Vous êtes sur la page 1sur 3

A.

Demam Tifoid
Demam tifoid dikenal sebagai demam etrik ialah penyakit bacterial yang
menimbulkan efek pada saluran pencernaan dan terkadang, aliran darah. penyakit yang
berpotensi mengancamkan jiwa ini disebabkan oleh salmonella typhi (S.tyhi). Individu
yang mengidap demem tifoid akan membawa bakteri ini di dalam aliran darah dan
saluran pencernaannya,serta dapat menelularkan infeksi tersebut secara langsung kepada
orang lain. Penyakit ini kebanyakan di daerah-daerah yang kebanyakan memiliki sanitasi
dan sistem pembuangan limbah yang buruk.Bakteri penyebab memasuki saluran
pencernaan,lalu menyebar dari usus halus ke dalam hati limpa,dan kantung empedu
melalui darah lalu berkembang baik dalam organ tersebut.Lalat juga dapat menjadi
serangga yang membantu penyebarkan bakteri penyebab demam teroid secara langsung
dari feses atau kotoran manusia kemakanan.Gejala-gejala demam teroid akan muncul 1-3
hari setelah seseorang terdampar dengan bakteri penyebab. Demam tifoid tidak lagi
menular apabila bakteri penyebabnya(S.tyhi) sudah tidak dapat didapatidi dalam feses
dan urin,biasanya lebih dari 1 minggu sesudah gejala-gejala membalik.Namun pada
bebrapa individu tertentu,kendati sudah sembuh dari demam tifoid,masih tetap ditemukan
bakteri S,typhi di dalam fesenya selama bertahun-than. Mereka tampak sehat, tanpa
gejala-gejala penyakit,tapi sejatinya meraka masih tetap me,bawa materi di dalam sistem
tubuhnya. Bila tidak segera diberikan terapi,demam tifoid dapat berakibat fatal
(kematian).
B. Demam Dengue
Demam dengue adalah salah suatu infeksi firus yang dapat mengenai bayi,anak-anak,dan
orang dewasa.Kebanyakan khasus ini terjadi sesudah musim hujan di Negara tropic virus
dengue ditular kemanusia melalui gigitan nyamuk betina aedes.Biasanya aedes adalah
nyamuk local yang menggigit di siang hari dan menaruh telurnya ditempat penampungan
air dan cenderung menggigit manusia.Virus akan beredar didalam darah individu yang
terinfeksi selama 2-7 hari,lebih kurang di saat bersamaan dengan timbulnya gejala
demam.Pada umumnya nyamuk aedes akan mendapat virus ketika menggigit dan
mengisap darah orang yang telah terinfeksi virus dengue.Setala masa inkubasi(4-10
hari),nyamuk yang terjangkit virus dapat menyebarkan virus selama hidupnya pada
individu yang rentan.Ada empat tipe virus dengue(dengue 1,2,3 dan 4) dari genus
flavivirus yang menyebabkan demam dengue di suluruh dunia.pasien yang telah sembuh
salah satu tipe virus hannya akan mendapat kekebalan terhadap tipe tersebut seumur
hidupnyakarena tiap tipe virus cukup berbeda dan tidak ada perlindungan
silang.Seseorang dapat terinveksi sedikitnya dua tipe virus,bila tidak terinfeksi semua tip
tipe selama hidupnya.Dengue Haemorhagic fever (DHF)Demam Berdarah Dengeue
(DBD),merupakan komplikasi yang berbahaya,di temukan pertama kali pada tahun 1950-
an.faktor resiko penting DBD termasuk strain virus yang menginveksi,umur pasien,dan
riwayat infeksi dengue sebelimnya,individu,dengan riwayat infeksi virus dengue akan
beresiko mengalami gejala-gejala berat jika terinfeksi oleh tipe virus dengue
lainnnya.DBD dapat berlanjut menjadi Dengue shock syndrome (DDS)/Sindrom syok
dengue (SSD),yang merupakan kegawatan medis dan dapat berakibat fatal bila pasien
tidak segera ditangani secara tepat.

TIFOID

Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:

 demam tinggi dari 39° sampai 40 °C (103° sampai 104 °F) yang meningkat secara perlahan
mulai sore hari hingga dini hari
 tubuh menggigil
 denyut jantung lemah (bradycardia)
 badan lemah ("weakness")
 sakit kepala yang hebat pada malam hari, terutama di belakang kepala
 nyeri otot myalgia
 kehilangan nafsu makan
 konstipasi
 sakit perut
 pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda ("rose spots")

Penegakan diagnosis dapat dilakukan di Laboratorium Klinik menggunakan Widal Test,


tetapi hasilnya tidak dapat diketahui segera, sehingga dokter telah memberikan anti-biotik
kepada pasien berdasarkan gejala dan hasil Widal Test biasanya negatif, karena telah
diberi anti-biotik sebelumnya.