Vous êtes sur la page 1sur 70

11- dalam buku bab 18

LAPORAN
LAPORAN
Laporan merupakan kesempatan bagi auditor
utk menyampaikan informasi hasil audit kepad
manajemen mengenai hasil-hasil temuan yang
perlu medapatkan perhatian penuh.
Laporan dianggap sbgai kesempatan bukan
sebagai tugas atau beban
Laporan memiliki 3 fungsi:
mengkomunikasikan, menjelaskan dan
mempengaruhi
FILOSOFI LAPORAN
Dalam laporan audit , auditor hendaknya
berusaha untuk:
a. menginformasikan: menceritakan hal-hal
yang mereka temui
b. Meyakinkan manajemen mengenai nilai dan
validitas temuan audit
c. Menggerakkan manajemen ke arah
perubahan dan perbaikan
FILOSOFI LAPORAN
Laporan harus memberikan arah pada
pengambilan keputusan manajemen dengan
memberikan rekomendasi perbaikan.
Untuk mencapai hasil akhir tersebut ditempuh
cara:
a. Menginformasikan: dgn cara menciptakan
kesadaran
b. Mempengaruhi dgn cara mendapat penerimaan,
dan menciptakan dukungan
c. Memberikan hasil dgn cara mendorong
pelaksanaan tindakan
FILOSOFI LAPORAN
Untuk melaksanakan cara2 tsbt diperlukan
unsur2 sebagai berikut
a. Kesadaran, unsurnya mengidentifikasi
kesulitan dgn jelas, dapat dipahami, dan ada
kesempatan perbaikan
b. Penerimaan/dukungan, unsurnya persuasif
dan bukti penting
c. Tindakan, unsurnya cara2 membangun dan
praktis dlm mencapai perubahan
Friksi dlam penulisan laporan
Friksi terjadi apabila:
a. Penulisan ulang supervisi
b. Pelaporan di bawah tekanan
c. Terlalu banyak waktu yang dihabiskan utk penulisan
laporan
d. Draf yang buruk
e. Kemampuan menulis yg lemah
f. Perbedaan opini antara auditor dan supervisor
g. Penulisan laporan dilakukan jauh dari lokasi audit
h. Kurangnya minat klien
Solusi mengatasi friksi
Penentuan standar minimum penerimaan
laporan melalui manual penulisan
Mengkomunikasikan standar tersebut kpd staf
melalui pelatihan
Memperkuat standar yang telah ditetapkan
dengan pengeditan dgn independen atau
evaluasi menyeluruh thp standar tersedut
Meyakinkan seluruh temuan telah dimuat
Tindakan atas rekomendasi
Rekomendasi berorientasi pada tindakan yang
efektif: tepat sasaran, spesifik, signifikan,
mengatasi persoalan
Komitmen pada hasil
Pengawasan dan sistem penindaklanjuta
Perhatian khusus utk rekomendasi utama:
dampak dr kebijakan, dampak dr prosedur,
dampak hukum,
Ketepatan waktu laporan audit
internal
Laporan audit disampaikan tepat waktu
Laporan dikomunikasikan dengan baik dengan
memperhatikan kemudahan membaca
Prosedur pelaporan
Standards for the professional practice of
internal auditing (2400) memberikan panduan
mengenai tanggungjawab auditor internal
atas pelaporan hasil audit:
2400 auditor internal hendaknya
mengkomunikasikan hasil-hasil penugasan
secepat mungkin
Prosedur pelaporan
2410 komunikasi hendaknya mencakup sasaran
dan lingkup penugasan serta juga kesimpulan,
rekomendasi dan rencana tindakan yang berlaku
2410.A1. komunikasi akhir atas hasil audit
hendaknya, bila memungkinkan, berisi opini
auditor internal secara keseluruhan.
