Vous êtes sur la page 1sur 35

Oleh :

1. Sinarring Azi Laga (09211750054001)


2. Chyntia Kumalasari (09211750054007)
3. Cecilia Stephanie (09211750054009)
4. Lia Ninda Safitri (09211750054014)
5. Victory Tyas Pambudi (09211750054015)
Outline
01 Sejarah Indomaret dan Alfamart & Perbandingan Profit

02 Perbandingan Kondisi Tempat Usaha & Persebaran di Indonesia

03 Target Pasar, Segmentasi, dan Positioning

04 Keunggulan + Kelemahan Perusahaan

05 Strategi Perusahaan
Sejarah Indomaret
• Pemikiran untuk mempermudah penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari
karyawan perusahaan, 1988 didirikan gerai Indomaret.
• Sejalan pengembangan toko, perusahaan tertarik mendalami perilaku konsumen.
• Beberapa karyawan ditugaskan mengamati dan meneliti perilaku belanja
• Masyarakat cenderung meemilih di gerai modern berdasar alasan kelengkapan
pilihan produk berkualitas, harga bersainng dan suasana nyaman
• PT.Indomarco Prismatama adalah pemilih awal Indomaret

Pada tahun 2013, PT Dyviacom Intrabumi Tbk (DNET), mengakuisisi 3 perusaha


an yang bergerak dibidang retail, yaitu PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
(Sari Roti), PT Fastfood Indonesia Tbk (KFC) dan
PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

DNET kemudian berubah nama menjadi PT Indoritel Makmur Internasional Tbk,


dan menjadi induk perusahaan bagi ketiganya.
Sejarah Alfamart
• Didirikan sebagai Perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan
Keluarga
• Perubahan kepemilikan : PT HM Sampoerna (70%) and Djoko Susanto Family
(30%)
• Toko pertama bernama Alfa Minimart didirikan 18 Oktober 1999 di Jl. Beringin
Raya, Karawaci, Tangerang.
• Pada tanggal 1 Agustus 2002, kepemilikan PT. Alfa Mitramart Utama beralih ke
PT. Sumber Alfaria Trijaya yang sahamnya dimiliki oleh HM Sampoerna (70%)
dan PT. Sigmantara Alfindo (30%).
• Mulai tanggal 1 Januari 2003, Alfa Minimart berubah menjadi Alfamart.
• Pada bulan Januari 2009, PT. Sumber Alfaria Trijaya menggelar penawaran
umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
• Saat ini, kantor pusat Alfamart serta gerai flagship-nya di Jabodetabek berada
di Jl. MH. Thamrin No. 9, Cikokol, Tangerang.
Perbandingan Profit
Keuangan Indomaret Keuangan Alfamart
1,000,000 1,000,000
900,000 900,000
800,000 800,000
700,000 700,000

(Juta Rupiah)
(Juta Rupiah)

600,000 600,000
500,000 500,000
400,000 400,000
300,000 300,000
200,000 200,000
100,000 100,000
0 0
2015 2016 2017 2018 2015 2016 2017 2018
Penghasilan 414,917 373,072 224,403 448,000 Penghasilan 475,252 531,266 115,498 1,010,579
Laba 414,917 398,072 170,793 282,868 Laba 464,204 553,835 257,735 668,426
Perbandingan Kondisi

Di sejumlah tempat, sering ditemukan


gerai toko ritel modern seperti Indomar
et yang letaknya berdekatan dengan
Alfamart, begitu pula sebaliknya.
Bahkan, tidak sedikit dari kedua gerai
tersebut yang bahkan letaknya bersebe
lahan persis tanpa diselingi toko lain.
Perbandingan Kondisi
Indomaret Alfamart
Berlokasi di berbagai kawasan : Berlokasi di sekitar wilayah :
 Perumahan  Perumahan
 Perkantoran  Perkantoran
 Niaga  Fasilitas umum
 Wisata
 Apartemen
 Fasilitas Umum
Menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga se
hari-hari dari mulai produk makanan, minuman,
Menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan
produk kecantikan, alat tulis, pulsa elektronik
sehari-hari.
sampai ke alat sederhana rumah tangga.

