotik (IGD)
F31.9 (Bipolar affectif Disorder (Rajawali))
b. Theraphy :
1) IGD : Zyprexa (injek) 1 ampul (IM) (s/d tanggal 6-1-2019)
Depacote 500mg (0.0.1)
2) Ruang Rajawali & Perkutut : Sertraline 50 mg (1.0.0)
Risperidone 2 mg (1.0.1)
Lorazepam 2 mg (0.0.1/2)
11. Daftar Masalah Keperawatan
a. Harga diri rendah
b. Isolasi sosial
c. Resiko Perilaku kekerasan
d. Defisit Perawatan Diri

12. Analisa Data


Tabel 3.1 Analisa Data
No Data Masalah Masalah

1 DS : “Saya merasa tidak berguna dan Harga diri rendah


merasa tidak dihargai oleh kakak, adik
dan kedua orang tua saya karena tidak
memiliki pekerjaan dan tidak dapat
menghasilkan uang”
10

DO :
- Kliem terlihat tidak rapih,
rambut gondrong, salah satu
celana klien terlihat digulung.
- Intonasi bicara klien lambat,
inkoheren
- Lesu, klien terlihat melamun
sambil berjongkok di bawah
- Afek datar
- Klien terlihat murung dan terlihat
sedih
- Kontak mata kurang selama
bercerita.
- Klien menunduk, mengalihkan
tatapan mata dan perlahan
mundur

2 DS : “Saya tidak suka mengobrol Isolasi Sosial


dengan orang lain karena tidak ada
gunanya”

DO :
- Apatis (Acuh terhadap
lingkungan)
- Klien terlihat tidak rapih, salah
satu celana terlihat digulung
sebelah, rambut gondrong

3 DS : “Saya Selalu meluapkan amarah Resiko Perilaku


dengan melempar barang-barang dan Kekerasan
saya pergi dari rumah”

DO : -

4 DS: - Defisit Perawatan Diri


11

DO : Tidak rapih, salah satu celana klien


terlihat digulung, rambut gondrong,
kuku panjang

13. Diagnosa Keperawatan


1. Gangguan Konsep Diri: Harga diri rendah
2. Gangguan Hubungan sosial : Isolasi sosial
3. Resiko perilaku kekerasan
4. Defisit Perawatan Diri
12

14. Perencanaan Keperawatan


Nama : Tn. Y No. RM :073241
Tabel 3.2 Rencana Tindakan Keperawatan
No. Diagnosa Perencanaan
Tgl
Dx Keperawatan Tujuan Kriteria Hasil Intervensi Rasional
Harga Diri Sp 1 :
Rendah Klien dapat Setelah 6 x pertemuan, Diskusikan bahwa klien Aspek positif
mengidentifikasi klien mampu masih memiliki penting untuk
kemampuan dan mengidentifikasi : sejumlah kemampuan meningkatkan
aspek-aspek positif Kemampuan yang dimiliki dan aspek positif seperti percaya diri
yang dimiliki nya klien kegiatan klien dirumah , serta harga diri.
Aspek positif yang adanya keluarga dan
dimiliki klien lingkungan terdekat
klien.
Beripujian yang
realitas/nyata dan
hindarkan setiap kali
bertemu dengan klien
yang memiliki penilaian

12
13

yang negatif.
Sp 1 :
Klien dapat menilai Setelah 6 x pertemuan, Diskusikan dengan Mencari cara
kemampuan yang klien mampu menilai klien kemampuan yang yang konstruktif
masih dapat kemampuan yang masih masih dapat digunakan dan menunjukan
dilakukan dapat dilakukan saat ini setelah potensi yang
mengalami masalah. dimiliki klien
Bantu klien untuk mengubah
menyebutkan nya dan dirinya menjadi
memberi penguatan lebih baik dan
terhadap kemampuan berharga .
diri yang diungkapkan
klien.
Perlihatkan respon yang
kondusif dan menjadi
pendengar yang aktif.