2410.A2. komunikasi-komunikasi penugasan
hendaknya mengakui hasil kerja yang
memuaskan
Prosedur pelaporan
2420. Komunikasi sebaiknya akurat, objektif,
jelas, singkat, konstruktif, lengkap, dan tepat
pada waktunya
2421. Jika komunikasi masih terdapat adanya
kesalahan atau kekurangsajian yang signifikan,
direktur audit hendaknya mengkomunikasikan
informasi yang telah diperbaiki kepada seluruh
pihak yang menerima komunikasi awal
Prosedur pelaporan
2430. Pengungkapan penugasan atas
ketidakpatuhan terhadap standar:
standar-standar apa yang tidak sepenuhnya
diikuti
alasan-alasan ketidakpatuhan
dampak terjadinya ketidakpatuhan pada
penugasan
Prosedur pelaporan
2440. Direktur audit internal hendaknya
mendistribusikan hasil penugasan kepada pihak-
pihak yang tepat
2440.A1. Direktur audit bertanggung jawab utk
mengkomunikasikan hasil akhir kpada pihak-
pihak yang dapat menjamin bahwa hasil
tersebut akan dipertimbangkan dengan baik
Laporan interim
Sebaiknya auditor internal menggunakan
laporan interm
Laporan interim tidak menggantikan laporan
final
Laporan interim akan memperpendek
penulisan laporan
Ringkasan laporan
Beberapa saran utk membuat ringkasan laporan
satu halaman:
a. Uraian singkat mengenai aktivitas yang diaudit
b. Kesimpulan auditor
c. Peringkasan temuan yang benar-benar signifikan
d. Uraian singkat atas tindakan yang telah diambil
klien atas temuan-temuan tersebut
e. Sebuah pernyataan keseluruhan yang
menempatkan temuan dan kesimpulannya pada
sebuah perspektif yg benar
Contoh ringkasan laporan
Ringkasan Eksekutif
Departemen Akuntansi
Temuan:
1) Setiap transakti sudah dicatat secara otomatis
2) Setiap transakti tidak dibuat jurnal
3) Jurnal baru dibuat pada akhir bulan secara total
4) Posting dilakukan secara bulanan
Contoh ringkasan laporan

5) Laporan neraca saldo belum ada


6) Laporan keuangan belum ada
7) Pemahamanan prepetual belum benar
8) Programer sulit menerima masukan
9) Staf akunting kurang memahami laporan
10)Staf akunting menggantungkan pd programer
Contoh ringkasan laporan
11) laporan keuangan yang dibuat selama ini
kurang pas karena hanya berdasarkan pada
kas yang diterima
12) konsultan penyusunan laporan tidak hadir
dalam diskusi dengan programer, direktur,
dan staf keuangan
13) pemegang wewenang di atas direktur kurang
mampu menjelaskan konsep laporan
keuangan
Contoh ringkasan laporan
Tindakan perbaikan:
1) Akan dibuatkan kuitansi setiap ada penyerahan uang
maupun penerimaan uang sehingga tidak hanya perbasis
pada catatan dalam buku harian oleh bagian keuangan
2) Akan dinonaktifkan penggunaan buku besar kas kecil
3) akan dilakukan oleh programer atas temuan audit.
4) Akan diberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan
dan permintaan laporan keuangan dari data yang ada
dalam data base kepada staf akuntansi dan pihak
berwenang
5) Akan diberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan
untuk perpajakan
Contoh ringkasan laporan
Komentar:
1) Data base transaksi keuangan cukup lengkap
2) Sumberdaya manusia staf akuntansi berpendidikan
tinggi
3) Staf akuntansi belum menguasi banyak mengenai
pemrosesan data berbasis komputer dan laporan
keuangan yang dihasilkan
4) Programer tidak cepat melakukan perubahan atas
permintaan submenu laporan
5) Programer merasa lebih tahu mengenai akuntansi
Ringkasan eksekutif kpd pihak yg
berwenang
Ringkasan Eksekutif
Kepada yth.
