Vous êtes sur la page 1sur 11

MAKALAH

SEMINAR AKUNTANSI KEUANGAN

IFRS 1 (FIRST TIME ADOPTION


ADOPTION OF IFRS)

OLEH

LOLY SEPSIODARMA

1511060068

FAKULTAS EKONOMI

PERBANAS INSTITUTE

2017
I. PENDAHULUAN

IFRS
IFRS merupa
merupakan
kan suatu
suatu standar
standar dasar
dasar dalam
dalam pelapo
pelaporan
ran keuang
keuangan
an intern
internasio
asional
nal..
Penerapan IFRS secara global diarapkan mampu untuk memberikan kualitas laporan
keua
keuang
ngan
an !ang
ang lebi
lebi
 baik
baik.. Di Indo
Indone
nesi
sia"
a" IFRS
IFRS di#a
di#adi
dika
kan
n re$e
re$ere
rens
nsii utam
utamaa
 pengembangan standar akuntansi keuangan. Standar !ang dibentuk sebagai bagian
dari
dari IFRS
IFRS tersebu
tersebutt dikena
dikenall dengan
dengan nama terdau
terdaulu
lu Intern
Internasio
asional
nal Accoun
Accountin
ting
g
Standards
Standards %IAS&. IAS dikeluarka
dikeluarkan
n antara taun '()*
'()* dan +,,' ole -adan omite
omite
Standa
Standarr Akunt
Akuntans
ansii Intern
Internasio
asional
nal %Inter
%Internasi
nasiona
onall Accou
Accounti
nting
ng Standa
Standards
rds /ommit
/ommitee
ee
%IAS/&&. Standar dari De0an Standar Akuntansi
Akuntansi Internasional %IAS-& men#adi
men#adi 0a#ib
atas kon1ersi baru kepada Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS& untuk 
memenui kondisi tertentu !ang ditetapkan di dalam IFRS ' tentang Adopsi Pertama
ali Standar Pelaporan euangan Internasional. Semua pengadopsi pertama kali dari
Standar
Standar Pelaporan
Pelaporan euangan Internasiona
Internasionall %IFRS& arus lulus u#i IFRS ' sebelum
lapora
laporan
n keuang
keuangann
ann!a
!a dapat
dapat men!a
men!anda
ndang
ng label
label 2disusu
2disusun
n sesuai
sesuai dengan
dengan Standa
Standar 

Pelaporan euangan Internasional %IFRS&3.

4u#uan
4u#uan IFRS adala untuk memastikan ba0a laporan keuangan suatu entitas
entitas untuk 
untuk 
 periode 5 periode !ang dimaksud dalam laporan keuangan taunan" mengandung
in$ormasi !ang berkualitas tinggi seperti 6

7 4rans
ranspa
para
ran
n bagi
bagi peng
penggu
guna
na dan
dan dapa
dapatt diba
diband
ndin
ingk
gkan
an sepa
sepan#
n#an
ang
g peri
period
odee !ang
ang
disa#ikan

7 8en!edia
8en!ediakan
kan titik
titik a0al
a0al !ang
!ang memadai
memadai untuk
untuk akunt
akuntans
ansii !ang berda
berdasark
sarkan
an IFRS.
IFRS.

7 -ia!
-ia!aa !ang
!ang dikel
dikelua
uark
rkan
an lebi
lebi ekon
ekonom
omis
is tapi
tapi tidak
tidak meleb
melebi
iii man$
man$aat
aat untuk
untuk para
 pengguna.

Ada * taapan melakukan


melakukan kon1ergensi IFRS di Indonesia 6

'. 4aap
4aap Adops
Adopsii %+,,9
%+,,9 5 +,''
+,''&&

8eliputi
8eliputi akti1itas
akti1itas dimana
dimana seluru
seluru IFRS diadopsi
diadopsi ke PSA" adan!a
adan!a persiapan
persiapan
in$rastruktur !ang diperlukan" dan e1aluasi teradap PSA !ang berlaku.
+. 4aap
4aap Persia
Persiapan
pan Akir
Akir %+,'
%+,''&
'&

Pada
Pada taap
taap ini"
ini" dilaku
dilakukan
kan pen!e
pen!elesa
lesaian
ian terada
teradap
p persiap
persiapan
an in$rast
in$rastruk
ruktur
tur !ang
!ang
diperlukan untuk selan#utn!a dilakukan penerapan PSA berbasis IFRS secara
 bertaap.