Luas toko ± 120 - 200 m2 Luas toko ± 150 - 250 m2


Setiap gerai menyediakan > 5000 produk -
Lokasi dekat dan mudah dijangkau Lokasi dekat dan mudah dijangkau
Persebaran Usaha
Indomaret Alfamart
Terdapat 33 pusat distribusi yang tersebar di : Terdapat 31 pusat distribusi yang tersebar di :
 Jawa  Jawa
 Bali  Bali
 Lombok  Sulawesi Selatan, Utara
 Madura  Gorontalo
 Sumatra  Pulau Kalimantan di daerah Kalimantan Selatan,
 Sulawesi Tengah dan Barat.
 Kalimantan  Secara aktif melakukan ekspansi ke beberapa
 NTB wilayah di Asia seperti di Filipina.
 Batam
Jumlah gerai ± 16480 Jumlah gerai mencapai 14000
Target Pasar

•Target pasar Indomaret adalah semua kalangan


masyarakat di Indonesia.
•Strategi pemasarannya diintergrasikan dengan kegiatan
promosi yang dijalankan secara berkala dengan berbagai
metode sesuai dengan jenis produk dan fokus
target pasarnya
Target Pasar

•Target pasar Alfamart dapat dikelompokkan


menurut tiga perspektif yaitu, geografis (area
perumahan, fasilitas publik, dan gedung perka
ntoran), demografis (ibu rumah tangga, anak-
anak, dan kelas ekonomi menengah) psikogra
fis: (kenyamanan, pelayanan yang ramah).
Positioning Minimarket
Positioning Minimarket
Atribut Gerai Minimarket

Alfamart Indomaret Yomart Circle-K SB Mart

Customer Service 2 1 3 4 5

Location 2 1 3 4 5

Store Layout+ 1 2 3 4 5
Design
Mechandise 2 1 3 4 5
Assortment
Communication 2 1 3 4 5
Mix
Pricing 3 1 2 4 5

Total 12 7 17 25 30

Peringkat 2 1 3 4 5
Strength Indomaret
• Produk yang dijual lebih variatif / lengkap dibanding pesaing
• Keamanan lebih terjaga dengan adanya CCTV
• Indomaret mampu menjual barang eceran dengan harga lebuh murah,karena Indomaret men
gambil pasokan barang dari salah satu distributor terbesar produk kebutuhan sehari-hari yaitu
Indomarco
• Pembayaran bisa menggunakan i.saku
Strength Indomaret
• Kartu member indomaret card berfungsi juga sebagai
e-money yang dapat digunakan untuk pembayaran toll
, spbu, kereta krl, dsb.
• Hampir setiap indomaret memiliki tempat duduk untuk
nongkrong (ada yang didlm pula – indomaret point)
• Di indomaret point tersedia makanan cepat saji
(missal : sosis) dan makanan luar (korea)
Strength Indomaret
• Indomaret mengeluarkan voucher yang dapat dibeli di kasir,
yang dapat digunakan sebagai hadiah ke orang lain
• Investasi franchise Indomaret lebih kompetitif yaitu 394 juta.
Sedangkan alfamart berkisar 300 – 500juta.
• Memiliki SDM yang berkualitas dengan sering membuka jobf
air di universitas terkemuka (focus dengan lulusan universita
s – D4/S1/S2)
Strength Indomaret
• Untuk pembelian lewat online tidak terbatas untuk produk indomaret saja
• Gratis ongkir untuk pembelian online jika pembelian 100ribu keatas
Weakness Indomaret
• Sering terjadi pergantian harga, namun harga yang tertera di
display tidak sesuai dengan harga yang tertera pada kasir
• Barang yang disupply melebihi kapasitas yang ada digudang
biasanya akan membuat konsumen berdesakan untuk masu
k sehingga akses antri kurang maksimal
• Harga jual barang setiap Indomaret tidak sama
• Untuk mendapat poin pembelanjaan harus memiliki kartu lain
yaitu mypoin
Strength Alfamart
• Produk murah, tetapi biasanya dengan beberapa limitasi (durasi jual yan
g singkat, stok terbatas, atau pembelian bersyarat
• Karyawan selalu menyapa pembeli
• Kartu member Alfamart berguna sebagai pengumpulan poin yang nantin
ya poin dapat ditukarkan dengan voucher yang dapat digunakan belanja
kembali, ada reminder diskon melalui sms
Strength Alfamart
• Pembayaran bisa menggunakan Go-Pay, Doku,
indosat dompetku dan xl tunai
• Ada promo yang bekerja sama dengan Go-Pay
Weakness Alfamart
• Produk-produk yang dijual kurang lengkap dan hanya tersedia kebutuha
n-kebutuhan pokok
• Sebagian cabang kurang mengikuti trend, tidak memiliki tempat nongkro
ng seperti mini market dan convenience store lain
• Ruang yang relatif sempit dan kurang nyaman
• Tidak tersedia toilet di sejumlah gerai Alfamart
• Kantong plastik berbayar (baik plastic besar atau kecil)
• Penempatan barang yang kurang teratur membuat kurang nyaman
• Penempatan kasir kurang rapi sehingga antrian membuat bingung custo
mer
Weakness Alfamart
• tindak kejahatan lebih tinggi karena sistem keamanan
yang dimiliki masih kurang
• Kartu member hanya untuk poin tidak bisa sebagai
e-money juga
• Voucher alfamart tidak tersedia bebas di kasir, bisa di
dapatkan dengan menghubungi layanan konsumen al
famart atau dari internet.
Weakness Alfamart
• Untuk pembelian online, pengiriman barang hanya untuk produk alfamart saja.
Jika produk non-alfamart menggunakan pihak ketiga sebagai pengirim (sehing
ga ada ongkos tambahan bagi pelanggan).
Perbandingan Strength dan
Weakness
Indomaret Alfamart
Kelengkapan produk Lebih lengkap Kurang lengkap

