Vous êtes sur la page 1sur 11

ATRIBUT SAMPLING, AUDIT SIKLUS PENDAPATAN DAN AUDIT SIKLUS PENGELUARAN

RELISA MAULIDYA

Sampling adalah metode penelitian, yang kesimpulan terhadap populasi yang diteliti didasarkan pada hasil pengujian terhadap sampel. Populasi adalah kumpulan yang lengkap dari kelompok data yang menjadi objek penelitian. Sampel adalah bagian dari populasi, yang di pilih untuk diteliti, berfungsi sebagai perwakilan dari seluruh anggota populasi.

Sifat & Tujuan Sampling Audit


AU 350.01 mendefinisikan sampling audit sebagai penerapan prosedur audit terhadap unsur-unsur suatu saldo akun atau kelompok transaksi yang kurang dari 100 % dengan tujuan untuk menilai beberapa karakteristik saldo akun atau kelompok transaksi tersebut. Sampling audit diterapkan baik untuk pengujian pengendalian dan pengujian substantif.

Atribut Sampling
Atribut sampling : Suatu metode untuk melakukan perkiraan atau estimasi terhadap sebagian dari populasi yang mengandung karakter atau atribut tertentu yang menjadi perhatian atau menjadi tujuan audit seorang auditor.

Langkah - Langkah dalam Atribut Sampling :


1.Menentukan tujuan pengujian yang hendak dilakukan oleh auditor. 2.Mendefinisikan populasi dan satuan unit samplingnya. 3.Menspesifikasikan atribut-atribut yang dikehendaki. 4.Menentukan ukuran sampel. 5.Menentukan metode pemilihan sampel 6.Melaksanakan rencana sampling 7.Menentukan prosedur audit 8.Melakukan evaluasi hasil audit sampel

Audit Siklus Pendapatan


Audit siklus pendapatan mencakup 2 pendekatan. 1. Pengujian kepatuhan. Memahami struktur pengendalian intern terhadap siklus penjualan, yg selanjutnya digunakan sebagai dasar pengujian substansi. 2. Pengujian Substansi Melakukan verifikasi terhadap kelayakan jumlah rupiah serta kesesuaian penyajiannya dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Siklus pendapatan terbentuk dari beberapa sistem, antara lain : 1. Sistem Penjualan (Kredit dan Tunai) 2. Sistem Penerimaan Kas 3. Penyesuaian penjualan yang meliputi potongan penjualan, return and allowance, dan rekening uncollectible.

Tujuan Audit Siklus Pendapatan

Untuk memperoleh bukti bahwa saldo-saldo dan transaksi dengan siklus pendapatan memperoleh assersi yang berkecukupan (significant assertion) dari manajemen.

Rekening-rekening yang Terkait dengan Siklus Pendapatan


Penjualan (sales) Biaya Penjualan (cost of sales) Kas Piutang Dagang (account receivable) Persediaan (inventory) Potongan Penjualan Kerugian Piutang (bad-debts expenses) Pencadangan Kerugian Piutang (allowance for uncollectible accounts)

Audit Siklus Pengeluaran


Aktivitas yang berhubungan dengan akuisisi dan pembayaran plant asset, barang serta jasa. Aktivitas utama siklus pengeluaran : 1. Transaksi Pembelian > Membeli barang & jasa. 2. Transaksi Pengeluaran Kas > Melakukan pembayaran

Tujuan Audit Siklus Pengeluaran


Untuk mengantisipasi kemungkinan pelaksanaan audit tidak sesuai dengan program audit yang dirancang sebelumnya.