Vous êtes sur la page 1sur 25

A.

Alasan Pengambilan Judul


• Jurnal yang berjudul “Efektifitas Rebusan Daun Pepaya terhadap Penurunan Nyeri saat
Menstruasi pada Mahasiswi PSIK UR”. Dari hasil studi pendahuluan, bahwa rasa nyeri saat
menstruasi dilaporkan sebagai keluhan ginekologis paling umum dan paling sering
menyebabkan ketidakhadiran seorang remaja atau wanita dewasa dari pekerjaan, sekolah
ataupun aktivitas lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas dan pola hidup wanita
tersebut. Dari hasil survey yang dilakukan pada 150 orang mahasiswi PSIK UR, 90 orang
diantaranya mengalami nyeri saat menstruasi setiap bulannya. Mereka mengatakan saat
terjadinya nyeri menstruasi mereka ada yang tidak bisa melakukan aktivitas sehari hari dan
susah untuk berkonsentrasi saat perkuliahan dan mengalami peningkatan emosi (marah-
marah). Terapi alternative (non farmakologis) diperlukan untuk menurunkan rasa nyeri saat
menstruasi pada mahasiswi PSIK UR dimana apabila menggunakan obat-obatan
farmakologi akan memiliki efek samping terhadap kesehatan. Apabila menggunakan terapi
non farmakologis yaitu dengan menggunakan rebusan daun pepaya efek sampingnya lebih
sedikit dan mudah mencarinya.
• Komentar dari alasan pengambilan judul, dimana judul sudah sesuai dengan aturan
pembuatan judul karya ilmiah secara umum, antar judul dengan alasan yang dijabarkan
termasuk rasional. Namun, masih ada perhatian dalam membuat alasan dalam pemilihan
judul agar tidak menimbulkan makna ganda atau ambigu dari judul. Alangkah lebih baik jika
kata “PSIK UR” diubah menjadi “Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau”.
Dikarenakan tidak semua orang mengetahui singkatan tersebut.
B. Judul

• Jurnal yang dianalisis berjudul “Efektifitas Rebusan Daun Pepaya


Terhadap Penurunan Nyeri Saat Menstruasi Pada Mahasiswi PSIK UR”.
Dari judul secara umum sudah memenuhi kriteria judul sebuah jurnal
yang baik, yaitu jurnal sudah singkat, tidak menggunakan kalimat yang
terlalu panjang, jika judul terlalu panjang, dapat dibuat judul utama dan
judul tambahan (subjudul). kemudian sudah sesuai dengan isi dari
penelitian dan judul sudah menarik untuk dilakukan penelitian. Judul
jurnal sudah menggambarkan garis besar atau inti dari jurnal, sudah
menggambarkan variable yang diteliti, dan judul jurnal sudah kurang
dari 25 kata.
• Alangkah lebih baik jika kata “PSIK UR” diubah menjadi “Program Studi
Ilmu Keperawatan Universitas Riau”. Dikarenakan tidak semua orang
mengetahui singkatan tersebut. Dari judul terdapat kekurangan yaitu
penulis belum mencantumkan tahun penelitian dilakukan. Sebainya
jurnal mencantumkan tahun penelitian agar pembaca tahu kapan dan
tahun berapa dilakukan penelitian.
C. Penulis (Peneliti) dan Alamat

• Penulis atau peneliti dari jurnal ini yaitu :


• 1.Delta Hetti Yan Darma
• 2.Widia Lestari
• 3.Arneliwati.
• Alamat Email :delta_hetti@yahoo.co.id (081378599228)
• Dalam menganlisis dari identitas penulis (peneliti) perlu
ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu kelengkapan
dari identitas jurnal seperti waktu penerbitan dari jurnal,
identitas perguruan tinggi dari peneliti (penulis).
D. Abstrak

