Vous êtes sur la page 1sur 8

EVALUASI PERANCANGAN ULANG POMPA SENTRIFUGAL

FWKO-01 DI STASIUN PENGUMPUL PT. PERTAMINA EP ASSET-2


FIELD PRABUMULIH
Kemas Mardiansyah, Bambang Soetrisno, Purwanto
STEM Akamigas, Jl. Gajah Mada No. 38, Cepu
E-mail: kemasmardiansyah@yahoo.co.id

ABSTRAK

Pada Area di PPP (Pusat Pengumpul Produksi) Pertamina Ep Asset-2 Field Prabumulih, memiliki
berbagai macam peralatan, salah satu diantaranya pompa sentrifugal FWKO-01 yang berfungsi untuk
memindahkan air formasi dari tangki produksi ke tangki FWKO. Pompa yang ada perlu di disain ulang,
karena tidak sesuai kebutuhan operasional. Berdasarkan hasil perancangan ini dilakukan perhitungan
secara keseluruhan, meliputi perhitungan head pompa, jumlah tingkat impeller, daya pompa, daya mo-
tor, efisiensi dan tinjauan keekonomian. Manfaat dari perancangan pompa ini untuk memenuhi kebu-
tuhan perpompaan air terproduksi dengan kapasitas 150 m3/jam dengan head 101 m di Pusat Pengumpul
Produksi (PPP) PT. Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih. Rancangan ini mengacu pada API 610,
sebagai sumber referensi utama dalam perhitungan dan disain. Selain perhitungan disain pompa, juga
diberikan analisa keekonomian dalam perancangannya.

Kata kunci: pompa FWKO, API 610, air terproduksi

ABSTRACT

In the Area of PPP (Collecting Center production) Pertamina Ep Prabumulih Field Asset-2, has many
of equipments, one of them is centrifugal pumps FWKO-01 which serves to pump the water from the
production tank to FWKO tank. The existing pumps need to redesigning because the design is not
appropriate for operational needs. Based on the results of design calculations is performed in its en-
tirety, including the calculation of head pumps, number of levels of the impeller, the pump power, motor
power, efficiency and economics review. The benefits of this pump design to meet the needs of water
pumps produced with capacity 150 m3/h with head 101 m in the Centre of production of Collectors
(PPP) PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field. This design refers to API 610, as the main reference
sources in the calculation and design. In addition to the calculation of the design of the pump, also
provided economic analysis in this design.

Keywords: FWKO pump, API 610, produced water

1. PENDAHULUAN sumber tenaga (penggerak) menjadi tenaga


kinetis (kecepatan), yang berguna untuk
Pompa adalah mesin yang digunakan mengalirkan fluida cair serta mengatasi ham-
untuk mengalirkan cairan dari satu tempat ke batan-hambatan yang terjadi sepanjang pro-
tempat lain, melalui media (pipa/saluran) ses pengaliran. Salah satu jenis pompa pe-
dengan menambah energi pada cairan yang mindah non positif yang kita kenal adalah
dialirkan dan berlangsung kontinyu. Prinsip pompa sentrifugal yang prinsip kerjanya
operasi pompa adalah dengan membuat per- mengubah energi kinetis (kecepatan) cairan
bedaan tekanan antara tekanan sisi masuk menjadi energi potensial (dinamis) melalui
(suction) dengan tekanan sisi bagian keluar impeller yang berputar dalam casing.
(discharge). Secara umum pompa berfungsi Peran Pompa FWKO Di Stasiun Pusat
sebagai pengubah tenaga mekanis dari suatu Pengumpul Produksi (PPP) PT. Pertamina EP

