Vous êtes sur la page 1sur 8

TEKNOLOGI INFORMASI & JARINGAN PADA BISNIS

Dosen Pembimbing

Dedi Kushariyadi, S.E, M.SA

Anggota Kelompok :

1. PUTRI IRMA RAHMADHANI (170302053)


2. ACHMAD LUTHFFI MARDIANSYAH (170302153)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
TAHUN 2019

i
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................................... ii
PERANGKAT TELEKOMUNIKASI & NETWORK………………...........................................................1
GLOBAL INTERNET……………………………......................................................................................2
PERKEMBANGAN WIRELESS…………………………………..................................................................4

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………………………................6

ii
PERANGKAT TELEKOMUNIKASI & NETWORK

Perangkat Telekomunikasi

Perusahaan-perusahaan atau berbagai macam bisnis saat ini tidak dapat bertahan tanpa
jaringan komputer dan telekomunikasinya. Teknologi dalam jaringan dan komunikasi digital dapat
membantu perusahaan dalam mencapai keunggulan operasional, keunggulan strategis dan membuat
hubungan yang dekat dengan pemasok dan pelanggan. Pada bidang Sumber Daya Manusia, jaringan
dan internet perusahaan dapat digunakan untuk mengakses data karyawan, menyelidiki rancangan
tunjangan dan kompensasi. Pada bidang system informasi, maka untuk mendukung jaringan
infrastruktur dan situs perusahaan, merekomendasikan teknologi dan aplikasi jaringan yang baru.
Jaringan dan internet dapat dipakai untuk memantau pabrik, membuat scheduling, manajemen
persediaan, gudang dan pengiriman. Sedangkan di bidang penjualan dan pemasaran, dapat dilakukan
system penjualan secara online yang menghasilkantransaksi pemesanan dari jaringan pribadi atau
web dan dengan system pemasaranyang menggunakan data yang dihasilkan untuk situs-situs web.

Sinyal telekomunikasi, antara lain :


 ANALOG : mengirimkan informasi dengan cara memanipulasi amplitudo.
 DIGITAL : mengirimkan informasi dalam bentuk biner.

Media telekomunikasi, antara lain :


1. Twisted-pair ware
2. Coaxial cable
3. Fiber-optic cable
4. Microwave
5. Satellite
6. Radio
7. Cellular Radio
8. Infrared

Network

1. Local Area Network (LAN)


Local arena network (LAN) dibentuk untuk menghubungkan PC dan perangkat digital lainnya dalam
radius setengah mil atau 500 meter.
2. Metropolitan dan Wide Area Network
jaringan yang berada di suatu kota tertentu yang menghubungkan beberapa lokasi/ Gedung seperti,
kampus, kantor, hotel, dll.
3. Wide area network (WAN)
Jaringan komputer pada geografis yang luas. WAN dapat digunakan untuk menghubungkan kota-
kota, negara bagian, atau bahkan negara. WAN juga sering digunakan oleh perusahaan besar atau
organisasi untuk memfasilitasi pertukaran data, dan dalam berbagai industri,perusahaan dengan
fasilitas di beberapa lokasi telah menggunakan WAN.

1
GLOBAL INTERNET

Internet telah menjadi sistem komunikasi dunia yang paling luas dan umum yang
sekarang menyaingi sistem telepon global dalam jangkauan dan jarak. Internet berasal dari
kata internet working atau terhubungnya jaringan-jaringan terpisah, yang masing-masing
memiliki identitas sendiri, mejadi jaringan yang saling terhubung.

Penyedia Layanan Internet Penyedia layanan internet adalah organisasi komersial


dengan koneksi tetap pada internet dan menjual koneksi sementara pada para pelanggan.

ALAMAT DAN ARSITEKTUR INTERNET

1. Domain Name System (DNS)

DNS memiliki struktur , bagian atas adalah domain akar (root).Domain anak dari akar
disebut domain tingkat dua (second level). Domain tingkat atas adalah dua dan tiga
nama karakter yang dikenal di web, seperti : .com, .edu, dll.

2. Nama Domain

Seperti bahasa Inggris yang sesuai dengan nomor 32 bit alamat IP yang unik untuk
setiap komputer yang terhubung pada internet.

LAYANAN DI INTERNET

Perangkat Informasi (information appliace) adalah suatu perangkat yang mendukung


internet atau penerima internet tv untuk akses web dan e-mail yang dibuat untuk
menjalankan sedikit tugas komputasi khusus dengan baik dengan upaya minimal
penggunanya.