*. 4aap
ap Imple
Impleme
ment
ntasi
asi %+,'
%+,'+&
+&

Setela penerapan
penerapan PSA berbasis
berbasis IFRS secara bertaap"
bertaap" kemudian
kemudian dilakukan
dilakukan
e1aluasi teadap dampak penerapan PSA secara kompreensi$.

4erdapat
4erdapat tiga perbedaan mendasar PSA !ang di kon1ergensi ke IFRS" !aitu 6

'. PSA !ang


!ang semula
semula Historical
Historical /ost menguba
menguba paradigm
paradigman!a
an!a men#adi
men#adi Fair :a
:alue
 based.

Ini berarti
berarti akan
akan ada ke0a#i
ke0a#iban
ban dalam
dalam pencat
pencatatan
atan pembuk
pembukuan
uan untuk
untuk menilai
menilai
kembali keakuratan berdasarkan nilai kini suatu aset" liabilitas" dan ekuitas. Fair 
:alue
lue based
based mend
mendom
omin
inasi
asi dala
dalam
m peru
peruba
baa
an
n 5 peru
peruba
baa
an
n di PSA
PSA untu
untuk 

kon1ergensi ke IFRS. /onto 6 perlun!a dilakukan
dilakukan penilaian kembali suatu aset"
apaka terdapat
terdapat penurunan nilai atas suatu aset pada saat tanggal pelaporan !ang
akan mempengarui keakuratan suatu laporan keuangan.

+. PSA
PSA semula
semula lebi berdas
berdasark
arkan
an Rule -ased %sebaga
%sebagaima
imana
na US;AAP&
US;AAP& beruba
beruba
men#adi Principle -ased.

Rule
Rule base
based
d merup
erupak
akan
an saat
saat sega
segala
la sesu
sesuat
atu
u men#
men#ad
adii #ela
#elas"
s" ada
ada bata
batasa
san
n 5 
 batasann!a. 8isal ditentukan materialitas diatas )<= dianggap material dan
ketentuan lainn!a.

Prin
Princi
cipl
plee based
based meru
merupa
paka
kan
n prin
prinsip
sip 5 prin
prinsi
sip
p !ang dapa
dapatt di#ad
di#adik
ikan
an baa
baan
n
 pertimbangan Akuntan > 8anagement perusaaan !ang dapat di#adikan sebagai
acuan untuk kebi#akan akuntansi perusaaan.

*. Update
Update PSA untuk
untuk memuncul
memunculkan
kan transparansi
transparansi dimana
dimana laporan
laporan !ang
!ang dikeluarkan
dikeluarkan
untuk eksternal arus cukup memiliki kedekatan $akta dengan laporan internal.
Dari piak perusaana arus melakukan pengungkapan %disclosures& penting dan
signi$ikan
signi$ikan seingga para pembaca laporan
laporan !ang dikeluarkan
dikeluarkan ke eksternal
eksternal benar 5 
 benar dapat menganalisa perusaaan dengan $akta !ang lebi baik.

Dengan adan!a kon1ergensi IFRS" terdapat perbedaan komponen laporan keuangan 6

7 Sebe
Sebelu
lum
m on
on1e
1errgensi
ensi IFRS
IFRS

'. N e ra c a

+. Lapo
Lapora
ran
n Lab
Labaa Rug
Rugii

*. Lapo
Laporan
ran Peru
Peruba
baa
an
n 8od
8odal
al

?. Lapo
Lapora
ran
n Arus
rus as
as

<. /atata
/atatan
n Atas
Atas Lapora
Laporan
n eua
euanga
ngan.
n.

