Vous êtes sur la page 1sur 27

ANATOMI HEPAR

Muhamad Al Hafiz
16-015
HEPAR
• Organ intestinal terbesar di dalam tubuh, berbentuk baji, dan
merupakan pusat metabolime tubuh
• Berat : 1,2 – 1,8 kg ( > 25% BB dewasa)
• Horizontal : 20-22 cm
• Lebar (vertical) : 15-18 cm
• Tebal : 10-13 cm
• Konsistensi : Lunak
LETAK
Letak
• Intraperitoneal
• Di bawah ruang tulang rusuk
• Letak :
“Di bawah diafragma pada regio hypocondriaca kanan, bagian
atas regio epigastrica, dan dapat mencapai regio hypocondriaca
kiri
BATAS
• Hepar terletak setinggi costa V pada line midclavicularis
dextra
• Setinggi spatium intercosta V di linea midclavicularis
sinistra
• Caudal dextra mengikuti arcus costarum (Costa IX-VIII)
dan caudal sinistra mengikuti arcus costarum (Costa
VIII-VII)
LOBUS
• Sisi anterosuperior :
- Lobus dextra
- Lobus sinistra
• Sisi posterior :
- Lobus caudatus  diantara VCI dan fissura Lig. Venosum. Memiliki
processus caudatus yang menghubungkannya dengan lobus dextra
- Lobus quadratus  antara fossa vesica fellea dan fissura Lig. Teres
Fascies
Ligamen
• Lig. Falciform
• Lig. Teres Hepatis
• Lig. Venosum Arantii
• Lig. Gastrohepatica + Lig. Hepatoduodenalis
• Lig. Coronaria anterior dextra-sinistra + Lig. Coronaria posterior
dextra-sinistra
• Lig. Trianularis dextra-sinistra
– Lig. Falsiform: Berjalan keatas dari umbilicus ke hepar, dia juga berjalan ke
permukaan anterior dan superior hepar dan membelah jadi 2 lapisan:
– Lapisan kanan membentuk lig. Coronarium: terpisah satu dengan yang lain
meninggalkan daerah ytang tidak diliputi peritoneum yang disebut Area Noda
– Lapisan kiri membentuk lig. Triangulare sinistra.
– lig. Teres hepatis : merupakan sisa vena umbilicus yang berjalan ke fisura yang
terdapat pada fasies viseralis hepatis dan bergabung dengan ramus sin vena
porta hepatis di porta hepatis.
– lig. Venosum Arantii : merupakan suatu pita fibrosa sisa dari duktus venosus,
berjalan keatas didalam fisura pada fascies viseralis hepar dan diatas melekat
pada VCI
– Ligamentum gastrohepatica dan ligamentum hepatoduodenalis :Merupakan
bagian dari omentum minus yg terbentang dari curvatura minor lambung dan
duodenum sblh prox ke hepar.Di dalam ligamentum ini terdapat Aa.hepatica,
v.porta dan duct.choledocus communis. Ligamen hepatoduodenale turut
membentuk tepi anterior dari Foramen Wislow.
– Ligamentum Coronaria Anterior ki–ka dan Lig coronaria posterior ki-ka :
Merupakan refleksi peritoneum terbentang dari diafragma ke hepar.
– Ligamentum triangularis ki-ka : Merupakan fusi dari ligamentum coronaria
anterior dan posterior dan tepi lateral kiri kanan dari hepar.
BARE AREA • Lig. Falciform dibagi 2 menjadi
Lig. Triangular dex dan Lig.
Coroner, dimana Lig. Coroner
ini terpisah, berdiri sendiri, tdk
dilapisi peritoneum  BARE
AREA
Vaskularisasi
Hepar menerima darah dari 2 pemb.darah :
1. Vena Porta ( fungsional )
v.porta v.interlobularissinusoidv.centralis
v.sublobularis Bbrp vena sublobularis bergabung membentuk
v.hepatica v. cava inferior
V.porta membawa bahan2 yg telah diserap oleh usus, kecuali
lemak
2. Arteri hepatica (nutritif)
A. hepatica communis  a. hepatica propria  a. hepatika dextra
dan sinistra
Pendarahan
• Berbeda dengan organ pada umumnya yang memiliki satu sumber
aliran darah, liver menerima aliran darah dari dua saluran
• Arteri hepatic yang menerima darah kaya oksigen dari jantung,
menyuplai sekitar 25% dari seluruh darah dalam liver. Arteri
hepatic ini merupakan cabang utama dari trunkus coeliacus (arteri
utama yang melalui abdomen) setelah muncul dari abdominal aorta
• Liver juga menerima darah berkadar oksigen rendah dari
pembuluh vena portal. Pembuluh ini, yang menyuplai 75% dari
suplai darah dalam liver, membawa darah ke liver yang telah
melalui alur sistem pencernaan, dimana ia mengumpulkan nutrisi
ketika makanan dicerna. Nutrisi ini dibawa ke liver untuk
pengolahan lebih lanjut atau penyimpanan.
Portal Hepatis
• Hilus hepar
• terdapat pada facies visceralis
• letak diantara lobus caudatus dan lobus quadratus.
• Fungsinya :
1. menampung empedu sebanyak 30-50 ml yang dikeluarkan melalui
duktus sistikus duktus biliaris komunis duodenum.
2. Dia juga memekatkan empedu dengan cara mengabsorpsi air.
– Strukturnya terdiri dari : fundus, corpus, kolum.
– Vaskularisasi: berasal dari arteri sistikus cabang dari arteri hepatica
dex
VENA PORTA
• Dibentuk oleh vena mesentrica superior dan vena lienalis, vena
systica, vena gastrica sinistra, vena para umbilikalis
• Memiliki panjang kurang lebih 5 cm
• Vena porta menyalurkan +75% darah ke hati yang berasal dari
seluruh darah balik dari abdomen (kecuali ren dan suprarenal)
• Vena porta memiliki 2 percabangan yaitu ramus dextra dan sinistra
Vesika fellea
 Organ spt kantong
 Bentuk : bulat panjang
 Letak : Permukaan bawah hepar
 Tdd bagian : - Fundus
- Corpus
- Collum
Fungsinya :
 menampung empedu sebanyak 30-50 ml yang dikeluarkan melalui duktus
sistikus duktus biliaris komunis duodenum.
 memekatkan empedu dengan cara mengabsorpsi air.
Aliran cairan empedu
• ductus hepaticus dextra + ductus hepaticus sinistra  ductus
hepaticus communis + ductus cysticus  ductus choledocus +
ductus pancreaticus  papilla doudeni major Vateri ke doudenum
INERVASI
• Persarafan pada hepar dibagi menjadi dua yaitu bagian parenkim
dan permukaan hepar.
• Pada bagian parenkim, persarafan dikelola oleh N. Hepaticus yang
berasal dari plexus hepatikus.
• Mendapatkan persarafan simpatis dan parasimpatis dari N.X.
• Sedangkan pada bagian permukaannya mendapatkan persarafan
dari nervi intercostales bawah.