Sp 1 :
Klien dapat Setalah 6 x pertemuan, Diskusikan dengan Menghindari

13
14

menentukan kegiatan klien mampu menentukan klien beberapa aktivitas adanya


yang akibat dilatih kegiatan yang akan dilatih yang dapat dilakukan kehilangan/
sesuai dengan sesuai dengan kemampuan dan dipilih sebagai perubahan peran
kemampuan klien klien. kegiatan yang akan akibat perasaan
klien lakukan sehari- hdr yang dialami
hari. klien serta
Bantu klien menetapkan mencari
aktivitas mana yang alternatif koping
dapat klien lakukan untuk
secara mandiri, mana meningkatkan
aktivitas yang harga diri.
memerlukan bantuan
minimal dari keluarga, Meningkatkan
dan aktivitas apa saja pengetahuan
yang perlu dibantu klien akan
penuh dari keluarga mekanisme
atau lingkungan koping yang
terdekat klien. konstruktif
Berikan contoh cara dalam enghargai

14
15

pelaksanaan aktivitas diri sendiri


yang dapat dilakukan
klien
Susun bersama klien
dan buat daftar aktivitas
atau kegiatan sehari-
hari klien
Sp 1 :
Klien dapat melatih Setelah 6 x pertemuan, Diskusikan dengan Menghargai
kemampuan yang klien dapat melatih diri klien untuk mentapkan kemampuan
dipilih sesuai dengan gangguan urutan kegiatan (yang klien serta
yang dipilih sudah dipilih klien yang menunjukakan
akan dilatih). kemampuan
Bersama klien dan yang dimiliki.
keluarga
memperagakan
beberapa kegiatan yang
akan dilakukan klien.
Berikan dukungan dan

15
16

pujian yang nyata setiap


kemajuan yang
diperlihatkan klien.
Sp 1
Klien mendapatkan Setelah 6x pertemuan, Berikan pujian yang Pujian yang
pujian yang wajar klien mendapatkan pujian wajar dari perawat wajar akan
dari perawat untuk yang wajar dari perawat untuk kegiatan yang meningkatkan
kegiatan yang dapat untuk kegiatan yang dapat dapat dilakukannya. harga diri klien.
dilakukannya. dilakukannya.
Sp 1
Klien memasukan Setelah 6x pertemuan, Masukan kegiatan yang Masukan
kegiatan yang dilatih klien dapat memasukan dilatih ke dalam jadwal kegiatan
kedalam jadwal kegiatan yang dilatih ke kegiatan harian. kedalam jadwal
kegiatan harian. dalam jadwal kegiatan harian
harian. merupakan
proses untuk
membiasakan
klien melakukan
aktivitas rutin

16
17

yang dapat
meningkatkan
harga diri klien.
Sp 2 :
Jadwal kegiatan Setelah 6 x pertemuan, Evaluasi jadwal harian Evaluasi jadwal
harian klien klien klien oleh perawat harian klien oleh
terevaluasi oleh dapat ,mengaevalusasi perawat akan
perawat kegiatan hariannya membantu
perawat untuk
melihat
perkembangan
harga diri klien
Sp 2:
Klien dapat melatih Setelah 4x pertemuan, Latih kemampuan Menghargai
kemampuan kedua klien dapat melatih kedua klien yang dapat kemampuan
yang dapat kemampuan kedua yang dilakukan klien serta
dilakukan dapat dilakukan menunjukan
kemampuan
yang klien

17
18

miliki selain
kemampuan
sebelumnya.
Sp 2 :
Menganjurkan klien Setelah 4x pertemuan, Anjurkan klien untuk Memasukan
memasukan dalam klien dapat memasukan memasukan kegiatan ke
jadwal kegiatan dalam jadwal kegiatan kemampuan kedua dalam jadwal
hariannya. harian kedalam jadwal harian
kegiatan harian. merupakan
proses untuk
membiasa klien
melakukan
aktivitas rutin

