Vous êtes sur la page 1sur 10

ANALISIS STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PEMOHONAN PEMBUATAN KARTU TANDA PENDUDUK DI


KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG

Diajukan Sebagai Bahan Diskusi Mata Kuliah Manajemen Publik

Dosen Pengampu: Dr. Drs. Engkus, S.E, M.Si

Disusun Oleh :

Kelompok 5

Supyani 1168010271

Widya Nursyaidah 1168010294

JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK G


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2018
KATA PENGANTAR

Puji serta syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas nikmat dan karunianya kami
bisa menyelesaikan makalah mengenai Analisis Standar Operasional Prosedur Pemohonan
Pembuatan Kartu Tanda Penduduk di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung. Shalawat beserta
salam semoga selalu tercurah kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga
para sahabat dan pengikutnya hingga yaumil qiyamah.

Makalah ini kami buat agar pembaca dapat lebih memahami tentang Analisis Standar
Operasional Prosedur Pemohonan Pembuatan Kartu Tanda Penduduk di Kecamatan Paseh
Kabupaten Bandung. yang kami sajikan berdasarkan dari berbagai sumber referensi dan
pengamatan.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan
pemikiran kepada para pembaca khususnya para mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna.
Oleh karena itu, kami meminta masukannya demi perbaikan pembuatan makalah kami di masa
yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.

Demikian makalah ini kami susun, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dan banyak
terdapat kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Bandung, Mei 2018

Penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................................................II

DAFTAR ISI ...............................................................................................................................III

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................1

1.1. Latar Belakang .........................................................................................................1


1.2. Rumusan Masalah ....................................................................................................2
1.3. Tujuan .....................................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN .............................................................................................................3


2.1. Standar operasional prosedur pembuatan/ perpanjangan KTP di Kecamatan Paseh
Kabupaten Bandung .....................................................................................................3
2.2. Analisis permasalahan yang ada pada standar operasional prosedur pembuatan/
perpanjangan KTP di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung ...................................4

BAB III PENUTUP .....................................................................................................................9

3.1. Kesimpulan ................................................................................................................9

3.2. Saran..........................................................................................................................9
Bab I

Pendahuluan

A. Latar belakang masalah

Seiring dengan besarnya tuntutan akan penerapan Good Govermance tuntutan


akanpelayanan publik yang berkualitas juga menjadi semakin besar. Pemerintah juga
telahmengeluarkan berbagai kebijakan dalam rangka peningkatan pelayanan, seperti
misalnyapelayanan prima, dan standar pelayanan minimal. Akan tetapi perbaikan kualitas
masih belumberjalan sebagaimana yang diharapkan pelayanan untuk mengkaji hal
tersebut danmengembangkan suatu model manajemen pelayanan yang responsif dan
akuntabel. Dengan demikian, diperlukan adanya sebuah standar operasional yang
mengatur berlangsungnya pelayanan yang diciptakan oleh pemerintah supaya pelayanan
yang diberikan berjalan dengan efektif dan efisien serta sesuai dengan pelayanan yang
diharapkan oleh masyarakat.

Standart Operating Prosedure (SOP) adalah serangkaian instruksikerja tertulis


yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai prosespenyelenggaraan administrasi
perusahaan, bagaimana dan kapanharus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.

