Vous êtes sur la page 1sur 19

Ringkasan Pengkaji

Kasus Maternal
Kab. Teluk Bintuni

Bintuni, 25 April 2017


Kasus 1
Dengan penyebab: Emboli & Eklamsi ??

Lokasi dan waktu kematian Persalinan


Provinsi A Tanggal bersalin 21/05/2016
Kabupaten B Jam persalinan 15.30 WIT
Tempat kematian C Jumlah 1
Tanggal kematian 26/05/2016 Jenis kelamin

Jam kematian 21.20 WIT Tempat lahir Puskesmas


Saat kematian P.Partum / Berat Badan
P.Histerect
omi ( 5 hr )
Usia kehamilan 39- 40mgg Usia gestasi 39 mgg

Modul 09 Halaman 2
Kasus 1 Dengan penyebab:
Identitas ibu dan suami
Alamat
Kampung E Kecamatan C
Desa/ kelurahan D Kabupaten/ kota B
Propinsi A
Ibu
Umur 33 th Etnis Maluku
GPA G1P1A0 Pendidikan Akademi
Pernikahan Menikah Pekerjaan IRT
Sosek Cukup
Suami
Umur 36 thn Etnis Maluku
Pernikahan Menikah Pendidikan Akademi
Pekerjaan Guru / PNS
Sosek Cukup
Modul 09 Halaman 3
Kasus 1 Dengan penyebab: Emboli & Eklamsi ??
Ringkasan
Ibu Post Partum, bayi lahir dengan Letak Bokong dgn Jenis
Kelamin : BB: di Puskesmas , Retensio Placenta ( + )
21/05/2016 Perdarahan ( +) sudah dilakukan Manual placenta. Inj RL 2 jalur
15.30WIT (20gtt /m& guyur ),inj Cefotaxin 1gr IV, inj Oksitosin 2 amp / drip
/12 jam . Dari Hasil Anamnese ANC ( 6x : 3x Trm II, 3x trm III ) dgn
tidak ditemukannya kelainan ( Let. Lintang ) Pasien di Rujuk ke RS
Pasien tiba di IGD RS dengan kondisi Presyok , perdarahan
(+)dilakukan stabilisasi , transfusi , manual placenta tidak
21/05/2016 berhasil : instruksi dokter dilakukan Histerektomi CITO
indikasi Retensio Placenta Prekreta , operasi Histerektomi
20.00 WIT
Subtotal dan repair vagina berhasil ( Rupture Vagina Grade
III)
Pemeriksaan Lab : Hb : 6,8 gr %, HT : 20gr %,

22/05/2016 Hb : 7,2gr % , HT : 21,0 gr % , Trombosit : 227ul, Leu:


07.00 WIT 17,9mm3.( setelah Transfusi )

26/05/2016 Post op hari ke 4 Kondisi ibu Membaik dan Stabil ibu


11.00 diizinkan pulang berobat jalan dan kontrol di Puskesmas
Kasus 1
(2016-M)
Dengan penyebab: Emboli dan Eklamsi ??
Penyebab kematian
Penyebab kematian Selang waktu terjadinya Extended Kode
masalah sampai kematian Wiggles ICD 10**
worth*
Hari Jam Kategori
Penyebab utama bayi - -

Penyebab lain bayi - -

Penyebab utama ibu


Susp Emboli 0 Tidak ada
Data
Penyebab lain ibu
kejang 0 Tidak ada
Data
Kondisi bayi lainnya - - Modul 09 Halaman 5
Kasus 1
(2016-M)
Dengan penyebab:
Peringkat pemenuhan standar standar pelayanan
Tidak ada pemberian pelayanan sub optimal, semua sudah dilakukan
0
sesuai standar, tetapi pasien tetap meninggal
Terdapat perawatan sub-optimal, tetapi tatalaksana yang sesuai
1 standar TIDAK AKAN membuat perbedaan outcome
(sekiranya standar dipenuhipun tetap akan terjadi kematian)
Terdapat perawatan sub-optimal dan tatalaksana yang sesuai standar
2 MUNGKIN DAPAT membuat perbedaan outcome ya
(bila standar dipenuhi, ada kemungkinan kematian dapat dihindari)
Terdapat perawatan sub-optimal dan tatalaksana yang sesuai standar
3 AKAN memberikan perbedaan outcome
(bila standar dipenuhi, pasien akan terhindar dari kematian)

