Vous êtes sur la page 1sur 62

Pertemuan Ke 4

Kesadaran & Ketidaksadaran

BY : WINDA.R
SADAR / KEADAAN TERJAGA
(Conscious)
• Menandakan adanya
kesadaran / keinsyafan /
mengetahui sesuatu
• Mampu mereaksi terhadap
rangsangan
• Menunjukan adanya reaksi
disadari seseorang
(Kamus Psikologi)
Cara mempelajari kesadaran
• Mengumpulkan pengamatan laporan diri
• Pengamatan perilaku
• Dan pengukuran fungsi fisiologis

“manusia yang ada pada keadaan tidak tidur,


selalu berada dalam keadaan monolog
(percakapan internal) yang terus menerus”
Hal yang mempengaruhi keadaan
terjaga (kesadaran)
• Kesadaran dapat berubah-ubah dari intuitif ke
rasional dan analitik
• Kesadaran berubah sesuai dengan taraf
kelelahan
• Kesadaran dipengaruhi oleh keadaan pribadi
dan lingkungan  Steven Starker 
kesinambungan kayalan siang dan mimpi
• Temperamen dan Ritme tubuh mempengaruhi
kesadaran
Anak Baru : Awas!!!
“menghadapi lingkungan
baru  Pertahanan
Hidup”
TIDUR DAN
TERJAGA
“...dengan
pemahaman
yang lebih baik
akan ritme
internal diri
sendiri, kita
dapat
merancang
aktifitas yg
disesuaikan
guna performa
yang
optimal...“
BY : WINDA.R
~SHARE : TEPAT TENGAH MALAM~
1920-an s/d
1950an

“Setiap
Perilaku
dapat
dicari
hubungan
nya
dengan
stimulasi
eksternal

JETLAG
“Gangguan terhadap ritme
sirkadian akibat dari
perlintasan zona waktu”

 Perasaan ngantuk
disepanjang siang dan
kesulitan tidur
dimalam hari, depresi
dan gangguan
konsentrasi--. Akibat
ketidak sesuaian
antara waktu sirkadian
internal dan waktu
eksternal”
JETLAG Dalam Jangka Panjang
Bahaya penyesuaian
berulang ritme sirkadian
Jetlag

Stres

Hormon
Kortisol^

XNeuronX dlm
Hipokampus

Vol. Hipokampus (-) 5 th, >>7 Zona


~Memori~ Waktu
Musim dingin
datang
saatnya
wisata ke
Indonesia
Ritme Sirkanual
Endogen
“Tubuh Burung
menghasilkan
sebuah ritme,
sebuah kalender
internal yang
menyiapkann burung
tersebut terhadap
perubahan musim”
JAM BIOLOGIS
“Otak menghasilkan ritmenya
sendiri –yang merupakan
jam biologis. Jam Biologis
tidak sensitif terhadap
sebagian besar gangguan
(Curt Richter, 1967)
• Gangguan  kekurangan
makanan, oksigen, terkena
sinar X dll
RITME SIRKADIAN ENDOGEN
• Ritme Biologis Tubuh yang
berlangsung ± 1 Hari /
24 jam

• “Sebagian besar
dorongan untuk tidur
bergantung dari waktu
dalam satu hari dan
bukan dari tidur yang
baru saja anda
lakukan” (Babkoff,
Caspy, Milikulicer &
Sing, 1991)
RITME SIRKADIAN ENDOGEN
• Ritme Biologis Tubuh
yang berlangsung ± 1
Hari / 24 jam

• “Siklus berbeda tiap


individu, sebagian
dipengaruhi oleh
gen dan berlangsung
konsisten untuk tiap
individu dalam
sebuah lingkungan
tertentu”
RITME SIRKADIAN ENDOGEN
• RITME SIRKADIAN
mengatur kapan
manuasi tidur, terjaga,
frekwensi makan dan
minum, suhu tubuh,
sekresi hormon, volume
urin yang dikeluarkan,
sensitifitas terhadap
obat dll
RITME SIRKADIAN ENDOGEN

“Individu Malam”
“Individu Siang”
Lebih sulit bangun pagi ,
Bangun tidur lebih awal, dan
mencapai puncak performa pada
lebih cepat produktif
sore hari atau menjelang malam,
lebih dapat mentoleransi
bergadang
28 Jam Panjang Hari Buatan
• Tidak seorangpun dapat
mensingkronkan
dengan panjang hari
tersebut, Ritme
Kewaspadaan dan suhu
tubuh dihasilkan
individu secara mandiri
dengan rata-rata 24,2
Jam (Czeisler dkk, 2004)
Mekanisme jam biologis

