Vous êtes sur la page 1sur 16

FIELD OBSERVATION AND ANALYSIS

ALFAMART VS. INDOMARET

SINARRING AZI LAGA (09211750054001)


CHYNTIA KUMALASARI P. (09211750054007)
CECILIA STEPHANIE (09211750054009)
LIA NINDA SAFITRI (09211750054014)
VICTORY TYAS PAMBUDI S. (09211750054015)

DOSEN PENGAMPU
IR. FUAD ACHMADI MSC.PH.D

DEPARTEMEN MANAJEMEN TEKNOLOGI


BIDANG KEAHLIAN MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS BISNIS DAN MANAJEMEN TEKNOLOGI
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
SURABAYA
2019
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ..................................................................................................................... i


SEJARAH DAN PERBANDINGAN PROFIT ................................................................ 1
A. Sejarah Indomaret .............................................................................................. 1
B. Sejarah Alfamart ................................................................................................ 1
C. Perbandingan Profit Alfamart dan Indomaret .................................................... 2
KONDISI TEMPAT USAHA DAN PERSEBARAN ..................................................... 3
A. Kondisi Tempat Usaha....................................................................................... 3
B. Persebaran Usaha ............................................................................................... 3
TARGET PASAR DAN POSITIONING......................................................................... 4
A. Target Pasar ....................................................................................................... 4
B. Positioning ......................................................................................................... 4
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN PERUSAHAN ................................................. 6
A. Alfamart ............................................................................................................. 6
B. Indomaret ........................................................................................................... 8
STRATEGI PERUSAHAN ............................................................................................ 10
A. Indomaret ......................................................................................................... 10
B. Alfamart ........................................................................................................... 12
KESIMPULAN .............................................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 14
SEJARAH DAN PERBANDINGAN PROFIT
A. Sejarah Indomaret

Pemikiran untuk mempermudah penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari


karyawan perusahaan, 1988 didirikan gerai Indomaret. Sejalan pengembangan
toko, perusahaan tertarik mendalami perilaku konsumen. Beberapa karyawan
ditugaskan mengamati dan meneliti perilaku belanja. Masyarakat cenderung
meemilih di gerai modern berdasar alasan kelengkapan pilihan produk berkualitas,
harga bersainng dan suasana nyaman. PT.Indomarco Prismatama adalah pemilih
awal Indomaret.

Pada tahun 2013, PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET), mengakuisisi 3


perusahaan yang bergerak dibidang retail, yaitu PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
(Sari Roti), PT Fastfood Indonesia Tbk (KFC) dan PT Indomarco Prismatama
(Indomaret). DNET kemudian berubah nama menjadi PT Indoritel Makmur
Internasional Tbk, dan menjadi induk perusahaan bagi ketiganya.

B. Sejarah Alfamart

Didirikan sebagai Perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan
Keluarga. Perubahan kepemilikan : PT HM Sampoerna (70%) and Djoko Susanto
Family (30%). Toko pertama bernama Alfa Minimart didirikan 18 Oktober 1999 di
Jl. Beringin Raya, Karawaci, Tangerang. Pada tanggal 1 Agustus 2002, kepemilikan
PT. Alfa Mitramart Utama beralih ke PT. Sumber Alfaria Trijaya yang sahamnya
dimiliki oleh HM Sampoerna (70%) dan PT. Sigmantara Alfindo (30%).

1
Mulai tanggal 1 Januari 2003, Alfa Minimart berubah menjadi Alfamart. Pada
bulan Januari 2009, PT. Sumber Alfaria Trijaya menggelar penawaran umum saham
perdana atau Initial Public Offering (IPO). Saat ini, kantor pusat Alfamart serta gerai
flagship-nya di Jabodetabek berada di Jl. MH. Thamrin No. 9, Cikokol, Tangerang.

C. Perbandingan Profit Alfamart dan Indomaret


Perbandingan profit antara indomaret dan alfamart terlihat jelas, alfamart
memiliki keuangan yang lebih banyak daripada indomaret. Memiliki trend yang
sama namun peningkatan laba Alfamart lebih besar.

