Vous êtes sur la page 1sur 33

Trauma Maxilofasial

Facial Trauma - Introduction


 Jenis
• Luka tumpul
• Kekerasan
• Luka tembaik
• KDRT
 60% pasien dengan cedera wajah berat
biasanya disertai trauma multipel
• 20-50% disertai cedera otak
• Cedera Wajah harus dipisahkan dengan C-spine injury
atau cedera lainnya
 Walaupun tidak mengancam jiwa, tapi memiliki
sekuele psikologis - 25% akan berakibat PTSD
Facial Trauma - Anatomy
 Tuolang muka
Facial Trauma - Anatomy
 Facial nerves
 Parotid gland
Facial Trauma - Anatomy

 Vascular
Facial Trauma - Evaluation
 ABC’s – perhaitkan A dan C
 Airway
• Perhatian Khusus:
 Distorsi anatomi membuat kesulitan memasang LMA
 “Flail” mandibula
• Mandibula patah jadi dua  obstruksi
 Fraktur atau dislokasi TMJ – akan berakibat sulit membuka
mulut
 Cribriform plate disruption
• Hati-hati pemasangan NGT dan nasotracheal intubation
 Hemorrhage
• Dapat mengobstruksi jalan nafas, memperlukan double suction set
up
Facial Trauma - Evaluation
 Airway
• Approach:
 Kadang cedera membuat intubasi mudah

 Emergent/crash vs. Urgent airway – Bila tidak terpaksa,

persiapkan intubasi dengan benar.


 RSI vs. The awake look

 Hemorrhage:

• Double suction
• Kontrol perdarahan nasopharyng posterior dengan foley
Facial Trauma - Evaluation
 Airway
• Approach:
 LMA? Can be a nice back up
• Hati-hati distorsi anatomi
• Hatihati mulut yang terbuka
 Nasotracheal intubation? Controversial
• Beberapa ahli tidak merekomendasikaena risiko terjadinya
nasocranial intubation atau nasal hemorrhage
 Persiapkan Double prep
• Plan A: Endotracheal intubation
• Plan B: Cricothyroidotomy cepat dengan tray siap
Facial Trauma - Evaluation
 Breathing
 Circulation
• Sering penyebab hypotension bermacam-macam
 Jangan trauma facial menjadikan perhatian ke trauma
lain menurun
• Perdarahan berat dari cedera maxillofacial adalah
jarang
 Hati-hati scalp laceration
 Perdarahan Nasopharyngeal
• Kontrol perdarahan anterior/posterior
• Reposisi Le Forte fractures
Evaluasi Facial Trauma
 Tiga Pertanyaan
• Perubahan Pandangan Mata
 Monocular double vision
• Disrupsi lensa atau cedera corneal atau retinal
 Binocular double vision
• Disfungsi otot atau saraf extraokular
 Nyeri ada gerakan = Cedera orbit atau globe
• Facial numbness
 Trigeminal branch nerve injury
• Maloklusi
 Fraktur atau dislokasi
Facial Trauma - Evaluation
 Physical Exam
• Inspeksi
 Wajah memanjang (“Donkey Face”) disertai fraktur Le
Forte
 Facial asymmetry - neural involvement
 Ecchymosis - Raccoon’s eyes atau Battle’s sign
• Palpasi
 Nilai tenderness, crepitus atau udara subcutaneous
 Pemerikssaan cedera intraoral zygomatic arch dan
maxillary stability
Facial Trauma - Evaluation
 Physical Exam
• Orbital examination
 Periksa sebelum udem
 Refleks Pupil
 Hyphema
 Visual acuity
 EOM
• Ocular muscle entrapment
• Ocular nerve injury
• Pain bisa merupakan petanda fraktur tulang orbita
 Proptosis - retrobulbar hematoma
Facial Trauma - Evaluation
 Physical Exam –
Orbital Examination
• Lid Lacerations
 Medial third of lower eyelid
• Risiko tinggi cedera duktus
lacrimal
Gray’s Anatomy (Wikipedia)
 Upper and Lower Eyelid
• Disrupsi tarsal plate atau
cartilaginous plate
 Eyelid Drop
• Disrupsi otot levator
palpebral
Facial Trauma - Evaluation
 Physical Exam
• Hidung
 Septal hematoma
• Memerlukan evakuasi hematoma segera untuk mencegah
nekrosis septum nasal
 CSF Rhinorrhea
• Menandakan disrupsi cribriform plate
 Deformitas
• Menandakan fraktur tulantg nasal
• Ears
 CSF leak

