Vous êtes sur la page 1sur 20

ASKEP TRIMESTER KETIGA

KELOMPOK 3
ATRI WILUJENG NIM 152310101228
NURY PALUPI DWNIM 152310101122
AYULI WILDANI NIM 152310101232
ZAHRATUN NIM 152310101137
FEBRINA NIM 152310101330
LILIK MAESAROH NIM 152310101340
DESI TRISARI NIM 152310101116
ARIFAN N. NIM 152310101323
ILHAM REGA NIM 152310101322
ANANDA PATUH NIM 152310101332
PRASETYO ADI NIM 152310101331
FAHMA ILMI NT NIM 152310101324
AJIB DWI SNIM 152310101342
AULANA IHSAN NIM 152310101230
IDO PRASETYO NIM 152310101334
NURINTAN K. NIM 152310101121
ISA RAHAYU NIM 152310101233
SITI ALDINA NIM 152310101124
PENGKAJIAN
A. Identitas Pasien
1. Nama : Ny. J
2. Usia/ tgl lahir : 29 thn/ 01 januari 1986
3. Jenis kelamin : Perempuan
4. Alamat : Jln. Brantas 7 No. 30 A, Sumbersari, Jember.
5. Agama : Islam
6. Pekerjaan : IRT
7. Pendidikan : SMA
8. No cm/Rm : 0000 9356
9. Diagnose medis : Letak Lintang
B. Identitas Suami/Keluarga
1. Nama : Tn. K
2. Usia : 30 thn
3. Pekerjaan : Wiraswasta
4. Hubungan dengan pasien : Suami

C. Riwayat Kesehatan
Keluhan utama : Ibu mengeluhkan lemah
Riwayat Kesehatan Sekarang : Ibu mengeluh lemah akibat sudah 3 hari tidak nafsu makan, sering kencing dan
nafas terengah-engah.
Riwayat Kesehatan Lalu :
- Riwayat yang pernah diderita : Tidak ada
- Di rawat karena : Tidak ada
- Kecelakaan : Tidak ada.
Riwayat Kesehatan Keluarga : Ibu mengatakan keluarga tidak ada yang menderita penyakit ( DM,
HIPERTENSI,HIV/AIDS).
Riwayar OBGYN
a. Riwayart genekologi
1. Riwayat Menstruasi
- Menarchea : 11 tahun
- Siklus : Teratur tiap bulan
- Banyaknya :-
- HPHT : Lupa

2. Riwayat Perkawinan
- Usia waktu nikah : 22 tahun
- Pernikahan ke :1
- Jarak pernikahan dan kehamilan ini : 7 tahun
3. Keluarga Berencana
- Alat kontrasepsi yang penrnah digunakan : Tidak ada
- Berapa lama :-
- Anjuran siapa :-
- Keluhan selama penggunaan : -
- Riwayat obstetri
Kehamilan : G2 P1 A0
Gestesi : 32 minggu
Nifas yang lalu : anak 1 perempuan (7 tahun), persalinan spontan (bidan), penyulit tidak ada
3. Riwayat kehamilan sekarang
- ANC : 3 kali selama kehamilan
- TT :-
- HPHT : Lupa
DATA BIOLOGIS
Jenis Sebelum sakit Selama sakit
frekuensi makan - 3 kali dalam sehari - 2kali dalam sehari dgn
ukuran porsi RS
jenis makanan - klien mengatakn makannya - Nasi dan lauk pauknya tidak
Nasi, tahu tempe , sayur tentu slama di RS
nafsu makan - Baik, sekali makan habis - Selama sakit nafsu makan
berkurang

Cairan
Frekuensi minuman 6 kali dalam sehari 8 kali dalam sehari
Jumlah minuman 250 cc setiap kali minum = 250 cc setiap kali minum =
Jenis minuman 1500 cc 2000 cc
Air putih Air putih

Eliminasi 4 kali dalam sehari 8-9kali dalam sehari


Frekuensi BAK 1000 cc/ hari 2000 cc/ hari
Jumlah BAK Tidak ada keluhan Tidak ada keluhan
Keluhan BAK
Frekuensi BAB 1kali dalam sehari 1 kali dalam sehari
Jumlah BAB - -
Keluhun BAB - -
Lanjutan

C. Polaistirahat
Lama tidur Kira kira 7 jam dari jam 22.00-05.00 wib Ibu mengatakan 3 jam per hari
- -
Saat tidur - -

D. Personal hygiene
Mandi 2 kali dalam sehari (pagi dan sore) Belum sejak masuk RS
2kali sehari
Sikat gigi Kuku tampak pendek pada saat masuk RS Klien mengatakan belum sikat gigi setelah masuk RS.
Kuku Pada saat di rumah sakit kuku klien pendek dan bersih
Pemeriksaan Umum (Status Present)
1)Keadaan Umum : Baik.
Kesadaran : Composmentis.
Status Emosional: Stabil.
2)BB Sekarang : 58kg.
Sebelum hamil :50kg.
Kenaikan berat badan: 8 kg.
TB : 155 cm.
Lila : 26 cm.