• “The purpose of the research is to find out effectiveness of papaya leaf


decoction to menstrual pain decrease on students PSIK UR. Methodology
on this research was a quasy experiment designed by "Non-equivalent
control group" were divided into experiment group and control group.
The sample in this research are student of nursing program university of
riau who experience dysmenorrhea. The number of sample is 30
respondents who were taken by purposive sampling technique with the
inclusion criteria. Measuring instruments was used in both groups are
Numeric rating scale for pain intensity. The analysis used were univariate
and bivariate analysis using Dependent sampel T Test and Independent
sample T Test. The result showed that there is difference of treatment to
experiment group with control grouop the didn`t give of treatment with
p-value 0,000 < (0,05). It means that papaya leaf decoction effective to
decrease in pain of dysmenorrhea. The results of this research is
expected to be an alternative to reduce the pain of dysmenorrhea.”
• “Keywords: papaya leaf decoction, dysmenorrheal”
Continu

• Dalam menganalisis bagian abstrak dari jurnal ada beberapa komponen


dari abstrak yaitu dimulai dari tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui evektivitas rebusan daun papaya terhadap penurunan nyeri
pada mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau. Pada
abstrak tidak dicantumkan desain penelitian dan waktu penelitian.
• Tempat penelitian dilakukan di Universitas Riau pada mahasiswi Program
Studi Ilmu Keperawatan. Populasi dari penelitian adalah mahasiswi
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau yang mengalami
dismenore. Jumlah sampel yaitu 30 responden yang diambil
menggunakan teknik purposive sampling dengan criteria inklusi. Tehnik
pengambilan data digunakan dalam kedua kelompok adalah skala
peringkat Numerik untuk intensitas nyeri. Analisis yang digunakan
adalah univariat dan analisis bivariat menggunakan sampel Dependent
sampel T Test dan Independent sample T Test.
Continu

• Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan


perlakuan dengan kelompok eksperimen dengan
kontrol grouop tidak diberikan perawatan dengan p-
value 0,000 < (0,05). Kesimpulannya daun pepaya
rebusan efektif untuk mengurangi nyeri dismenore.
Hasil dari penelitian ini adalah diharapkan menjadi
alternatif untuk mengurangi rasa sakit dismenore.
Jumlah kata dari abstrak tidak melebihi dari 200 kata.
Kata kunci terdiri dari 4 kata dan idealnya tidak
melebihi dari 5 kata. Kata kunci sudah menggunakan
kata dari spesifik ke umum.
E. Pendahuluan
• Dilihat dari studi pada pendahuluan ditemukan “Seriousness of the problem atau
keseriusan masalah yaitu nyeri saat menstruasi ini dilaporkan sebagai keluhan
ginekologis paling umum dan paling sering menyebabkan ketidakhadiran seorang
remaja atau wanita dewasa dari pekerjaan, sekolah ataupun aktivitas lainnya. Hal
ini dapat mempengaruhi kualitas dan pola hidup wanita tersebut”. Dalam
mengkaji sutu masalah perlu untuk mengetahui konsep dari masalah yang
merupakan proses dan hasil pengenalan masalah atau inventarisasi
masalahMasalah penelitian secara umum bisa ditemukan melalui studi literatur
(literature review) atau lewat pengamatan lapangan (observasi, survey), dan
sebagainya.
• Dilihat dari studi pada pendahuluan ditemukan “Magnitude atau besar masalah
dapat dilihat dari angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata- rata
lebih dari 50% perempuan disetiap negara mengalami dismenore. Negara
Amerika angka presentasenya sekitar 60% dan di Swedia sekitar 72%. Angka
kejadian dismenore primer di Indonesia adalah sekitar 54,89%, sedangkan sisa
nya adalah penderita dengan tipe sekunder. Dari hasil survey yang dilakukan
pada 150 orang mahasiswi PSIK UR, 90 orang diantaranya mengalami nyeri saat
menstruasi setiap bulannya.
Continu