Komite Audit dari Dewan Komisari
Preside Direktur
Wakil Presiden Eksekutif
Direktur Operasi Keuangan

Dari : Direktur Audit Internal


Ringkasan eksekutif kpd pihak yg
berwenang
1) Terlampir adalah laporan kami mengenai
audit atas departemen akuntansi. Audit kami
meliputi penelaahan kontrol atas
pemrosesan data konsumen/ pelanggan,
penjualan jasa, pemrosesan transaksi,
pemorosesn jurnal dan laporan keuangan.
2) Kontrol pada umumnya memadahi, kecuali
transaki manual penyerahan uang dan
penerimaan uang yang belum didukung bukti
Ringkasan eksekutif kpd pihak yg
berwenang
3) Laporan keuangan belum dihasilkan secara
otomatis.
4) Komunikasi intensif dengan programer untuk
meminta hasil pemrosesan data base ke dalam
laporan keuangan
5) Menyekolahkan staf di bidang teknologi
informasi untuk memperkuat sdm perusahaan
6) Perlu pelatihan penyusunan laporan keuangan
dan penggunaan laporan keuangan
.
Tindakan perbaikan telah dimulai dan tetap
berlangsung untuk memperbaiki seluruh kondisi
yang dilaporkan
Tindakan perbaikan perlu segera dilakukan agar
tidak menimbulkan kesalahpahaman.

tanda tangan
Ringkasan eksekutif kpd pihak yg
berwenang
Tindakan:
1) Tindakan perbaikan telah dimulai dan tetap
berlangsung untuk memperbaiki seluruh
kondisi yang dilaporkan
2) Laporan keuangan perlu segera dimasukkan
pada main menu laporan
3) Kesalahpahaman akan segera diatasi apabila
laporan keuangan disusun berdasar pada
standar akuntansi keuangan.
Selamat membuat laporan eksekutif atas
pelaksanaan ujian tengah semester di prodi
akuntansi tahun ajaran 2012/2013
LATAR BELAKANG INFORMASI
ADA DI PENDAHULUAN ATAU KATA
PENGANTAR
DIGUNAKAN UTK:
a) Mengidentifikasikan audit sebagai
pemeriksaan rutin atau sbg respon atas
permintaan manajemen
b) Menjelaskan organisasi, program atau fungsi
yg ditelaah
Latar belakang
c) Merujuk pd pemeriksaan2 sebelumnya
d) Memberikan komentar atas temuan atau
rekomendasi laporan2 sebelumnya dan
statusnya saat ini
e) Memberikan informasi penjelasan yang
dibutuhkan pembaca utk mengenal subjek yang
diperiksa
f) Menjelaskan dgn singkat nilai atau volume
transaksi yg diproses shg dpt memberikan
gambaran kpd pembaca akan signifikansi fungsi
tsb
Contoh latar belakang
Laporan ini mencakup pelaksanaan audit rutin
atas departemen kontrol teknik properti. Audit
yang dilaksanakan pada tahun 2.000 telah
melaporkan empat temuan kekurangan. Tidak
satu pun kondisi-kondisi kekurangan yang
pernah dilaporkan tersebut terulang kembali.
Departemen ini bertanggung atas peralatan dan
perlengkapan yang bernilai 7 juta, dan
digunakan oleh bagian teknik cabang
Sasaran audit
Sebaiknya diuraikan di dalam laporan dengan
cukup rinci agar dapat membantu pembaca
mengerti apa yang dapat diharapkan dari
laporan
Contoh sasaran audit
Audit ini ditujukan utk menentukan apakah
telah berlaku sistem kontrol yang memadai dan
efektif atas aktivitas depertemen kredit. Audit
ini khususnya berkepentingan dengan aktivitas-
aktivitas departemen di bawah ini:
a) Melaksanakan investigasi kredit dan
menetapkan tanggungjawab finansial dari
pemasok maupun pelanggan
Contoh sasaran audit
b) Menetapkan syarat krdit untuk penjualan
kepada pelanggan komersial
c) Menetapkan kontrol atas pembayaran
kepada pihak yang ditunjuk
d) Melakukan investigasi pada pemasok-
pemasok baru
Lingkup audit
Uraian lingkup audit dapat dianggap penting
dalam mengidentifikasi seberapa jauh atau
batasan-batasan yang berlaku dalam
pemeriksaan
Lingkup audit bisa menjadi cukup penting
apabila teknik-teknik audit yang normal tidak
digunakan dan audit mengandalkan teknik lain
Contoh lingkup audit
Penelaahan atas aktivitas penerimaan hanya
dibatasi untuk aktivitas yang dilaksanakan di
depertemen penerimaan pusat. Kontrol atas
pengiriman langsung, yang melewati
penerimaan pusat tidak akan ditelaah.