18
19

15. Implementasi dan Evaluasi


Tabel 3.3 Implementasi dan Evaluasi Keperawatan
Nama : Tn Y No RM : 073241

N Diagnosa Implementasi Evaluasi Paraf


o

1 Harga Rabu, 09-01-19 Rabu, 09-01-19 TTD


Diri jam 15.15 WIB jam : 15.35 WIB “Kelompok
Rendah SP1: 2
SP 1  Mengidentifikasi S : “Saya merasa lega karena Rajawali”
kemampuan dan saya ternyata memiliki
aspek positif kemampuan dan
yang melakukan kegiatan
dimilikinya. positif yaitu,
 Menilai membereskan tempat
kemampuan tidur, senam dan catur.
yang dapat Tetapi saat main catur
digunakan klien saya kalah dari Angga”
 Menentukan O : Klien dapat menyebutkan
kegiatan yang / mengidentifikasi dan
akan dilakukan menilai kemampuannya.
sesuai dengan Klien tampak tenang,
kemampuan terarah,rapih kontak mata
klien kurang selama bercerita,
 Melatih intonasi bicara klien
kemampuan lambat, masih
yang dipilih menyendiri,terlihat
 Memberikan melamun sambil jongkok
pujian yang di sebelah kasur.
wajar dari A : Masalah yang teratasi
perawat untuk sebagian :
kegiatan yang  (Klien mampu
dapat mengidentifikasi
dilakukannya. kemampuan dan aspek
 Memasukan positif yang
kegiatan yang dimilikinya.)
dilatih kedalam  (Klien mampu menilai
jadwal kegiatan kemampuan yang
harian. dapat digunakan
klien)
20

P : Intervensi diulang :
 Pr : Melatih kegiatan
yang akan dilakukan
sesuiai dengan
kemampuan klien
 Pr:Melatih
kemampuan yang
dipilih (Melipat
selimut)
 Pr : Memberikan
pujian yang wajar dari
perawat untuk
kegiatan yang dapat
dilakukannya.
 K: Memasukan
kegiatan yang dilatih
kedalam jadwal
kegiatan harian.
(Latihan melipat
selimut)

2 Harga Kamis,10-01-19 Kamis,10-01-19 TTD


Diri jam 16.00 WIB jam: 16.20 WIB “Kelompok
Rendah SP1. 2
SP 1  Mengidentifikasi S : “Hari ini saya sudah Rajawali”
kemampuan dan membersihkan tempat
aspek positif tidur dan senam”.
yang O : Klien dapat menentukan
dimilikinya. kegiatan yang akan
 Menilai dilakukan dan melatih
kemampuan kemampuannya. Klien
yang dapat mampu mempraktikan
digunakan klien melipat selimut. Klien
 Menentukan terlihat tenang, terarah,
kegiatan yang rapih. Kontak mata
akan dilakukan kurang, masih
sesuiai dengan menyendiri,terlihat
kemampuan melamun sambil
klien jongkok di sebelah
 Melatih kasur.
kemampuan A : Masalah teratasi
21

yang dipilih sebagian :


 Memberikan  (Klien mampu
pujian yang mengidentifikasi
wajar dari kemampuan dan aspek
perawat untuk positif yang
kegiatan yang dimilikinya.)
dapat  (Klien mampu menilai
dilakukannya. kemampuan yang
 Memasukan dapat digunakan
kegiatan yang klien)
dilatih kedalam  (Klien mampu
jadwal kegiatan menentukan kegiatan
harian. yang akan dilakukan
sesuiai dengan
kemampuan klien)
 (Klien mampu melatih
kemampuan yang
dipilih)

P : Intervensi diulang :
 Pr : Melatih ulang
kemampuan yang
dipilih (melatih main
catur)
 Pr : Memberikan
pujian yang wajar dari
perawat untuk
kegiatan yang dapat
dilakukannya.
 K : Memasukan
kegiatan yang dilatih
kedalam jadwal
kegiatan harian. (latih
bermain catur)

*tanggal 11-01-2019,
dinas di rehabilitasi.