SCN : Suprachiasmatic nucleus/ nukleus suprakiasma pada


area hipotalamus
SCN :
pengendali
utama ritme
sirkadian
untuk tidur
dan suhu
tubuh
(Refinetti &
Menaker,
1992)
berdasarkan
info genetik
tanpa proses
pembelajaran
Mekanisme SCN
• Salah satu cara yang digunakan SCN dalam
mengendalikan adalah dengan mengendalikan
pelepasan melantonin dari kelenjar pineal.
Hormon melantonin meningkatkan rasa
kantuk
• Melantonin yang diberikan diberikan pada jam
tertentu disiang hari dapat menyebabkan
pengaturan ulang ritme sirkadian
Gangguan jam biologis
• Disingkronisasi internal
– Satu keadaan ketika ritme biologis tidak satu
fase dengan yang lain
– Ritme Sirkadian dipengaruhi perubahan dalam
kegiatan rutin :
• Penerbangan melintasi zona waktu.
• Penyesuaian pada jam kerja baru (SHIFT).
• Penyakit, stres, kegembiraan, obat-obatan dan
waktu makan
Pengaturan dan Pengaturan Ulang Jam
Biologis
• Ritme sirkadian ≈ 24 jam
• Tanpa ada cahaya ritme
sirkadian tetap berlangsung
• Zeitgeber = “Penambah Waktu”
• Zeitgeber bagi manusia :
– Cahaya
– Olahraga
– Suara
– Konsumsi makanan
– Suhu lingkungan
Pekerja Malam dapat beradaptasi dengan baik jika
disiang hari tidur dalam ruangan yang sangat gelap
dan dimalam hari bekerja diruangan yang terang
benderang yang sebanding dengan cahaya matahari
(Czeiler dkk, 1990)
• “kantuk bukanlah pilihan
... Klo kerja ketika
mengantuk kesalahan
mudah terjadi . Sso yang
tidurnya nyenyak belum
tentu sehat, tetapi
seseorang yang
mengalami gangguan
tidur terus menerus pasti
akan mengalami
masalah”
Ritme Tidur

• Mengapa Kita Tidur.


