Vous êtes sur la page 1sur 6

Acites

Sprironolact
on 1x50mg
-

Spironolactone merupakan golongan


diuretik hemat kalium yang bekerja
dengan cara menghambat aldosteron
di tubulus distal, mengakibatkan
peningkatan ekskresi natrium dan air
serta penurunan ekskresi kalium
Indikasi : edema berhubungan dengan
ekskresi aldosteron yang berlebihan;
hipertensi; gagal jantung kongestif;
hiperaldosteronisme terutama untuk
hipokalemia; sirosis hati disertai
dengan edema atau asites (DIH)

Dosis
terlalu
rendah

Terapi

DRP

Plan

Monitorin
g

Spironolacton tetap
diberikan dengan
penyesuaian dosis 100 mg
tiap harinya.

- Tes Lab Serum


elektrolit
(kalium,natrium),
fungsi ginjal (DIH).
- Peningkatan BB
0,5kg/hari tanpa
oedema, 1kg/hari
bila ada oedema.

Furosemide merupakan
golongan obat diuretik
kuat yang bekerja dengan
menghalangi penyerapan
kembali natrium dan
klorida pada tubulus
distal dan proksimal (BNF
58, 2009).
Furosemid digunakan
untuk terapi udema yang
berhubungan dengan
gagal jantung kronik,
sirosis hepatic, penyakit
ginjal, dan hipertensi
(DIH)
KontraIndikasi : pada
sulfonylurea (D.I.H).
Efek Samping: Kehilangan
elektrolit, vertigo,
sembelit, anemia, pusing
(D.I.H).

Lasix
(Furosemid)
1x20 mg bila
TD>100

Terapi

DRP

Plan

Monitori
ng

lasix dengan golongan


kortikosteroid dapat
meningkatkan hypokalemia dan
dengan golongan NSAID dapat
menurunkan efek diuretic. Serta
penurunan kadar Na dan Cl
(DIH).

Terapi Lasix dihentikan, Lasix dapat


diberikan ketika pasien mengalami
tekanan darah di atas 100. Untuk
acites cukup menggunakan
Spinorolaktone.

Berfungsi untuk
keseimbangan cairan
dan elektrolit,
mengontrol tekanan
osmotik, dan distribusi
air.
Dosis : NaCl untuk
pasien asites
2000mg/hari (Kode
kimble, 725).

NaCl
Kapsul
3x2 tab

DRP

Terapi
Plan

Monitorin
g

Terapi NaCl diberikan


untuk manjaga kadar
elektrolit dalam tubuh.
Dengan penyesuaian
dosis 3x1tablet. (1
kapsul 500 mg, MIMS).

Hipertensi Porta
dan Varises
Hemorogi

Propranolol obat
golongan adrenergik non
selektif menurunkan
tekanan portal melalui
penurunan aliran vena
porta akibat dari
penurunan curah
jantung (1adrenergik blokade)
dan aliran darah
splanknik (2adrenergik blokade)
(kode kimble, hal 734)
Indikasi : menurunkan
kontraksi porta hepatic.
Efek samping gangguan
gastro intestinal,
bradikardi, gagal
jantung, hipotensi, sakit
kepala, pusing, vertigo
dan gangguan tidur (BNF
61, hal 99).

dosis propranolol terlalu


kecil yaitu hanya 10mg
2x sehari/ underdose

Propanolol
2x10mg

Terapi

DRP

Plan

Monitori
ng

Terapi dapat
diteruskan
dengan
penyesuaian
dosis propanolol
sebesar 10 mg
3x sehari (PH:
243).

Perlu pemeriksaan
endoskopi untuk
mengetahui tingkat
keparahan varises (IPD
Jilid 1).
Monitoring gejala efek
samping pasien.

Omeprazol
e 1x40mg
i.v
Omeprazol adalah golongan
inhibitor pompa proton yang
bekerja dengan cara menekan
sekresi asam lambung dengan
menghambat sistem enzim
hidrogen/kalium adenosine
trifosfatase (H + / K + ATPase).
Selain itu dapat menghambat
sekresi asam lambung
termasuk sindrom aspirasi,
dispepsia (bawah), penyakit
refluks gastrooesophageal,
penyakit ulkus peptikum
sehingga asam lambung tidak
disekresikan dapat
mengurangi pendarahan GI
pada pasien dengan kondisi
varises hemoragi. (Martindale
Edition 36, hal 1755).

Terapi

DRP

Plan

Monitori
ng
terapi
dilanjutkan.

pada asam
lambung.

Sucralfat
Sucralfat merupakan
terapi pemeliharaan
untuk ulkus
duodenum,
pengobatan
kerusakan mukosa
NSAID; pencegahan
ulkus stres;
postsclerotherapy
untuk perdarahan
varises esophagus
(D.I.H).

Terapi

DRP

Plan

Monitori
ng

Terapi
diberikan.

Interaksi:
Antibiotik menurunkan
penyerapan antibiotic
quinolone.
Antijamur menurukan
efek obat antijamur
Fosfat suplemen
menurunkan penyerapan
suplemen fosfat.
Sucralfat dapat
mengganggu penyerapan
vit. D, E, K. (DIH).