Pemeriksaan yang terpisah atas pengiriman
langsung ini telah direncanakan
Survei pendahuluan
Survei pendahuluan mengungkapkan sebuah
sistem kontrol atas aktivitas depertemen
pengiriman yang sangat baik. Seluruh instruksi
pekerjaan telah diperbarui. Para supervisor
depertemen disyaratkan untuk melakukan
pemeriksaan berkala atas beberapa transaksi
yang dipilih dan melaporkan hasilnya kepada
manajer yang akan memastikan bahwa setiap
yang menyimpang telah diperbaiki.
Contoh survei pendahuluan
Aktivitas pengiriman telah didiskusikan
dengan perwakilan dari perusahaan periferal
dan dicatat bahwa mereka telah secara
seragam melakukan operasi pengirimannya
dengan seksama. Akibatnya, uji atas transaksi
mengalami pengurangan yang cukup besar
dari uji normal yang selanjutnya akan menjadi
dasar bagi opini
Unsur-unsur hasil audit
Atribut sebuah temuan:
1. kriteria: standar, tolok ukur, atau ekspektasi yang
digunakan dalam melaksanakan pemeriksaan
dan/atau berifikasi
2. Kondisi: bukti faktual atas apa ang diungkapkan
3. Penyebab: alasan terjadinya perbedaan antara
kriteria dan kondisi yang terjadi
4. Dampak: bagi perusahaan antara kriteria dan
kondisi yang terjadi
Contoh temuan
Timbul kerugian yang sangat besar akibat
penjual kepada risiko kredit yang buruk. Evaluasi
kredit atas pelanggan potensial tidak selalu
objektif, mengarikatkan kerugian sejumlah lebir
dari 75.000 tahun lalu. Manajer departemen
kredit secara administratif memberikan laporan
kpd direktur pemasaran.
Kesimpulan audit (opini)
Opini adalah pertimbangan profesional
seorang auditor atas aktivitas yang ditelaah.
Opini memberikan komentar menyeluruh
mengenai penentuan atas kondisi yang
diungkapkan
Tidak semua organisasi audit memberikan
opini menyeluruh atas hasil pemeriksaan
Opini menyeluruh merupakan jasa pelayanan
akhli yang siginifikan
Contoh opini
Berdasarkan hasil audit kami, kami percaya
bahwa sebuah sistem kontrol yang memadai
telah disusun atas aktivitas-aktivitas
departemen penjualan dan bahwa tanggung
jawab yang diberikan kpda depertemen
tersebut telah dilaksanakan secara efisien dan
efektif
Contoh
Menurut opini kami, aktivitas-aktivitas yang
terkait dengan pemecatan dan penarikan
kembali para karyawan telah dikontrol dengan
baik dan dilaksanakan secara efisien dan
efektif, kecualai pd penjelasan yang kurang
memadai atas penyelesaian keuangan untuk
tuntutan-tuntutan yang diterima
Contoh
Menurut opini kami, sistem yang dirancang
untuk menjamin bahwa kalibrasi tepat waktu
atas peralatan uji adalah kurang memadai
karena tidak terdapatnya prosedut untuk
mengidentifikasi seluruh peralatan yang akan
menjadi subyek dari kalibrasi
Teknik penulisan laporan audit
berbasis kesimpulan
1. Diawali dengan kesimpulan
2. Menempatkan masalah-masalah penting
pertama kali
3. Membuat pernyataan langsung mengenai
kesimpulan dan kondisi