7 Setela IFRS

'. Lapo
Laporan
ran Posi
Posisi
si eu
euan
anga
gan
n

+. Lapora
Laporan
n Laba
Laba Rugi
Rugi omp
ompre
reens
ensi$ 
i$ 

*. Lapo
Laporan
ran Peru
Peruba
baa
an
n Ekui
Ekuita
tass

?. Lapo
Lapora
ran
n Arus
rus as
as

<. /atata
/atatan
n Atas
Atas Lapora
Laporan
n euang
euangan.
an.

I I. RUAN; LIN;UP

IFRS ' diterapkan pada semua entitas !ang men!a#ikan laporan keuangannn!a untuk 
 pertama kali menurut Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS&. Dengan
diterapkann
diterapkann!a
!a IFRS" maka suatu
suatu entitas
entitas arus sepenun!a
sepenun!a patu kepada
kepada Standar 
Standar 
Pela
Pelapo
pora
ran
n eua
euang
ngan
an Inte
Intern
rnasi
asion
onal
al %IFR
%IFRS&
S&.. Apabi
pabila
la enti
entitas
tas tela
tela mema
mematu
tui
i
sepenun!a kepada Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS&" maka sesuai
dengan
dengan IFRS
IFRS '" pada
pada taun
taun entita
entitass berpin
berpinda
da sepenu
sepenun!
n!aa ke Standa
Standarr Pelapo
Pelaporan
ran
euang
euangan
an Intern
Internasio
asional
nal %IFRS&
%IFRS& adala
adala taun
taun dimana
dimana entita
entitass men!a
men!a#ika
#ikan
n lapora
laporan
n
keuangan IFRS !ang pertama kali.
8enurut IFRS '" laporan keuangan !ang disa#ikan ole suatu entitas di taun pertama
kali dimana dia mengadopsi IFRS" #ika misalkan entitas tersebut men!a#ikan laporan
keuangan sebelumn!a paling terakir.
ter akir.

Laporan keuangan entitas memenui kuali$ikasi sebagai laporan keuangan Standar 


Pelaporan euangan Internasional %IFRS& ' apabila 6

7 Enti
Entita
tass tela
tela
 men!
men!usu
usun
n lapo
laporan
ran keuan
keuanga
gan
n peri
period
odee sebel
sebelum
umn!
n!aa menu
menuru
rutt IFRS
IFRS""
akan tetapi laporan keuangan dimaksudkan untuk penggunaan internal sa#a.

7 Entita
Entitass men!usu
men!usun
n suatu
suatu paket
paket pelapor
pelaporan
an periode
periode sebel
sebelum
umn!
n!aa menurut
menurut IFRS
IFRS untuk 
untuk 
tu#uan
tu#uan konsolid
konsolidasi
asi akan
akan tetapi
tetapi mengab
mengabaik
aikan
an seperan
seperangka
gkatt lapora
laporan
n keuang
keuangan
an
lengkap sebagaimana di0a#ibkan ole IAS '

7 Entita
Entitass tidak men!
men!a#ik
a#ikan
an lapora
laporan
n keuanga
keuangan
n periode
periode 5 perio
periode
de sebelum
sebelumn!
n!aa

III. PEN;E/
PEN;E/UAL
UALIAN
IAN 4ERHA
4ERHADAP
DAP A4URAN
URAN AD@PS
AD@PSII PER
PER4
4A8A ALI
ALI

ika
ika suatu
suatu entita
entitass men!a
men!a#ika
#ikan
n lapora
laporan
n keuang
keuangan
an period
periodee sebelum
sebelumn!
n!aa dan tela
tela
mengandung pern!ataan patu !ang eksplisit dan tanpa s!arat sesuai dengan IFRS"
akan
akan tetapi
tetapi tidak
tidak sepenu
sepenun!
n!aa patu
patu dengan
dengan segala
segala aspek
aspek dari
dari Standa
Standarr Pelapo
Pelaporan
ran
euangan Internasional %IFRS&" maka entitas tersebut tidak akan dianggap sebagai
 pengadopsi pertama kali dalam rangka memenui tu#uan IFRS.
IFRS.