Menurut pasal 1 angka 11 Permendagri Nomor 24 Tahun 2006 menjelaskan


bahwa Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah kegiatan penyelenggaraan
perizinan dan non perizinan yang proses pengelolaannya mulai dari tahap permohonan
sarnpai ke tahap terbitnya dokumen dilakukan dalam satu tempat. Sedangkan Pasal 11
angka 12 Permendagri Nomor 24 Tahun 2006 menjelaskan tentang perizinan pararel
adalah penyelenggaraan perizinan yang diberikan kepada pelaku usaha yang dilakukan
sekaligus mencakup lebih dari satu jenis izin, yang diproses secara terpadu dan
hersamaan.
Dengan demikian, tentulah sangat dianjurkan adanya suatu standar baku dalam
pelayanan yang diberikan oleh pemerintah terhadap masyarakat supaya
pelaksanaan/penyelenggaraan pelayanan yang diberikan bisa berjalan dengan efektif dan
efisien serta sesuai dengan kemauan masyarakat.
B. Rumusan masalah
1. Bagaimana standar operasional prosedur penyelenggaraan pelayanan satu atap di
Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung?
2. Apakah masalah yang timbul dalam standar operasional prosedur penyelenggaraan
pelayanan satu atap di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui standar operasional prosedur penyelenggaraan pelayanan satu atap
di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.
2. Untuk mengetahui permasalahan yang muncul dalam standar operasional prosedur
penyelenggaraan pelayanan satu atap di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.
Bab II

Pembahasan

A. Standar operasional prosedur penyelenggaraan pelayanan satu atap pembuatan KTP di


Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung

Standar Operasional Prosedur (SOP)

Nama SKPD : Kecamatan Paseh

Fungsi : Pengkoordinasian Administrasi Pelayanan Publik

Kegiatan : Penyelenggaraan Pelayanan Satu Atap Pembuatan KTP

Kode Kegiatan : ............

Uraian Kegiatan Unit Organisasi / Pelaksana Kegiatan Lamanya Pelaksanaan


Kegiatan Camat Sekcam Peng. KTP Pelaksana Penerima/ Penyerahan Pemohon
123456781

1. Masyarakat Pemohon mengajukan permohonan pembuatan KTP baru / perpanjangan.


2. Pelaksana pendaftaran melakukan pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi
dan pemohon membayar retribusi 5 menit 3Pengolahan KTP baru / perpanjangan oleh
pengelola KTP
3. 1 hari Pengesahan oleh Sekretaris Camat sebagai koordinator Pelayanan Umum
4. 1 hari Pengesahan oleh Camat
5. 1 hari Registrasi di Kesekretariatan
6. 5 menit Registrasi di pengelola KTP
7. 5 menit Penyerahan KTP baru / perpanjangan oleh pelaksana penyerahan setelah
pemohon menunjukan tanda bukti lunas pembayaran5 menit.
B. Analisis standar operasional prosedur penyelenggaraan pelayanan satu atap pembuatan
KTP di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung

Analisis SOP Kecamatan Paseh

Pembuatan KTP

(Kabupaten Bandung)

Melihat Standar Operasional Prosedur yang diterapkan di Kecamatan Paseh


Kabupaten Bandung mengenai pembuatan KTP satu atap, ada beberapa poin yang dapat
kelompok kami garis bawahi dan menjadi pertimbangan serta perlu diperbaiki,
diantaranya:

1. Adanya biaya yang harus dibayarkan oleh pemohon untuk membuat atau
memperpanjang KTP.
2. Waktu pelayanan yang cukup lama.
Melihat dan mempertimbangkan pelayanan pembuatan dan perpanjangan KTP
satu atap di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, seharusnya pelayanannyabisa lebih
baik daripada proses pembuatan KTP yang ada sekarang ini.
Meskipun dalam aturannya diatur bahwa buatan KTP, penyelesaiannya adalah
apaling lambat selama 14 hari kerja, masyarakat nampaknya menginginkan proses yang
lebih cepat. Dengan ketersediaan data informasi dan sistem. Sitem penduung lainnya,
kelompok kami menilai proses pembuatan KTP bisa diselesaikan dalam waktu yang lebih
singkat bahkan mungkin bisa selesai dalam waktu satu hari. Hal ini di didasarkan kepada
pengalaman kami dan melihat di Kecamatan lainnya dalam proses pembuatan KTP.
Poin selanjutna adanya biaya yang harus dibayarkan oleh pemohon dalam proses
pembuatan KTP. Sepengetahuan kelompok kami tidak ada pemungutan biaya dalam
proses pembuatan KTP, adapun di kecamatan Paseh ini ada kebijakan wewenang dari
pihak yang terkait, tapi alangkah baiknya tidak adanya pemungutan yang dibebankan
kepada masyarakat.
Menimbang. Adanya beberapa proses yang menurut kami kurang, adapun Standar
Operasional Prosedur dalam pembuatan KTP dan memperpanjang KTP, yang kelompok
kami rancang, adalah sebagai berikut:
Standar Operasional Prosedur
Pembuatan dan Perpanjangan KTP
Dikecamatan…
Nama SKPD : kecamatan
Fungsi : pengkoordinasian Administrasi Publik
Kegiatan : penyelenggaraan Pelayanan Pembuatan KK
Kode kegiatan : …..