• Dilihat dari studi pada pendahuluan ditemukan ”Manageability


atau penyelesaian masalah yaitu dengan terapi alternative (non
farmakologis) diperlukan untuk menurunkan rasa nyeri saat
menstruasi pada mahasiswi PSIK UR dimana apabila
menggunakan obat-obatan farmakologi akan memiliki efek
samping terhadap kesehatan. Apabila menggunakan terapi non
farmakologis yaitu dengan menggunakan rebusan daun pepaya
efek sampingnya lebih sedikit dan mudah mencarinya.
• Di dalam studi pendahuluan tidak dicantumkan bagaimana
peran pemerintah dalam penelitian ini. Selain itu, kebijakan-
kebijakan pemerintah juga tidak dicantumkan dalam penelitian
ini. Alangkah lebih baik jika peranan dan kebijakan pemerintah
juga dijabarkan dalam suatu penelitian.
F. Metode Penelitian
• “Desain penelitian ini merupakan penelitiaan kuantitatif dengan rancangan
penelitian Quasy Eksperimen, melakukan pendekatan rancangan penelitian
Nonequivalent Control Group Design”. Menurut Sugiyono (2007: 107)
mendefinisikan bahwa penelitian quasy eksperimen yaitu penelitian yang
digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain
dalam kondisi yang terkendali. Dilihat dari analisis pada metode penelitian
jenis penelitian Quasy Eksperimen tepat digunakan dalam penelitian ini
karena Quasy Eksperimen ini mencari pengaruh variabel tertentu terhadap
variabel lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat.
• Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara purposive
sampling dimana pengambilan sampel didasarkan pada suatu pertimbangan
tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat
populasi yang telah diketahui sebelumnya (Notoatmodjo, 2005). Dalam
penelitian ini peneliti menetapkan 30 orang sebagai sampel dengan rincian
15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok
kontrol.
Continu

• Peneliti menentukan responden yang akan dijadikan kelompok


eksperimen (pertama/ganjil) dan kontrol (kedua/genap). Pada
kelompok eksperimen peneliti mengukur intensitas nyeri yang
dialami responden selama 3 hari berturut turut dengan
memberikan lembar observasi. Peneliti memberikan terapi
berupa rebusan daun pepaya. Rebusan daun pepaya diminum
sebanyak satu gelas dalam sehari selama 3 hari berturut turut dan
diukur kembali intensitas nyeri. Pada kelompok kontrol peneliti
mengukur intensitas nyeri yang dialami responden selama 3 hari
berturut-turut dan membiarkan responden melakukan
aktivitasnya seperti biasanya selama 30 menit. Pada hari ketiga
setelah post-test peneliti mengajarkan responden kelompok
kontrol untuk menangani nyeri saat menstruasi secara non
farmakologi yaitu menggunakan minuman herbal rebusan daun
pepaya .
G. Teknik Pengambilan Data
• Dalam menganalisis teknik pengambilan data yang digunakan untuk
pengumpulan data adalah kuesioner data demografi dan karakteristik
mestruasi, kuesioner untuk mengukur intensitas nyeri mengunakan numeric
rating scale(NRS). Dalam penelitian ini peneliti menetapkan 30 orang
sebagai sampel dengan rincian 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan
15 orang sebagai kelompok kontrol
• Menurut Sugiyono dalam bukunya Metode penelitian administrasi
(2006:162) kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan
dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis
kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner merupakan teknik
pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang
akan diukur dan tahu apa yan diharapkan dari responeden. Pada teknik
pengambilan data tidak dijelaskan waktu dan tempat pengambilan data.
Tidak dijelaskan pula kriteria nyeri yang digunakan sebagai sampel.
Alangkah lebih baik jika waktu dilakukan pengambilan data dicantumkan
kedalam jurnal. Sertakan pula kriteria nyeri yang digunakan sampel.
H. Instrumen Penelitian