WORLD WIDE WEB ( WWW )

Merupakan kumpulan server web dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk
menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama. Melalui web, para
pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa
juga berupa gambar, suara, video dan animasi.

Kegunaan ini tergolong masih baru dibandingkan surat elektronik, sebenarnya WWW
merupakan kumpulan dokumen yang tersimpan di server web, dan yang server/peladennya
tersebar di lima benua termasuk Indonesia yang terhubung menjadi satu melalui jaringan
Internet. Dokumen-dokumen yang berisi informasi ini disimpan atau dibuat dengan
format HTML (Hypertext Markup Language).

2
INTRANET DAN EKSTRANET

1. Intranet

Intranet adalah organisasi menggunakan standar jaringan internet dan teknologi Web untuk
menciptakan jaringan pribadi atau jaringan dari jaringan global menggunakan standar
universal untuk menghubungkan jutaan jaringan yang berbeda. atau dengan kata lain
internet berasal dari kata internetworking atau terhubungnya jaringan-jaringan terpisah,
yang masing-masing memilki identitasnya sendiri, menjadi jaringan saling terhubung.

Jika sebuah badan usaha / bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya
ke komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi intranet di
keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet. Misalnya kita sedang
membelisoftware, buku dll dari sebuah e-toko, maka biasanya kita dapat mengakses
sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha / perusahaan dapat memblokir akses ke
intranet mereka melalui router dan meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat
lunak / perangkat keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi
dilakukan melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika
firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat mengakses
sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal sebagai extranet.

Fungsi intranet :

 Membuat perusahaan / institusi menjadi semakin efisien, pendekatan yang dilakukan


disini biasanya membuat system informasi manajemen yang berbasis Web &
database. Cukup banyak rasanya orang di Indonesia yang mengerti masalah MIS ini.
Jika MIS / ERP perusahaan telah ditata dengan baik langkah selanjutnya biasanya
mengarah ke e-commerce (dagang melalui Internet). Perlu dicatat bahwa sebaiknya
jangan masuk terlalu jauh ke e-commerce jika system backoffice MIS / ERP
perusahaan tsb belum siap, karena akan tampak sekali cacatnya.

 Membuat perusahaan / institusi menjadi semakin kompetitif di dunia-nya. Bahkan


jika mungkin menjadi pemimpin dalam usahanya. Membuat sebuah badan menjadi
kompetitif hanya mungkin dilakukan jika kita dapat mengolah secara baik sumber
daya manusia & sumber daya pengetahuan yang ada di internal badan / perusahaan
tersebut. Ilmu / konsep yang berkaitan dengan hal ini adalah konsep knowledge
management. Dasarnya adalah bagaimana kita melakukan percepatan proses daur
ulang, analisis, sintesa dari pengetahuan baik itu yang bersifat implicit maupun
eksplisit. Masih jarang ahli di Indonesia yang menguasai teknik tsb, sebetulnya yang
paling baik proses penguasaan teknik ini adalah para pustakawan.

3
2. Ekstranet

manajemen rantai pasokan, perancangan dan pengembangan produk dan pelatihan


atau jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik
untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur
(supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.

Ektranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi
pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data
bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan
perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.

Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk extranet adalah Lotus Notes

PERKEMBANGAN WIRELESS

Sejarah perkembangan wireless meliputi berbagai jenis dan spesifikasi yang berkembang.
Generasi pertama yang mucul adalah teknologi yang disebut Advanced Mobile Phone Service
(AMPS). Teknologi ini dikenal dengan nama pelayanan selular karena konfigurasi antenanya.
Meskipun AMPS berbentuk mirip seperti sarang lebah, sel ini dapat mengurangi pemakaian energi,
meningkatkan akses, menggunakan kembali frekuensi yang dibatasi bandwith. Namun demikian,
teknologi ini masih memiliki kelemahan karena tidak mengantisipasi secara dinamis penggunaan
teknologi ini di pasar, sehingga konsumen sering kali mendapatkan sinyal yang sibuk. Sebagai
perbaikan dari AMPS, maka munculah teknologi baru yaitu Multiple Access Technology yang dikenal
dengan Frequency Division Multiple Access (FDMA).

