Vous êtes sur la page 1sur 15

Hiperbilirubinemia

Definisi
• Hiperbilirubinemia  Kadar bilirubin serum
total ≥5 mg/dL (86µmol/L).
• Ikterus/jaundice  warna kuning pada kulit,
konjungtiva, dan mukosa akibat penumpukan
bilirubin tak terkonjugasi pada jaringan.
Penyebab
Hiperbilirubinemia Non-
Hiperbilirubinemia Fisiologis Fisiologis
• Peningkatan produksi bilirubin • Tanda Hiperbilirubinemia
 masa hidup eritrosit lebih non-fisiologis :
singkat, peningkatan
• Muncul sebelum usia 24jam
eritropoesis inefektif
• Kurangnya albumin • Peningkatan bilirubon
>5mg/dL tiap 24 jam 
• Peningkatan sirkulas
enterohepatik 0,5mg/dL tiap jam
• Defek uptake bilirubin oleh • Kadar bilirubin terkonjugasi
hati >2mg/dL atau >20% BST
• Defek konjugasi • Bayi sakit
• Penurunan ekskresi hepatik • Ikterus >14 hari
Ikterus karena ASI
Breastfeeding jaundice Breast-milk jaundice
• Ikterus yang disebabkan • Ikterus yang disebabkan oleh
ASI
oleh kekurangan asupan ASI
• Karakteristik  kadar bilirubin
• Biasanya timbul pada hari indirek masih meningkat
ke2 atau ke3 setelah 4-7hari
• Berlangsung lebih lama
daripada hiperbilirubinemia
fisiologi  bahkan bisa 3-
12minggu
• Bilirubin turun drastis dalam
48jam bila ASI dihentikan
• Riwayat bayi kuning pada
kehamilan sebelumnya (70%)
Plotting panduan terapi sinar untuk
usia gestasi ≥ 35minggu
Panduan terapi sinar dan transfusi
tukar pada bayi prematur
Fototerapi Intensif
• Adalah radiasi dalam spektrum biru-hijau
(panjang gelombang antara 430-490 nm),
setidaknya 30 μW/cm2 per nm (diukur pada kulit
bayi secara langsung di bawah pertengahan unit
fototerapi) dan diarahkan ke permukaan kulit bayi
seluas-luasnya. Pengukuran harus dilakukan
dengan radiometer spesifik dari manufaktur unit
fototerapi tersebut.
• Seharusnya dapat menurunkan BST 1-2mg/dL
dalam 4-6jam.
Edukasi untuk bayi dengan ikterus
• Bayi dijemur selama 30 menit (07.00-08.00)
• Selama dijemur bayi hanya menggunakan
popok
• Bayi dijemur tidak langsung terkena sinar
matahari  dari balik kaca
• Selama dijemur, bayi juga disusui.
Cara menyusui yang Benar
• Menyusui dalam posisi dan perlekatan yang benar,
sehingga menyusui efektif.
• Menyusui minimal 8 kali sehari semalam (24 jam)
• Menyusui kanan-kiri secara bergantian, hanya
berpindah ke sisi lain
• setelah mengosongkan payudara yang sedang
disusukan.
• Keuntungan pengosongan payudara adalah:
– Ø Mencegah pembengkakan payudara
– Ø Meningkatkan produksi ASI
– Ø Bayi mendapatkan komposisi ASI yang lengkap (ASI awal
dan akhir)
• Posisi menyusui yang benar adalah:
– Jika ibu menyusui bayi dengan posisi duduk santai,
punggung bersandar dan kaki tidak menggantung.
– Jika ibu menyusui sambil berbaring, maka harus
dijaga agar hidung bayi tidak tertutup.
• Cara melekatkan bayi. Ibu hendaknya :
– Menyentuhkan puting susu ke bibir bayi.
– Menunggu sampai mulut bayi terbuka lebar.
– Segera mendekatkan bayi ke arah payudara
sedemikian rupa sehingga bibir bawah bayi terletak di
bawah puting susu.
Breastfeeding dan Kendalanya
Kendala pada Bayi Kendala pada Ibu
• Bayi banyak menangis atau • Ibu khawatir ASI tidak cukup untuk
bayi
rewel
• Ibu mengatakan ASI tidak keluar
• Bayi tidak tidur sepanjang • Ibu mengatakan puting susu terasa
malam sakit
• Bayi bingung puting • Ibu memiliki puting
datar/tenggelam
• Bayi prematur dan BBLR • Ibu mengeluh payudara terlalu
• Bayi kuning penuh dan terasa sakit
• Mastitis dan abses payudara
• Bayi sakit
• Ibu sakit dan tidak mau menyusui
• Bayi sumbing bayi
• Bayi kembar • Ibu bekerja
• Ibu post SC
• Bayi banyak tidur
Edukasi kapan Ibu harus segera
membawa Bayi ke Petugas Kesehatan
Efektifitas ASI