Vous êtes sur la page 1sur 4

Nomor :

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II


SOP/KL/STD/SPMI/G.02
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) Tanggal : 2 Mei i 2013
Revisi : --
PROSEDUR SPMI Halaman: 1 dari 2

PROSEDUR PERALATAN PENDIDIKAN


JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II

Digunakan untuk melengkapi: SOP/SPMI/


PROSEDUR PERALATAN PENDIDIKAN
JURUSN KESEHATAN LINGKUNGAN
POLTEKKES KEMENKES JAKARTA II

Penanggung Jawab
Proses Tanggal
Nama Jabatan Tanda Tangan

1. Perumusan Banatul Aliyah,S.ST Ka. Ur Umum

2. Pemeriksaan Khairil Anwar, S.Pd, M.Kes Ka.Sub.Bag Adum

3. Persetujuan Dra. Yusmaniar, M.Biomed,APT Pudir II

4. Penetapan Joko Sulistiyo, ST. M.Si Direktur

5. Pengendalian DR.Didit Damayamti, M.Sc PJM

1. Tujuan Prosedur Prosedur ini dibuat agar Politeknik Kesehatan Jakarta II dapat menyediakan
dan menyiapkan peralatan pendidikan sesuai dengan standar demi
mencapai keberhasilan tujuan pendidikan dan menjamin mutu pendidikan.

2. Luas Lingkup SoP Prosedur ini berlaku untuk Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan
dan Penggunaannya Jakarta II.

3. Standar Direktur dapat menyediakan peralatan Pendidikan yang dapat digunakan


oleh Dosen dan Mahasiswa dan digunakan untuk membantu proses belajar
mengajar.

a. Peralatan Laboratorium :
- berfungsi sebagai sarana pembelajaran praktikum dimana peralatan
pada setiap laboratorium dapat mendukung pencapaian
kompetensi lulusan dan kualifikasi program studi/jurusan yang telah
ditetapkan.

- Sarana setiap Laboratorium minimum terdiri atas kursi dan meja


mahasiswa, kursi dan meja dosen/instruktur, computer, peralatan
laboratorium yang sesuai kompetensi (misal Peralatan Rontgen di
Jurusan TRO, mesin tablet di Jurusan Farmasi, dll), dan AC
Semua Laboratorium dilengkapi dengan bahan habis pakai yang
memadai untuk praktikum, penelitian
Nomor :
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
SOP/KL/STD/SPMI/G.02
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) Tanggal : 2 Mei i 2013
Revisi : --
PROSEDUR SPMI Halaman: 2 dari 2

- Manual penggunaan peralatan laboratorium perlu dibuat untuk


memandu dan menghindari terjadinya kerusakan alat akibat
penggunaan yang salah.

b. Sarana Perpustakaan :
- berfungsi sebagai penunjang kegiatan pembelajaran dan pencarian
informasi yang menggunakan media berupa buku dan sumber
belajar lain.
- Sarana Perpustakaan minimum terdiri atas kursi dan meja baca
pengunjung, kursi dan meja kerja pustakawan, meja sirkulasi, meja
multimedia, rak buku, rak majalah dan surat kabar, lemari/laci
catalog, dan lemari yang dapat dikunci, serta 1 set computer dan
printer, scanner, mesin fotokopi, AC
- Perpustakaan Poltekkes harus menyediakan minimal buku referensi
yang menunjang ilmu dasar keahlian dan selalu diperbaharui sesuai
dengan tuntutan dan perkembangan IPTEK.
- Perpustakaan Direktorat harus mendukung dan melengkapi fungsi
perpustakaan jurusan serta sebagai coordinator pengembangan
perpustakaan secara keseluruhan. Perpustakaan pusat dan jurusan
harus tersambung secara online serta dilengkapi dengan system
LAN serta telepon.

4. Definisi Istilah Peralatan Pendidikan : peralatan yang digunakan oleh Dosen dan
mahasiswa dalam proses proses belajar mengajar baik bersifat akademik
maupun non akademik

5. Prosedur a. Prosedur penggunaan peralatan pendidikan


a.1 Pada jam kerja/jam perkuliahan, bagi mahasiswa yang mempunyai
jadwal perkuliahan tidak perlu buat surat penggunaan, dan bagi
mahasiswa yang tidak mempunyai jadwal perkuliahan harus
melapor kepada bagian umum.
a.2 Di luar jam kerja, bagi Civitas akademika harus membuat surat
permohonan penggunaan peralatan pendidikan, khususnya
peralatan laboratorium, surat ditujukan kepada Ketua Jurusan
melalui urusan umum.
a.3 Peralatan pendidikan harus sesuai dengan standar proses belajar
mengajar dan mengikuti perkembangan tekhnologi.
a.4 Setiap pengguna harus menjaga peralatan pendidikan dalam
kondisi baik dan lengkap.

b. Prosedur pemeliharaan peralatan pendidikan


1.1 Mengecek kondisi setiap peralatan pendidikan.
1.2 Membuat rekapitulasi kondisi setiap peralatan pendidikan.
1.3 Membuat rencana pemeliharaan dan pengembangan.
Nomor :
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
SOP/KL/STD/SPMI/G.02
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) Tanggal : 2 Mei i 2013
Revisi : --
PROSEDUR SPMI Halaman: 3 dari 2

1.4 Mengajukan usulan pemeliharaan dan pengembangan ke


1.5 Direktorat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II.

6. Kualifikasi 1. Direktur sebagai penanggungjawab Prasarana di Poltekkes Kemenkes


Pejabat /Petugas Jakarta II
yang menjalankan 2. Dosen dan Mahasiswa
SoP 3. Pengelola barang bertanggungjawab terhadap kondisi ruangan
4. Pekarya / petugas kebersihan bertanggungjawab terhadap kebersihan
ruang.

7. Bagan Alur
Prosedur
8. Catatan

9. Referensi 1. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar


Nasional Pendidikan.
2. Rancangan Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan Tinggi,
Program PascaSarjana dan Profesi oleh Badan Standar Nasional
Pendidikan (BSNP) Juli 2011.
3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 tentang
Tatacara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan dan
Pemindahtanganan Barang Milik Negara
4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.06/2007 tentang
Penatausahaan Barang Milik Negara
Nomor :
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
SOP/KL/STD/SPMI/G.02
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) Tanggal : 2 Mei i 2013
Revisi : --
PROSEDUR SPMI Halaman: 4 dari 2

Bagan Alur Prosedur Peralatan Pendidikan

Direktur Melaksanakan koordinasi


dengan Ketua Jurusan

Ketua Jurusan dan staf menyusun rencana


kebutuhan Peralatan Pendidikan

Ketua Jurusan membuat usulan dan


menyampaikan rencana kebutuhan ke Direktur

Direktur menyediakan Peralatan Pendidikan


sesuai usulan melalui mekanisme yang berlaku

Jurusan menyusun rencana pemeliharaan


Peralatan Pendidikan

Jurusan mengusulkan penghapusan terhadap


Peralatan Pendidikan yang kondisinya rusak
berat dan tidak dapat digunakan lagi