IFRS
IFRS mengid
mengident
enti$i
i$ikasi
kasi * conto
conto pengec
pengecual
ualian
ian dimana
dimana menuru
menurutt standar
standar"" ini tidak 
tidak 
diterapkan 6

7 ika
ika suatu
suatu entita
entitass men!a
men!a#ika
#ikan
n lapora
laporan
n keuan
keuangan
gan dalam
dalam taun
taun sebelu
sebelumn!
mn!aa !ang
!ang
mengandung pern!ataan eksplisit dan tanpa s!arat pada IFRS dan auditor atau
 pemeriksa melakukan kuali$ikasi atas laporan keuangan tersebut.

7 ika
ika suat
suatu
u enti
entita
tass pada
pada peri
period
odee sebe
sebelu
lumn
mn!
!a men!
men!a#i
a#ikan
kan lapora
laporan
n keua
keuang
ngan
ann!
n!aa
menurut Prinsip Akuntansi Bang Diterima Umum secara nasional dan sepan#ang
 perangkat laporan keuangan lainn!a tela mematui Standar Pelaporan
euangan Internasional %IFRS&"akan tetapi di taun ber#alan tidak meneruskan
atau mengentikan pen!a#ian laporan keuangann!a berdasarkan prinsip akuntansi
!ang berlaku.
7 ika
ika suatu
suatu enti
entita
tass dala
dalam
m tau
taun
n lalu
lalu tela
tela men!
men!a#
a#ik
ikan
an lapo
lapora
ran
n keua
keuang
ngan
ann!
n!aa
menurut prinsip akuntansi !ang berlaku secara nasional dan laporan keuangan
tersebut tela memenui Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS&.

8eskipun
8eskipun suatu entitas suda men!a#ikan
men!a#ikan laporan keuangan
keuangan dan perangkat
perangkat laporan
keuangann!a dan mematui Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS& pada
 periode sebelumn!a" #ika entitas tersebut tidak mematui segala aspek" maka entitas
tidak
tidak akan
akan diangg
dianggap
ap sebaga
sebagaii pengad
pengadops
opsii pertam
pertamaa kali
kali untuk
untuk memenu
memenui
i Standa
Standar 

Pelaporan euangan Internasional %IFRS&.

I:. LAP@RAN P@SISI EUAN;AN ACAL 8ENURU4 S4ANDAR  


PELAP@RAN

EUAN;AN IN4ERNASI@NAL

Enti
Entita
tass !ang
ang akan
akan meng
mengad
adop
opsi
si pert
pertam
amaa kali
kali Stan
Standa
darr Pela
Pelapo
pora
ran
n eua
euang
ngan
an
Inte
Intern
rnas
asio
iona
nall ini
ini dia
diaru
rusk
skan
an untu
untuk
k men!
men!usu
usun
n suat
suatu
u lapo
lapora
ran
n posi
posisi
si keua
keuang
ngan
an
 permulaan pada tanggal transisi kepada Standar Pelaporan euangan Internasional
%IFRS&
%IFRS&.. 4angga
anggall transisi
transisi Standar
Standar Pelapo
Pelaporan
ran euangan
euangan %IFRS&
%IFRS& meru#u
meru#uk
k pada
pada
 permulaan atau a0al dari periode tera0al" untuk suatu entitas tersebut men!a#ikan
in$ormasi
in$ormasi komparati$
komparati$ lengkap
lengkap menurut
menurut Standar
Standar Pelaporan
Pelaporan euangan
euangan Internasiona
Internasionall
 pada laporan keuangan menurut Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS&
 pertaman!a.

8aka" tanggal transisi teradap Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS&


ditentukan ole $aktor 5 $aktor sebagai berikut 6

7 4angg
4anggal
al adopsi
adopsi Stan
Standar
dar Pelap
Pelapora
oran
n euang
euangan
an Intern
Internasio
asional
nal %IFRS
%IFRS&&

7 Angka
Angka taun
taun serta
serta in$orm
in$ormasi
asi kompa
komparati
rati$$ !ang menun
menun#uk
#ukkan
kan ba0a
ba0a entit
entitas
as tela
menetapkan untuk men!a#ikan in$ormasi keuangan sepan#ang taun adopsi.