89
Jurnal ESDM, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014, hlm. 117-127

Field Prabumulih sangat vital. Pompa FWKO Pompa FWKO berfungsi untuk mengirim air
ini berfungsi untuk mengirim air ter-produksi terproduksi dari production tank ke FWKO
dari production tank ke FWKO tank dengan tank dengan total pemompaan rata-rata ±
total pemompaan rata-rata ± 18,948 BWPD 18,948 BWPD.
(Agustus 2013). Pemompaan air terproduksi
ini sangat dibutuhkan selama transfer crude
oil, karena air terproduksi yang terikut
didalam production tank harus dibuang agar
water content yang ada pada crude oil dapat
dikurangi.
Oleh karena itu maka diperlukan pompa
FWKO yang sangat handal. Berkaitan deng-
an hal tersebut, maka penulis membuat Pe-
rancangan Ulang Pompa Sentrifugal FWKO-
01 di Stasiun Pengumpul (PPP) PT. Perta-
mina EP Asset-2 lapangan (Field) Prabu-
mulih. Perancangan dibatasi pada perhitung-
an kapasitas, head, efisiensi overall, daya,
NPSH, jenis impeller dan dimensi impeller,
serta dilakukan tinjauan keekonomian.

2. METODE

Teknik pengumpulan data yang digu-


nakan dalam penelitian ini adalah:
1. Metode Studi Lapangan
Mengumpulkan data spesifikasi fluida se-
perti specific gravity, vapor pressure,
kapasitas, data head system, suhu cairan
dan spesifikasi dari pemompaan.
2. Metode Pengumpulan Data
a. Metode Studi Pustaka
Pengumpulan data yang bersumber dari
berbagai buku yang menjadi re-ferensi
dan pencarian dengan media in-ternet
untuk memperoleh data-data pen-
dukung.
b. Metode Observasi (Pengamatan)
Observasi adalah metode pengumpulan
informasi dengan cara pengamatan atau Gambar 1. Flow Chart Perancangan
peninjauan langsung terhadap obyek Pompa Sentrifugal
penelitian.
c. Metode Wawancara (Interview) Pemompaan air terproduksi ini sangat
Merupakan proses tanya jawab secara dibutuhkan selama transfer crude oil, karena
langsung dengan narasumber. air terproduksi yang terikut dalam product-
ion tank harus dibuang agar water content
3. PEMBAHASAN pada crude oil dapat dikurangi. Untuk itu
diperlukan pompa FWKO yang handal untuk
Di Stasiun Pusat Pengumpul Produksi memompakan air tersebut. Ditinjau dari segi
(PPP) PT.Pertamina EP Field Prabumulih, aspek lingkungan, dengan mengirimkan air