FDMA merupakan teknik multi akses dimana terdapat alokasi frekuensi yang spesifik. Pada
FDMA frekuensi yang digunakan dapat dengan mudah didefinisikan, tetapi penggunaan frekuensi
tersebut belum cukup optimal. Akibatnya muncul kembali teknologi baru yang berusaha untuk
menutupi kekurangan tersebut yaitu Time Division Multiple Access (TDMA) untuk penggunaan
frekuensi yang lebih besar. TDMA memanfaatkan frekuensi tertentu yang dibagi ke beberapa
pengguna sekaligus. Dengan demikian terjadi efisiensi penggunaan frekuensi yang ada. Proses
pembagian kanal diantara para pengguna dilakukan dengan cara pembagian slot waktu kepada
masing-masing pengguna. Metode ini sama dengan metode yang terdapat pada Time Diivision
Multiplexing yang digunakan dalam jaringan kabel. Teknologi generasi selanjutnya adalah Mobile
Switching Center (MSC).

MSC digunakan dalam jaringan telepon seluler, dimana MSC memberikan kontrol sistem bagi
Mobile Base Station (MBS) dan hubungan kembali dengan PSTN. MBS sendiri merupakan
penghubung antara mobile unit kepada MSC. Jadi MBS dapat dikatakan sebagai sebuah transmitter
yang mencari letak MSC terdekat untuk meneruskan frekuensi yang diterima dari mobile unit.
Teknologi MSC memiliki landline yang sama dengan Central Office (CO), kecuali antar pengguna
dengan komponen wireless jaringan. Karena fungsinya yang rumit, maka MSC dilengkapi dengan HLR
(Home Location Register) sebagai penyimpan data dan informasi mengenai pelanggan yang
tersimpan secara permanen tanpa tergantung pada posisi pelanggan.

4
Pada era sekarang terdapat 3G, 3.5G dan 4G, maka di masa mendatang diperkirakan akan
terdapat suatu teknologi jaringan baru yang disebut 5G.

5G merupakan teknologi yang menawarkan streaming video dengan kualitas yang tinggi dan
daya tampung data yang lebih besar dibandingkan dengan 4G. Selain itu, 5G juga memberikan
fasilitas penerimaan Software Defined Radio (SDR), Orthogonal Freqiency Division Multiplexing
(OFDM), dan Multiple Input Multiple Output (MIMO) yang semuanya menggunakan transmisi data
berkecepatan tinggi. Namun, terdapat kekurangan pada 5G, dimana belum semua orang bisa
memanfaatkan teknologi tersebut karena sifatnya yang masih terbatas dan tarifnya yang mahal.

PERANGKAT WIRELESS
1. PC (Personal Komputer)

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah
dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya
melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian
dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif
berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang
tidak berhubungan denganmatematika.

2. Telepon Seluler

Ponsel atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah
perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama
dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile)
dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat
ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile
Telecommunications) dan sistem CDMA(Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur
telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia(ATSI).

3. Personal digital assistent (PDA)

Sebuah alat elektronik yang berbasis komputer dan berbentuk kecil serta dapat dibawa ke mana-
mana. PDA banyak digunakan sebagai pengorganisir pribadi pada awalnya, tetapi karena
perkembangannya, kemudian bertambah banyak fungsi kegunaannya, seperti kalkulator, penunjuk
jam dan waktu, permainan komputer, pengakses internet, penerima dan pengirim surat elektronik
(e-mail), penerima radio, perekam video, dan pencatat memo. Selain itu, dengan PDA (komputer
saku) ini, kita dapat menggunakan buku alamat dan menyimpan alamat, membaca buku-e,
menggunakan GPS dan masih banyak lagi fungsi yang lain. Bahkan versi PDA yang lebih canggih dapat
digunakan sebagai telepon genggam, akses internet, intranet, atau extranet lewat Wi-Fi atau
jaringan wireless. Salah satu ciri khas PDA yang paling utama adalah fasilitas layar sentuh.

5
DAFTAR PUSTAKA

1. Nugroho, Eko. 2007. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta : Andi Offset


2. Mcleod, Raymod. 2010. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
3. Susanto A. 2007. Sistem Informasi Manajemen, Konsep dan Pengembangannya.
Bandung: Lingga Jaya.
4. Sutarbi T. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi Offset.
5. Taufiq R. 2013. Sistem Informasi Manajemen. Konsep Dasar, Analisis dan Metode
Pengembangan. Yogyakarta : Graha Ilmu.