:. PENB
PENBES
ESUA
UAIA
IAN
N BAN; DIPE
DIPERL
RLU
UAN
AN DALA
DALA8
8 8ENB
8ENBUS
USUN
UN LAP@
LAP@RA
RAN
N
P@SISI EUAN;AN ACAL 8ENURU4 S4ANDAR PELAP@RAN
EUAN;AN IN4ERNASI@NAL %IFRS&
Untuk men!usun laporan posisi keuangan a0al menurut Standar Pelaporan euangan
Internasional %IFRS&" suatu entitas arus menerapkan ? prinsip" !aitu 6

7 8enga
8engaku
kuii semua
semua aset dan liabil
liabilita
itass !ang
!ang memilik
memilikii peng
pengak
akua
uan
n !ang
!ang dia
diaru
rusk
skan
an
menurut Standar Pelaporan euangan Internasional" tapi tidak diakui menurut
Prinsip Akuntansi !ang Diterima Umum %;AAP& sebelumn!a.

7 4idak
4idak meng
mengaku
akuii pos sebagai
sebagai aset
aset maupun
maupun liabili
liabilitas
tas seandai
seandain!
n!aa Standa
Standarr Pelapora
Pelaporan
n
euangan Internasional %IFRS& tidak mengiinkan pengakuan semacam itu.

7 Peng
Pengkl
klas
asi$
i$ik
ikas
asia
ian
n kemb
kembal
alii pos
pos !ang
ang diak
diakui
ui menur
enurut
ut Prin
Prinsi
sip
p Akunt
kuntan
ansi
si !ang
ang
Diterim
Diterimaa Umum
Umum %;AAP&
%;AAP& sebelu
sebelumn!
mn!aa sebaga
sebagaii sala
sala satu
satu #enis
#enis aset"
aset" liabil
liabilitas
itas""
maupun komponen ekuitas !ang berbeda menurut Standar Pelaporan euangan
Internasional %IFRS&

7 Peng
Penguk
ukur
uran
an semua
semua aset
aset dan
dan liab
liabil
ilita
itass !ang
!ang diakui
diakui menur
menurut
ut Standa
Standarr Pela
Pelapo
pora
ran
n
euangan Internasional %IFRS&.

:I. E-IAAN AUN4ANSI


AUN4ANSI

IFRS ' mengaruskan ba0a didalam pen!usunan suatu laporan posisi keuangan
a0al menurut IFRS" entitas pengadopsi pertama kali arus menggunakan kebi#akan
akunta
akuntansi
nsi !ang
!ang sama
sama sesuai
sesuai dengan
dengan !ang
!ang diguna
digunakan
kan pada
pada seluru
seluru period
periodee !ang
!ang
disa#ikan di dalam laporan keuangan berbasis IFRS !ang pertama. Pengadopsi pada
saat pertama kali arus konsisten dalam menerapkan kebi#akan akuntansi !ang sama
 pada setiap
s etiap periode !ang akan disa#ikan di dalam laporan
la poran !ang pertama kali menurut
IFRS dan kebi#akan akuntansi tersebut berdasarkan pada 1ersi terakir dari Standar 
Pelaporan euangan Internasional %IFRS& secara e$ekti$ pada tanggal pelaporan.

:II. PERI@D
PERI@DE
E PELAP@R
PELAP@RAN
AN

Periode pelaporan laporan keuangan suatu entitas !ang pertama kali menurut Standar 
Pelapo
Pelaporan
ran euang
euangan
an Intern
Internasio
asional
nal %IFRS&
%IFRS& berdas
berdasark
arkan
an pada
pada akir
akir period
periodee !ang
!ang
dicakup ole 6

7 Laporan
Laporan keuangan
keuangan taunan
taunan
7 Laporan
Laporan keuangan interim #ika ada" !ang menun#ukkan
menun#ukkan entitas men!a#ikan
men!a#ikan sesuai
IAS *? untuk
untuk lapora
laporan
n keuang
keuangan
an !ang
!ang disa#ik
disa#ikan
an pertam
pertamaa kali
kali menuru
menurutt Standa
Standar 

Pelaporan euangan Internasional.