90
Mustakim, Kualifikasi dan Kompetensi Process Engineer...

terproduksi melalui pompa ke tangki, maka Efisiensi Over all, Kecepatan Spesifik, Daya
akan meminimalkan tumpah atau tercecernya ,NPSHa dan Dimensi Impeller. Perhitungan
air tersebut yang dapat menimbulkan pen- perancangan pompa sentrifugal FWKO ini
cemaran lingkungan. Pada perancangan antara lain:
pompa sentrifugal ini ada beberapa tahapan,
diantaranya : A. Head System (Head System Total)
1. Menentukan Jenis Cairan yang dipom- Head adalah energy setiap satuan berat
pakan serta data spesifikasi cairan ber- dengan unit satuan panjang. Sedangkan yang
dasarkan temperature pemompaan seper- dimaksud head system adalah head total
ti Specific Gravity, Berat Jenis, Viscosi- sistim perpipaan yaitu selisih head pada sisi
tas dan Vapor Pressure. Sebagai acuan discharge dan sisi suction yang di ekiva-
dalam menghitung head system, NPSHa lensikan sama dengan head total pompa.
dan menentukan jenis material pompa. Head total pompa yang harus disediakan un-
2. Menghitung Head System berdasarkan tuk mengalirkan jumlah cairan, dapat diten-
instalasi perpipaan yang direncanakan, tukan dari kondisi instalasi yang akan dilayani
sebagai acuan dalam menghitung head oleh pompa. Head total pompa dapat dicari
yang dibangkitkan impeller dan dimensi dengan persamaan sebagai Berikut (4:212) :
impeller.
3. Menghitung Efisiensi Overall pompa  V 2  VS2  ………......(1)
H  H d  H S   Y   d , m
berdasarkan kapasitas dan putaran pom-  2g 
pa sebagai acuan untuk menghitung da-
ya pompa. Keterangan :
4. Menghitung Daya Pompa, sebagai acuan H = Head total pompa
menghitung daya penggerak dan Hd = Head discharge (9,07 m)
menentukan jenis penggerak. Hs = Head suction (110,23 m)
5. Mengitung Net Positive Suction Head Vd = Kecepatan cairan pada pipa
Available (NPSHa) berdasarkan kondisi discharge, m/det
operasi yang direncanakan, sebagai Vs = Kecepatan cairan pada pipa suction,
acuan dalam menentukan Net Positive m/det
Suction Head Requirement (NPSHr). g = Percepatan gravitasi, m/det2
6. Menghitung Kecepatan Spesifik setiap
stage (impeller) sebagai panduan dalam Spesifikasi pompa dari perhitungan head
menentukan: Jenis Impeller, Dimensi dan total pompa (H) = 101 m dan kapasitas pem-
ratio impeller serta Jumlah Sudu ompaan (Q) = 0,0147 m3/det, dapat di-
minimum setiap impeller. gunakan dalam pemilihan jenis pompa yang
Dengan terlebih dahulu menentukan : akan digunakan.
- Putaran pompa yang sesuai dengan
sumber penggerak yang tersedia. B. Menentukan Efficiency Over All dari
- Jumlah tingkat (stage) yang dike- Pompa
hendaki untuk harga head pompa Efficiency over all ( op ) pompa ditentu-
tertentu dengan mempertimbangkan kan berdasarkan efisiensi faktor (A), diru-
konstruksi yang efektif dan efisien. muskan(4:255) :
7. Melaksanakan perhitungan impeller.
Dengan tahapan tersebut diatas dapat
Qsl.n
memberikan penjelasan mengenai ber- A3 ......................................(2)
bagai parameter yang terkait didalam 1000
rancang bangun pompa sentrifugal.
Perancangan parameter pompa sentri- Keterangan :
fugal berdasarkan system pemompaan meli- Q = 0,0417 m3/ det = 41,7 dm3/det
puti Kapasitas, Head System, Jumlah Stage, N = Putaran pompa 2900 rpm

91
Jurnal ESDM, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014, hlm. 117-127

A = 4,95 menyebabkan cairan masuk ke dalam pompa


Untuk pompa single stage dengan A = dikurangi semua head negative termasuk
tekanan penguapan cairan yang menghalangi
4,95 lebih kecil dari 5, sehingga nilai ηop di-
masuknya cairan tersebut. Pengaruh yang
tentukan = 0,65≈ 65 %. terbesar pada NPSH adalah penguapan cairan
(Pv).
C. Menentukan Daya NPSH terdiri dari dua macam :
Dalam sistem pemompaan Ada 3 jenis 1. Net Positive Suction Head Available
daya : (NPSHa)
1. Daya Cairan (Nh) Merupakan energi yang tersedia pada
Daya pompa dapat dihitung dengan ru- suction nozzle (atau centerline pompa)
mus(4:254) : yang berhubungan dengan kondisi cairan
untuk menguap. NPSHa dihitung dengan
Qr x H x γ menggunakan persamaan(4:212) :
Nh  , HP …….......…....(3)
75
 Ps Pv 
NPSHa   -  ,m
Keterangan : γ γ  ……..….(6)
Q = 0,0417 m3/det
H = 101 m Keterangan :
γ = 1.016,4 kg/m3 Ps
75 = Angka konversi  9,07 m
Sehingga didapatkan nilai Nh = 57 HP γ
Pv = Water pada temperature 34°C
2. Daya Pompa (Np) = 0,0542 Kg/cm2 = 542 Kg/m2
Perhitungan daya pompa dengan meng-
gunakan persamaan(4:254):  542 
NPSHa  9,07 - ,m
 1.016,4 
Nh NPSHa = 8.54 m
Np  , ….....…….....………..(4)
ηop
2. Net Positive Suction Head Required
(NPSHr)
Sehingga didapatkan nilai Np = 88 HP Adalah energi head pada suction nozzle
pompa yang dibutuhkan untuk menekan
3. Daya Pengerak (Nd) cairan ke suction pompa. NPSHr dihitung
Daya penggerak dapat dihitung dengan dengan menggunakan persamaan(4:213):
menggunakan persamaan(4:254) :
4
n x Q  3
Np NPSHr  10 .   ,m
Nd  , HP ….....................(5)  S  …...…..(7)
η trans
Keterangan :
Keterangan : S = Suction Specific Speed
ηtrans = 0,95 Untuk nilai nsi = 68 didapat nilai S=735
Sehingga didapatkan nilai Nd = 93 HP (interpolasi).
Maka :
D. Net Positive Suction Head (NPSH) 4
 2.900x 0,0417  3
NPSH adalah merupakan head netto NPSHr  10 x   ,m
(bersih) pada suction flange sisi masuk suatu  735 
pompa sentrifugal, setelah head positif yang NPSHr = 7,49 m ( NPSHa > NPSHr )