3)Tanda-tanda Vital
Tekanan darah : 110/80 mmHg.
Denyut Nadi : 82 kali/menit.
Pernafasan :20 kali/menit.
Suhu : 37oC.
Pemeriksaan fisik
Keadaanumun : compos mentis
Tanda-tanda vital:
Tekanan darah : 130/60 mmhg
Nadi : 88 x/menit
RR: 22 x/emenit
Suhu : 36,2 C
BB : 45kg
HB : 9,9 g/dl (11,7-15,5)
Gol darah : B+

A.Pemeriksaan persistem
a.System pernapasan
c.System reproduksi
Payudara : membesar, areola hitam kecoklatan, tidak ada nyeri tekan
Abdomen membesar, ada linea nigra, strie (+)
-Leopold 1 : TFU 28 cm
- Leopold 2 : letak janin melintang
-Leopold 3 : bagian terbawah pipih dan panjang (punggung) saat di palpasi
-Leopold 4 : bagian terbawah belum masuk pintu atas panggual
-Kontraksi uterus baik dan kuat
-DJJ 143x/menit
d.System persyarafan
-Refleks patella : saat di perkusi dengan hammer (+)/ baik
-Reflek bisep trisep : saat diperkusi dengan hammer baik
-Refleks menelan ibu baik

e.System perkemihan
-Ibu mengatakan bahwa ia merasa ingin berkemih dengan sering 8-9x/hari
-Ibu kencing di kamar mandi
f.Sisterm musculoskeletal
-Tonus otot baik nilai antara ekstremitas atas, bawah kiri dan kanan
nilai nya 4
g.System integument
-Kulit : hiperpigmentasi di wajah, turgor kulit baik
-Rambut : hitam panjang dan tampak bersih
-Kepala : bulat dan tidak ada nyeri tekan
h.System pencernaan
-BB ibu : 54kg, TB 172
-Bisisng usus menurun (1-2/menit)
-Lila :18 cm
i.System endokrin :
-Tidak ada kelainan - Prolaktin dan oksitosin meningkat
ANALISA
DATA
NO DATA ETIOLOGI MASALAH
1 DS: Pembesaran uterus Gangguan pola nafas
-Ibu mengatakan
sesak terutama saat Penekanan dingding
duduk diafraghma
-Ibu mengatakan
usia kehamilan 32 Asupan dan ekspansi paru
minggu lebih menurun

DS: Asupan O2 menurun
-FR 22x/menit
-TFU 28 cm Hiperventilasi

Pola nafas tak efektif


2 DS: Pembesaran uterus Perubahan pola eliminasi
-Ibu mengatakan
lama tidur 3 jam per Penekanan vesikaurinaria
hari
-Ibu mengatakan Volume vesika menurun
sering ingin BAK
Meningkatnya miksi
DO:
LANJUTAN

3 DS: Plasenta tumbuh Nutrisi kurang dari


-Ibumengatakan maksimal/progresif kebutuhan
makan selama sakit
2x/hari dengan porsi Hormone HCG
kecil (setengah piring)
-Ibu mengatakan Mual, asupan
merasa agak mual
DO: Intake makanan
-Hb 9,9 g/dl
-LL 18cm, bb
54kg, TB 172
-
4 DS: HCG meningkat Konstipasi
-Ibu mengatakan
BAB 1X/hari Korpusluteum dipertahankan
-Iu mengatakan
konstipasi BAB keras Meningkatnya hormon
DO: progesteron
-Setelah di
DIAGNOSA
1.Pola nafas tak efektif berhubungan dengan adanya
penekanan diafragma
2.Perubahan pola eliminasi urine berhubungan dengan vesika
urinaria
3.Konstipasi berhubungan dengan peningkatan progesteron,
penurunan motilitas usus
4.Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan asupan
inadekuat, peningkatan HCG
INTERVENSI