:III.PEN;E/UALIA
:III.PEN;E/UALIAN
N @PSI@NAL
@PSI@NAL DARI S4AN
S4ANDAR
DAR PELAP@RAN
PELAP@RAN EUAN;AN
EUAN;AN
IN4ERNASI@NAL LAINNBA

Pengecualian dari prinsip pengukuran dan prinsip pern!ataan menurut IFRS ' bagi
 pengadopsi Standar Pelaporan euangan Internasional
Internasional %IFRS& adala sebagai berikut 6

7 ombinasi bisnis %!ang ter#adi sebelum tanggal transisi teradap IFRS&

IFRS
IFRS ' mengii
mengiinka
nkan
n suatu
suatu pengec
pengecual
ualian
ian kepada
kepada pengad
pengadops
opsii pertam
pertamaa kali
kali dari
dari
 penerapan berlaku surut dalam al kombinasi bisnis !ang ter#adi sebelum tanggal
transisi teradap IFRS

7 Nilai 0a#ar atau re1aluasi


re1aluasi !ang dianggap sebagai arga perolean
perolean %misal properti"
properti"
 pabrik" peralatan" aset tidak ber0u#ud dan sebagain!a !ang diukur atas dasar nilai
re1aluasi menurut Prinsip Akuntansi Bang
Bang Diterima Umum sebelumn!a&

Suatu pengadopsi pertama kali dapat memili untuk menggunakan re1aluasi Prinsip
Akunta
Akuntansi
nsi !ang
!ang Diterim
Diterimaa Umum
Umum %;AAP&
%;AAP& dari
dari suatu
suatu pos proper
properti"
ti" pabrik
pabrik dan
 peralatan pada atau sebelum tanggal transisi teradap IFRS sebagai !ang dianggap
sebagai arga perolean pada tanggal re1aluasi dapat diperbandingkan secara luas
dengan nilai 0a#arn!a atau bia!a peroleann!a.

7 Imbalan
Imbalan kar!a0
kar!a0an
an

Pada IAS '(" suatu entitas tidak dapat mengakui laba atau rugi aktuarial #ika tela
menggunakan pendekatan koridor. IFRS ' mengiinkan suatu pengadopsi pertama
kali
kali untu
untuk
k memi
memili
li
 dan
dan meng
mengak
akui
ui semua
semua keun
keuntu
tung
ngan
an dan
dan keru
kerugi
gian
an aktu
aktuari
arial
al
kumulati$ pada tanggal transisi kepada IFRS.

7 Selisi
Selisi translasi kumulat
kumulati$ 
i$ 

IAS +' mengaruskan suatu entitas untuk mengklasi$ikasi selisi translasi tertentu
sebagai suatu komponen ekuitas !ang terpisa dan atas pengentian operasi luar 
negri untuk mentrans$er
mentrans$er selisi translasi
translasi kumulati$
kumulati$ !ang terkait
terkait dengan
dengan operasi luar 
negeri kepada laporan pendapatan kompreensi$ sebagai bagian dari keuntungan
atau kerugian karena pengentian.

7 Instrumen
Instrumen keuangan
keuangan ma#emuk 
ma#emuk 

7 In1estasi
In1estasi pada entitas anak" entitas !ang dikendalikan
dikendalikan bersama7sama"
bersama7sama" dan entitas
entitas
asosiasi

7 Aset dan liabilitas dari


dari entitas anak"entitas asosiasi dan entitas 1entura bersama %#oint
%#oint
1enture&

7 Penetapan instrumen keuangan


keuangan !ang
!ang diakui sebelumn!a
sebelumn!a

7 4ransaksi
4ransaksi pemba!ara
pemba!aran
n berbasis saam

7 ontrak
ontrak asuransi
asuransi

7 Liabilitas
Liabilitas !ang dientikan
dientikan termasuk di dalam arga perolean
perolean dari properti" pabrik"
pabrik"
dan peralatan.