92
Mustakim, Kualifikasi dan Kompetensi Process Engineer...

Dengan NPSHa = 8,54 m dan NPSHr buah,(ref.4,hal206) jenis impeller Low Speed
(approx) = 7,49 m, maka diharapkan dalam Impeller, Dimensi ratio impeller =D2/D0 =
perancangan pompa ini, pompa akan ber- 2.5
operasi dengan baik.
F. Diameter Impeller
E. Kecepatan Spesifik Dimensi Impeller dihitung berdasarkan
Untuk menentukan jenis impeller, di- head yang dibangkitkan oleh impeller (Hi)
mensi ratio dan jumlah sudu, maka perlu di- dan kapasitas (Q) yang dihasilkan dengan
ketahui nilai kecepatan spesifik. Dimana da- menggunakan rumus(4:238):
lam perancangan ini direncanakan n = 2900
rpm dan Head system total (H) = 101 m. 3600 . g . Hi
D2  ,m
1. Kecepatan Spesifik Kinematik (nq) π 2 . n 2 . kh ……...…….........(11)
Ditinjau dari kapasitas (Q) = 1 m3/ det
dan head (H) = 1 m. Perhitungan meng- Keterangan :
gunakan persamaan(4:205): Hi = Head yang dibankitkan impeller 101m
Kh = Head factor, tanpa guide vane 0,5 4)
Q n = 2900 rpm
nq n
H
3
4 …..........……………..(8)
Maka didapatkan diameter luar impeller
Keterangan : D2 adalah = 29 cm. Sehingga diameter dalam
n = Putaran pompa 2900 rpm impeller D2/D0 = 2.5, D0 = 12 cm. Setelah di-
Q = 0,0417 m3/ det ameter impeller didapat, maka untuk selan-
H = 101 m jutnya, kita menentukan lebar laluan masuk
Sehingga didapatkan nilai nq = 18,5 m/ det (b1) = 4 cm, dan lebar laluan keluar (b2) = 2
cm. Kemudian kita mendapatkan tebal sudu
2. Kecepatan Spesifik Dinamis (nsi) sisi masuk (S1) = 2 mm, dan tebal sudu sis
Ditinjau dari daya = 1 HP dan head (H) keluar (S2) = 2 mm, jarak antar sudu masuk
= 1 m. Head per stage dihitung dengan (t1) = 3 cm, jarak antar sudu keluara (t2) = 8
menggunakan persamaan(4:206): cm. Jadi jumlah sudu impeller dari per-sa-
maan(4:327) :
H
Head per stage : Hi  Q x Hi
i …............. (9) Zv  2 .........(12)
 r 
2,25 x η op x U 2 x br x r 2 1   1 
Keterangan :   r2 
H = 101 m
i = 1 tingkat (single stage) Keterangan :
Zv (Jumlah sudu), Kapasitas (Q)=0.0417
Kecepatan Spesifik Dinamik dihitung dengan m3/det, Head sesungguhnya setiap impeller
persamaan sebagai berikut (4:321) : (Hi) = 101 m, Efisiensi dari Over all Pompa (
1
η op ) = 0,65, diameter dalam impeller (D0) =
γ 2 Q 12 cm, diameter luar impeller (D2) =29 cm,
nsi    .n. 3 ………...……(10)
 75  Hi 4 Rpm (n) = 2900.
Maka jumlah sudu didapat dari persamaan:
Sehingga didapat nilai nsi = 68. 0,0417 x 101
Zv  2
  0,06  
Berdasarkan nilai nsi maka jumlah sudu, 2,25 x 0,65 x 44 x 0,03 x 0,15 1    
jenis impeller dan dimensi ratio impeller   0,15  
dapat ditentukan. Maka jumlah sudu = 8

