Vous êtes sur la page 1sur 23

Asma Bronkial

LING LING
102011157
B6

Definisi
2

Diagnosis
3

Anamnesis

Pemeriksaan Penunjang
4

Laboratorium

Epidemiologi
5

WHO 2001
Salah

Etiologi
6

Klasifikasi derajat berat ringannya asma


Derajat Asma
I. Intermiten

Gejala
Bulanan
Gejala <1x/minggu
Tanpa gejala di luar
serangan
Serangan singkat

Gejala Malam
2 kali sebulan

II.Persisten Ringan

Mingguan
>2 kali sebulan
Gejala >1x/minggu
mengganggu
Dapat
aktivitas dan tidur

III.Persisten Sedang

Harian
>1x/ seminggu
Gejala setiap hari
aktivitas
Mengganggu
dan tidur
Membutuhkan
bronkodilator setiap hari

IV.Persisten Berat

Kontinyu
Gejala terus menerus

Sering

Faal Paru
APE 80%
VEP180%
nilai
prediksi
APE80%
nilai
terbaik
Variabilitas
APE
<20%
APE >80%
VEP180%
nilai
prediksi
APE80%
nilai
terbaik
Variabilitas
APE
20-30%
APE 60-80%
VEP1 60-80% nilai
prediksi
APE 60-80% nilai
terbaik
Variabilitas
APE
>30%
APE 60%
VEP1 60% nilai

Patogenesis
9

10

Hipersekresi bronkus

Inflamas
bronkokonstriksi
i

11

Tujuan Penatalaksanaan Asma


12

Klasifikasi
Atopic / ekstrinsik asma
Non atopic / intrinsik asma
Campuran

Klinis :
Dyspnoe expirasi dan wheezing
Status asthmaticus

Manifestasi klinis
Batuk
Nafas sesak (dispnea) terlebih pada saat mengeluarkan nafas

(ekspirasi)
Wheezing (mengi)
Nafas dangkal dan cepat
Ronkhi
Retraksi dinding dada
Pernafasan cuping hidung
Hiperinflasi toraks (dada seperti gentong)

Pada serangan asma yang lebih berat , gejala-gejala yang timbul makin
banyak, antara lain :
silent chest,
sianosis,
gangguan kesadaran,
hyperinflasi dada,
takikardi
pernafasan cepat dangkal
Serangan asma seringkali terjadi pada malam hari.

Diagnosis banding
Bronkitis kronik :
batuk kronik yang berulang

selama 2-3bulan selama 12tahun.


Gejala utama batuk yang
disertai sputum dan perokok
berat.
Panas dan sesak
Gejala dimulai dengan batuk
pagi, lama kelamaan disertai
mengi dan menurunkan
kemampuan jasmani.

Emfisema paru :
Defisiensi alfa1

antitripsin
Sesak napas
Dyspnea effort sepanjang
hari
Barrel chest

Medikamentosa
Gol. Pengontrol

(controller)
Kortikosteroid sistemik
Kortikosteroid inhalasi
Sodium kromoglikat
Metilsantin
Agonis beta2 kerja lama
Antihistamin generasi2

Gol. Pelega (reliever)


Agonis beta2 kerja

singkat
Kortikosteroid sistemik
Antikolinergik
Metilsantin
Adrenalin

Pengobatan serangan berat


Dirawat !
O2
Kortikosteroid IV/IM
Adrenalin 1/1000 , 0.3 cc subkutan
Aminofilin drips

Penatalaksanaan
O2 (1-3L/mnt)
Beta2 agonis kerja pendek (asma akut)

Salbutamol, metaproterenol, terbutalin, fenoterol


Antikolinergik ipratropium bromida
Kortikosteroid
Magnesium sulfat (1,2-2 g IV)

Pengobatan asma sesuai berat ringannya Asma


20

Prognosis
Baik dengan penatalaksanaan yang cepat dan tepat

Kesimpulan
Pasien tersebut menderita asma bronkial

Thankyou