• “Instrument yang digunakan untuk pengumpulan data adalah


kuesioner data demografi dak karakteristik mestruasi, kuesioner
untuk mengukur intensitas nyeri mengunakan numeric rating
scale(NRS)”.
• Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan
untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan
tentang pribadinya, atu hal-hal yang ia ketahui. Rating atau skala
bertingkat adalah suatu ukuran subyaktif yang dibuat bersekala.
Walaupun skala bertingkat ini menghasilkan data yang kasar, tetapi
cukup memberikan informasi tertentu tentang program atau orang.
Intrumen ini depat dengan mudah menberikan gambaran
penampilan, terutama panampilan didalam orang menjalankan
tugas, yang menjukan frekuensi munculnya sifat-sifat. Di dalam
menyusun skala, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana
menentukan variable skala.
Continu
• Instrumen penelitian adalah alat-alat yang akan digunakan untuk mengumpulkan
data, instrumen penelitian ini dapat berupa kuesioner, formulir observasi,
formulir-formulir lain yang berkaitan dengan pencatatan data dan sebagainya
(Notoatmodjo, 2010).
• Dalam sebuah penelitian kuantitatif, peneliti akan menggunakan instrumen
untuk mengumpulkan data, sedangkan dalam penelitian kualitatif-naturalistik
peneliti akan lebih banyak menjadi instrumen, karena dalam penelitian kualitatif
peneliti merupakan keyinstrumen. Instrumen penelitian digunakan untuk
mengukur nilai variabel yang diteliti. Dengan demikian jumlah instrumen yang
akan digunakan untuk penelitian akan tergantung pada jumlah variabel yang
diteliti.
• Dilihat dari analisis studi instrument penelitian, peneliti kurang jelas dalam
menjabarkan instrument penelitian. Instrument penelitian yang digunakan
adalah kuesioner. Alangkah lebih baik jika lebih dijabarkan alasan intrumen
tersebut digunakan. Misalkan, instrument kuesioner digunakan karena dapat
mempermudah mengetahui skala nyeri yang dirasakan oleh responden.
I. Hasil dan Bahasa

• Dari studi hasil dari penelitian jurnal ini yaitu “Didapatkan


rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan rebusan daun
pepaya pada kelompok eksperimen adalah 3,91 dan
kelompok kontrol adalah 5,11 dengan p value 0,254
Sedangkan rata-rata intensitas nyeri setelah diberikan
rebusan daun pepaya pada kelompok eksperimen adalah
2,05 dan kelompok kontrol adalah 4,73 dengan p value
0,000. Hasil menunjukkan bahwa ada perbedaan yang
signifikan intensitas nyeri setelah diberikan rebusan daun
pepaya pada kedua kelompok (p value < 0,05), sehingga
dapat disimpulkan H0 ditolak Ha diterima. Sehingga dapat
disimpulkan rebusan daun pepaya dalam menurunkan nyeri
menstruasi”.
Continu
• Dari hasil penelitian jurnal ini didapatkan hasil yang baik, bahwa ada pengaruh
yang signifikan itensitas nyeri setelah diberikan rebusan daun papaya pada
kelompok eksperimen. Dari jurnal ini tidak dijelaskan apakah ada yang tidak
berpengaruh dari rebusan daun papaya terhadap penurunan intensitas nyeri
pada kelompok eksperimen. Menurut kami perlu adanya penjabaran dari respon
responden terhadap khasiat ramuan rebusan daun papaya, dan dari hasil jurnal
tidak dijelaskan apakah dari hasil penelitian ini dapat diterapkan dikalangan
masyarakat. Kemudian dari hasil jurnal tidak dijelaskan apakah ada efek samping
dari diberikannya ramuan rebusan daun papaya pada kelompok eksperimen, jika
memang tidak ditemukan adanya efek samping dari rebusan daun papaya
tersebut, alangkah lebih baik jika dicantumkan dalam hasil penelitian bahwa hasil
penelitian ini tidak ditemukan efek sampingnya.
• Dari segi bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, secara umum
bahasa yang digunakan mudah untuk dimengerti oleh pembaca. Namun, ada
beberapa yang harus diperhatikan dalam menentukan kata-kata, karena ada
beberapa istilah menggunakan istilah medis. Menurut kami, jika menggunakan
istilah medis maka arti dari istilah tersebut juga disertakan tujuannya adalah
mempermudah pembaca mengartikan makna kata.
J. Simpulan dan Saran