TTD
3 - “Kelompok
11-01-2019 Rehabilitasi 2
Rajawali”
22

4 Harga Sabtu, 12-01-2019 Sabtu, 12-01-2019 TTD


Diri Jam 10.15 WIB Jam 10.35 WIB “Kelompok
Rendah Sp 1 : 2
SP 1  Mengidentifikasi S : “Saya bisa melipat Rajawali”
kemampuan dan selimut dan saya
aspek positif mendapat pujian dari
yang perawat, dan saya
dimilikinya. melakukannya setiap
 Menilai hari. Saya ingin bisa
kemampuan membersihkan kamar
yang dapat mandi.
digunakan klien
 Menentukan O : Klien mampu bermain
kegiatan yang catur dengan Pak
akan dilakukan Angga. Klien terlihat
sesuiai dengan tenang, terarah,
kemampuan Nampak sudah mulai
klien bersosialisasi. Kontak
 Melatih mata (+) , masih
kemampuan menyendiri,terlihat
yang dipilih melamun sambil
 Memberikan jongkok di sebelah
pujian yang kasur.
wajar dari
perawat untuk A : Masalah teratasi
kegiatan yang sebagian :
dapat  (Klien mampu
dilakukannya. mengidentifikasi
 Memasukan kemampuan dan aspek
kegiatan yang positif yang
dilatih kedalam dimilikinya.)
jadwal kegiatan  (Klien mampu menilai
harian. kemampuan yang
dapat digunakan
klien.)
 (Klien mampu
menentukan kegiatan
yang akan dilakukan
sesuiai dengan
kemampuan klien)
 (Klien mampu melatih
23

kemampuan yang
dipilih )
 (Perawat Memberikan
pujian yang wajar dari
perawat untuk
kegiatan yang dapat
dilakukannya).
 (Klien mampu
memasukan kegiatan
yang dilatih kedalam
jadwal kegiatan
harian.)

P : Intervensi dilanjutkan ke
SP 2 :
 Pr :Mengevaluasi
jadwal harian klien.
 Pr :Melatih
kemampuan kedua
yang dapat dilakukan
(membersihkan kamar
mandi)
 K: Menganjurkan
klien memasukan
dalam jadwal kegiatan
hariannya.
*Tgl 13-01-2019
Libur

- TTD
5 Minggu, 13-01-2019 Libur “Kelompok
2
Rajawali”

6 Harga Senin, 14-01-2019 Senin, 14-01-2019 TTD


Diri Jam 15.15 WIB Jam 15.35 WIB “Kelompok
Rendah 2
SP 2 Sp 2 Rajawali”
 Mengevaluasi S : “Saya sangat senang
jadwal harian sudah bisa bermain catur
dan melipat selimut
24

klien oleh dengan benar hari ini”


perawat O : Klien dapat bermain
 Melatih catur dengan pak idham.
kemampuan Klien terlihat tenang,
kedua yang dapat terarah, Nampak sudah
dilakukan mulai bersosialisasi.
Kontak mata (+) , masih
 Menganjurkan
menyendiri,terlihat
klien memasukan melamun sambil
dalam jadwal jongkok di sebelah
kegiatan kasur.
hariannya. A : Masalah teratasi
sebagian :
 (Klien mampu
mengevaluasi jadwal
harian klien oleh
perawat)
P : Intervensi dilanjutkan :
 Pr :Melatih
kemampuan kedua
yang dapat dilakukan
(membersihkan kamar
mandi)
 K:Menganjurkan klien
memasukan dalam
jadwal kegiatan
hariannya.
*Tgl 15-01-2019 dinas
di Rawat Jalan
Dewasa

7 TTD
- Selasa. 15-01-2019 Rawat Jalan Dewasa “Kelompok
2
Rajawali”

TTD
8 Harga Rabu , 16-01-2019 Rabu, 16-01-2019 “Kelompok
Diri Jam 15.15 WIB Jam 15.30 WIB 2
Rendah Sp 2 Rajawali”
25

SP 2  Mengevaluasi S : “Saya ingin bisa


jadwal harian membersihkan kamar
klien oleh mandi”
perawat O : Klien dapat
 Melatih memasukkan
kemampuan kegiatannya dalam
jadwal harian
kedua yang dapat
(membersihkan kamar
dilakukan mandi).klien terlihat
 Menganjurkan tenang, terarah, dapat
klien memasukan bersosialisasi, rapih.
dalam jadwal Kotak mata (+), intonasi
kegiatan suara normal, terlihat
hariannya. ceria.
A : Masalah teratasi :
 (Klien mampu
mengevaluasi jadwal
harian klien oleh
perawat)
 (Klien mampu melatih
kemampuan kedua yang
dapat dilakukan)
 (Perawat menganjurkan
klien memasukan dalam
jadwal kegiatan
hariannya.)
P : Intervensi dihentikan,
pasien pulang pukul
17.45

Keterangan :

Pr : Perawat
K: Klien