Vous êtes sur la page 1sur 2

AISYA EKA JAROS

1514079

BI 7-2

4 Key Factors Language Acquisition

1. Self-Direction

Like all learning, the best language learning is self-directed. Teaching or texts that continually
determine what we do and don’t do is flawed, as learners can become subservient to the instruction,
not actively looking for what will take them forward. Learners active in the process of language
acquisition depend partly on self-assessment, constantly monitoring what they’re learning and how
they’re learning it.

2. Authenticity

Language is an expression of a perceived reality. So when learning language, the reality needs to be
clear, not an intellectual construct. So grammar exercises, as an example, that have no foundation in a
reality you are trying to express are awkward ways to learn a language. As an alternative, consider
walking around your house, describing what you are doing. “I am walking into my bedroom to get
changed” This is a great way of practicing the present continuous.

3. Translation vs Conversation Balance

Translation is a necessary and useful tool when you are learning a new language but when used
excessively prevents the development of language learning skills like reasoned guessing. This kind of
skill rests upon focused and sustained attention on what is going on around you. It is a necessary skill
that we all have the capacity for but sometimes we let it slide. Translation serves to remove the need
for its use and development.

4. Listening

Listening is a skill if you wish to learn to speak in another language. Without actively developing
that ability in all areas, including listening for grammar, pronunciation and meaning, your ability to
master that language will be severely impeded. Here is where personal character issues can impede.
If you are not a good listener in your first language, your ability to master another language will be
limited unless you learn to be more attentive to what others say.

If you are interested in learning a foreign language, think as much about how you’re going to learn as
what you’re going to learn. We are all capable of speaking another language; it’s just a matter of
process.

Aisya Eka Jaros


1. Arah Diri
Seperti semua pembelajaran, pembelajaran bahasa terbaik adalah self-directed. Mengajar atau teks
yang terus-menerus menentukan apa yang kita lakukan dan yang tidak kita lakukan adalah salah,
karena peserta didik dapat tunduk pada instruksi, tidak secara aktif mencari apa yang akan
membawa mereka maju. Peserta yang aktif dalam proses akuisisi bahasa sebagian bergantung pada
penilaian diri, terus memantau apa yang mereka pelajari dan bagaimana mereka mempelajarinya.
2. Keaslian
Bahasa adalah ekspresi dari realitas yang dirasakan. Jadi ketika belajar bahasa, realitasnya harus
jelas, bukan konstruk intelektual. Jadi latihan tata bahasa, sebagai contoh, yang tidak memiliki
landasan dalam realitas yang Anda coba ungkapkan adalah cara-cara aneh untuk belajar bahasa.
Sebagai alternatif, pertimbangkan untuk berjalan di sekitar rumah Anda, menggambarkan apa yang
Anda lakukan. “Saya berjalan ke kamar saya untuk berganti pakaian” Ini adalah cara yang bagus
untuk mempraktekkan kontinu saat ini.
3. Konversi vs Saldo Percakapan
Terjemahan adalah alat yang penting dan berguna ketika Anda mempelajari bahasa baru tetapi
ketika digunakan secara berlebihan mencegah perkembangan keterampilan belajar bahasa seperti
menebak-nebak. Keterampilan semacam ini bersandar pada perhatian terfokus dan berkelanjutan
pada apa yang terjadi di sekitar Anda. Ini adalah keterampilan yang diperlukan bahwa kita semua
memiliki kapasitas untuk tetapi kadang-kadang kita membiarkannya. Terjemahan berfungsi untuk
menghilangkan kebutuhan untuk penggunaan dan pengembangannya.
4. Mendengarkan
Mendengarkan adalah keterampilan jika Anda ingin belajar berbicara dalam bahasa lain. Tanpa
secara aktif mengembangkan kemampuan itu di semua bidang, termasuk mendengarkan tata
bahasa, pelafalan dan makna, kemampuan Anda untuk menguasai bahasa itu akan sangat
terhambat. Di sinilah masalah karakter pribadi dapat menghambat. Jika Anda bukan pendengar
yang baik dalam bahasa pertama Anda, kemampuan Anda untuk menguasai bahasa lain akan
terbatas kecuali Anda belajar untuk lebih memperhatikan apa yang dikatakan orang lain.

Jika Anda tertarik untuk belajar bahasa asing, pikirkan sebanyak mungkin tentang bagaimana
Anda akan belajar sebagai apa yang akan Anda pelajari. Kita semua mampu berbicara bahasa lain;
itu hanya masalah proses.

Aisya Eka Jaros