Keuangan Alfamart
1,000,000
900,000
800,000
(Juta Rupiah)

700,000
600,000
500,000
400,000
300,000
200,000
100,000
0
2015 2016 2017 2018
Penghasilan 475,252 531,266 115,498 1,010,579
Laba 464,204 553,835 257,735 668,426

Keuangan Indomaret
1,000,000
900,000
800,000
700,000
(Juta Rupiah)

600,000
500,000
400,000
300,000
200,000
100,000
0
2015 2016 2017 2018
Penghasilan 414,917 373,072 224,403 448,000
Laba 414,917 398,072 170,793 282,868

2
KONDISI TEMPAT USAHA DAN PERSEBARAN
A. Kondisi Tempat Usaha
Di sejumlah tempat, sering ditemukan gerai toko ritel modern seperti Indomaret
yang letaknya berdekatan dengan Alfamart, begitu sebaliknya. Bahkan, tidak sedikit
dari kedua gerai tersebut yang letaknya bersebelahan persis tanpa diselingi toko lain.

Indomaret Alfamart
Berlokasi di berbagai kawasan : Berlokasi di sekitar wilayah :
 Perumahan  Perumahan
 Perkantoran  Perkantoran
 Niaga  Fasilitas umum
 Wisata
 Apartemen
 Fasilitas Umum
Menyediakan kebutuhan pokok dan Menyediakan kebutuhan rumah tangga sehari-hari dari
kebutuhan sehari-hari. mulai produk makanan, minuman, produk kecantikan, alat
tulis, pulsa elektronik sampai ke alat sederhana rumah
tangga.
Luas toko ± 120 - 200 m2 Luas toko ± 150 - 250 m2
Setiap gerai menyediakan > 5000 produk -
Lokasi dekat dan mudah dijangkau Lokasi dekat dan mudah dijangkau
B. Persebaran Usaha
Perbandingan persebaran pusat distribusi atau gerai pada Indomaret dan Alfamart
memiliki perbedaan sebagai berikut:

Indomaret Alfamart
Terdapat 33 pusat distribusi tersebar di : Terdapat 31 pusat distribusi tersebar di :
 Jawa  Jawa
 Bali  Bali
 Lombok  Sulawesi Selatan, Utara
 Madura  Gorontalo
 Sumatra  Pulau Kalimantan di daerah Kalimantan Selatan,
 Sulawesi Tengah dan Barat.
 Kalimantan
 NTB Alfamart pun sudah secara aktif melakukan ekspansi
 Batam ke beberapa wilayah di Asia seperti di Filipina.
Jumlah gerai ± 16480 Jumlah gerai mencapai 14000

3
TARGET PASAR DAN POSITIONING
A. Target Pasar
Alfamart

Target pasar Alfamart dapat dikelompokkan menurut tiga perspektif yaitu,


geografis (area perumahan, fasilitas publik, dan gedung perkantoran), demografis
(ibu rumah tangga, anak-anak, dan kelas ekonomi menengah) psikografis:
(kenyamanan, pelayanan yang ramah).

Indomaret

Target pasar Indomaret adalah semua kalangan. Strategi pemasarannya


diintergrasikan dengan kegiatan promosi yang dijalankan secara berkala dengan
berbagai metode sesuai dengan jenis produk dan fokus target pasarnya.

B. Positioning
Berdasarkan Derived Stimulus Configuration Euclidean Distance Model pada
beberapa persahaan ritel Indonesia terlihat bahwa sebagian besar atribut pada
perceptual map berkumpul pada kuadran di bagian kanan bawah dan terletak
berdekatan dengan gerai minimarket Indomaret yaitu customer service, location,
merchandise assortment, communication mix, dan pricing. Sedangkan Atribut store
layout and design berada pada kuadran di bagian kanan atas dan terlihat memiliki
jarak yang berdekatan dengan gerai minimarket Alfamart.

4
Hal ini menunjukkan bahwa gerai minimarket Indomaret sudah diposisikan
dengan baik pada lima dari enam atribut keseluruhan terlihat dari jarak yang
berdekatan pada lima atribut tersebut, sedangkan gerai Alfamart diposisikan dengan
baik pada atribut store layout and design.

Atribut Gerai Minimarket


Alfamart Indomaret Yomart Circle-K SB Mart
Customer Service 2 1 3 4 5
Location 2 1 3 4 5
Store Layout+Design 1 2 3 4 5
Mechandise Assortment 2 1 3 4 5
Communication Mix 2 1 3 4 5
Pricing 3 1 2 4 5
Total 12 7 17 25 30
Peringkat 2 1 3 4 5
Adapun penjelasan lebih terperinci mengenai ke-enam elemen retail mix
menurut Levy & Weitz (2012) adalah sebagai berikut:

1. Customer service = Serangkaian kegiatan dan program yang dilakukan oleh


retailer untuk membuat pengalaman belanja lebih bermanfaat bagi para
pelanggan mereka.
2. Location = Faktor yang paling berpengaruh dalam industri bisnis ritel. Lokasi
toko memiliki pengaruh penting dalam memberikan nilai lebih kepada
konsumen dan merupakan penentu kesuksesan bisnis ritel.
3. Store design and display = Kegiatan perusahaan dalam merancang lingkungan
toko yang berdampak pada perilaku pembelian konsumen.
4. Merchandise assortment = Keputusan perusahaan dalam memilih variasi
produk dan jumlah produk yang akan ditawarkan kepada konsumen.
5. Communication mix = Sebuah program yang dilakukan oleh perusahaan untuk
membangun brand image dan membangun hubungan dengan pelanggan di
pasar sasaran.
6. Pricing Harga = Elemen dalam retail mix yang berdampak pada peningkatan
penjualan dan profit perusahaan.

5
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN PERUSAHAN
A. Alfamart
Kekuatan

 Produk murah, tetapi biasanya dengan beberapa limitasi durasi jual yang
singkat, stok terbatas, atau pembelian bersyarat.
 Karyawan selalu menyapa pembeli.
 Kartu member Alfamart berguna sebagai pengumpulan poin yang nantinya
poin dapat ditukarkan dengan voucher yang dapat digunakan belanja kembali,
ada reminder diskon melalui sms.

 Pembayaran menggunakan Go-Pay, Doku, Indosat Dompetku dan XL Tunai.

 Ada promo yang bekerja sama dengan Go-Pay.

6
Kelemahan

 Produk-produk yang dijual kurang lengkap dan hanya tersedia kebutuhan-


kebutuhan pokok.
 Sebagian cabang kurang mengikuti trend, tidak memiliki tempat nongkrong
seperti mini market dan convenience store lain.
 Ruang yang relatif sempit dan kurang nyaman.
 Tidak tersedia toilet di sejumlah gerai Alfamart.
 Kantong plastik berbayar (baik plastik besar atau kecil).
 Penempatan barang yang kurang teratur membuat kurang nyaman.
 Penempatan kasir kurang rapi sehingga antrian membuat bingung customer.
 Tindak kejahatan lebih tinggi karena sistem keamanan masih kurang.
 Kartu member hanya untuk poin tidak bisa sebagai e-money juga.
 Voucher alfamart tidak tersedia bebas di kasir, bisa didapatkan dengan
menghubungi layanan konsumen alfamart atau dari internet.

 Untuk pembelian online, pengiriman barang hanya untuk produk alfamart saja.
Jika produk non-alfamart menggunakan pihak ketiga sebagai pengirim
(sehingga ada ongkos tambahan bagi pelanggan).

7
B. Indomaret
Kekuatan

 Produk yang dijual lebih variatif / lengkap dibanding pesaing.


 Keamanan lebih terjaga dengan adanya CCTV.
 Indomaret mampu menjual barang eceran dengan harga lebih murah, karena
Indomaret mengambil pasokan barang dari salah satu distributor terbesar
produk kebutuhan sehari-hari yaitu Indomarco.
 Pembayaran bisa menggunakan i.saku dsb.

 Kartu member indomaret card berfungsi sebagai e-money yang dapat


digunakan untuk pembayaran Toll, SPBU, Kereta Rel Listrik, dsb.

 Hampir setiap indomaret memiliki tempat duduk untuk nongkrong, terlebih


pada Indomaret Point tempat duduk berada didalam gerai.

 Pada Indomaret Point tersedia makanan cepat saji seperti sosis dan makanan
ala luar negeri seperti korea.
 Indomaret mengeluarkan voucher yang dapat dibeli di kasir, yang dapat
digunakan sebagai hadiah ke orang lain.

8
 Investasi franchise Indomaret lebih kompetitif yaitu 394 juta. Sedangkan
alfamart berkisar 300 – 500juta.
 Memiliki SDM yang berkualitas dengan sering membuka jobfair di universitas
terkemuka (focus dengan lulusan universitas – D4/S1/S2).

 Untuk pembelian lewat online tidak terbatas untuk produk indomaret saja.
 Gratis ongkir untuk pembelian online jika pembelian 100ribu keatas.

Kelemahan

 Sering terjadi pergantian harga, namun harga yang tertera di display tidak
sesuai dengan harga yang tertera pada kasir.
 Barang yang disupply melebihi kapasitas yang ada digudang biasanya akan
membuat konsumen berdesakan untuk masuk sehingga akses antri kurang
maksimal.
 Harga jual barang setiap Indomaret tidak sama.
 Untuk mendapat poin pembelanjaan harus
memiliki kartu lain yaitu mypoin.