• Simpulan pada jurnal penelitian ini yaitu “Hasil menunjukkan


bahwa rebusan daun pepaya efektif setelah diberikan
rebusan daun pepaya pada kelompok eksperimen”.
• Dari simpulan tersebut sudah menunjukkan adanya pengaruh
rebusan daun papaya terhadap penurunan nyeri saat
menstruasi. Namun, menurut kami simpulannya terlalu
singkat, masih perlu adanya penjabaran dari hasil penelitian.
Kemudian dari jurnal ini tidak disertakan saran, baik itu saran
dari jurnal, saran penulis, dan saran untuk pembaca.
Alangkah lebih baik jika saran dicantumkan pada jurnal,
tujuannya adalah untuk perkembangan penelitian mengenai
efektifitas rebusan daun papaya untuk menurunkan
dismenore.
K. Kaidah Penulisan
• Kaidah penulisan menurut tata cara penulisan artikel penelitian dikti sebagai
berikut :

1. Judul dan Nama Penulis


• Judul dicetak dengan huruf besar/capital, dicetak tebal (bold) dengan jenis huruf
Times New Roman font 12, spasi tunggal dengan jumlah kata maksimum 15
• Nama penulis ditulis di bawah judul tanpa gelar, tidak boleh disingkat, di awali
dengan huruf kapital, tanpa diawali dengan kata ”oleh”, urutan penulis adalah
penulis pertama diikuti oleh penulis kedua, ketiga dan seterusnya.
• Nama perguruan tinggi dan alamat surel (email) semua penulis ditulis di bawah
nama penulis dengan huruf Times NewRomanfont10
• Dalam penulisan judul jurnal dalam penelitian “EFEKTIFITAS REBUSAN DAUN
PEPAYA TERHADAP PENURUNAN NYERI SAAT MENSTRUASI PADA MAHASISWI
PSIK UR”. Sudah dicetak dengan huruf capital dan dicetak tebal, sudah
mengguakan jenis huruf Time New Roman dengan font 12 dan jumlah kata tidk
melebihi 15 kata. Nama penulis sudah ditulis dibawah judul tanpa gelar, dan
tanpa penyingkatan nama
Continu

2. Abstrak

• Abstract ditulis dalam bahasa Inggris, berisi tentang inti permasalahan atau
latar belakang penelitian, cara penelitian atau pemecahan masalah, dan hasil
yang diperoleh. Kata abstract dicetak tebal (bold).
• Jumlah kata dalam abstract tidak lebih dari 250 kata dan diketik 1 spasi.
• Jenis huruf abstract tadalah Times New Romanfont 11, disajikan dengan rata
kiri dan rata kanan, disajikan dalam satu paragraph, dan ditulis tanpa
menjorok (indent) pada awal kalimat.
• Abstract dilengkapi dengan Keywords yang terdiri atas 3-5 kata yang menjadi
inti dari uraian abstraksi. Kata Keywords dicetak tebal (bold).
• Dalam penulisan abstak dalam jurnal penelitian ini sudah memenuhi
kaidah-kaidah penulisan menurut tata cara penulisan artikel penelitian
dikti.
Continu