No Kegiatan Keterangan
1 Masyarakat/ pemohon mengajukan Berkas pengamatan dari desa dan
permohonan pembuatan KTP baru atau persyaratan lainnya.
memperpanjang
2 Pelaksanaan pendaftaran melakukan Selesai 5 menit.
pemeriksaan kelengkapan persyaratan
administrasi.
3 Pengolahan KTP baru atau diperpanjang. Selesai 1 hari.
4 Pengesahan oleh sekretaris camat. Selesai dalam hari yang sama.
5 Pengesahan oleh camat. Selesai dalam hari yang sama.
6 Registrasi di kesertariatan.
7 Registrasi di pengelola KTP.
8 Penyerahan KTP baru atau perpanjangan Selesai dalam hari yang sama, tanpa
oleh pelaksana penyerahan. dipungut biaya.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah kegiatan
penyelenggaraan perizinan dan non perizinan yang proses pengelolaannya mulai dari
tahap permohonan sarnpai ke tahap terbitnya dokumen dilakukan dalam satu tempat.
Sedangkan Pasal 11 angka 12 Permendagri Nomor 24 Tahun 2006 menjelaskan
tentang perizinan pararel adalah penyelenggaraan perizinan yang diberikan kepada
pelaku usaha yang dilakukan sekaligus mencakup lebih dari satu jenis izin, yang
diproses secara terpadu dan hersamaan.

Standart Operating Prosedure (SOP) adalah serangkaian instruksikerja tertulis


yang dibakukan (terdokumentasi) mengenai prosespenyelenggaraan administrasi
perusahaan, bagaimana dan kapanharus dilakukan, dimana dan oleh siapa dilakukan.

Melihat standar operasional prosedur yang di terapkan di kecamatan paseh,


kelompok kami menyimpulkan bahwa masih ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan di dalamnya, yaitu masih adanya proses yang cukup panjang dan juga
masih adanya pungutan yang dibebankan kepada pemohon.

B. Saran
Menimbang. Adanya beberapa proses yang menurut kami kurang, adapun Standar
Operasional Prosedur dalam pembuatan KTP dan memperpanjang KTP, yang
kelompok kami rancang, adalah sebagai berikut:
Standar Operasional Prosedur
Pembuatan dan Perpanjangan KTP
Dikecamatan…
Nama SKPD : kecamatan
Fungsi : pengkoordinasian Administrasi Publik
Kegiatan : penyelenggaraan Pelayanan Pembuatan KK
Kode kegiatan : …..
No Kegiatan Keterangan
1 Masyarakat/ pemohon mengajukan Berkas pengamatan dari desa dan
permohonan pembuatan KTP baru atau persyaratan lainnya.
memperpanjang
2 Pelaksanaan pendaftaran melakukan Selesai 5 menit.
pemeriksaan kelengkapan persyaratan
administrasi.
3 Pengolahan KTP baru atau diperpanjang. Selesai 1 hari.
4 Pengesahan oleh sekretaris camat. Selesai dalam hari yang sama.
5 Pengesahan oleh camat. Selesai dalam hari yang sama.
6 Registrasi di kesertariatan.
7 Registrasi di pengelola KTP.
8 Penyerahan KTP baru atau perpanjangan Selesai dalam hari yang sama, tanpa
oleh pelaksana penyerahan. dipungut biaya.