 Hemotympanum

 Battle’s sign menandakan basilar skull fracture


Facial Trauma - Evaluation
 Physical Exam
• Mandibula/Gigi Geligi
 Maloklusi

 Flail mandible – mandibula patah dua

 Dislokasi TMJ terutama anterior

 Tongue blade test

• Patient mengiggit tongue blade sampai patah


 Tidak mampu menandakan fraktur mandibular

• 95% sensitif; 65% spesifik utuk mandibular fracture


 Gigi goyang atau tanggal
Facial Trauma - Imaging
 Foto Polos
• Challenging to read
• Approach
 Asymmetry
 Bony integrity

 Subcutaneous air

 Sinus opacity

 Teardrop sign - orbital fat herniation


Facial Trauma - Imaging
 Plain films
• Waters or occipital-mental view
 Sensitif
 Bisamenilai orbital rims and air/fluid levels
• PA or Caldwell view
 Best for facial bones atas
• Cross table or upright lateral view
 Tidak membantu
• Submental-vertex (“jug handle”) view
 Terbaik untuk zygomatic arch fractures
• Towne view
 Evaluasi mandibular ramus
Facial Trauma - Waters view
 Structures to identify
• Frontal sinus
• Maxillary sinus
• Ethmoid sinus
• Nasal septum
• Orbital rim
• Zygoma
• Zygomatic arch
Facial Trauma - Imaging

 CT
• Merupakan
pemeriksaan terbaik
untuk patah tulang
tengkorak
• Membantu penanganan
bedah
Facial Trauma -Specific Injuries

Lateral Canthotomy
Facial Trauma -Specific Injuries
Facial Trauma - Specific Injuries

 Fraktur Maksilla
• High energy
 Biasanya disertai cedera lain
• Le Forte I - Transverse
• Le Forte II - Pyramidal
• Le Forte III - Craniofacial
dislocation
Facial Trauma - Specific Injuries

Le Forte I - Transverse
Facial Trauma -Specific Injuries

Le Forte II - Pyramidal
Facial Trauma - Specific Injuries

Le Forte III - Craniofacial dislocation


Facial Trauma -Specific Injuries
 Dislokasi TMJ
• Tersering Dislokasi Anterior
 Bisa karena hal kecil misalnya menguap
 Posterior, lateral, dan superior masih mungkin
• Biasanya dengan cedera lain

• Biasanya disertai nyeri akut, nyeri tragus,


maloklusi dan defek palpable
Facial Trauma -Specific Injuries
 Diuslokasi TMJ
• Treatment
 Anesthesia
• Conscious sedation
• Local: 2 mL 2% lidocaine pada preauricular depression anterior
to the tragus
 Lindungi Jari dengan - tongue depressor atau gauze
 Jari menekan ke atas dan ke bawah occlusal surface
pada mandibular molars
 Post reduction care:
• Soft diet
• Jangan buka mulut lebih dari 2 cm selama 2 minggu
Facial Trauma - Specific Injuries
 Lips and oral mucosa
• Line up the vermillion border!
• 6-0 nylon for the skin
• 5-0 plain gut for the mucosa
• 4-0 braided absorbable (vicryl) for the muscle
• Remove sutures from skin in 5 days
• Only repair oral mucosa if it is gaping - at risk of
food getting caught
• Be aware of potential damage to parotid duct or
facial nerve
Facial Trauma - Specific Injuries
 Regional anesthesia: Infraorbital Block
• Tentukan foramen infraorbital
 Kira-kira 1 cm dibawah orbital rim
 Sejajar dengan pupil

• Masukkan jarum pada sulkus labialis sulcus


pada apex fossa canina
• Suntik 2 cc obat anestesi dekat formen,
dan jangan pada foranen
Facial Trauma - Specific Injuries
 Regional anesthesia: Infraorbital Block
Facial Trauma - Specific Injuries
 Regional anesthesia: Mental Block
• Cari foramen mentalis – sejajar dengan pupil
• Masukkan jarum pada Insert the needle via
sulkus labialis inferior pada apex bicuspid
pertama
• Suntik 2 cc lidocain
• Catatan : anestetis topikal bisa digunakan pada
titik insersi jarum
Facial Trauma -Specific Injuries
 Regional anesthesia: Mental Block

Medscape Medscape
Questions?