Harga -Lebih murah untuk barang eceran (terutama supply -Harga murah untuk semua barang
indomarco) -Harga relative sama untuk setiap gerai
-Harga tidak sama antar gerai
-Harga di display dan di kasir terkadang berbeda

Store -Penataan barang dan kasir lebih rapi -Penataan barang kurang dikategorikan dan pen
-Lebih kekinian, tersedia banyak tempat nongkrong empatan kasir yang kurang rapi
-Lebih luas -Jarang yang ada kursi untuk duduk
-Dilengkapi toilet -relative lebih sempit
-Kurang tersedia toilet
Kantong plastik gratis Berbayar
Keamanan Lebih aman dengan cctv Masih banyak yang belum ada cctv
Promosi Kurang promosi atau ada promosi tapi ribet (harus m Banyak promo (pengumpulan point, bekerja sam
enggunakan metode pembayaran tertentu) a dengan go-pay, dll)

Kartu member Bisa untuk e-toll & e-money Tidak bisa untuk e-toll & e-money
Utk promo ada kartu lain Pengumpulan point menggunakan kartu ini
Indomaret Alfamart

Voucher Tersedia di kasir dan dapat digunakan di seluruh ge Tidak tersedia di kasir, penggunaannya relative jarang
rai
Kerja sama Relatif sama dengan alfamart. Bedanya ada kerja s Bedanya bisa menggunakan Go-Pay, DOKU, indosat
ama dengan BCA dan i.saku dompetku dan xl tunai
Karyawan -lebih galak tapi responsif -lebih ramah terhadap pembeli tapi agak lambat
-Fokus terhadap pengembangan karyawan dengan -kurang gencar untuk perekrutan karyawan
banyak jobfair

Pembelian online Lebih mudah dan bisa gratis ongkir Relatif lebih ribet karena khusus barang tertentu yang
gratis, selain itu menggunakan jasa pengiriman ekster
nal dg biaya ongkir

Investasi franchise -Hanya terdapat 1 skema harga yaitu 394 juta -Terdapat beberapa pilihan skema berkisar 300-500 jut
-lebih murah, dilihat dari biaya franchise Cuma 36 ju a
ta -biaya franchise 45 juta

Biaya royalty franchise Dikenakan biaya jika penjualan bersih >= Dikenakan biaya jika penjualan bersih >= 150juta
175 juta

BEP franchise 4 tahun 3-4 tahun


Skema franchise
indomaret alfamart
Strategi perusahan
+ perbandingan
Porter’s Five Forces
Five Forces / pendekatan
Porter’s Five Forces
Indomaret :

• Rivalry among existing competitors (Persaingan antara competitor yang


sudah ada)
• Threat of New Entrant (Ancaman pendatang baru )
• Threat Subtitute Product and Service (Ancaman dari produk atau jasa
pengganti)
• Bargaining Power of Supplier (Daya tawar menawar pemasok)
• Bargaining Power of Buyers (Daya tawar menawar pembeli)
Strategi Generik Porter
yang digunakan Indomaret
• Overal Cost Leadership (Kepemimpinan Biaya overal)
• Keunggulan biaya merupakan strategi yang paling jelas dari strategi generik.
• Dengan konsep ini, perusahaan bersiap menjadi produsen berbiaya rendah di dalam industrinya.
• Apabila perusahaan dapat mencapai dan mempertahankan keseluruhan keunggulan biaya, maka
perusahaan akan menjadi perusahaan berkinerja tinggi di dalam industrinya asalkan perusahaan
dapat menguasai harga pada rata-rata industri.
• Strategi yang diterapkan Indomaret dengan menetapkan harga yang tepat dan bersifat tetap dan
memberikan pelayanan yang dapat memberikan kepuasan pelanggan karena melihat kondisi
konsumen yang membeli produk pada saat ini peka terhadap harga dikarenakan perekonomian
Negara.
Diferensiasi (differentiation)
Dalam strategi diferensiasi, perusahaan berusaha menjadi unik dalam industrinya pada berb
agai dimensi yang secara umum dihargai oleh pembeli. Cara melakukan diferensiasi berbeda untuk seti
ap Industri. Diferensiasi dapat didasarkan pada produk itu sendiri. Sistem penyerahan produk yang dipe
rgunakan untuk menjualnya, pendekatan pemasaran, dan faktor lain.
Perusahaan yang dapat mencapai dan mempertahankan diferensiasi akan menjadi perusah
aan berkinerja tinggi dalam industrinya. Logika dari strategi diferensiasi mengharuskan perusaan memili
h atribut untuk mendiferensiasikan diri secara berbeda dengan atribut pesaingnya.Untuk mempercepat
pelayanan dan kenyamanan berbelanja dikasi, Indomaret menggunakan scanner barcode, pembayaran
dengan Indomaret Card, Jack Card.
Juga memanfaatkan T Cash memanfaatkan teknologi pembelian dan pembayaran digital me
nggunakan ponsel secara Tap N Go, fasilitas ini dapat dinikmati konsumen diseluruh gerai Indomaret da
n Pesan Antar Ambil Indomaret (PAAI) sejalan dengan perkembangan dunia ritel dan kebutuhan pelang
gan, Indomaret terus melakukan inovasi baru dalam pengembangan produk dan jasa, antara lain: Pesa
n Antar Ambil Indomaret yang memungkinkan konsumen memesan produk yang tidak dipajang di toko (i
ce cream tart, ponsel, furniture, karangan bunga dan lain lain) dan diantar kerumah konsumen
Five Forces / pendekatan
Porter’s Five Forces
Alfamart :

