Vous êtes sur la page 1sur 36

Faculty of Medicine

UNSWAGATI
Physiology Dept

Brain Metabolism
Ariestya Indah Permata Sari

Jan 2018 1
Cerebral Blood Flow (CBF)

 50-65 ml/100 g / minute

 Entire brain: 750-900 ml/minute

 Brain weight = 2% body weight

 Brain receives 15% - 20% of resting cardiac


output

2
Vaskularisasi serebral

 Supply arteri pada otak:

 A. vertebralis

 A. carotis interna

 Interconnected  Circulus arteriosus Willisi

3
4
Regulation of Cerebral Blood Flow

Factors influenced:

1. Myogenik

2. Metabolik

3. Neurogenik

4. Viskositas darah

5
Regulation of Cerebral Blood Flow - 2

1. Regulasi Myogenik

 Autoregulasi tekanan  refleks myogenik

 CBF tetap konstan meskipun terjadi perubahan tekanan perfusi otak (Cerebral
perfusion pressure / CPP)
 CPP berhubungan dengan Mean Arterial Pressure (MAP) dan Intracranial Pressure
(ICP) :

CPP = MAP – ICP


 Batas MAP normal pada autoregulasi: 50 – 150 mmHg

6
Regulation of Cerebral Blood Flow - 3

1. Regulasi Myogenik

Faktor yg mempengaruhi:

 Hipertensi arteri

 Peningkatan ICP atau CVP

 Hipoksemia

 Perubahan PaCO2

7
Regulation of Cerebral Blood Flow - 4

2. Regulasi Metabolik

a. Flow-metabolism coupling
Peningkatan metabolisme otak
 kebutuhan glukosa & O2 >>>
 CBF me >>>

b. Tekanan parsial CO2 arteri


(PaCO2)

c. Tekanan parsial O2 arteri (PaO2)

8
Regulation of Cerebral Blood Flow - 5

3. Regulasi Neurogenik

 Innervasi sistem saraf otonom pada


vaskular serebral

 Stimulasi saraf simpatis  vasokonstriksi


 menurunkan CBF

 Stimulasi parasimpatis  vasodilatasi 


meningkatkan CBF

 Chemical & metabolic intermediate

9
Regulation of Cerebral Blood Flow - 3

4. Viskositas darah

Konsensus :
mempertahankan
Hematokrit 30 – 35%

10
Kecepatan aliran darah pada otak

11
CBF
dan
Perfusi Otak

12
CBF dan Kebutuhan O2

 CBF < 20 ml/100g/min  gangguan fungsi elektrofisiologis  hilang


kesadaran

 CBF < 10 ml/100g/min  homeostasis tidak dapat dipertahankan 


pompa membran sel gagal  ion Na+, Ca2+, dan air memasuki sel  sel
membengkak  sel mati

 ‘Keistimewaan’ : darah vena dari otak masih mengandung O2 60-75%

13
CBF dan Respon seluler jarigan otak

14
Hipoksia Jaringan Otak

 Kekurangan oksigen
dalam 5-10 detik 
ketidaksadaran
(unconsciousness)

15
Liquor cerebrospinal (LCS)

16
Venous drainage of brain

Aliran vena superficial Aliran vena profunda

17
Aliran sinus venosus cerebri
(sinus duramatris)

18
Produksi LCS

 450-500 ml LCS/hari

 2/3 oleh plexus choroideus, sisanya oleh


sel-sel ependym, membran arachnoid &
perivascular space
 Transpor aktif Na+, dan menarik Cl- 
me>> tekanan osmotik  sekresi LCS

 Sedikit glukosa  LCS

 K+ dan bikarbonat ditranspor ke kapiler


darah

19
Komposisi LCS

Composition CSF Plasma


Sodium (Na) (mmol/l) 144–152 136–148
Potassium (K) (mmol/l) 2.0–3.0 3.8–5.0
Calcium (Ca) (mmol/l) 1.1–1.3 2.2–2.6
Chloride (Cl) (mmol/l) 123–128 95–105
Bicarbonate (mmol/l) 24–32 24–32
Glucose (mmol/l) 2.5–4.5 3.0–5.0
Protein (g/l) 0.2–0.3 60–80
pH 7.39 7.4

20
Cerebrospinal Fluid Pressure Regulation

 Regulasi tekanan LCS oleh


villi arachnoid (makros:
granulationes arachnoidae)

 Absorbsi pasif LCS 


gradien tekanan ≥ 1,5 mmHg

 Obstruksi  hidrosefalus

21
Intracranial Pressure (ICP)

 Kompartemen intrakranial  dalam


cranium

 Cranium = struktur rigid  volume


intrakranial = 1400-1700mL

 Terdiri dari:
 Jaringan otak

 LCS

 Darah: arteri & vena

22
Monroe-Kellie Doctrine

 Peningkatan vol salah satu


komponen intrakranial 
pegurangan vol komponen lainnya
 mempertahankan ICP konstan

 Kemampuan kompensasi terbatas

23
24
Brain metabolism

 Command center  Memerlukan 20% dari total O2

 Selalu berfungsi  memerlukan  Memerlukan 20% - 25% dari total


energi >>> konsumsi glukosa
 Pada saat istirahat (awake):  Fungsi utama: mempertahankan potensial
metabolisme otak 15% dari total membran melalui Na+/K+ATPase
 Metabolisme pada jaringan otak =
 Pada saat aktif  metabolisme neuron
7,5x rata-rata metabolisme jaringan
meningkat 100 -150%
sistem non-saraf

25
Why does brain need energy?

 Mempertahankan gradien ion


membran plasma

 Proses penyimpanan & transport

 Sintesis neurotransmitter
60% untuk menjalankan fungsi elektrofisiologis
&
 Sintesis komponen selular lain
40% untuk homeostasis sel

90% energi yang digunakan otak


berasal dari glukosa
26
Temperatur VS Tingkat Metabolisme Otak

27
Blood Brain Barrier (BBB)

28
29
Pathway across the BBB

30
Metabolisme karbohidrat pada otak

 Sumber energi utama: oksidasi aerob glukosa

 Penyimpanan glikogen hanya sedikit (1/10 otot)

 Glukosa melewati sawar darah otak (Blood Brain Barrier / BBB) dengan difusi
terfasilitasi

 Level glukosa otak tergantung pada:

 Level glukosa darah

 Ambilan dari blood brain barrier (BBB)

 Hipoglikemia  unconsciousness  kerusakan neuron irreversible


31
Astrocyte and the glucose

 Glukosa digunakan terutama


oleh astrosit

 Transpor glukosa tidak


tergantung pada insulin

 Astrosit mendaur ulang


glutamat

 Neuron terutama
menggunakan laktat & piruvat

32
Glutamate use in neuron

33
Hyperammonemia
Konsentrasi ammonia meningkat (> 50µmol/L)

Mengikat 𝛼-ketoglutarat & glutamat


 Ammonia melewati BBB dengan bebas

 Kondisi hyperammonemia dapat
disebabkan oleh : menghentikan siklus Krebs


Insufisiensi sintesis urea e.c kerusakan
fungsi hepar ATP berkurang, glutamin & glutamat terakumulasi di
astrosit


Ensefalopati hepatikum
Disorientasi, agitasi, konfusi, unconsciousness, koma
(liver encephalopathy)
34
Glutamate excess
Glutamat >>>>
 Excitotoxic neuronal damage (gangguan

transport glutamat dari celah synaps)
Perubahan gradien osmotik intra &
extracellular

Influx air

Edema otak
35
Any questions?
36