Vous êtes sur la page 1sur 4

23

BAB III

METODE PENULISAN

3.1 Jenis Penulisan

Penulisan ini berfokus pada pembahasan tentang Syariah Accounting For

Student, One School One Syariah Accounting yang nantinya diharapkan mampu

mengoptimalisasi pendidikan di Indonesia dengan sinergi antara pihak akademisi,

pebisnis, pemerintah, sekolah, organisasi agama islam dan masyarakat agar para

siswa di sekolah dapat disiapkan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Sesuai dengan rumusan masalah, penulisan menggunakan penelitian kualitatif.

Penelitian dengan metode kualitatif menurut Prof.DR.Sugiono adalah sebagai

berikut:

Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang


berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada
kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana
peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data
dilakukan secara purposive dan snowball, teknik pengumpulan dengan
trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil
penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.
(Sugiono, 2013:14).

Jenis penelitian yang akan dilakukan pada penulisan ini adalah penelitian

deskriptif. Menurut Arfan dkk.(2014:33) yang dimaksud dengan penelitian

deskriptif adalah: “Penelitian deskriptif (descriptive research) merupakan model

penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek sesuai

dengan apa adanya. Penelitian ini juga sering disebut noneksperimen, karena

penelitian ini tidak melakukan kontrol dan manipulasi variabel penelitian”.


24

3.2 Jenis Data dan Sumber Data

3.2.1 Jenis Data

Jenis penulisan ini menggunakan data sekunder yaitu dokumenter. Pengertian

data dokumenter Menurut Arfan dkk.(2014:122) adalah sebagai berikut:

Data dokumenter merupakan jenis data penelitian yang antara lain berupa:
faktur penjualan, surat-surat, notulen hasil rapat, memo, atau dalam bentuk
laporan program. Data dokumenter memuat apa dan kapan suatu kejadian atau
transaksi, serta siapa yang terlibat dalam suatu kejadian. Data dokumenter
dalam penelitian ini dapat menjadi bahan atau dasar analisis data yang
kompleks yang dikumpulkan melalui metode observasi dan analisis dokumen
yang dikenal dengan analisis konten. Data dokumenter Data dokumenter yang
dihasilkan melalui analisis konten antara lain berupa kategori isi, telaah
dokumen, pemberian kode berdasarkan karakteristik kejadian atau transaksi.

3.2.2 Sumber Data

Sumber data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data sekunder yaitu

data yang diambil dari sumber bacaan berupa koran, internet, dan buku-buku

literatur yang sesuai dengan isi tema penelitian ini.

3.3 Teknik Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Studi Pustaka, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode

pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan

penelitian (Zed, 2008:3)


25

2. Diskusi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara berdialog dan bertukar

pikiran dengan pakar yang ahli di bidang keilmuan tertentu.

3. Intuitif-Subjektif, merupakan perlibatan pendapat penulis atas masalah yang

sedang dibahas (Ghofar, 1999:98).

3.4 Teknik Analisis Data

Penulisan karya tulis ini menggunakan teknik analisis data deskriptif


kualitatif. Dari data-data yang diperoleh kemudian disusun berdasarakan aturan dan
analisis sehingga mempermudah pembahasan masalah-masalah yang ada. Dengan
metode ini, penulis ingin secara jelas mendeskripsikan tentang cara
mengoptimalisasi pendidikan di Indonesia dengan metode syac-fs-ososa melalui
sinergitas enam pihak yang berkepentingan dengan program ini. Proses analisa data
dalam karya tulis ini terjadi dalam beberapa tahap, diantaranya:

a) Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan tahap awal yang harus dilakukan dalam sebuah
pembuatan karya tulis. Tanpa adanya data yang lengkap dan valid maka sebuah
karya tulis tidak bisa dikatakan ilmiah. Oleh karena itu, pengumpulan data menjadi
sangat penting untuk dilakukan. Tanpa mengumpulkan data analisis data tidak bisa
dilakukan, karena data yang akan dianalisis tidak tersedia.(Ika Sagita, 2010)

b) Pengolahan Data

Dari sinilah data yang telah terkumpul tersebut, mulai diolah dan dianalisis
dengan seksama. Sehingga diperoleh sebuah hasil pengolahan data yang
komperehensif dan representatif, yang nantinya dapat bermanfaat bagi semua
pihak. Karena data yang diperoleh cukup sederhana, sehingga tidak membutuhkan
pengolahan data secara statistik. Hanya memerlukan analisis dan pemahaman yang
tajam, agar diperoleh sebuah kesimpulan dan solusi yang tajam pula. .(Ika Sagita,
2010)
26

c) Penyajian Data

Data yang telah diolah dengan maksimal melalui berbagai proses analisis
yang tajam kemudian disajikan agar dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang
berkepentingan. Selanjutnya data-data yang disajikan dapat dipahami maka dapat
ditarik sebuah kesimpulan yang secara menyeluruh. .(Ika Sagita, 2010)

3.5 Kerangka Pikir


Karya tulis ini menggunakan kerangka pikir sebagai berikut:

TANTANGAN AEC DAN PENINGKATAN ENTITAS SYARIAH

ENAM PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DENGAN PROGRAM


INI (HEXATUPLE HELIX) MEMPRAKARSAI PROGRAM INI

SALING BEKERJASAMA, MELAKUKAN SOSIALISASI KEPADA


MASYARAKAT DAN SEKOLAH-SEKOLAH DAN PEMBERIAN
DANA DAN FASILITAS PENUNJANG

SYARIAH ACCOUNTING FOR STUDENT ONE


SCHOOL ONE SYARIAH ACCOUNTING

SDM INDONESIA MAMPU


BERSAING DI ERA AEC
DENGAN PRINSIP SYARIAH
Gambar 3.1 Kerangka Pikir

Gambar 3.1 Kerangka Pikir