Vous êtes sur la page 1sur 13

Gambaran makroskopis &

Mikroskopis tumor ginjal

ARIF MUNANDAR
A4-1
Renal Cell Carcinoma
Renal Cell Carcinoma atau Grawitz Tumor atau
Hypernephroma merupakan tumor ganas yang berasal dari
epitel tubulus ginjal sehingga terletak di korteks. Karsinoma
ginjal paling sering terjadi pada usia dekade ke 5 dan 6
(laki-laki lebih sering). Resiko terjangkit tumor ini lebih
tinggi pada perokok dan mereka yang terpajan kadmium.
Resiko terjadinya kanker sel ginjal meningkat 30x lipat pada
orang yang mengidap penyakit polikistik didapat sebagai
penyulit dialisis kronis. Klinisnya penderita sering mengeluh
costovertebral pain, hematuria, dengan palpable mass.
Klasifikasi berdasarkan molekular tumor ini ada 3 bentuk
yaitu: karsinoma sel jernih (clear cell carcinoma yang paling
sering), karsinoma sel ginjal papilaris, dan karsinoma ginjal
kromofob.
• Grawitz Tumor atau Renal cell Carcinoma atau
CA Hypernephroid (tipe clear cell) ciri
mikroskopisnya tampak sel tumor besar,
pleiomorfik dengan nucleoli kecil dan gelap,
sitoplasma jernih dan luas, terdapat lipid
inden. Sel-sel tumor tersusun dalam lobulus-
lobulus. Pada jaringan ginjal sudah tidak
tampak struktur tubulus dan glomerulus.
Pyelonephritis Chronica
• Pyelonephritis Chronica merupakan kelainan
yang mengenai tubulus dan interstitium
berupa suatu peradangan terutama di daerah
interstitium dan pembentukan jaringan parut
di parenkim ginjal yang menyebabkan
deformitas nyata pada sistem pelvikalis.
Pielonefritis kronis merupakan penyebab
penting gagal ginjal kronis. Klinisnya pasien
mengeluh back pain, fever, frequent pyuria,
bacteriuria.
• Kelainan ginjal dicurigai Pyelonephritis
Chronica jika pada makroskopisnya tampak
ginjal tampak mengecil, mengalami scarring
irregular, korteks menipis, juga dilatasi calyx.
• Pyelonephritis Chronica ciri mikroskopisnya
tampak jaringan ginjal dengan struktur tubulus
yang mengalami atrofi, beberapa mengalami
thyroidisasi (berdilatasi dan berisi koloid cast),
Terdapat infiltrasi sel radang MN dan proliferasi
sel fibrosit pada interstisium. Pada glomerulus,
terdapat periglomerular fibrosis.
• Keseluruhan sistem penyalur kemih dari pelvis
ginjal, ureter, dan uretra dilapisi oleh epitel
transisional, sehingga tumor epitelnya
(Transitional cell carcinoma) menunjukkan pola
morfologik serupa. Tumor di sistem penyalur di
atas kandung kemih merupakan penyebab
kematian yang lebih sering dibandingkan dengan
tumor ginjal. Hematuria tanpa nyeri adalah
gambaran klinis utama.
• TCC ciri mikroskopisnya tampak sel
transisional yang anaplasi dengan bentuk
bervariasi, banyak mitosis, tersusun
bertumpuk-tumpuk lebih dari 7 baris,
disorientasi. Terdapat bentukan papiler dan
flat dengan tangkai fibrovaskuler.
Wilms Tumor
• Wilms Tumor atau nefroblastoma atau carsinosarcoma
merupakan neoplasma ganas ginjal yang jarang timbul
pada orang dewasa, namun merupakan kanker organ
ketiga tersering pada anak usia 10 tahun. Tumor wilms,
timbul secara sporadis maupun familial dengan
kerentanan mengalami tumorigenesis diwariskan
sebagai sifat autosomal dominan.
• Wilms tumor dicurigai jika pada makroskopisnya
tampak ginjal membesar, tunggal, dan berbatas tegas.
Pada potongan melintang, tumor teraba lunak,
homogen, dan berwarna coklat keabu-abuan dengan
beberapa fokus perdarah, degenerasi, dan nekrosis.
• Wilms Tumor ciri mikroskopisnya ditandai
dengan gambaran berbagai tahap
nefrogenesis. Kombinasi triofasik klasik
berupa sel blastemal, stoma, dan epitel
ditemukan di sebagian besar lesi, walaupun
bervariasi tiap komponen. Diferensiasi epitel
mengambil bentuk glomerulus dan tubulus
abortif.