4. Menyebutkan kekhawatiran-kekhawatiran
manajemen dan kesempatan untuk
peningkatan
Teknik penulisan laporan audit
berbasis kesimpulan
5. Mencakup informasi yg dibutuhkan untuk
membuktikan sebuah pernyataan
6. Menghapuskan informasi atau uraian prosedur yang
tidak berguna
7. Mengidentifikasi dampak dari permasalahan yg
menyebabkan kekhawatiran manejemen
8. Mengidentifikasi penyebab dari permasalahan
sehingga dapat diselesaikan
9. Merekomendasi tindakan yang secara langsung
terkait dengan penyebabnya
10. Menekankan pada solusi dan hasil, bukan prosedur
rinci
Laporan lisan
Laporan lisan tidak menggantikan laporan tertulis
Laporan lisan sering digunakan krn:
a. Dapat langsung diberikan
b. Dapat mengungkapkan sikap dan keyakinan
c. Memberi laporan tambahan yang dibutuhkan
oleh penerima laporan
d. Dapat memunculkan ketidaktelitian dalam
pemikiran auditor
e. Dapat mengembangkan peningkatan hubungan
dengan klien
Contoh
1. Persetujuan:
a. Dewan komisaris notulen tgl..
b. Manufaktur alat kecil
c. Departemen persediaan utk pembelian lokal
dan pembelian melalui kantor pusat
2. Sasaran:
a. Menjaga pasokon lini produksi
b. Menjaga tingkat persediaan minimum
Contoh
3. Kondisi/ kriteria:
a. Pasokan lini produksi mencukupi
b. Pemesanan barang yang tidak dibutuhkan
4. Prosedur:
a. Catatan permanen persediaan
b. Mencatat pengembalian
Unsur-unsur Laporan Audit Internal
yang baik
Latar belakang
Tujuan
Gambaran umum unit yg diaudit
Isi
a. Kriteria
b. Temuan
c. Dampak
d. Penyebab
e. Alternatif solusi
f. rekomendasi
Temuan dan rekomendasi
Unsur-unsur Laporan Audit Internal
yang baik
Tujuan:
a. Sifat
b. Objektif
c. Lingkup (kedalaman kerja dari):
a) Area yang sedang ditelaah
b) Kedalaman sampling
Unsur-unsur Laporan Audit Internal
yang baik
Gambaran umum:
a. fungsi-fungsi klien
b. Ukuran dan anggaran dari organisasi klien
c. Volume yang diproduksi
d. Perubahan-perubahan terakhir pada operasi
e. Struktur pelaporan
f. Perubahan pada manajemen klien
Unsur-unsur Laporan Audit Internal
yang baik
Isi
a. Pekerjaan audit yang dilaksanakan
b. Hasil dari pekerjaan audit
Unsur-unsur Laporan Audit Internal
yang baik
Temuan dan rekomendasi:
a. Kriteria
b. Temuan
c. Dampak
d. Penyebab
e. Alternatif solusi
f. Rekomendasi
Daftar kesalahan penulisan
I. KELAYAKBACAAN
Tingkatan pembaca:
a. Telalu terspesialisasi dalam pendekatan
Mengasumsikan pengetahuan atas subjek yang
telalu tinggi
b. Meremehkan pembacanya sehingga terlalu
menekankan hal-hal yang sudah jelas
Daftar kesalahan penulisan
Penyusunan kalimat:
a. Terlalu panjang dalam menjelaskan materi
yang sulit
b. Urutan kata subjek-kata kerja-objek terlalu
jarang digunakan
c. Putus-putus, gaya penulisan yang terlalu
sederhana
Daftar kesalahan penulisan
Penyusunan paragraf
a. Kekurangan kalimat topik
b. Terlalu banyak pokok pikiran dalam satu
paragraf
c. Terlalu panjang
