Vous êtes sur la page 1sur 3

LAPORAN STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN

HIPERTERMIA

Nama Mahasiswa : Charles Pangandaheng

Kelas : A3 Ambon / A3. B. I

Semester : I (Satu)

A. Kondisi Klien

1. Data Subyektif : Klien mengatakan ia merasa pusing

Klien mengatakan sesak

Klien mengatakan badannya terasa panas

2. Data Obyektif : Klien tampak memegang dahinya

Klien tampak lemah

Dari catatan keperawatan klien didapatkan data bahwa pada tadi malam, rabu
30 Januari 2019 jam 21.00 WIT didapatkan data : S : 38,5C

B. Dx. Keperawatan : Hipertermi b/d proses penyakit

C. Tujuan Khusus : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 x 24

Jam Diharapkan peningkatan suhu tubuh dapat teratasi

D. Tindakan Keperawatan : Pemeriksaan TTV (Pengukuran suhu)

Prosedur Tindakan :

1. Cuci tangan
2. Gunakan sarung tangan
3. Jelaskan prosedur pada pasien dan keluarga
4. Atur posisi pasien
5. Tentukan letak aksila dan bersihkan daerah aksila dengan menggunakan tissue
6. Turunkan thermometer di bawah suhu 34° - 35°C
7. Letakkan thermometer pada daerah aksila dan lengan pasien fleksi di atas dada
8. setelah 3 – 10 menit thermometer di angkat dan dibaca hasilnya
9. Catat hasil
10. Bersihkan thermometer dengan kertas tissue
11. Cuci dengan air sabun , desinfektan , bilas dengan air bersih dan keringkan
12. Cuci tangan setelah prosedur di lakukan.

E. Strategi Komunikasi Terapeutik

1. Tahap Orientasi

Salam Terapeutik :

P : Selamat Pagi ibu siti..Ass..wr..wb. (sambil senyum)

K : Pagi Mantri...(nampak memegang dahinya)

Evaluasi/validas

P : Bagaimana keadaan ibu..apa ibu masih merasa panas (sambil


memperhatikan wajah klien)

K : Iya Mantri..badan saya terasa panas.

Kontrak Topik, Waktu dan Tempat :

P : Ibu Siti.. saya datang ini untuk memeriksa suhu badan ibu, butuh waktu 5
menit saja,. ibu di atas tempat tidur saja ya, gmna ibu? setuju?

K : Iya Mantri..,terima kasih, mari silakan ( sambil tersenyum)

2. Tahap Kerja : (Langkah-langkah tindakan Keperawatan)

P : Baik Ibu... Permisi yaa ibu tangan kanannya boleh di angkat sedikit

K : (sambil tersenyum dan mengikutinya)

P : Permisi yaa ibu..( perawat meletakan termometer pada aksila)

K : .....(diam)

5 menit kemudian,

P : Permisi yaa ibu..saya mengambil alat pengukur suhu dulu yaa (sambil
tersenyum)

K : .....(sambil tersenyum)
”setelah itu perawat melihat hasil pengukuran suhu, kemudian merapikan
pasien dan melepaskan sarung tangan serta mencuci tangan”

P : Baik ibu.. saya sudah selesai, suhu badan ibu 38c.

3. Terminasi

Evaluasi Subjektif

P : Bagaimana ibu ad keluhan lain yang di rasakan?

K : badan saya masi terasa hangat saja mantri, iyaa mantri Terima kasih yaa.

Evaluasi Objektif

P : (klien nampak lemah, suhu 38c)

Tindak Lanjut

P : Ibu , setelah ini saya kolaborasi dengan dokter dulu yaa untuk pemberian
obat penurun panasnya, setelah itu saya akn datang memberikan obat
penurun panas buat ibu, Terima kasih yaa ibu atas kerja samanya wr..wb
(sambil tersenyum)

K : iyaaa mantri..Terima kasih.