Vous êtes sur la page 1sur 11

MENILAI PELUANG

MEMBUKA USAHA BARU


M e r i nt s
a B a r u
Us a h

Membeli
Perusahaan
Orang Lain

Kerja Sama
Manajemen
1. Merintis usaha baru,
yaitu membentuk
dan mendirikan
usaha baru
menggunakan
model, ide,
organisasi dan
manajemen yang
dirancang sendiri

Perusahaan milik yaitu bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh
sendiri seseorang

Persekutuan
yaitu kerja sama (asosiasi) antara dua orang atau lebih
(partnership)

Perusahaan berbadan hukum (coorparation), yaitu


(coorparation) perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan
modal saham
Dua Pendekatan Mendirikan Usaha Baru

d e - out
ins i e-in
s id
out
d e ngan
i s ebut
e -o u t, d
n d ekatan g u t j uga
ta n insid yaitu pe unci yan n g d iseb
eka on, ai k ka in ya n, yaitu a
Pend generati san sebag aha. Mere r id e-
outs ecognitio e bahw
idea an gaga s i la n us an , lata t a n
eka tunity r is id
rd as ark
k e be rha
e m a mpu yang pe nd
p o r g b e rb a s
l ap a bila
be t u kan i la n, k ba gai op n yan e rhasi akan
n p s e ta b
men t keteram a sendiri yang akan
e ek a an
pend sahaan ak tau menc tepat
ipt
a y
melih ang dirin nis usaha peru nggapi a r secara
belak ntukan je intis mena uhan pasa
mene dir t
kebu
Berdasarkan pendekatan inside-out. Menurut
Norman Scarborough, kompetensi usaha yang
diperlukan adalah:

1. Kemampuan teknik,
yaitu kemampuan untuk memproduksi barang dan jasa serta cara
menyajikannya
2. Kemampuan pemasaran,
yaitu kemampuan untuk menemukan pasar dan pelanggan serta
harga yang tepat
3. Kemampuan finansial,
yaitu kemampuan untuk memperoleh sumber dana dan cara
menggunakannya
4. Kemampuan hubungan,
yaitu kemampuan untuk mencari, memelihara, dan
mengembangkan relasi, serta kemampuan komunikasi dan negosiasi
dengan pihak luar
2
Membeli perusahaan
orang lain (buying),
yaitu dengan membeli
perusahaan yang telah
didirikan atau dirintis
dan dikelola oleh
orang lain dengan
nama (good will) dan
organisasi usaha yang
sudah ada
3
Kerja sama
manajemen,
(franchising), yaitu
kerja sama antara
wirausaha dengan
perusahaan besar
dalam mengadakan
persetujuan jual beli
hak monopoli untuk
menyelenggarakan
usaha (waralaba)
• Pihak-pihak yang berkepentingan dengan studi
kelayakan usaha diantaranya:

1. Pihak wirausaha (pemilik perusahaan)


2. Investor & Penyandang Dana
3. Masyarakat & Pemerintah