Vous êtes sur la page 1sur 6

TUGAS PENDIDIKAN KARAKTER

PERUBAHAN REMAJA INDONESIA AKIBAT BUDAYA KOREA

Disusun oleh

ABDULKADER SAMAL 11.2015.1.00548

JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL DAN KELAUTAN
INSTITUT TEKNOLOGI ADHI TAMA SURABAYA
2018
1. Kondisi Sebelum Perubahan

Adapun kegiatan remaja indonesia Sebelum mengenal drama korea diantaranya

1. Hanya berhubungan atau membentuk kelompok dengan teman-teman dilingkungan


sekitar
2. Walaupun kurang begitu mengerti budaya lokal,setidaknya masih berpikir untuk
mempelajarinya
3. Lebih bisa memilih menghabisakan uang untuk membeli barang yang memang
dianggap sangat penting
4. Masih dapat memperhatikan hal-hal yang terjadi pada lingkungan sekitar
5. Cenderung berpikir cukup mempelajari dan menguasai bahasa inggris saja

2. Tahap-Tahap Perubahan

Adapun tahap-tahap perubahan remaja indonesia mengenal drama korea

1. Adanya kemajuan teknologi di bidang komunikasi.

Budaya Korea mempengaruhi remaja Indonesia yang telah memiliki ataupun


memanfaatkan berbagai teknologi komunikasi masa kini melalui akses internet yang
dapat terjangkau ataupun melalui televisi dan jejaring sosial.

2. Adanya pengaruh individu atau masyarakat lain.

Remaja yang awalnya mengetahui budaya Korea karena teman ataupun kerabat dekatnya
sering menceritakan atau membahas hal apapun tentang Korea, sangat memungkinkan
mereka akan ikut terpengaruh pula.

3. Adanya sikap terbuka dengan keinginan untuk maju.

Seorang remaja yang telah mengenal budaya Korea, mulai dari musik, kuliner, gaya
berpakaian, dan sebagainya. Maka, secara tidak langsung mereka juga akan mengetahui
bagaimana bahasa Korea. Para remaja tersebut cenderung memiliki keinginan untuk
mengenal lebih banyak bahasa selain bahasa Inggris yang telah mereka dapatkan saat
pembelajaran di sekolah.
3. Hasil Perubahan

Adapun perubahan yang sangat menonjol adalah sebagai berikut

No. Sebelum Sesudah

Cenderung berhubungan dan membentuk


Hanya berhubungan/membentuk kelompok kelompok sesama penyuka Korean
1. dengan teman-teman di lingkungan Wave baik dalam/luar negeri. Contoh
sekitarnya. fandom boyband/girlbandK-Pop dan
kelompok dance cover K-Pop.

Walaupun kurang begitu mengerti budaya Lebih tertarik untuk mengetahui dan
2. lokal, setidaknya masih berpikir untuk mempelajari budaya Korea ketimbang
mempelajarinya. budaya lokal.

Sering menghabiskan uang banyak hanya


Lebih bisa memilih menghabiskan uang untuk membeli barang-barang berbau
3. untuk membeli barang yang memang Korea bahkan sampai rela mengeluarkan
dianggap sangat penting. uang jutaan rupiah hanya untuk membeli
tiket konser artis Korea yang diidolakan.

Kurang memperhatikan lingkungan


sekitarnya karena lebih suka
Masih dapat memperhatikan hal-hal yang
4. menghabiskan waktu
terjadi pada lingkungan sekitarnya.
bermain sosmed/mengakses internet untuk
mencari berita terbaru tentang Korea.

Dengan mengenal budaya Korea,


Cenderung berpikir cukup mempelajari dan mempelajari selain bahasa Inggris yaitu
5.
menguasai Bahasa Inggris saja. bahasa Korea dianggap sebagai suatu
keharusan.
Berikut perolehan data-data sekunder yang ikut melibatkan 10 remaja Indonesia (8
perempuan, 2 laki-laki) :

No. Alasan Menyukai budaya Korea (Korean Wave) Jumlah Pemilih (Remaja)

1. Musik Korea (K-Pop) 5

2. Drama Korea 2

3. Artis Korea (Boyband dan Girlband) 3

4. Fashion (Gaya Berpakaian) –

5. Bahasa dan Kuliner –

6. Tarian Modern –

(Sumber : upnjatim.ac.id)

Awal Mula Mengenal budaya Korea (Korean


No. Jumlah Pemilih (Remaja)
Wave)

1. Media massa (majalah, koran, dll) 1

2. TV 4

3. Teman atau Keluarga 3

4. Sosial Media 2

(Sumber : upnjatim.ac.id)
4.1 Kesimpulan

Perubahan sosial yang terjadi pada remaja Indonesia akibat pengaruh Korean Wave
sebenarnya tidak terlalu mempengaruhi lembaga-lembaga masyarakat yang ada. Tetapi
perubahan sosial itu terjadi pada individu remaja itu sendiri. Sebagai contoh, para remaja
tersebut cenderung berhubungan dan membentuk kelompok sosial sesama penyuka Korean
Wave baik dalam ataupun luar negeri.

Perubahan kebudayaan yang terjadi pada remaja Indonesia akibat pengaruh Korean
Wave adalah terjadinya akulturasi yaitu adanya percampuran dua kebudayaan (Indonesia dan
Koreaa). Sebagai contoh, seorang remaja yang telah mengenal budaya Korea akan ikut
terpengaruh pada gaya berpakaian modern Korea. Akibatnya, para remaja tersebut cenderung
menggabungkan gaya berpakaian modern Korea dipadukan dengan gaya berpakaian
keseharian mereka.

4.2 Saran

Walaupun dampak yang ditimbulkan akibat pengaruh Korean Wave tidak selalu hal-hal
negtif, tetapi ada baiknya kalangan masyarakat dan keluarga dapat membantu menanamkan
rasa kepercayaan diri dan motivasi yang tinggi serta pengakuan positif sehingga akan sangat
membantu mereka lebih tumbuh dalam mencintai, melestarikan, dan ikut memajukan budaya
bangsa sendiri.
REFERENSI

1. Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, Rajawali Pers, Jakarta, 2013, hlm.
262-287.
2. Kamanto Sunarto, Pengantar Sosiologi, Jakarta, 2004, hlm. 203-207.
3. H. R. Warsito, Antropologi Budaya, Ombak, Yogyakarta, 2012, hlm. 48-61
4. https://twinarea.wordpress.com/2016/02/16/perubahan-sosial-budaya-remaja-
indonesia-akibat-korean-wave/