7 Se0a %guna usaa&

7 Peng
Penguk
ukur
uran
an niai
niai 0a#a
0a#arr dari
dari aset
aset keua
keuang
ngan
an atau
atau liab
liabil
ilit
itas
as keua
keuang
ngan
an atas
atas dasar 
dasar 
 pengakuan a0al

7 Aset
Aset keuang
keuangan
an atau aset tidak
tidak ber0u#
ber0u#ud
ud !ang dicatat
dicatat sesuai dengan
dengan IFRI/
IFRI/ '+"
tentang Per#an#ian onsesi asa

7 -ia!a
-ia!a Pin#am
Pin#aman
an

I. PEN;E/UALIAN 8ANDA4


8ANDA4@RI 4ERHADAP
4ERHADAP PENERAPAN
PENERAPAN -ERLAU
-ERLAU SURU4
S4ANDAR PELAP@RAN EUAN;AN IN4ERNASI@NAL LAINNBA

IFRS ' paragra$ + melarang penerapan berlaku surut dari beberapa aspek daripada
Standar Pelaporan euangan Internasional %IFRS& lainn!a !ang terkait ole 6

7 4idak diakuin!a aset keuangan


keuangan dan liabilitas
liabilitas keuangan

7 Akuntansi
Akuntansi Lindung
Lindung Nilai
Nilai

Pengadopsi pertama kali dibutukan pada tanggal transisi kepada Standar Pelaporan
euangan Internasional %IFRS&" untuk mengukur semua deri1ati$ atas dasar nilai
0a#ar dan mengeliminasi penangguan kerugian dan keuntungan atas deri1ati$ !ang
tela
tela
 dila
dilapo
pork
rkan
an menu
menurut
rut Prin
Prinsi
sip
p Akunt
kuntan
ansi
si Bang Dite
Diterim
rimaa Umum
Umum %;AA
%;AAP&
P&
sebelumn!a.

7 Estimasi
Estimasi 5 estimasi
estimasi

Estimasi 5 estimasi suatu entitas menurut IFRS pada tanggal transisi arus konsisten
dengan estimasi !ang dibuat pada tanggal !ang sama menurut Prinsip Akuntansi
!ang Diterima Umum %;AAP& sebelumn!a" kecuali ada bukti ba0a tu#uan estimasi
!ang dilakukan adala sala.

7 Aset
Aset !ang
!ang diklasi
diklasi$ik
$ikasik
asikan
an sebaga
sebagaii !ang
!ang dimilik
dimilikii untuk
untuk di#ual
di#ual dan operasi
operasi !ang
dientikan.

7 -eberapa aspek akuntansi


akuntansi untuk kepentingan
kepentingan non7pengendali.
non7pengendali.

Entitas !ang diperbolekan menerapkan ketentuan tertentu dari IAS +) secara


 propekti$ dari tanggal transisi kepada IFRS" kecuali entitas arus memili
menerapkan IFRS * dan IAS +' secara berlaku surut" dalam al IAS +) #uga arus
diterapkan secara berlaku surut.

. PENBA
PENBAIAN DAN PEN;UN;
PEN;UN;AP
APA
AN

Pengadopsi
Pengadopsi pertama
pertama kali arus men!a#ikan
men!a#ikan sekurang7ku
sekurang7kurangn
rangn!a
!a untuk satu taun in$ormasi
in$ormasi
komparati$
komparati$.. Disamping
Disamping itu pengadopsi
pengadopsi #uga arus
arus men#elaskan
men#elaskan bagaimana
bagaimana transisi
transisi kepada
kepada
Standar
Standar Pelaporan
Pelaporan euangan
euangan Internasion
Internasional
al %IFRS& mempengarui
mempengarui posisi keuangan !ang
dilaporkan" kiner#a keuangan" dan arus kas. Untuk itu" rekonsiliasi ekuitas dan laba serta rugi
sebagaiman
sebagaimanaa !ang
!ang dilaporkan
dilaporkan menurut Prinsip Akuntansi
Akuntansi !ang Diterima
Diterima Umum %;AAP&
sebelumn!a teradap IFRS dimasukkan di dalam laporan keuangan sesuai Standar Pelaporan
euangan Internasional %IFRS& !ang pertama dari entitas.