93
Jurnal ESDM, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014, hlm. 117-127

Zv = 17 buah, karena Zv lebih besar dari Zv 2. Production Cost


minimum = 8 buah, maka jumlah sudu yang Merupakan biaya yang dikeluarkan untuk
digunkan adalah : menunjang kelancaran proses produksi.
Biaya-biaya ini meliputi biaya investasi,
17  8 biaya operasi dan biaya pemeliharaan.
Zv =  12 buah Biaya investasi terdiri dari biaya
2
pemeliharaan dan pemasangan pompa.
G. Rekapitulasi Perancangan Pompa Biaya operasi terdiri dari pembelian
FWKO bahan bakar dan pelumas untuk engine
1. Spesifikasi Pompa : yang rutin dikeluarkan. Sedangkan biaya
- Kapasitas (Q) = 150 m3/ jam pemeliharaan merupakan biaya yang
- Head (H) = 101 m diperlukan untuk memelihara peralatan
- Jumlah tingkat = 1 stage pompa.
- Efisiensi (  op ) = 65 % 3. Pay Out Time (POT)
Pay Out Time (POT) adalah untuk
- Daya Pompa (Np) = 88 HP
mengukur kemampuan kembalinya dana
- NPSHa = 8,54 m
investasi suatu proyek (tahun), untuk
- NPSHr = 7,49 m
petroleum industry berkisar antara 5
2. Spesifikasi Impeller : sampai 10 tahun. Diharapkan nilai POT
- Jenis Impelle = Low Speed Impeller sekecil mungkin sehingga akan meng-
- Diameter dalam (D0) = 12 cm untungkan untuk dilaksanakan. Semakin
- Diameter luar (D2) = 29 cm besar penerimaan maka akan semakin
- Lebar laluan masuk (b1) = 4 cm cepat investasi tersebut kembali.
- Lebar laluan keluar (b2) = 2 cm
- Jumlah sudu (Zv) = 12 buah Berdasarkan perancangan ini, keuntung-
- Tebal sudu sisi masuk (S1) = 2 mm an didapat dengan cara membandingkan
- Tebal sudu sisi luar (S2) = 2 mm penyewaan vacuum truck untuk menyedot air
- Jarak antar sudu masuk (t1) = 3 cm terproduksi, dengan biaya pembelian 2 (dua)
- Jarak antar sudu keluar (t2) = 8 cm unit pompa centrifugal single stage (baru)
dengan sistem pompaan 1 (satu) operasi dan
3. Spesifikasi Motor : 1 (satu) stand by untuk emer-gency.
- Daya motor ( Nd ) = 93 HP 1. Harga sewa 1 ea Vacuum Truck/ bulan: Rp.
- Putaran Motor = 2.900 rpm 67.500.000,00.
2. Kurs Dollar per Desember 2014 :
Rp. 12.250,00.
H. Tinjauan Keekonomian
Tujuan evaluasi ekonomi adalah untuk 3. Harga pompa + elektrik motor dapat dicari
memperkirakan kelayakan suatu rencana ke- dengan menggunakan terlebih dahulu
giatan atau proyek (pembangunan/peran- mencari nilai capacity factor.
cangan) berdasarkan perhitungan kemam- Dimana :
puan suatu rencana atau proyek untuk meng- Q = 0,0417 m3/det
hasilkan keuntungan seperti kemungkinan H = 101,3 m
keuntungan yang diperoleh, biaya produksi γ = 1016,4 kg/m3
dan lainnya yang secara keseluruhan akan
menjadi pertimbangan terhadap rencana atau Maka capacity factor (6:518):
proyek yang akan dilaksanakan. Sebuah = Q x kpa
evaluasi ekonomi terdiri dari beberapa fak- = 0,0417 m3/det x (101,3 m x 1016,4 kg/m3 )
tor, diantaranya : = 0,0417 m3/det x 102961 kg/m2
1. Ownership Interest = 0,0417 m3/det x (102961 kg/m2 x
Merupakan besar saham atau investasi 0,00980665 kpa)
yang ditanam oleh suatu perusahaan = 0,0417 m3/det x 1010 kpa