• Kapan Kita dikatakan kurang tidur?.
• “Republik Tidur”.
Manfaat tidur
• Tidur menyediakan waktu untuk:
– Tubuh mengeliminasi produk sisa dari otot,
– Memperbaiki sel,
– Memperkuat sistem kekebalan tubuh
– Memperbaiki kemampuan yang hilang selama
sehari.
– Berkontribusi dalam konsolidasi dan penyimpanan
ingatan
– Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah
Gangguan Tidur
• Kekurangan tidur dapat mendorong terjadinya
kemunduran fungsi fisik dan mental seperti
gangguan pada :
– Fleksibilitas mental
– Atensi
– Kreatifitas
• Kekurangan tidur dalam jangka panjang
menyebabkan : Halusinasi dan Delusi
Gangguan Tidur
• Sleep apnea.
– Tiba-tiba kesulitan bernafas dalam tidur
menyebabkan seseorang merasa seperti
tercekik dan sesak nafas dan terbangun dari
tidurnya
• Narcolepsy.
– Gangguan tidur yang membuat seseorang
bisa tertidur (dalam REM) secara tiba-tiba
• Ganguan Perilaku tidur REM- REM tidak
muncul, orangsangat aktif didalam tidur
JENIS TIDUR
• Stage 1. perasaan melayang,
diabang kesadaran.
• Stage 2. keributan kecil dapat
mengganggu tidur ini.
• Stage 3. pernafasan dan denyut
nadi mengalami penurunan
tempo.
• Stage 4. Tidur Lelap.
1-4 NREM (Non REM)
• REM  rapid eye movement
Peningkatan gerakan mata,
pelemasan otot dan bermimpi.
TIDUR NREM
• STAGE 1 : TIDUR • STAGE 2 : TIDUR ANTARA
 merasa lebih rileks
RINGAN Keadaan dan agak susah
jatuh tertidur, mudah dibangunkan, mungkin
dibangunkan, adanya terjadi pengalaman
perasaan ngambang, indrawi tanpa ada objek
melihat bentuk dan yang sesungguhnya
bayangan macam- • Terjadi kejang
myoclonic gerak tak
macam terkendali spt orang
• Gel. Amplitudo rendah terkejut (letupan 13-15
tidak teratur hertz) / gel. spindles
TIDUR NREM
STAGE 3 : TIDUR DALAM • STAGE 4 : TIDUR
 sso semakin PULAS  tidur
tenggelam dalam tidur sangat pulas tidak
pulas, sukar dibangunkan, memperhatikan
makin sukar merespon lingkungan, jarang
rangsang yang diberikan bergerak
•Gel. Amplitudo tinggi • “ngelindur, mimpi
yang perlahan (2 hertz/-) seram, ngompol”
mulai tampak gelombang • Gelombag delta
delta menguasai
TIDUR REM
• Muncul mimpi yang jelas
• Menunjukan adanya • Gelombang otak dengan
kontradisksi sehingga amplitido yang cepat tidak
disebut juga tidur teratur dan rendah seperti
paradoksikal Stage 1menunjukan
banyaknnya kegiatan korteks
• Bolamata tampak • Tekanan darah sedikit
bergerak-gerak menaik begitu pula hormon
dibawah kelopak mata adrenalin
yang tertutup • Pada mimpi, mirip kegiatan
• Ada gerakan ½ setiap motorik hebat tapi nyatanya
samasekali tidak ada
detik tapi tidak terus gerakan otot
menerus
Tipe tidur malam pada orang dewasa
MIMPI
• Mimpi sebagai harapan yang
tidak disadari .
• Mimpi sebagai refleksi kondisi
terkini/upaya pemecahan
masalah
• Mimpi sebagai berfikir
• Mimpi sebagai produk dari
pemeliharaan mental
• Mimpi sebagai interpretasi
aktifitas otak.
MIMPI
• REM FREUD :
– JELAS SEKALI “SELAMA SESEORANG
• NREM BERADA DALAM
– KURANG JELAS KEADAAN TERJAGA,
– KURANG EMOSIONAL ORANG KEMUDIAN
– LEBIH TERKENDALI MENJADI DEFENSIF DAN
– LEBIH MENYENANGKAN MENUTUPI UNSUR MIMPI
– LEBIH MERUPAKAN BAHAN YANG MUNGKIN TIDAK
PEMIKIRAN MENYENANGKAN AGAR
TIDAK MASUK DALAM
ALAM SADARNYA”
1. Mimpi sebagai Harapan dari
Ketidaksadaran
• Freud menyimpulkan bahwa mimpi menyediakan
pemahaman tentang ketidaksadaran sso.
• Konten nyata mengandung aspek yang kita alami
secara sadar sementara konten laten/tersembunyi
mengandung harapan dibawah sadar dan
pemikiran yang dimunculkan lewat simbol dalam
mimpi
• Untuk memahami mimpi kita harus dapat
memisahkan konten nyata dengan konten yang
tersembunyi
• Tidak semua dalam mimpi adalah simbol
2. Mimpi sebagai Refleksi dari
perhatian pada isu terkini
• Mimpi dapat merefleksikan kesadaran yang sedang
berjalan, seperti konsen atas suatu hubungan,
pekerjaan dll
• Mimpi sebagian besar lebih berkaitan dengan
kehiduapan seseorang sasat ini daripada
kemungkinan untuk memprediksi
• Laki-laki dan perempuan menunjukan mimpi tentang
isu-isu yang serupa dalam hidup saat ini
3. Mimpi sebagai produk
pemeliharaan mental
• Koneksi-koneksi yang tidak
dibutuhkan diotak dieliminasi dan
yang dianggap penting akan
diperkuat
• Otak membagi informasi bariu
menjadi “diinginkan” dan “tidak
diinginkan”
• Apa yang kita sebut mimpi hanya
laporan yang dikutip dari penelitian
dan penyaringan informasi yang
terjadi selama fase tidur REM
4. Mimpi sebagai interpreatasi dari
Aktifitas Otak
• Activation-synthesis theory.
– Mimpi hasil dari sistesis kortikal dan
interpretasi dari sinyal neuron yang dipicu oleh
aktifitas di bagian bawah otak
– Pada saat yang sama bagian otak yang
menangani pemikiran logis dan sensasi dari
dunia luar diistirahatkan
Kesadaran dan Pengaruh Obat-obatan
• Klasifikasi obat.
• Efek fisiologi obat
• Efek psikologi dari obat-obatan
Klasifikasi Obat-obatan
• Psychoactive drug.
– Substansi yang dapat mempengaruhi persepsi, mood,
kognisi dan perilaku
• Types.
– Stimulants
• Mempercepat aktifitas di Sistem Syaraf Pusat.
– Depressants
• Memperlambat aktifitas disistem syaraf pusat.
– Opiates
• Menghilangkan rasa sakit
– Psychedelic drugs
• Mengganggu proses berfikir normal.
Fisiologi Efek Obat2an
• Obat-obatan Psikoaktif bekerja dengan
melakukan aksi pada neurotransmitter otak.
Obat-obatan ini dapat : :
– Meningkatkan atau mengurangi pelepasan
neurotransmitter
– Mencegah penyerapan kembali kelebihan
neurotransmitter yang depa oleh sel
– Menghalangi pengaruh neurotransmitter pada sel
penerima
– Membalut reseptor yang secara alamiah dapat di picu
oleh neurotransmitter atau neuromodulator
Efek Cocain pada otak
• Cocaine menghambat penyerapan
kembali oleh otak (“reuptake”)
neurotransmiter dopamine dan
norepinephrine, sehingga level
substansi ini meningkat
• Hasil dari over stimulasi dari sirkuit
otak tertentu dan adanya eforia
yang tinggi
• Ketika obat-obatan tidak dipakai
kekurangan dopamin dapat
menyebabkan pengguna
mengalami “crash.”
Efek Psikologis obat-obatan
• Reaksi pada obat psikoaktif tergantung pada :
– Faktor fisik seperti berat badan, metabolisme, keadaan
emosi, dan toleransi fisik
– Pengalaman seseorang dalam menggunakan obat
tersebut
– Faktor lingkungan seperti dimana dan dengan siapa ia
menggunakan obat-obatan tersebut
– Mental Set atau harapan efek dari penggunaan obat
Cuplikan tentang Hipnosa
• Definisi Hipnosa.
• Teori Hipnosa

