Vous êtes sur la page 1sur 3

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Berpakaian atau fashion merupakan kebutuhan manusia, disamping


untuk melindungi diri dari alam juga bisa digunakan untuk mempercantik
diri. Baru baru ini terdapat trend vintage yaitu model pakaian tahun 80an
yang didominasi oleh bahan dasar kulit hewan. Melihat dari bahan dasar
tersebut sudah dipastikan bahwa harga belinya mahal. Kebanyakan
masyarakat luas yang ingin bergaya harus rela merogoh saku mereka demi
membeli pakaian berdasar kulit ini.

Banyak beredar pakaian bermodel kulit namun tidak berbahan


dasar dari kulit asli, jenis ini memang memiliki kelebihan berupa harga
yang terjangkau berbeda dengan bahan dasar kulit asli yang notabane nya
memiliki kualitas bagus dan tahan terhadap perubahan jaman. Melihat
peluang tersebut Pemerintah Kabupaten Magetan membuka sentra
kerajinan kulit di daerah Selosari dengan harapan dapat memberdayakan
masyarakat serta dapat menghasilkan produk kerajinan kulit unggulan
yang memiliki harga terjangkau.

Melihat permintaan pasar terus meningkat maka bisnis kerajinan


kulit ini menjadi sorotan utama warga Magetan yang ingin berbisnis
karena disamping menjanjikan keuntungan berlimpah, bisinis ini juga
dapat mengurangi angka pengangguran warga lokal.

2. Rumusan Masalah
Bagaimana tatalaksana bisnis di kerajinan kulit Sampurna?
3. Tujuan Penulisan
a. Tujuan Umum
1) Untuk mengetahui tatalaksana bisinis di kerajinan Sampurna?
b. Tujuan Khusus
1) Untuk mengetahui sejarah kerajinan kulit Sampurna.
2) Untuk mengetahui tujuan utama didirikan kerajinan kulit
Sempurna.
3) Untuk mengetahui jenis usaha kerajinan kulit Sempurna.
4) Untuk mengetahui cara produksi kerajinan kulit.
5) Untuk mengetahui modal usaha kerajinan kulit Sempurna.
6) Untuk mengetahui output produksi kerajinan kulit Sempurna.
7) Kk
BAB II

PEMBAHASAN

1. Sejarah
Pada tahun 1983 Pemerintah Kabupaten Magetan memiliki
program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan
ekonomi dengan membuka UPT LIK. UPT LIK adalah sebuah industri
yang mengolah bahan baku kulit hewan seperti sapi, kambing, dan kerbau
menjadi bahan setengah jadi berupa kulit siap pakai untuk berbagai
kerajinan, demi memaksimalkan program tersebut pemerintah berinisiatif
mengikutsertakan penduduk sekitar industri dengan cara menciptakan
sentra kerajinan kulit. Kerajinan kulit Sempurna didirikan pertama kali
bersama 3 kerajinan lainnya seperti Kartika, Salut, dan Praktis. Keempat
kerajinan ini merupakan cikal bakal dari sentra kerajinan kulit yang
sekarang sudah berkembang dan kita kenal “Kerajinan Kulit Jalan Sawo”.

Saat itu pemerintah turut andil dengan memberikan pelatihan


mengenai pembuatan kerajinan kulit seperti sepatu, sandal, dan sepatu
sandal. Pembuatan produk ditahun pertama masih diawasi oleh trainer.
Pendiri kerajinan kulit Sempurna ialah bapak,...... motivasi awal
mendirikan usaha ini adalah untuk menyambung hidup dan mencari
penghasilan.

Pada saat itu pemerintah turut andil memberi alat jahit 1 unit dan
bapak... mengeluarkan modal awal sejumlah Rp. 5.000.000,00-, jika pada
saat ini setara dengan Rp. 90.000.000,00- .