Dx
NO TUJUAN INTERVENSI
KEPERAWATAN
1 Pola nafas tak efektif Setelah dilakukan asuhan 1)Kaji frekuensi kedalaman pernafasan dan
berhubungan dengan adanya keperawatan 3x24jam pola ekspansi dada. catat upaya pernafasan
penekanan diafragma nafas klien dapat teratasi effort termasuk penggunaan otot bantuan
dengan criteria hasil: nafas dan alat bantu nafas
-Pola nafas efektif 2)Auskultasi bunyi nafas dan catat adanya
-Ttv dalam batas normal bunyi nafas tambahan (whezing,stidor)
-Ekspansi paru 3)Tinggikan kepala dan bantu mengubah
mengembang dengan baik posisi ibukolaborasi dalam pemberian O2
-Tidak ada pernafasan tambahan- berikan humidifikasi tambahan
cuping hidung atau retraksi bila perlu atau bila diindikasi
dinding dada
2 Perubahan pola eliminasi Setelah dilakukan tindakan 1.Berikan informasi perubahan berkemih
berhubungan dengan asuhan keperawatan 2.Kaji perubahan frekuensi, pola eliminasi
penekanan vesikaurinaria 3x24jam perubahan pola 3.Anjurkan ibu melakukan posisi miring kiri
eliminasi urine dapat teratasi saat tidur perhatikan keluhan nokturia
dengan kriteria hasil : 4.Anjurkan klien untuk menghindari posisi
tegak dalam waktu yang cukup lama
- Ibu mengungkapkan 5.Kolaborasi melakukan tes urine
penyebab sering kencing miastream untuk memeriksa albumine
- Mengidentifikasi cara dalam darah
mencegah sering/ statis
urinarius
LANJUTAN

3 Konstipasi berhubungan Setelah dilakukan asuhan 1)Kaji kebiasaan eliminasi alvi


dengan penurunan keperawatan 3x24jam sebelum dan sesudah selama
motilitas usus, konstipasi dapat teratasi sakit/hamil
peningkatan kadar dengan kriteria hasil: 2)Observasi bising usus ibu
progesterone - bising usus normal (3- 3)Berikan informasi dien tentang
12x/menit) buah-buah segar, sayuran, serat dan
- Tidak konstipasi masukan cairan adekuat (2L/hari)
- Ibu mengatakan BAB 4)Anjurkan latihan ringan secara
sudah tidak keras lagi teratur. Hindari latihan yang keras dan
lama
4 Nutrisi kurang dari Setelah dilakukan askep 1)Timbang BB dan ukur TB ibu
kebutuhan behubungan 3x24 jam nutrisi klien 2)Hitung IMT, BBLH, dan LL
dengan intake inadekuat, dapat terpenuhi dengan 3)Observasi adanya mual/muntah
peningkatan HCG kiteria hasil: sedikit dan/banyak
- IBu mampu 4)Kolaborasi pemberian suplemen
menjelaskan komponen zat besi/vitamin yang sesuai
diat yang seimbang 5)Kolaborasi dengan ahli gizi dalam
prenatal penentuan program diet ibu
IMPLEMENTASI
NO Jam Implementasi Respon Ttd
DX

1 15/03/17 Mengaustalsi suara DS:pasien mengatakkan sesak


08.00wib nafas tambahan dan nafas
memonitor pola DO : pasien tampak lemah RR:
nafas Menganjurkan 28x/m Tidak ada suara nafas
Pasien posisi Semi tambahan
2 09.00 fowler

Mengkaji status nyeri DS: pasien mengatakan pusing


pasien dan seperti tertusuk-tusuk, pusing
menganjurkan nafas hilang timbul, pasien juga
dalam mengatakan akan mencoba nafas
dalam ketika pusing
DO: pasien tampak menahan
rasa sakit
P: pusing
Q: tertusuk-tusuk
S :7
R : kepala
T :hilang timbul
3 13.00 memonitor intake DS : pasien mengatakan
dan output cairan, minum
dan memonitor satu gelas air, pasien juga
berat badan mengatakan BB sebelum
hamil 55kg dan saat hamil
74kg
DO : pasien tampak lemah
4 16/03/17 output urine pasien 100cc
08.00wib Memonitor status
respirasi pasien DS: pasien mengatakkan
sesak nafas, pasien
mengatakan
Memonitor adanya sedikit cemas karena
kecemasan penyakitnya
DO : pasien tampak lemah
terpasang kanul oksigen
5 09.00 3l RR: 26x/m DS: pasien
Melakukan mengatakan pusing sudah
pengkajian nyeri berkurang
Memberikan
injeksi MGSO4 DO: pasien tampak
4gr/Im menahan rasa sakit,
obat masuk dengan
benar
6 12.00 Mengobservasi DS: pasien mengatakan masih
keadaan odema ada oedema pada kedua kaki,
pasien mengatakan akan
Menyarankan pasien membatasi minum
minum Dibatasi DO:pasien tampak mengerti
500ml/hari dan akan membatasi jumlah
cairan, masih terdapat edeme
pada ekstremitas bawah kanan
7 17/03/17 dan kiri
08.00wib Memonitor status
respirasi pasien DS: pasien Mengatakkan sudah
tidak sesak nafas
09.00 DO : pasien tampak
membaik,RR:20x/m

Memberikan injeksi
MGSO4 4gr/Im DS: pasien mengatakan sudah
12.00 tidak pusing
DO : obat masuk dengan benar
TD : 140/100mmHg
Mengobservasikeadaan
edema
DS : pasien mengatakan masih
terdapat bengkak pada kaki,