“biasanya
menggunakan
induksi hipnosa”
serangkaian sugesti
persuatif”
Hipnosa adalah
• Prosedur dimana praktisi memberikan
sugestiiperubahan dalam sensasi , persepsi ,
pemikiran , perasaan atau perilaku dari subjek
• Biasaya subjek diminta agar melepaskan
kendali/pengontrolan diri
Subjek Hipnotis
mudah sulit
• Mudah berkhayal • Orang yang mudah teralih
perhatiannya
• Takut menghadapi hal baru
• Ketidaksediaan mengikuti
perintah ahli hipnotis
Hakekat hipnosa
• Keadaan terhipnotis bukan tidur
• Responsivitas pada hipnosa tergantung pada orang
yang dihipnotis dari pada keterampilan dari orang
yang menghipnotis
• Orang yang dihipnotis tidak dapat dipaksa
melakukan sesuatu yang melawan kehendaknya
• Prestasi yang ditampilkan dibawah hipnosa dapat
dilakukan oleh orang tersebut appabila termotivasi
tanpa harus dihipnosa
Hakekat hipnosa
• Hipnosa tidak meningkatkan akurasi dalam ingatan
• Hipnosa tidak memproduksi perasaan mengalami
kembali peristiwa yang lama
• Sugesti hipnosa dapat digunakan secara efektif
untuk tujuan medis dan psikologis
Hakekat keadaan terhipnotis
• Hilangnya spontanitas
• Selektivitas
• Pengujian terhadap realitas menurun
• Memainkan peran yang tak biasa
• Sugestibilitas pasca hipnotis
• Amnesia /lupa setelah hipnotis (posthipnotis)
Teori Hipnosa
• Dissociation theories.
– Hipnosa merupakan
pemisahan dalam kesadaran
dimana satu bagian fikiran
beroperasi secara mandiri
pada kesadaran yang
tengaistirahatkan
– Selama hipnosa , diasosiasi
muncul diantara sistem
kontrol eksekutif diotak dan
pada sistem otak yang lain
melibatkan pikiran dan
tindakan
Teori hipnosa
• Sociocognitive theories
– Efek dari hipnosa dari interaksi antara pengaruh sosial
dari penghipnotis (sosial) dan kemampuan, keyakinan,
dan harapan dari subjek yang dihipnotis (cognitive)
Meditasi
• Cara terlatih tertentu
yang bertujuan untuk
mengubah kesadaran
• Meditasi memindahkan
kesadaran dari luar ke
dalam diri
• 3 Hal Yang
Mempengaruhi Meditasi :
– Masukan sensorik
– Relaksasi
– harapan
MEDITASI
LATIHAN MEDITASI MEMBUKA LATIHAN MEDITASI
DIRI KONSENTRASI
• BERUSAHA MENINGGIKAN • MEMUSATKAN PADA
KESADARAN TERHADAP SUMBER RANGSANG YANG
LINGKUNGAN DILUARDIRI BERSIFAT TUNGGAL DAN
SEHINGGA YANG TIDAK BERUBAH-UBAH
BERSANGKUTAN MENJADI
LEBIH PEKA DENGAN
KEGIATAN SEHARI-HARINYA
Next-- Bagaimana Manusia Belajar ?
Tugas
Buat Kelompok : 5 orang Diskusikan dan buat presentasi
Singkat
• Apa itu belajar ?
• Apa produk belajar (yang
membuatnya berbeda dengan
sebelum belajar ) ?
• Berikan 1 contoh Tokoh sebagai
pembelajar yang berhasil, kupas
dengan 5W1H
• Apa sebenarnya tujuan belajar ?
• Berikan tips belajar ?