Vous êtes sur la page 1sur 3

ANALISA JURNAL

PREVALENSI DERMATITIS KONTAK AKIBAT KERJA


(PENYAKIT AKIBAT KERJA)
Di ajukan untuk memenuhi salah satu tugas kelompok mata kuliah K3
Dosen Pembimbing : Ns. Azka Fathiyatir R, S. Kep. MN.

Di susun oleh:
Kelompok 6

1. Inggar Permana Putri (170103039)


2. Leila Dara Rosyida (170103046)
3. Lutfi Afifah (170103048)
4. Nur Afifatun Ainy (170103064)
5. Nuraini Habibah (170103067)
6. Nur Baety Rumandani (170103065)
7. Nurmalita Ayu Savitri (170103068)
8. Rakhel Maharani PYB. (170103071)

S1 KEPERAWATAN 3A

UNIVERSITAS HARAPAN BANGSA PURWOKERTO


TAHUN 2018/2019
ANALISIS JURNAL
1. P = PROBLEM/POPULATION
Problem = Prevalensi Dermatitis Kontak Akibat Kerja (Penyakit Akibat Kerja)
POPULATION (sampel) = seluruh petugas cleaning service di
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung berjumlah 104
petugas.

2. I = INTERVENTION
a. Prevalensi dermatitis kontak akibat kerja berdasarkan jenis kelamin (Laki- laki,
dan perempuan).
b. Prevalensi dermatitis kontak akibat kerja berdasarkan pemakaian APD
(memakai APD dan tidak memakai APD)
c. Prevalensi dermatitis kontak akibat kerja berdasarkan masa kerja (<3 tahun dan
≥3 tahun)

3. C = COMPARATIVE
4. O = OUTCOME
Petugas yang tidak menggunakan APD berisiko 2,71 kali untuk terkena
dermatitis kontak akibat kerja dibanding petugas yang mengenakan APD. Masa
kerja tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian dermatitis
kontak akibat kerja pada petugas cleaning service di RSUDAM Provinsi
Lampung. Faktor - faktor yang mempengaruhi terjadinya dermatitis kontak
akibat kerja pada petugas cleaning service di RSUDAM antara lain adalah
penggunaan APD yang kurang, seringnya berkontak dengan bahan-bahan
polisher floor, pembersih kaca, cairan pembersih lantai, kaporit, detergen, air,
dan bahan lateks sarung tangan.

5. T = TIME
Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai November tahun 2014

KESIMPULAN
Dermatitis kontak adalah peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada
kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu dan mengiritasi
kulit, atau merupakan reaksi alergi terhadap zat tertentu.
Penyakit Akibat Kerja (PAK) adalah penyakit yang disebabkan oleh
pekerjaan, alat kerja, bahan, proses maupun lingkungan kerja. Salah satu penyakit
yang dapat terjadi yaitu Dermatitis Kontak. Dermatitis kontak itu sendiri
merupakan
Menurut kelompok kami berdasarkan “ Jurnal Prevalensi Dermatitis
Kontak Akibat Kerja (Penyakit Akibat Kerja)” diatas dapat disimpulkan
bahwa penyakit dermatitis kontak dapat terjadi pada pekerja di lingkungan rumah
sakit terutama petugas kebersihan yang kontak langsung dengan bahan-bahan
pembersih atau bahan kimia yang dapat menimbulkan reaksi iritan, terutama
apabila petugas kebersihan tersebut tidak menggunakan Alat Perlindungan Diri
saat bekerja.