9
Berikut perbandingan kelemahan dan kelebihan dari Indomaret dan Alfamart:

Indomaret Alfamart
Kelengkapan Lebih lengkap Kurang lengkap
produk
Harga  Lebih murah untuk barang eceran  Harga murah untuk semua barang
(terutama supply indomarco)  Harga relative sama untuk setiap gerai
 Harga tidak sama antar gerai
 Harga di display dan di kasir terkadang
berbeda
Store  Penataan barang dan kasir rapi  Penataan barang kurang kategori dan
 Lebih kekinian, tersedia banyak tempat kasir yang kurang rapi
nongkrong  Jarang yang ada kursi untuk duduk
 Lebih luas  Relatif lebih sempit
 Dilengkapi toilet  Toilet kurang tersedia
Kantong plastik Gratis Berbayar
Keamanan Lebih aman dengan cctv Masih banyak yang belum ada cctv
Promosi Kurang promosi atau ada promosi namun Banyak promo (pengumpulan point,
kesulitan karena harus menggunakan bekerja sama dengan go-pay, dll)
metode pembayaran tertentu
Kartu member Bisa untuk e-toll & e-money Tidak bisa untuk e-toll & e-money
Untuk promo terdapat kartu lain Pengumpulan point menggunakan kartu ini
Voucher Tersedia di kasir dan dapat digunakan di Tidak tersedia di kasir, penggunaannya
seluruh gerai relative jarang
Kerja sama Relatif sama dengan alfamart. Bedanya Bedanya bisa menggunakan Go-Pay,
ada kerja sama dengan BCA dan i.saku DOKU, indosat dompetku dan xl tunai
Karyawan  Lebih galak tapi responsif  Lebih ramah terhadap pembeli tapi agak
 Fokus terhadap pengembangan lambat
karyawan dengan banyak jobfair  Kurang gencar untuk perekrutan
karyawan
Pembelian Lebih mudah dan bisa gratis ongkir Relatif lebih susah karena hanya barang
online tertentu yang gratis, menggunakan jasa
pengiriman eksternal dg biaya ongkir
Investasi  Hanya terdapat 1 skema harga yaitu  Terdapat beberapa pilihan skema
franchise 394 juta berkisar 300-500 juta
 Lebih murah, dilihat dari biaya  Biaya franchise 45 juta
franchise 36 juta
Biaya royalty Dikenakan biaya jika penjualan bersih Dikenakan biaya jika penjualan bersih >=
franchise >= 175 juta 150juta
BEP franchise 4 tahun 3-4 tahun

STRATEGI PERUSAHAN
A. Indomaret
Five Forces Indomaret :

 Rivalry among existing competitors (Persaingan antar kompetitor yang ada)

10
 Threat of New Entrant (Ancaman pendatang baru)
 Threat Subtitute Product and Service (Ancaman dari produk atau jasa pengganti)
 Bargaining Power of Supplier (Daya tawar menawar pemasok)
 Bargaining Power of Buyers (Daya tawar menawar pembeli)

Strategi Generik Porter yang digunakan Indomaret :

 Overal Cost Leadership (Kepemimpinan Biaya overal)


 Keunggulan biaya merupakan strategi yang paling jelas dari strategi generik.
 Perusahaan bersiap menjadi produsen berbiaya rendah di dalam industrinya.
 Apabila perusahaan mencapai dan mempertahankan keseluruhan keunggulan
biaya, maka perusahaan akan menjadi perusahaan berkinerja tinggi di dalam
industrinya asalkan perusahaan dapat menguasai harga pada rata-rata industri.
 Strategi yang diterapkan Indomaret dengan menetapkan harga yang tepat dan
bersifat tetap dan memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan
pelanggan karena melihat kondisi konsumen yang membeli produk pada saat ini
peka terhadap harga dikarenakan perekonomian Negara.

Diferensiasi (differentiation) :

Dalam strategi diferensiasi, perusahaan berusaha menjadi unik dalam


industrinya pada berbagai dimensi yang dihargai pembeli. Cara melakukan diferensiasi
berbeda untuk setiap Industri. Diferensiasi dapat didasarkan pada produk itu sendiri.
Sistem penyerahan produk yang dipergunakan untuk menjualnya, pendekatan
pemasaran, dan faktor lain.

