Vous êtes sur la page 1sur 1

Apendisitis

Apendisitis disebabkan oleh obstruksi lumen apendiks. Fekolit, hiperplasia limfoid dan parasit
saluran pencernaan dapat menyebabkan obstruksi. Jika tidak dikenali, ruptur apendiks menyebabkan
peritonitis dan terbentuknya abses.
Diagnosis

 Demam umumnya tidak ada. Bila ada, maka sakit perut akan timbul lebih dahulu. Jika
dijumpai demam pada kasus apendisitis, pikirkan kemungkinan terjadinya perforasi
apendisitis.
 Awalnya berupa nyeri periumbilikal, namun temuan klinis yang paling penting adalah rasa
nyeri yang terus-menerus pada kuadran bagian bawah sebelah kanan.
 Dapat disalahartikan infeksi saluran kemih, batu ginjal, masalah ovarium, adenitis
mesenterik, ileitis. Bedakan dengan DBD.
 Leukositosis.

Tatalaksana

 Puasakan
 Beri cairan intravena
 Ganti cairan yang hilang dengan memberikan garam normal sebanyak 10–20 ml/kgBB cairan
bolus, ulangi sesuai kebutuhan, ikuti dengan kebutuhan cairan rumatan 150% kebutuhan
normal
 Beri antibiotik segera setelah diagnosis ditentukan: ampisilin (25–50 mg/ kgBB/dosis IV/IM
empat kali sehari), gentamisin (7.5 mg/kgBB/dosis IV/IM sekali sehari) dan metronidazol
(7.5 mg/kgBB/dosis tiga kali sehari).

http://www.ichrc.org/942-apendisitis