Vous êtes sur la page 1sur 1

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN CIREBON 2010

UCU SOBIRIN
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI
DAN BALITA DI PUSKESMAS CIKAKAK TAHUN 2010

ABSTRAK

ISPA adalah penyakit Infeksi Akut yang menyerang salah satu bagian dan atau
lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran
bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan
pleura.. ISPA merupakan masalah kesehatan yang penting karena menyebabkan
kematian bayi dan balita yang cukup tinggi yaitu kira-kira 1 dari 4 kematian yang
terjadi. Setiap anak diperkirakan mengalami 3-6 episode ISPA setiap tahunnya.
40 % – 60 % dari kunjungan di Puskesmas adalah oleh penyakit ISPA. Salah
satu faktor yang mempengaruhi kejadian ISPA dan pneumonia adalah status gizi
yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang angka
kejadian ISPA dan status gizi, selain itu juga untuk mengetahui hubungan antara
status gizi dengan kejadian ISPA di Puskesmas cikakak tahun 2010. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah responden yang menderita ISPA
dan berobat di Puskesmas Cikakak dan sampel yang diambil ialah ebanyak 50
orang dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dan dianalisis secara
statistik dengan menggunakan uji Chi-Square (χ2). Hasil penelitian yang
diperoleh menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari semua
faktor-faktor tersebut dengan nilai P lebih kecil dari 0,005. Diharapkan untuk
penyakit saluran pernapasan pada bayi dan balita penanganannya dapat
diprioritaskan. Disamping itu penyuluhan kepada ibu-ibu tentang penyakit ISPA
perlu ditingkatkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan, serta
penatalaksanaan dan pemberantasan kasus ISPA yang sudah dilaksanakan
sekarang ini, diharapkan lebih ditingkatkan lagi.

Kata Kunci : Status Gizi dan Penyakit ISPA


Kepustakaan :