3. Aturan Umum Penulisan Naskah

• Setiap sub judul ditulis dengan huruf Times New Roman font 11 dan
dicetak tebal (bold).
• Alinea baru ditulis menjorok dengan indent-first line 0,75 cm, antar
alinea tidak diberi spasi.
• Kata asing ditulis dengan huruf miring.
• Semua bilangan ditulis dengan angka, kecuali pada awal kalimat dan
bilangan bulat yang kurang dari sepuluh harus dieja.
• Tabel dan gambar harus diberi keterangan yang jelas, dan diberi nomor
urut.
• Dalam penulisan naskah dalam jurnal penelitian ini sudah memenuhi
kaidah-kaidah penulisan menurut tata cara penulisan artikel penelitian
dikti.
L. Refrensi
Penulisan pustaka menurut tata cara penulisan artikel penelitian dikti sebagai berikut :
1. Buku
Penulis 1, Penulis 2 dst. (Nama belakang, nama depan disingkat). Tahun publikasi. Judul Buku cetak
miring. Edisi, Penerbit. Tempat Publikasi.
2. Artikel jurnal
Penulis 1, Penulis 2 dan seterusnya, (Nama belakang, nama depan disingkat). Tahun publikasi. Judul
artikel.Nama Jurnal Cetak Miring. Vol. Nomor. Rentang Halaman.
3. Prosiding Seminar/Konferensi
Penulis 1, Penulis 2 dst, (Nama belakang, nama depan disingkat). Tahun publikasi. Judul artikel. Nama
Konferensi. Tanggal, Bulan danTahun, Kota, Negara. Halaman.
4. Tesis atau Disertasi
Penulis (Namabelakang, namadepandisingkat). Tahunpublikasi. Judul.Skripsi, Tesis,
atauDisertasi.Universitas.
5. Sumber Rujukan dari Website
Penulis. Tahun. Judul.Alamat Uniform Resources Locator (URL).Tanggal Diakses.
Dari semua daftar pustaka yang dicantumkan dalam jurnal ini secara umum sudah
memenuhi kaidah-kaidah penulisan pustaka menurut tata cara penulisan artikel penelitian dikti. Salah
satu contohnya :
”Bobak, I. M., Lowdermilk, D.L.,& Jensen,M. D (2005). Buku ajar keperawatan maternitas.
Jakarta:EGC”. Dari pustaka ini yang bersumber dari sebuah buku, dimana tatanan pembuatan pustaka
ini sesuia dengan penulisan pustaka menurut tata cara penulisan artikel penelitian dikti.
M. Implikasi Keperawatan

• Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan


untuk tenaga kesehatan dalam perkembangan ilmu
sebagai alternative perawatan untuk pasien khususnya
pasien yang mengalami dismenore. Diharapkan juga
bagi tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan
kepedulian kepada pasien khususnya pasien yang
mengalami dismenore dengan tingkat nyeri yang berat.
Sebagai perawat harus menjelaskan kepada pasien
beserta anggota keluarganya mengenai perawatan
tindak lanjut dan berbagai tindakan darurat yang harus
dilakukan kepada pasien tersebut.
N. Kesimpulan Jurnal
• Dari keseluruhan jurnal penelitian ini menurut kami cukup baik, dari judul
menarik untuk lebih mendalami mengetahui isi dari jurnal. Dari segi dunia
kesehatan, ini merupakan perkembangan ilmu dalam perawatan pasien. Dari
penelitian ini dapat menambah alternative penyembuhan dalam penurunan
nyeri saat menstruasi.
• Menurut kami ada beberapa kekurangan dari jurnal ini antara lain : dari judul
jurnal tidak mencantumkan tahun dilakukan penelitian, dalam pembuatan
abstrak tidak icantumkan desain penelitian dan waktu penelitian, dalam
pendahuluan peran pemerintah dan kebijakan pemerintah tidak dijabarkan,
tidak sebutkan alat & bahan dalam pembuatan rebusan daun papaya, dan
penulis tidak menjelaskan cara pembuatan rebusan daun papaya. Selain
kekurangan ada pula kelebihan dari jurnal ini yaitu dari judul sesuai dengan
isi penelitian, dari pendahuluan dalam penelitian ini sudah menjelaskan
mengapa penelitian ini penting dilakukan, penyajian data sudah dalam
bentuk kalimat dan table distribusi sehingga mempermudah pembaca
memahami isi dari hasil penelitian.
O. Rekomendasi

• Ramuan rebusan daun pepaya ini dapat


menurunkan rasa nyeri pada saat
menstruasi, dibuktikan dengan dilakukan
penelitian oleh Delta Hetti Yan Darma, dkk.
Maka dari itu, kami sebagai pembaca dan
menganalisis jurnal ini menganjurkan kepada
para wanita khususnya para remaja putri
yang mengalami nyeri pada saat menstruasi
untuk mengkonsumsi rebusan daun papaya
untuk menurunkan rasa nyeri.