94
Mustakim, Kualifikasi dan Kompetensi Process Engineer...

= 42 ( capacity factor ) Disamping faktor safety yang merupa-


kan syarat mutlak dalam perancangan kons-
Harga pompa include electric motor = truksi peralatan, faktor-faktor lain yang harus
Indeks 2013 diperhatikan antara lain faktor kualitas dan
x harga 2002 faktor ekonomi.
Indeks 2002
2227.3
= x US$ 17.000,00 4. SIMPULAN
1522
= US $ 24.877,86
Dari perhitungan perancangan ulang
Dalam rupiah
yang dilakukan, maka didapatkan beberapa
= US$ 24.877,86 x Rp. 12.250,00
simpulan :
= Rp. 304.753.785,00
1. Dalam setiap pemilihan suatu pompa ha-
ruslah terlebih dahulu mengetahui jenis
Harga 2 pompa + electric motor
fluida, kapasitas aliran dan head yang di
= 2 x Rp. 304.753.785,00
perlukan untuk mengalirkan fluida yang
= Rp. 609.507.570,00
akan dipompakan.
Biaya instalasi ditentukan sebesar 60 % dari
2. Hal yang perlu diperhatikan agar pompa
total harga :
dapat bekerja dengan baik adalah tentang
instalasi pompa. Instalasi pompa yang di-
Biaya instalasi equipment (6:244) :
maksud adalah meliputi letak pompa,
= 60 % x Equipment cost
perpipaan, valve, dan belokkan pada
= 60 % x Rp. 609.507.570,00
pipa.
= Rp. 365.704.542,00
3. Ditinjau dari segi keekonomian, dibu-
tuhkan waktu 15,5 bulan untuk peng-
Biaya pengiriman alat sampai ke lokasi
gantian dan pembelian 2 buah unit pom-
proyek adalah dengan menambahkan 10 %
pa centrifugal single stage ini, masih
dari Equipment Cost. Sehingga didapat :
lebih rendah dari standart Pay Out Time
Biaya pengiriman alat = 10 % x Equipment
(POT) untuk petroleum industry yaitu 5
cost
sampai 10 tahun. Maka untuk peng-
= 10 % x Rp. 609.507.570,00
gantian dan pembelian pompa ini masih
= Rp. 60.950.757,00
lebih menguntungkan dan dapat dilak-
sanakan.
Total Purchase Equipment (Total Harga
pompa + biaya instalasi + biaya pengiriman
5. DAFTAR PUSTAKA
alat ) = Rp. 1.036.162.869,00
1. API Standard 610. Centrifugal Pumps for
Kembalinya biaya investasi ( POT )
Petroleum, Petrochemical and natural Gas
Total Purchase Equipment
= Industries Washington D.C.: American
Sewa Vacuum Truck/ bulan Petroleum Institute;2003.
Rp. 1.036.162.869,00 2. Dietzel, Fritz, Dakso Sriyono. Turbin
=
Rp. 67.000.000,00/ bulan Pompa dan Kompresor. Jakarta:
= 15,5 bulan Erlangga;1992.
3. Girdhar Paresh & Octo Moniz. Practical
Dalam waktu penyewaan vacuum truck Centrifugal Pumps: Design, Operation
selama 15,5 bulan, besarnya biaya yang and Maintenance. Oxford: Elsevier;2005.
dikeluarkan lebih efisien untuk membeli 4. Khetagurof M. Marine Auxiliary
pompa yang bisa dipakai secara kon-tinyu. Machinery and System. Moscow: Peace
Dengan investasi yang kecil didapat profit Publisher.
yang lebih besar bagi perusahaan. Maka 5. Lazarkiewicz Stephen & Adam T.
perencanaan ini lebih menguntungkan. Troskolenski. Impeller Pump. Warsawa:

95
Jurnal ESDM, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014, hlm. 117-127

Wyadawnictwa NaukomoTechniczne; Ƞtrans = Efisiensi Transmisi (Belt Drive, Chain, Gear


Box) ≈ (0.85 – 0.98)
1965. ηv = Efisiensi volumetric, %
6. Peter, Max S. Plant Design and
Economics for Chemical Engineers Fifth
Edition. McGraw-Hill Companies.Inc,
New York;2003.
7. Sularso dan Harua Tahara. Pompa dan
Kompresor Pemilihan Pemakaian dan
Pemeliharaan. Jakarta: PT. Pardnya
Paramita;2006.
8. Val S. Lobanoff and Robert R.Ross,.
Centrifugal Pump Design & Application.
Houston, Texas: Gulf Publishing Com-
pany;1992.

Daftar Simbol

b1 = Lebar/ laluan celah sisi masuk impeller, m


b2 = Lebar/ laluan celah sisi luar impeller, m
CA = Corrosion Allowance
d = Garis tengah pipa bagian dalam, cm
D = Inside diameter, cm
D1 = Garis tengah sisi masuk (eye) impeller, m
D2 = Garis tengah sisi luar impeller, m
f = Faktor gesekan pipa
g = Percepatan gravitasi, m/det2
H = Head System, m
Hi = Head yang dibangkitkan tiap impeller mka
Hd = Head Discharge, m
Hld = Kerugian head sepanjang pipa discharge, m
hls = Kerugian head pada pipa isap, m
Hs = Head suction, m
i = Jumlah tingkat, bh
k = Factor gesekan pada fitting dan valve
L = Panjang pipa, m
n = Putaran pompa, rpm
Ni = Daya indikator atau daya yang dihasilkan
impeller
Nu = Daya efektif atau daya yang diberikan pada
cairan
OD = Outside pressure, psi
P = Design pressure, psi
Pd = Tekanan Manometer Discharge, kg / m2 abs
Ps = Tekanan Manometer Suction, kg / m2 abs
Q = Kapasitas pompa, m3/det
Qs = Kapasitas sesungguhnya, m3/det
Qts = Kapasitas teoritis, m3/det
r1, r2 = Jari- jari sisi masuk dan sisi luar impeller, m
S = Suction specific speed
SG = Specific Gravity
U = Kecepatan tangensial sudu ( U = π.D.n/60),
m/det
V = Kecepatan cairan , m/det
Vd = Kecepatan cairan pada pipa discharge, m/det
Vs = Kecepatan cairan pada pipa suction, m/det
Zs = Jarak permukaan cairan dengan nozzle suction
pompa, m
Zd = Jarak permukaan cairan dengan nozzle discharge
pompa, m
Zv = Jumlah sudu, bh
γ = Berat spesifik cairan, kg/m3
ƞop = Efisiensi overall pompa

96