• Rivalry (Persaingan)
• Barriers To Entry (Hambatan masuk)
• Buyer Power (Kekuatan Pembeli)
• Supplier Power (Kekuatan Pemasok)
• Threat of Subtitutes Product (Ancaman Dari Produk/Jasa Pengganti)
Strategi Generik Porter
yang di gunakan Alfamart
• Alfamart berusaha menggunakan strategi competitive advantage dan differentiation advantage.
• Perusahaan Alfamart menggunakan Strategi Fokus (Focus Strategy).
• Karena Alfamart sudah memiliki jumlah pelanggan yang berjumlah sangat besar sehingga peru
sahaan harus mampu melayani kepuasan serta permintaan pelanggannya. Apalagi Alfamart su
dah hampir menjadi toko “wajib” yang harus ada disetiap kawasan pemukiman.
• Brand image yang telah melekat pada pemikiran pelanggan adalah Alfamart sebagai minimark
et bukan sebagai convenience store seperti Seven Eleven, Indomaret Point, Circle K, dll.
• Sejauh ini Alfamart tidak melakukan perubahan/ penambahan model penjualannya.
• Alfamart tetap menjalankan seluruh fokus target market utamanya.
Kesimpulan
1. Perbandingan profit antara indomaret dan alfamart terlihat jelas, alfamart memiliki keuangan yang le
bih banyak daripada indomaret. Memiliki trend yang sama namun peningkatan laba Alfamart lebih b
esar.
2. Pada kondisi gerai keduanya memiliki lokasi dan penyediaan produk yang sama. Indomaret memiliki
cakupan luas toko yang lebih kecil, namun memiliki target kawasan yang lebih banyak. Pusat distrib
usi Indomaret berjumlah 33 dan alfamart berjumlah 31 (+ekspansi ke wilayah ASEAN).
3. Target pasar Indomaret adalah semua kalangan dan strategi pemasarannya diintergrasikan dengan
kegiatan promosi sedangkan target pasar Alfamart dapat dikelompokkan menurut tiga perspektif. Ge
rai minimarket Indomaret sudah diposisikan dengan baik pada lima dari enam atribut keseluruhan ter
lihat dari jarak yang berdekatan pada lima atribut, sedangkan gerai Alfamart diposisikan dengan baik
pada atribut store layout and design.
4. Indomaret dan Alfamart memiliki kelebihan dan kekurangan serta skema franchise yag berbeda. Kel
ebihan dan keurangan ini yang membuat keduanya bersaing secara ketat
5. Strategi Indomaret adalah Rivalry among existing competitors, Threat of New Entrant, Threat Subtitu
te Product and Service, Bargaining Power of Supplier, Bargaining Power of Buyers. Strategi Alfamart
adalah Rivalry, Barriers To Entry, Buyer Power, Supplier Power, Threat of Subtitutes Product
Daftar Pustaka
• http://alfamartku.com/
• https://indomaret.co.id/
• Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2018
• Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2017
• Financial Report PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Tahun 2016
• Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2018
• Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2017
• Financial Report PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Tahun 2016
• http://muhammadsholihin8.blogspot.com/2013/11/analisis-persaingan-indomaret-dan.html
• http://valentinaolivia.blogspot.com/2013/04/analisis-minimarket-alfamart-dengan.html
• https://www.scribd.com/doc/313543511/indomaret-VS-Alfamart-fix-docx