Vous êtes sur la page 1sur 1

ANI LAELASARI

170544633019
S1 PEND. TATA BUSANA OFF A 2017
ANALISIS STUDI KASUS IKLAN
“BODREX EXTRA”

Dalam iklan seharusnya menampilkan hal yang sudah diatur oleh pemerintah yaitu
memiliki tata krama didalamnya, tujuan yang sesuai dan tidak mengandung unsur negative
apapun bentuknya.

Seperti pada kasus iklan siaran media televise atau media audio-visual lain yaitu iklan
dari obat Bodrex-Extra yang berdurasi sekitar 32 detik yang menampilan seorang laki-laki
dewasa. Yang merasa pusing, tetapi pada iklan tersebut digambarkan seolah-olah rasa pusing
tersebut akibat pukulan dari sesorang secara cepat dan berkali-kali pada leher belakang.
Tak hanya itu bahkan adegan tersebut dilakukan berkali-kali, mulai dari atasanan di
tempat kerja, orang tua yaitu ibu, istri, pedagang sales bahkan orang yang tidak dikenalpun
melalukan pukulan kepada satu orang tersebut.
Tata karma yang kurang sesuai dengan adat istiadat serta keratuan pewarta yang ada di
Indonesia yaitu :
1. unsur kekerasan
Dapat dilihat secara langsung pemukulan tersebut mungkin dapat diartikan
kekekarasan, jikalau melihat iklan dalam adegan hanya 15 detik pertama. Pemukulan di leher
pelakang yang dilakukan berkali-kali dan dilakukan beberapa orang mungkin akan salah
pengartian menjadi penganiayaan oleh banyak orang.
2. khalayak anak-anak
Iklan tersebut tidak cocok ditonton anak-anak karena dapat menimbulkan hal
yang negative dimaksudkan yaitu mereka dapat meniru perbuatan tersebut karena dengan jelas
iklan tersebut seorang atasan perusanahan, istri, orang tua bahkan orang asing dapat memukul
seseorang secara terang-terangan. Jika anak-anak dengan rasa ingin taunya yang tinggi melihat
iklan ini, maka mereka dapat mengartikan sebagai sebuah contoh pada di kehidupan orang
dewasa. Maka iklan ini tidakkah patut dicontoh untuk anak-anak.