Vous êtes sur la page 1sur 15

EPIDEMIOLOGI

PENYAKIT JANTUNG &


PEMBULUH DARAH (PJPD)

PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AVICENNA
2016

Empat macam PJPD yang


mendapat perhatian
1. Aterosklerosis
2. Hipertensi
3. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
4. Penyakit Cerebrovaskuler

Aterosklerosis
Atherosklerosis adalah keadaan pengerasan
dinding pembuluh darah.
Proses terjadinya sterosklerosis:

..\gambar\Rotation of DSCN0423.JPG

..\gambar\DSCN0430.JPG

Akibat Aterosklerosis
Akibat dari atherosklerosis

Penyempitan liang pembuluh darah


Aliran darah berkurang

Insufisiensi oksigen dan


makanan yang dialiri pembuluh darah tersebut

Kerusakan organ yang diserang

Table 1. Risk factors for atherosclerosis


Evidence for
causality

Modifiable

comments

Hypercholesterolemia
Low HDL level

Strong
Strong

Yes
Yes

Varies inversely with plasma triglyceride


level

Hypertension
Male gender
Diabetes Mellitus

Strong
Strong
Strong

Yes
No
Possibly

Family history of
prematurecoronary
artery disease
High lipoprotein level
Cigarette smoking
Post-menopausal state

Strong

No

Strong
Good
Good

Modestly
Yes
Possibly

Skewed distribution

Hyperfibrinogenemia
Hyperhomocysteinemia

Good
Good

Possibly
Yes

Fibric acid derivatives may reduce


Some patients respond to folate
supplementation

Good
Good
Controversial

Yes
Yes
No

Factor

Physical acitivity
Obesity
Angitensin
converting
enzyme
polymorphism

Effectiveness of stringent
control uncertain

glycemia

Premature onset before age 55 in first


degree relative

Estrogen replacement therapy being


evaluated

Homozygous
associated
infarctions

(sumber: Harrisons Priciples Internal Medicine 14 th ed, vol 1. 1998, page:1349)

deletion
mutant
with
myocardial

Ten-year risk for CHD by SBP and presence of other


risk factors. Source: Derived from K.M. Anderson, P.W.F. Wilson,
P.M. Odell, W.B. Kannel. An updated coronary risk profile.

Penyakit Jantung
Koroner
PJK adalah penyakit jantung akibat
perubahan obstruktif pada pembuluh
darah koroner yang menyebabkan fungsi
jantung terganggu, yang disebabkan
terutama oleh proses aterosklerosis.

1.
2.
3.
4.

Bentuk PJK yang umum dikenal yaitu :


Angina pektoris
Infark miocardium akut (IMA)
Penyakit Jantung Iskhemia
Kematian mendadak (sudden death)

Tanda-tanda umum
serangan jantung (heart attack) :
a) Nyeri dada (chest
menetap 10 menit

pain)

berlangsung

b) Lokasi sakit terasa dibagian belakang


tulang dada kiri
c) Rasa sakit terasa mulai dari bagian bawah
lengan atas dan dapat menjalar keatas,
kebahu kiri, keleher atau rahang bawah.

Gambaran Distribusi PJK


a) Lebih banyak pada masyarakat negara berkembang
dibandingkan negara sedang berkembang
b) Lebih banyak ditemukan diperkotaan daripada pedesaan
c) Lebih banyak mengenai golongan masyarakat sosial
ekonomi menegah keatas dibandingkan sosial ekolomi
rendah.
d) Lebih banyak mengenai pria daripada wanita, namun
yang mati banyak wanita. Insiden PJK pada pria = 5-7x
lebih banyak dibandingkan pada wanita tetapi setelah
menopause perbedaan berkurang.
e) Meninggi setelah umur 40 tahun. Risiko tinggi sudah
terjadi jika memasuki umur 50 tahun.
f) Lebih banyak yang mati daripada yang selamat

Faktor Risiko
1. Hipertensi
- Hasil studi Framingham:
TD 160/95 mmHg, risiko terkena PJK 5x TD 110/90 mmHg
DM + HT risiko terkena PJK 2x daripada non DM
HT lebih sering ditemukan1,6 kali pada PJK dibandingkan tanpa
HT
2. Kolesterol
- LDL (Low Density Lipoprotein) bersifat atherogenik.
- HDL (High Density Lipoprotein) bersifat protektif terhadap
PJK.
3. Rokok
- Merokok kadar HDL Cholesterol.
- Resiko PJK 70% > bukan perokok.
- tergantung pada: jumlah rokok yang dihisap, lama merokok
Framingham study : > 30 batang / hari 3-5x risiko PJK
> 40 batang /hari 6,5 risiko PJK

Faktor Risiko (contd)


4. Diabetes Mellitus (DM)
- Risiko PJK 50% > dibandingkan dengan non DM
- Framingham studi : pria DM, risiko PJK 2x
5.
6.
7.
8.
9.

wanita DM, risiko PJK 3x

Kelainan EKG
Stres
Pola makanan yang salah
Gaya hidup
Kurang olah raga

Faktor Risiko Mayor PJK:


a. Hipertensi
b. Hiperkolesterolemi
c. Merokok
d. Obesitas

Sumber: DIET, NUTRITION AND THE PREVENTION OF CHRONIC DISEASES, 2002