Perusahaan dapat mencapai dan mempertahankan diferensiasi bisa berkinerja


tinggi dalam industrinya. Logika dari strategi diferensiasi mengharuskan perusaan
memilih atribut untuk mendiferensiasikan diri secara berbeda dengan atribut
pesaingnya.Untuk mempercepat pelayanan dan kenyamanan berbelanja dikasi,
Indomaret menggunakan scanner barcode, pembayaran dengan Indomaret Card, Jack
Card.

11
Juga memanfaatkan T Cash memanfaatkan teknologi pembelian dan
pembayaran digital menggunakan ponsel secara Tap N Go, fasilitas ini dapat dinikmati
konsumen diseluruh gerai Indomaret dan Pesan Antar Ambil Indomaret (PAAI) sejalan
dengan perkembangan dunia ritel dan kebutuhan pelanggan, Indomaret terus melakukan
inovasi baru dalam pengembangan produk dan jasa, antara lain: Pesan Antar Ambil
Indomaret yang memungkinkan konsumen memesan produk yang tidak dipajang di
toko (ice cream tart, ponsel, furniture, karangan bunga dan lain lain) dan diantar
kerumah konsumen.

B. Alfamart
Five Forces Alfamart :

 Rivalry (Persaingan)
 Barriers To Entry (Hambatan masuk)
 Buyer Power (Kekuatan Pembeli)
 Supplier Power (Kekuatan Pemasok)
 Threat of Subtitutes Product (Ancaman Dari Produk/Jasa Pengganti)

Strategi Generik Porter yang digunakan Alfamart :

 Alfamart menggunakan strategi competitive dan differentiation advantage.


 Perusahaan Alfamart menggunakan Strategi Fokus (Focus Strategy).
 Karena Alfamart sudah memiliki jumlah pelanggan yang berjumlah sangat besar
sehingga perusahaan harus mampu melayani kepuasan serta permintaan
pelanggannya. Apalagi Alfamart sudah hampir menjadi toko “wajib” yang harus
ada disetiap kawasan pemukiman.
 Brand image yang telah melekat pada pemikiran pelanggan adalah Alfamart
sebagai minimarket bukan sebagai convenience store seperti Seven Eleven,
Indomaret Point, Circle K, dll.
 Sejauh ini Alfamart tidak melakukan perubahan model penjualannya.
 Alfamart tetap menjalankan seluruh fokus target market utamanya.

12
KESIMPULAN

1. Perbandingan profit antara indomaret dan alfamart terlihat jelas, alfamart memiliki
keuangan yang lebih banyak daripada indomaret. Memiliki trend yang sama namun
peningkatan laba Alfamart lebih besar.
2. Pada kondisi gerai keduanya memiliki lokasi dan penyediaan produk yang sama.
Indomaret memiliki cakupan luas toko yang lebih kecil, namun memiliki target
kawasan yang lebih banyak. Pusat distribusi Indomaret berjumlah 33 dan alfamart
berjumlah 31 (+ekspansi ke wilayah ASEAN).
3. Target pasar Indomaret adalah semua kalangan dan strategi pemasarannya
diintergrasikan dengan kegiatan promosi sedangkan target pasar Alfamart dapat
dikelompokkan menurut tiga perspektif. Gerai minimarket Indomaret sudah
diposisikan dengan baik pada lima dari enam atribut keseluruhan terlihat dari jarak
yang berdekatan pada lima atribut, sedangkan gerai Alfamart diposisikan dengan
baik pada atribut store layout and design.
4. Indomaret dan Alfamart memiliki kelebihan dan kekurangan serta skema franchise
berbeda. Kelebihan dan keurangan ini yang membuat keduanya bersaing secara
ketat.
5. Strategi Indomaret adalah Rivalry among existing competitors, Threat of New
Entrant, Threat Subtitute Product and Service, Bargaining Power of Supplier,
Bargaining Power of Buyers. Strategi Alfamart adalah Rivalry, Barriers To Entry,
Buyer Power, Supplier Power, Threat of Subtitutes Product.

13
DAFTAR PUSTAKA

http://alfamartku.com/
https://indomaret.co.id/
Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2018
Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2017
Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2016
Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2018
Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2017
Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2016
http://muhammadsholihin8.blogspot.com/2013/11/analisis-persaingan-indomaret-
dan.html
http://valentinaolivia.blogspot.com/2013/04/analisis-minimarket-alfamart-dengan.html
https://www.scribd.com/doc/313543511/indomaret-VS-Alfamart-fix-docx

14