Vous êtes sur la page 1sur 12

ANTIHIPERTENSI

oleh : Syafrina Ibrahim.,S.Farm, Apt

PENDAHULUAN
Secara umum seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darah sistolik/diastoliknya melebihi 140/90 mmHg (normalnya 120/80 mmHg). Sistolik adalah tekanan darah pada saat jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi (saat jantung mengkerut). Diastolik adalah tekanan darah pada saat jantung mengembang dan menyedot darah kembali (pembuluh nadi mengempis kosong).

DEFENISI

Hipertensi atau Darah Tinggi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal Tekanan darah sangat bervariasi tergantung pada keadaan. Akan meningkat saat aktivitas fisik, emosi, stres dan turun bila tidur.

PENGOBATAN

Pengobatan level TD < 140/90 mmHg

Awali dg terapi non-obat, al turunkan BB, olah raga, batasi alkohol & garam, rokok & lemak & santai. Jika gagal, lakukan terapi obat, meliputi:

Tingkatkan dosis bertahap shg TD terkendali, Turunkan Intensitas obat perlahan, setelah 1 th TD terkendali

PENGELOMPOKKAN HIPERTENSI BERDASARKAN ETIOLOGI


1.

Hipertensi essensial/primer Lebih dari 90% pasien dengan hipertensi merupakan hipertensi essensial. Hipertensi ini dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan (senyawa NaCl berlebih, stres dan obesitas) Jumlah penderita hipertensi ini berkisar 58% dibanding hipertensi primer. Hipertensi ini dipicu oleh adanya penyakit lain, seperti penyakit ginjal, penyakit endokrin, penggunaan obat, dll

2. Hipertensi skunder

KLASIFIKASI UMUM TD
TEKANAN DARAH Normal Normal tinggi Hipertensi ringan Hipertensi sedang Hipertensi tinggi Hipertensi sangat tinggi DIASTOLE (mmHg) < 85 85 - 89 90 - 99 100 - 109 110 - 119 > 120 SISTOLE (mmHg) <130 130 - 139 140 - 159 160 - 179 180 - 209 >210

PENGGOLONGAN OBAT
1. Diuretik

salah satu obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi Diuretik bekerja pada ginjal untuk mengeluarkan kelebihan garam dari darah.

Hal ini menaikkan aliran urin dan keinginan untuk urinasi, sehingga menurunkan jumlah air dalam tubuh dan membantu menurunkan tekanan darah. Contoh:
furosemid, hidroklortiazid, klortalidon, amilorid

Lanjt .
2. Beta bloker

Salah satu obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi, nyeri dada, dan detak jantung yang tidak teratur, dan membantu mencegah serangan jantung berikutnya. Penyekat beta bekerja dengan memblok efek adrenalin pada berbagai bagian tubuh. Bekerja pada jantung untuk meringankan stress sehingga jantung memerlukan lebih sedikit darah dan oksigen dan meringankan kerja jantung sehingga menurunkan tekanan darah. Contoh: atenolol, propanolol, asebutolol, karteolol.

Lanjt
3. ACE (Angiotensin Converting Enzyme) inhibitor

Untuk mengobati hipertensi dengan mencegah tubuh membuat hormone angiotensin II

Hormon ini menyebabkan pembuluh darah menyempit, yang dapat menaikkan tekanan darah.
ACE inhibitor membiarkan pembuluh darah melebar dan membiarkan lebih banyak darah mengalir ke jantung, sehingga menurunkan tekanan darah. Obat-obat ini juga digunakan untuk mengobati gagal jantung kongestif, untuk melindungi ginjal pada pasien dengan diabetes, dan untuk mengobati pasien yang telah terkena serangan jantung. Contoh: kaptopril, lisinopril

Lanjt .
4. Antagonis kalsium

Obat penurun tekanan darah yang memperlambat pergerakan kalsium ke dalam sel jantung dan dinding arteri (pembuluh darah yang ,membawa darah dari jantung ke jaringan) Sehingga arteri menjadi relax dan menurunkan tekanan dan aliran darah di jantung Contoh: nifedipin, verapamil

Terapi Non Farmakologi :

Latihan fisik/olahraga teratur

Mengurangi asupan garam (<6 g/hr)


Tidak merokok

Tidak minum alkohol/minum kopi


Tidak banyak beraktifitas/istirahat

Terima kasih atas perhatiannya. .