Vous êtes sur la page 1sur 2

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Guru sebagai Tenaga Pendidik Profesional adalah guru yang tidak hanya merasa puas dengan
pengetahuan dan keterampilan yang sudah dimiliki. Seorang guru sebagai tenaga profesional hendaklah
berusaha mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya sehingga layanan yang diberikan kepada
peserta didik adalah layanan yang semakin berkualitas.
Tugas seorang guru yang profesional tidak hanya dituntut untuk memiliki kinerja yang baik dalam
melaksanakan tugas mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik saja melainkan juga harus melakukan
pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Pengembangan diri merupakan pembaruan secara sadar akan pengetahuan dan peningkatan
kompetensi guru sepanjang kehidupan kerjanya. Pengembangan diri bagi guru ada beberapa bentuk yaitu :
a. Diklat fungsional bagi guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti pendidikan atau latihan yang
bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu.
Macam kegiatan dapat berupa kursus, pelatihan, penataran, maupun berbagai bentuk diklat yang lain.
Guru dapat mengikuti kegiatan diklat fungsional, atas dasar penugasan baik oleh kepala
sekolah/madrasah atau institusi yang lain, maupun atas kehendak sendiri dari guru yang bersangkutan.
b. Kegiatan kolektif guru adalah kegiatan guru dalam mengikuti kegiatan pertemuan ilmiah atau
mengikuti kegiatan bersama yang dilakukan guru yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesian guru
yang bersangkutan. Guru dapat mengikuti kegiatan kolektif guru atas dasar penugasan baik oleh kepala
sekolah/madrasah atau institusi yang lain, maupun atas kehendak sendiri guru bersangkutan.

2. Tujuan Umum
Pengembangan diri merupakan suatu bentuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang dilaksanakan
dalam upaya mewujudkan guru yang profesional, bermartabat dan sejahtera; sehingga guru dapat
berpartisifasi aktif untuk membentuk insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam
ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian

PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI


Pada tahun 2015 penulis telah melakukan 1 kali pengembangan diri melalui Pelatihan Penyusunan
RPP dan Penilaian Kurikulum 2013 Bagi Guru SMA, SMK, dan SMALB Tahun 2015.

1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Kegiatan pengembangan diri ini berlangsung pada tanggal 4 s.d. 7 Desember 2015 bertempat di Hotel
Samudera Dwinka Bengkulu.

2. Jenis Kegiatan
Kegiatan pengembangan diri yang dilakukan adalah menjadi peserta pada Pelatihan Penyusunan RPP dan
Penilaian Kurikulum 2013 Bagi Guru SMA, SMK, dan SMALB Tahun 2015.

3. Tujuan Pengembangan Diri


Tujuan dari pengembangan diri ini adalah untuk dapat menyusun RPP dan Penilaian dalam Kurikulum
2013.

4. Uraian Materi
Kegiatan dimulai dengan materi kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu kemudin dilanjutkan
dengan pemaparan program Balai Pengembangan Provinsi Bengkulu. Materi inti dari kegiatan ini adalah
guru dibimbing untuk menyusun RPP dan penilaian yang sesuai dengan format pada Kurikulum 2013.

5. Tindak Lanjut
Tindak lanjut yang dilakukan setelah kegiatan pengembangan diri ini adalah peserta dapat menyusun RPP
dan Penilaian Kurikulum 2013 di sekolah masing-masing.

6. Dampak Pengembangan Diri


Adapun dampak yang penulis rasakan dari pengembangan diri yang dilakukan adalah:
a. Peserta mendapatkan pemahaman tentang kebijakan dalam implementasi Kurikulum 2013.
b. Peserta dapat menyusun RPP dan Penilaian Kurikulum 2013.
Lampiran :
Jumlah Nama
Tempat Jam Nama-Nama Mata Diklat/ Penyeleng-
Nama Diklat Dampak
Kegiatan Kegiatan Fasilitator Kompetensi gara
Diklat Kegiatan
Pelatihan Hotel 36 Jam - Penyusunan Dinas - Peserta
Penyusunan Samudera RPP Pendidikan mendapatkan
RPP dan Dwinka - Penyusunan Provinsi pemahaman
Penilaian Bengkulu Rencana Bengkulu tentang
Kurikulum Penilaian kebijakan
2013 Bagi dalam
Guru SMA, implementasi
SMK, dan Kurikulum
SMALB 2013.
Tahun 2015 - Peserta dapat
menyusun RPP
dan Penilaian
Kurikulum
2013.