Vous êtes sur la page 1sur 7

E-COMMERCE

SEBAGAI DIGITAL MARKET

Dosen Pembimbing

Dedi Kushariyadi, S.E, M.SA

Anggota Kelompok :

1. PUTRI IRMA RAHMADHANI (170302053)


2. ACHMAD LUTHFFI MARDIANSYAH (170302153)

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
TAHUN 2019

i
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................................... ii
E-COMMERCE……………………………………………………………………………………………………………………..1
 KONSEP DASAR E-COMMERCE……………………………………...............................................1
 TIPE E-COMMERCE.…………………………...........................................................................2
 MOBILE DIGITAL PLATFORM…….………………………….......................................................3
 MEMBANGUN WEBSITE E-COMMERCE……………………………………………………………........4

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………………………................5

ii
E-COMMERCE

Electronic Comerce (E- Commerce) secara umum merupakan kegiatan bisnis (perniagaan/
perdagangan) atau jasa yang berhubungan erat dengan konsumen, manufaktur, internet service
provider, dan pedagang perantara dengan menggunakan media elektronik. Dalam hal ini media
elektronik utama dengan menggunakan internet yaitu sebuah website.

KONSEP DASAR E-COMMERCE

· Automation
Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual (konsep “enterprise resource
planning”)

· Streamlining / Integration
Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif (konsep “just in
time”).

· Publishing
Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan jasa yang diperdagangkan
(konsep “electronic cataloging”)

· Interaction
Pertukaran informasi/data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan human error
(konsep “electronic data interchange”)

· Transaction
Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan institusi lain sebagai
fungsi pembayar (konsep “electronic payment”)

1
Tipe E-commerce

 Business to Business

Dilakukan oleh orang atau pihak yang saling berkepentingan dalam menjalankan bisnis,
dimana keduanya saling mengenal dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan.
Biasanya, jenis B2B dilakukan secara berkelanjutan karena kedua belah pihak saling
mendapatkan keuntungan dan adanya kepercayaan satu sama lain. Contoh dari bisnis B2B
adalah ketika dua perusahaan mengadakan transaksi jual beli secara onine, atau kartu kredit.

 Business to Consumer

Bisnis yang dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen. Sebagai contoh, produsen
menjual produk ke konsumen secara online. Di sini, pihak produsen akan menjalankan bisnis
dengan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk
melakukan bisnis kembali.

Artinya, produsen hanya memasarkan produk atau jasa, sementara konsumen sebagai
pemakai.

 Consumer to Consumer

Jenis e-commerce consumer to consumer dilakukan antara konsumen dengan konsumen.


Misalnya, konsumen dari suatu produsen akan menjual kembali produk ke konsumen
lainnya.

 Consumer to Business

Bisnis antara konsumen dan produsen. Bisnis tersebut dilakukan oleh konsumen kepada
para produsen yang menjual produk atau jasa. Sebagai contoh, konsumen akan
memberitahukan detail produk atau jasa yang diinginkan secara online kepada para
produsen. Nantinya, produsen yang mengetahui permintaan tersebut akan menawarkan
produk atau jasa yang diinginkan konsumen.

2
MOBILE DIGITAL PLATFORM

Mobile platform dapat menjadi the next big thing dalam digital atau internet
marketing dengan semakin meningkatnya tingkat akses internet mereka melalui ponsel
ataupun gadget mereka yang biasa mereka bawa sehari-hari.

Aplikasi ataupun permainan dengan mobile platform akan semakin menarik untuk
digunakan sebab dengan adanya dua contoh alat ini menunjukkan bahwa konsumen
memiliki tingkat ketertarikan yang tinggi untuk terlibat dalam bisnis yang terkait. Selain itu
aplikasi-aplikasi ini akan lebih memudahkan untuk memonitor behavior maupun traffic
customer guna referensi memperbaiki strategi pemasaran.

Namun perlu diingat bahwa belum tentu target pasar yang dituju menggunakan
kanal mobile seluruhnya. Oleh karena itu diperlukan Channel Mix Plan yang menggunakan
beberapa kanal untuk merangkul target pasar selain target pasar yang aktif menggunakan
ponsel dan gadget semacamnya.

3
MEMBANGUN WEBSITE E-COMMERCE

Berbisnis online saat ini merupakan salah satu alternatif bisnis yang dapat dilakukan dengan
berbagai kelebihan, antara lain :

 Modal yang diperlukan untuk memulai bisnis online relatif lebih mudah dan murah
karena dapat dimulai dari rumah
 Pilihan sistem bisnis online yang beragam untuk beragam kalangan dapat dipilih
sesuai tingkat kesulitan dan skala bisnis
 Kemudahan untuk melakukan promosi dengan memanfaatkan situs-situs jejaring
sosial seperti facebook, friendster, twitter, dan blog
 Transaksi online yang memudahkan pembeli untuk berkunjung, memilih, dan
membeli produk yang ditawarkan tanpa harus mencari dan datang ke lokasi penjual

Beberapa pilihan untuk membangun website e-commerce :

WordPress.
Kepopuleran wordpress sebagai sistem blog yang mudah untuk digunakan dapat kita
manfaatkan pula untuk membuat situs bisnis online.
OsCommerce.
Program khusus yang bebas untuk kita gunakan untuk membangun toko online memiliki
fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan dengan sistem online dengan wordpress.
Zen-Cart.
Sama seperti OsCommerce, program ini sama dengan oscommerce merupakan program
berbasis open source yang sudah dioptimasi untuk memudahkan kita dalam membuat toko
online.
Joomla.
Joomla sebagai mesin portal dinamis dan CMS (Content Management System) memiliki
kemampuan yang fleksibel untuk kita gunakan sebagai alat untuk membangun situs e-
commerce.
PHP & Mysql.
Jika kita mempunyai kemampuan pemrograman dan database, kita dapat juga merancang
sendiri dari awal sampai akhir semua yang kita inginkan dalam membuat situs online.
Tentunya untuk hal terakhir ini kita memerlukan skill yang lebih dibanding dengan sistem
dan program lainnya.

4
DAFTAR PUSTAKA

1. Nugroho, Eko. 2007. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta : Andi Offset


2. Mcleod, Raymod. 2010. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
3. Susanto A. 2007. Sistem Informasi Manajemen, Konsep dan Pengembangannya.
Bandung: Lingga Jaya.
4. Sutarbi T. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi Offset.
5. Taufiq R. 2013. Sistem Informasi Manajemen. Konsep Dasar, Analisis dan Metode
Pengembangan. Yogyakarta : Graha Ilmu.