Vous êtes sur la page 1sur 3

Apakah PLL itu ??? Untuk apa PLL itu ???

mari kita bahas sama2 mengenai apa & Untuk apa PLL biar bisa saling share pengetahuan

Pada prinsipnya phase lock loop adalah suatu feedback control system, dimana bagian terpenting/Utama dari PLL adalah 1, Phase Detector 2, LOOP FILTER ( yang sering juga teknisi bilang dengan 2n2 ) 3, VCO ( VOLTAGE CONTRLLOD OSCILLATOR )

apakah Tugas Phase Detector ??? Phase detector bertugas untuk membandingkan Phase input Signal dari VCO Dengan Signal Referensi supaya Output nya menjadi Beda Phase

perbedaan Phase tsb akan menghasilkan perbedaaan voltage yang kemudian Naik turunya tegangan tsb akan di Filter oleh LOOP FILTER ( Kata teknisi bilang 2n2 ) apapun namanya yang jelas barangnya sama he...he.... kemudian tegangan yang sudah terfilter tadi diberikan ke VCO ( VOLTAGE CONTROLLED OSCILLATOR ) disinalah VCO bekerja merubah Frekuensi untuk memperkecil perbedaan Signal Referensi dan signal feedback bila LOOP menjadi Lock maka Control voltage berada pada frekuensi rata2 signal feedback yang sama persis dengan frekuensi Referensi

mengapa LOOP FILTER ( 2n2 kata pendekar2 Hape ) sering mengalami kerusakan ???? dan ini sering terjadi yang mengakibatkan HAPE menjadi No SIGNAL

Ini terjadi pada saat perbedaan phase, Phase detector akan mengeluarkan tegangan yang berubah2 ( kadang gede kadang kecil ) disinilah LOOP FILTER bertugas sebagai FILTER supaya tegangan yang di hasilkan Phase Detector bisa diberikan Ke VCO Menjadi Halus , untuk mengetahuinya bisa kita uji menggunakan OSKILOSKOP coba ukur tanpa LOOP FILTER dan Coba Ukur dengan LOOP FILTER

Phase Locked Loop (PLL) adalah sebuah sirkuit elektronik dengan tegangan atau arus yang didorong osilator yang terus-menerus disesuaikan dengan dalam fase (dan dengan demikian kunci pada) frekuensi dari input sinyal . Selain stabilisasi saluran komunikasi tertentu (menjaga disetel ke frekuensi tertentu), suatu PLL dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal, memodulasi atau demodulasi sinyal, menyusun kembali sinyal dengan kurang noise , atau memperbanyak atau membagi frekuensi. PLLs yang sering digunakan dalam nirkabel komunikasi, khususnya di mana sinyal dilakukan menggunakan modulasi frekuensi (FM) atau modulasi fasa (PM). PLL juga dapat digunakan dalam modulasi amplitudo (AM). PLLs lebih sering digunakan untuk transmisi data digital, tetapi juga dapat dirancang untuk informasi analog. Fase-terkunci perangkat loop lebih sering dibuat sebagai sirkuit terpadu (IC) walaupun sirkuit diskrit digunakan untuk microwave .

Sebuah PLL terdiri dari tegangan yang dikendalikan osilator (VCO) yang disetel menggunakan khusus semikonduktor dioda disebut varactor sebuah. VCO ini awalnya disetel ke dekat frekuensi yang diinginkan menerima atau mengirim frekuensi. sirkuit yang disebut komparator fase

menyebabkan VCO untuk mencari dan mengunci ke frekuensi yang dikehendaki, berdasarkan output dari osilator referensi kristal-dikendalikan. Ini bekerja dengan menggunakan skema umpan balik. Jika frekuensi VCO berangkat dari frekuensi referensi kristal dipilih, komparator fasa menghasilkan tegangan kesalahan yang diterapkan ke varactor, membawa VCO kembali ke frekuensi referensi. The PLL, VCO, osilator referensi, dan komparator fase bersama-sama terdiri dari synthesizer frekuensi. Peralatan nirkabel yang menggunakan jenis kontrol frekuensi dikatakan frekuensi-disintesis.

Karena PLL membutuhkan waktu tertentu untuk mengunci pada frekuensi sinyal yang masuk, intelijen pada sinyal (suara, video, atau data) dapat diperoleh langsung dari bentuk gelombang dari tegangan kesalahan diukur, yang akan mencerminkan persis termodulasi informasi tentang sinyal