Vous êtes sur la page 1sur 11

ANTI JAMUR

KELOMPOK 1
Narissa Ardya N
Novyta Yuningsih
Devi Sri Aryani
Sri Yani
PENGERTIAN ANTI JAMUR

Anti jamur adalah senyawa atau obat-obat


yang digunakan untuk menghilangkan
infeksi atau pengobatan penyakit yang
disebabkan oleh jamur.
INFEKSI JAMUR
1. Infeksi jamur sistemik
yaitu jamur yang menyerang organ dalam paru, hati, dan
limpa.

2. Infeksi jamur tofikal (dermatofit dan mukokutan)


yaitu berupa rambut, kulit, kuku, mukosa dan lipatan kulit.
PENGGOLONGAN
 Anti fungi
 Asam-asam organik
 Anti fungi
- Indikasi : infeksi dermatofitosis
1. griseofulvin kulit, kulit kepala, rambut & kuku
bila terapi topikal gagal.
- Kontraindikasi : gangguan fungsi
hati, kehamilan.
- Efek samping : sakit kepala,mual,
muntah.
- Dosis : 500 mg/hari sebagai dosis
tunggal atau dosis terbagi. Dosis
- Dihasilkan oleh penisiliumg dapat digandakan pada infeksi
riseofulvinum, efek untuk berat. Turunkan dosis bila terjadi
mengobati infeksi kulit dan perbaikan.
kuku yang menahun,
penyembuhan berlangsung
sangat perlahan.
2. Nystatin - Kontraindikasi : pasien yang
hipersensitifitas terhadap obat
ini.
- Efek samping : jarang
mengakibatkan diare, gangguan
gastrointestinal, mual, muntah.
- Dosis : oral dewasa dan anak > 1
bulan,100.000 iv setelah makan
4x /hari untuk 7 hari.
usus pada dewasa 500.000 iv
- Indikasi : -candidiasis mulut 4x/hari.
(oral), esophagus, usus, vagina & - Sediaan :- Tablet 100.000 iv/ml
kulit. – profikasi candidiasis dan 500.000 iv/ml.
untuk pencegahan pasien yang - Suspensi 100.000 iv/ml
rentan infeksi jamur topikal - ovula (per vagina)
100.000 iv.
3. Amfotericin B lipid complex - Indikasi : untuk pengobatan
injection (anolip) infeksi jamur seperti
koksidioidomikosis dan
kondidosis.
- Kontraindikasi :pasien yang
memiliki riwayat hipersensitif,
gangguan fungsi ginjal, ibu hamil
dan menyusui .
- Efek samping : demam, sakit
kepala, turun berat badan,
muntah, lemes diare, nyeri otot
dan sendi.
4. Ketokonazole - Kontraindikasi :alergi
ketokonazole, ibu hamil dan
menyusui, gangguan jantung.
- Efek samping : gangguan hati,
kesemutan, mual, muntah,
demam, dan hilang nafsu
makan.
- Dosis : 200 mg 1-2 tab/hari
sesuai dengan infeksi jamur.
- indikasi : mengatasi jamur - Sediaan : krim, shampo dan
padakulit badan, pada tablet.
lipatan kulit, pada kaki
untuk mengatasi panu, dan
mengatasi ketombe.
 Asam-asam Organik - Indikasi : sebagai obat analgesik,
1. Aspirin (asam asetilsalisilat) antipiretik, antiinflamasi, yaitu untuk
mengatasi rasa sakit, demam,
peradangan tulang & sendi, serta
mengatasi serangan jantung & stroke.
- Kontraindikasi : tidak boleh diberikan
pada penderita alergi, asma,
maag,perdarahan, fungsi hati, gagal
jantung, serta ibu hamil & menyusui.
- Dosis :aspirin 80 mg, aspirin 320 mg,
dan aspirin 500 mg.
- Efek samping : alergi, serangan asma,
Adalah obat antiinflamasi yang rasa tidak nyaman pada lambung,
menghambat pembentukan gangguan fungsi hati dan ginjal.
prostaglandin , bekerja dengan - Sediaan : tablet.
cara menghambat enzim
siklooksigenase.
2. Miconazole - Kontraindikasi : hipertensi/
alergi obat micronazole.
- Efek samping : gatal, sakit
kepala, mulut kering, sakit
pada gigi, bengkak, pada gusi,
mual, diare.
- Dosis : 2-3 kali/hari
*Candidiasis oral 1 tab
micronazole/ buccal 50 mg.
- Indikasi : - penyakit kulit *Candidiasis vagina 200 mg
tinea carpuris (kurap tubuh), selama 7-14 hari.
tinea pedus (kutu air). - Sediaan : salep, tablet, ovula.
- - penyakit kandidiasis kulit,
vulvovaginal, oral.
TERIMA KASIH