Daftar kesalahan penulisan
Kelaziman kata-kata
a. Penggunaan istilah yang tidak tepat
b. Penggunaan bahasa yang berlebihan
c. Penyingkatan yang tidak perlu
Daftar kesalahan penulisan
Pengarahan pembaca:
a. Kurangnya pembingkaian : tidak mampu
memberikan kpd pembaca tujuan dan arah
diskusi
b. Transisi yang kurang memadahi antara
paragraf, pokok pikiran dan kesimpulan
c. Tidak adanya subkesimpulan utk meringkas
kemajuan dari pembaca
Daftar kesalahan penulisan
Fokus:
a. Subjek yang dikomunikasikan tidak jelas
b. Tujuan yang hendak disampaikan tidak jelas
Daftar kesalahan penulisan
II. KEBENARAN
Mekanik:
a. Tata bahasa yang tidak stabil
b. Pemenggalan kata yang salah
Daftar kesalahan penulisan
Format:
a. Penampilan dokumen yang asal-asalan
b. Penggunaan format yang tidak dapat
diterima
Daftar kesalahan penulisan
Koheren:
a. kalimat-kalimatnya tampak canggung karena
beban pemikiran-pemikiran yang tidak
berhubungan dan tidak logis
b. Gagal mengembangkan sebuah kemajuan
pemikiran yang logis melalui paragraf-
paragraf yang koheren dan disandingkan
secara logis
Daftar kesalahan penulisan
Rincian pendukung:
a. Dokumen rekomendasi yang tidak memadai
b. Terlalu banyak rincian yang belum dicerna
untuk para eksekutif yang sibuk
Daftar kesalahan penulisan
Pembuatan:
a. Kurangnya pemikian yang diberikan untuk
tujuan
b. Penggunaan data kurang memadai
c. Gagal untuk berpegangan pada tugas yang
diberikan
Daftar kesalahan penulisan
Analisis:
a. Pemeriksaan yang dangkal atas data secara
tidak sadar menyebabkan terlewatnya bukti
penting
b. Gagal mengambil kesimpulan dari data yg
dipresentasikan
c. Presentasi kesimpulan yang tidak didukung
oleh bukti
Daftar kesalahan penulisan
II. KETEPATAN:
Keluwesan:
a. Gagal mengenali perbedaan yg terdapat di
antara posisi penulis dan penerima
b. Nada yg tidak sopan: kasar, agresif, menghina
c. Sikap yang sok kuasa pd bawahan
d. Menghina dan/atau opini pribadi
Daftar kesalahan penulisan
Opini:
a. Riset yg dilakukan telah memadahi, namun
terlalu banyak interupsi yang terjadi pada
opini
b. Terlau sedikit fakta (riset) untuk menjadi
dasar pengambilan kesimpulan
c. Opini yg tidak jelas diidentifikasikan sebagai
sebuah opini
Daftar kesalahan penulisan
Sikap:
a. Terlalu jelas bermaksud untuk
menyenangkan hati penerimanya
b. Terlau defensif di hadapan pihak yang
berwenang
c. Terlalu takut terhadap penerima sehingga
tidak melakukan pekerjaan yang terbaik
Daftar kesalahan penulisan
Kegigihan:
a. Terlihat lebih meyakinkan drpd fakta-fakta yang
seharusnya
b. Terlihat kurang meyakinkan drpd fakta-fakta
yang seharusnya
c. Terlalu jelas utk menjual ide dan pemikiran
d. Kekurangan orientasi pd tindakan dan sudut
pandang manajerial
e. Kurang nampak keahliannya
Tugas
1. Dipelajari tampilan 18-2
2. Dipelajari tampilan 18-3
3. Dipelajari tampilan 18-4
4. Tampilan 18-6