Modul 09 Halaman 6
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 1
(2016-M)
Dengan penyebab: Emboli
Penjelasan Peringkat pemenuhan standar standar pelayanan
1. Jika Penapisan dan penjaringan ibu hamil Resti yg baik pada saat ANC,
dapat di hindari penyebab kematian (Peringkat pemenuhan standard #3 )
(umur : 33th,G1P0A0, letak bokong)
2. Jika pasien paling tidak 1x pemeriksaan kehamilan dengan dokter,
kemungkinan dapat terdeteksi lebih awal sehingga dapat dihindari
penyebab kematian (Peringkat pemenuhan standar #3 )
3. Jika petugas kesehatan mengetahui sedini mungkin mengenai letak
posisi janin (pada saat inpartu fase laten) dan merujuk sesegara
mungkin, kemungkinan penyebab kematian dapat dihindari (peringkat
pemenuhan standard #3)
4. Jika Petugas kesehatan di Puskesmas memiliki kompetensi yg cukup
dalam menangani kasus kegawat daruratan Maternal kemungkinan dapat
dihindari penyebab kematian (Peringkat Pemenuhan standar#2)
5. Jika pasien ini masih dirawat di RS kemungkinan terjadi kematian dapat
Modul 09 Halaman 7
dihindari (peringkat pemenuhan standart #2)
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 1
(2016-M)
Dengan penyebab:
Rekomendasi
Sasaran Intervensi Intervensi Pembelajaran Intervensi Manajemen
Advokasi /
sosialisasi
Individu - Pelaksanaan ANC Refreshing ttg ANC
petugas berkualitas berkualitas kpd petugas
kesehatan Puskesmas dan Bidan
Desa.
- Emergency drill Maternal Adanya jadwal Rutin utk
dan Neonatal dan melakukan refreshing
kompetensi bidan kompetensi Bidan di
Faskes .
Fasilitas SOP ttg pemulangan pasien Adanya SOP ttg
Pelayanan dengan riwayat pemulangan pasien
Kesehatan kegawatdaruratan / near miss dengan riwayat
dari RS. kegawatdaruratan
persalinan
Modul 09 Halaman 8
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 1
(2016-M)
Dengan penyebab: Emboli
Rekomendasi
Sasaran Intervensi Advokasi Intervensi Intervensi
/ sosialisasi Pembelajaran Manajemen

Dinas Kesehatan Monev pelayanan SOP pelaksanaan


Kabupaten kesehatan KIA. ANC, Penapisan
awal, penanganan
kegawat daruratan
dan rujukan.

Pembentukan Tim
Kredensialing

Pemerintah Daerah

Modul 09 Halaman 9
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 2 Dengan penyebab:

Lokasi dan waktu kematian Persalinan


Provinsi A Tanggal bersalin 23/03/2016

Kabupaten B Jam persalinan 01.40 WIT

Tempat kematian C Jumlah 1

Tanggal kematian 23/03/2016 Jenis kelamin Perempuan

Jam kematian 08.55 WIT Tempat lahir PONEK

Saat kematian Sesudah Berat Badan 2700 gr


melahirkan

Usia kehamilan 39-40mgg Usia gestasi 39- 40


minggu Modul 09 Halaman 10
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab:
Identitas ibu dan suami
Alamat
Kampung E Kecamatan C
Desa/ kelurahan D Kabupaten/ kota B
Propinsi A
Ibu
Umur 42 th Etnis Sulawesi
GPA G3P3A0 Pendidikan SMP
Pernikahan Menikah Pekerjaan IRT
Sosek Cukup
Suami
Umur Etnis Sulawesi
Pernikahan Menikah Pendidikan SMP
Pekerjaan Wiraswasta
Sosek Cukup
Modul 09 Halaman 11
Kasus 2 Dengan penyebab: Syok hipovolemik ec Atonia Uteri

22/03/2016 Ibu tiba dalam kondisi inpartu Kala I fase aktif, G3P2A0, VT :
23.00 WIT 8cm, ketuban (-) H : 2 Djj : (+) ibu memiliki riwayat partus
preterm dgn usia kehamilan 27mgg, BB : 1500gr ( 1mgg )
TD 150/90mmHg, N: 82x/m, RR : 2x/m, Temp : 36,2.
Terpasang RL kosong guyur, inj Dexametasone 2amp,02,
catheter ( +).
23/03/2016 Ibu Mengatakan ingin BAB VT : 9cm, Let.Kepala , Caput ( +)
01.00 WIT Djj (+)
Djj130x/m tidak teratur , porsio bagian atas masih teraba ,
oedem ( +) Lapor dr.obgyn : tindakan vakum
01.40 WIT Dilakukan Vakum bayi lahir : Perempuan , BB : 2700gr, PB:
48cm, A/S : 5/7 inj Oxitocin (+) .
02.30 WIT Placenta Lahir Lengkap, Ruptur : ( + ) TFU : Setinggi Pusat,
terpasang Tampon , kontraksi :(+) perdarahan 600cc, TD :
80/55mmhg Nadi: 122x/m
02.35 WIT Perdarahan aktif ( 500cc ) dan laserasi porsio,pasang triway
infus :Widahes inj Cefotaxim Hecting porsio ( +)
Kasus 2 Dengan penyebab: Syok hipovolemik ec Atonia Uteri