I. /@N4@H
/@N4@H PERUSAH
PERUSAHAAN
AAN BAN; 8EN;;UN
8EN;;UNAA
AAN
N IFRS
IFRS DAN APA
APA SAA BAN;
BAN;
HARUS DILAUAN SAA4 PERUSAHAAN
PERUSAHAAN PER4A8A
PER4A8A ALI 8EN;AD@PSI IFRS

Sala
Sala satu
satu peru
perusa
saaa
aan
n !ang suda
suda
 meng
mengad
adop
opsi
si IFRS
IFRS adal
adala
a UNIL
UNILE:
E:ER
ER.. Unile
Unile1e
1er 

mengadopsi IFRS se#ak ' anuari +,,<. 4ermasuk penerapan a0al IAS '( %re1isi +,,?& tentang
imbalan ker#a. 4anggal transisi Unile1er adala ' anuari +,,? dimana tanggal itu merupakan
tanggal a0al periode paling a0al !ang akan men!a#ikan in$ormasi komparati$ berbasis IFRS.
Pada Laporan 4aunan
4aunan taun +,,< laporan keuangan interim tela disusun sesuai dengan IAS *?.
In$orm
In$ormasi
asi keuang
keuangan
an disusu
disusun
n berdasa
berdasark
rkan
an arga
arga perole
perolean
an kecual
kecualii !ang
!ang terkai
terkaitt dengan
dengan
 penilaian kembali aset biologis" aset keuangan !ang diklasi$ikasikan sebagai 2tersedia untuk 
di#ual3 dan 2pada nilai 0a#ar melalui laporan laba rugi3 dan deri1ati$.

IFRS diterapkan secara retrospekti$" !ang berarti ba0a neraca pembukuan ' anuari +,,?
disa#ikan
disa#ikan kembali
kembali seola7ola
seola7ola kebi#akan akuntansi
akuntansi !ang suda berlaku.
berlaku. Pengecualia
Pengecualian
n !aitu 6
Rekonsiliasi dari ;AAP ke IFRS dari neraca per + uni +,,? dan laporan laba rugi untuk kuartal
dan periode enam bulan berakir pada tanggal tersebut. ' anuari +,,< Unile1er menerapkan
 perubaan tambaan dalam pada kebi#akan akuntansi. Perubaan tersebut diterapkan secara
 prospekti$ mulai ' anuari +,,<.

Unile1
Unile1er
er tela
tela menera
menerapka
pkan
n IAS *+ dan IAS *(.
*(. -erdas
-erdasark
arkan
an IAS *+" Unile1
Unile1er
er arus
arus
men!a
men!a#ik
#ikan
an modal
modal saam
saam pre$e
pre$eren
rensi
si N: sebagai
sebagai ke0a#ib
ke0a#iban
an dan
dan bukan
bukan sebagai
sebagai bagian
bagian dari
dari
ekuitas. Di1iden !ang diba!arkan pada saam pre$eren diakui dalam laporan laba rugi sebagai
 beban bunga. IAS *( mens!aratkan aset keuangan non7deri1ati$ !ang akan diadakan pada nilai
0a#ar dengan gerakan 5 gerakan !ang belum direalisasi dalam nilai 0a#ar diakui langsung dalam
ekuitas.
ekuitas. e0a#iban
e0a#iban keuangan
keuangan non deri1ati$ terus diukur
diukur pada bia!a perolean
perolean diamortisasi"
diamortisasi"
kecuali
kecuali merupakan
merupakan bagian dari nilai lindung ubungan
ubungan akuntansi
akuntansi nilai 0a#ar dari risiko
risiko lindung
lindung
nilai.