Vous êtes sur la page 1sur 12

Q & A SESSION

1. Setiap puskesmas mempunyai program pengembangan


masing masing, Apakah pada Puskesmas Secang ada
program pengembangan khusus? Jika ada, apa?

2. Apakah hanya kasus cakupan rumah atau bangunan bebas


jentik yang memiliki pencapaian sebesar 0%?

Jika tidak, mengapa yang dipilih


menjadi masalah yaitu kasus pada
rumah atau bangunan bebas jentik
tersebut?Mengapa bisa 0%?

3. Mengapa yang digunakan


metode Hanlon Kuantitatif bukan
Hanlon Kualitatif?

4. Apa kemungkinan penyebab tidak


adanya data sehingga banyak hasil
yang persentasenya 0 %?

5. Dari prioritas yang kalian dapat


(rumah atau bangunan bebas
jentik), kira-kira apakah faktor
yang berperan utama (apakah
faktor 5m atau input, proses,
lingkungan)?

6. Apa yang diharapkan


dari PoA yang telah kalian
rencanakan?

7. Apakah info mengenai


PSN, bubuk abate sudah
sampai dengan baik ke 11
desa yang menjadi cakupan
puskesmas secang?

8. Pada cakupan suspek TB, persentase pencapaian 23%


sedangkan target dinkes 70%, mengapa hal ini menjadi masalah?
Padahal hal ini bukankah merupakan hasil yang baik?

9. Apakah program yang


anda tawarkan dari
permasalahan jentik ini
berbeda dari program
puskesmas yang ada? Bisa
dijelaskan perbedaannya?

10. Mengapa ada


pencapaian yang sampai
ribuan persen? Apakah data
yang dimasukkan salah?

11. Apakah yang anda harapkan


tercapai apabila program
pemecahan masalah yang anda
tawarkan telah dijalankan dengan
baik?