03.45 WIT Pasang Tampon Roll ,Inj.As.Tranexamat 500mg dan


observasi.
03.50WIT TD : 70/50mmHg, N : 132x/m KU ; TAMPAK Pucat dan
Lemah .
04.40WIT Perdarahan masih aktif dari dalam Uterus, TFU : setinggi
pusat, kontraksi ( +), perdarahan : 350cc. Inst dr. Cito Lab ,
dan transfusi. Pasang Kondom catheter, pasang tampon roll
3pcs. HB : 3,2gr%
04.45 WIT Pasien tiba2 sesak, tidak sadar, pasang O2 , TD :
60/40mmHg,N : 50x/m, RR : 20x/m
05.00WIT Pasien Apneu dilakukan Resc, pemberian epinefrin,

05.05 WT Pemberian Epinefrin ke 2 pasien belum bernafas, Nadi


Lemah,TD : 40/palpasi, Nadi 20x/m
05.20 WIT Pasang ETT
05.40WIT Transfusi darah
Kasus 2 Dengan penyebab: Syok hipovolemik ec Atonia Uteri

06.45 WIT Tindakan Operasi


08.20 WIT Operasi Selesai , Perdarahan tidak berhenti, Nadi tidak
teraba, TD : tidak terbaca di monitor, RJP 5siklus.
08.55 WIT Pasien dinyatakan Meninggal .
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab: Syok hipovolemik ec Atonia Uteri
Penyebab kematian
Penyebab kematian Selang waktu terjadinya Extended Kode
masalah sampai kematian Wiggles ICD 10**
worth*
Hari Jam Kategori
Penyebab utama bayi

Penyebab lain bayi

Penyebab utama ibu


Syok hipovolemik ec Atonia 0 3
uteri ??
Penyebab lain ibu

Kondisi bayi lainnya


Modul 09 Halaman 15
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab: Syok Hipovolemik ec Atonia uterii
Peringkat pemenuhan standar standar pelayanan
Tidak ada pemberian pelayanan sub optimal, semua sudah dilakukan
0
sesuai standar, tetapi pasien tetap meninggal
Terdapat perawatan sub-optimal, tetapi tatalaksana yang sesuai
1 standar TIDAK AKAN membuat perbedaan outcome
(sekiranya standar dipenuhipun tetap akan terjadi kematian)
Terdapat perawatan sub-optimal dan tatalaksana yang sesuai standar
2 MUNGKIN DAPAT membuat perbedaan outcome
(bila standar dipenuhi, ada kemungkinan kematian dapat dihindari)
Terdapat perawatan sub-optimal dan tatalaksana yang sesuai standar
3 AKAN memberikan perbedaan outcome ya
(bila standar dipenuhi, pasien akan terhindar dari kematian)

Modul 09 Halaman 16
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab: Syok Hipovolemik ec Atonia Uteri
Penjelasan Peringkat pemenuhan standar standar pelayanan
1. Jika pasien mendapatkan pertolongan persalinan sesuai standard
kemungkinan ibu dapat diselamatkan (Peringkat pemenuhan standar
#3)
2. Data OVM tidak dapat diberikan oleh Puskesmas karena pasien ANC
ke dokter spesialis Obgyn
3. Ketidaksesuaian antara data RMM dengan kasus kematian yang
diminta oleh tim AMP, dan pencatatan / dokumentasi yang tidak
lengkap menyulitkan proses review / pembelajaran kasus ini
(Peringkat pemenuhan standar #3)

Modul 09 Halaman 17
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab: Syok Hipovolemik ec Atonia Uteri
Rekomendasi
Sasaran Intervensi Intervensi Pembelajaran Intervensi Manajemen
Advokasi /
sosialisasi
Individu
petugas -Dokter spesialis harus melakukan
kesehatan tindakan sesuai standard dan
mengikuti SOP

Modul 09 Halaman 18
Mazami Enterprise © 2010
Kasus 2
(2016-M)
Dengan penyebab: Syok Hipovolemik ec Atonia Uteri
Rekomendasi
Sasaran Intervensi Intervensi Intervensi Manajemen
Advokasi / Pembelajaran
sosialisasi
Fasilitas -Melakukan prosedural Melakukan pengawasan
kesehatan pencatatan perjalanan terhadap implementasi
penyakit dengan benar SOP di setiap bidang

- melakukan pembinaan Adanya prosedual


kepada nakes tentang Pencatatan dan
protap penanganan dokumentasi yg baik
Atonia terkait dengan status
pasien yg mungkin hilang
Dinas Kesehatan - Melakukan pengawasan
Kabupaten secara ketat terhadap
standarisasi dan
kelengkapan dokumen
Modul 09 Halaman 19
Mazami Enterprise © 2010